
ddrrrtttt ddrrrtttt
"assalamualaikum Bim, ada apa?". tanya bunda Isna lembut
"waalaikumsalam bunda, ini bun mau nanya, Nafisa sudah sampai di rumah bunda kan ya?".
"iya sudah Bim dari tadi malam sudah sampe di rumah bunda. tapi ini Nafisa baru istirahat katanya tadi mengantuk, sepertinya semalam nggak bisa tidur".
"iya tidak apa apa bunda, biar Nafisa istirahat saja".
"Bim".
"iya bunda".
"kalian baik-baik saja kan?".
"Alhamdulillah baik-baik saja Bun. nggak ada apa-apa. bunda juga baik kan?".
"Alhamdulillah bunda baik juga. istri kedua kamu bagaimana Bim".
"ah iya baik juga bunda".
"syukurlah, jaga istri istri kamu dengan baik ya Bim, terutama Nafisa dia butuh sedikit perhatian. bunda lihat dari semalam hanya melamun, tolong ya Bim jaga anak bunda baik baik".
"iya bun, insya Allah Bima akan menjaga Nafisa dengan baik".
"ya sudah bunda mau kebelakang dulu. nanti bunda sampai kan sama Nafisa biar nanti hubungin kamu".
"iya bunda, terimakasih".
"assalamualaikum".
"waalaikumsalam wr.wb
Bima segera mengakhiri sambungan telepon dengan mertuanya. di lihatnya grup percakapan sedang membahas pentas seni nanti malam di kampus. nampak para dosen dan mahasiswa tengah membahas pertunjukan nanti malam yang akan di meriah kan oleh mahasiswa dan juga artis papan atas.
lantas Bima akan mengajak Risana menghadiri acara tersebut. Bima segera kembali kekamar nya untuk memberitahu Risana acara nanti malam. di dapatinya Risana tengah berdiri di depan meja rias memainkan gadgetnya.
Bima yang sedang jatuh cinta langsung memeluk erat Risana dari belakang, menciumi Risana penuh gairah.
__ADS_1
"nanti malam mau ikut?" tanya Bima masih memeluk Risana
"acara kampus?". tanya balik Risana
"he'em. mau ikut?". tanya lagi Bima
"eemmm mau nggak ya". ucap Risana menggoda
"apa mau pergi sama Zian?". tanya Bima sedikit kesal
"ih apaan si". ucap Risana membalikan badannya berhadapan dengan Bima
"mungkin aja mau pergi sama Zian". ucap Bima masih membahas Zian
"eemm nggak mau. nggak mau sama Zian. pengen nya sama mas". ucap Risana menatap lekat mata Bima
tatapan yang lekat itu menjadi sebuah ciuman yang panas, sama sama menikmati ciuman yang panas hingga akhirnya terjadi lagi pertempuran di atas ranjang. dan kali ini Risana nampak sedikit agresif membuat Bima semakin bergairah dan semangat
nampak ada beberapa tanda cinta di leher Bima
haduh dunia serasa milik berdua yang lain ngontrak dulu ya 😁😁
hari sudah sore Bima terbangun mendengar bunyi dari handphone nya. Bima langsung mencari handphone nya di lihat nya panggilan dari dosen Rasyid, lantas Bima bergegas menekan tombol hijau di layar handphone
"halo syid ada apa?". tanya Bima duduk bersandar di ranjang
"nanti malam kamu jadi datang apa tidak Bim?". tanya Rasyid memastikan
"insya Allah datang, memang nya kenapa syid?". tanya Bima
"aku hanya bertanya Bim kalo kamu datang kan aku juga datang. ajak sekalian dua duanya ya Bim biar seru ". ucap Rasyid tertawa lepas
"iya pasti tenang aja". ucap Bima sedikit kesal dengan Rasyid
"jangan marah Bim hanya bercanda. kamu itu beruntung Bim istri kamu menyuruh mu menikah lagi dengan yang lebih muda lebih cantik. aku saja baru menengok cewek lain istri ku langsung marah, aku di suruh tidur di luar apa lagi kalo nikah lagi bisa berabe". ucap Rasyid mengeluarkan unek-unek nya
"iya iya sampe ketemu nanti malam ya". ucap Bima tertawa pelan lalu menutup telepon
"dari siapa mas?". ucap Risana mendongakkan wajahnya
__ADS_1
"dari Rasyid cuman tanya nanti malam jadi datang apa tidak". ucap Bima menjelaskan
"kita mandi yuk terus makan diluar , udah laper kan?". ucap Bima turun dari ranjang
Risana hanya mengangguk, Bima berjalan menuju kearah Risana di bukanya selimut yang menutupi tubuh Risana, lalu Bima menggendong Risana menuju kamar mandi.
"mas turunin, aku berat lho". ucap Risana tersenyum bahagia
"nggak apa-apa, aku tetep kuat". ucap Bima terkekeh
sesampainya di kamar mandi ciuman panas di antara mereka tak terelakkan, saling membalas ciuman hingga berakhir pertempuran lagi. entah mengapa Bima sangat bergairah jika dekat dengan Risana, rasanya ingin setiap saat bertempur jika menatap matanya.
suara suara gaib terdengar bersahutan di antara keduanya, sama sama hanyut dalam buaian cinta. sama sama mengejar hasrat yang sudah memuncak, hampir setengah jam berlalu akhirnya Bima mencapai pelepasannya.
keduanya dibuat puas dengan hasrat yang tercapai, saling memandang lagi Bima mengecup manis kening Risana, memeluknya erat Bima sangat ingin selalu bersama istri mudanya
" i love you". bisik Bima di telinga Risana
"i love you more". ucap Nafisa membalas.
segera bima mandi dan melaksanakan sholat ashar lalu pergi makan di restoran. setelah itu mereka berdua datang di acara kampus. tak lama mobil Bima telah sampai di parkiran kampus menempati parkiran khusus dosen.
"yuk turun". ucap Bima membuka pintu mobil
Risana berjalan memeluk tangan Bima dengan mesra menuju aula pentas seni, semua mahasiswi pengagum Bima nampak iri dengan Risana yang sekarang sudah sah menjadi istri Bima. sesampainya di aula mereka nampak mengobrol dengan beberapa tamu lainnya
kali ini Risana nampak sedikit angkuh dari biasanya, ia seakan tak peduli dengan mereka pengagum fanatik bima, Risana tidak takut karena sekarang Bima sudah menjadi miliknya seutuhnya
dari kejauhan nampak Zian memperhatikan Risana dan Bima ada senyum kecut di bibir Zian tapi dengan segera di gantikan senyum manis. perlahan zian berjalan ke arah Risana untuk menyapa Risana dan Bima.
"hai ris, pak Bima ". ucap Zian mendekat kearah Risana dan Bima
"hanya berdua Ris". tanya Zian membuat mata Bima meliriknya
"iya, memang nya kenapa?". tanya balik Bima
Zian tak mampu berucap, ia hanya tersenyum gugup dengan pertanyaan Bima takut jika nanti salah bicara. sesekali Zian melirik kearah Bima dilihatnya tanda cinta di leher Bima membuat hatinya semakin tak karuan.
"kamu cantik sekali Ris malam ini, sayangnya kamu nggak bisa aku miliki, hanya bisa sebatas memandang". gumam dalam hati Zian berlalu meninggalkan Risana dan Bima
__ADS_1
acara telah di mulai para tamu dan undangan di persilahkan duduk di tempat masing-masing. sedangkan Bima dan Risana mendapatkan tempat duduk VIP. tempat duduk untuk para dosen dan anggota yayasan.