
BUAS
Happy reading gengks
Banyak typo
πππ
Dinda keluar kamar pukul sepuluh pagi, padahal ibu muda itu terbangun sejak jam enam, suaminya benar-benar menghajarnya habis-habisan, bukan hanya sekali namun pria yang telah menjadi suaminya itu melakukannya berulang kali, seolah tak pernah puas.
"Apakah dulu Sekar juga dibuat sampai encok oleh mas Imran" gerutunya dalam hati.
"Aahh pinggang ku encok" keluh Dinda.
"Kenapa sayang?" tanya Imran yang mendengar keluhan sang istri saat keluar dari kamar mandi.
Imran baru saja selesai membersihan dirinya, setelah perang Dunia Shinobi diatas ranjang pagi tadi, bahkan pria itu tak membiarkan istrinya mandi dengan tenang.
Dinda yang mendengar suara suaminya yang baru saja keluar dari kamar mandi, sontak mengalihkan pandangannya ke asal suara, wajahnya seketika memanas menatap pemandangan dihadapannya.
Imran hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya, perut sixpack nya yang menggoda terpampang jelas dihadapan Dinda, membuat wanita itu merona.
Imran menyadari tatapan istrinya, pria itu tersenyum penuh arti.
"Kok bengong? mau lagi?" tanya Imran santai.
"Hah, gimana?" Dinda terkejut mendengar ucapan suaminya, dirinya masih belum sadar dengan maksud sang suami.
Imran berjalan mendekati istrinya yang masih terdiam terpaku menatap pemandangan yang luar biasa, ini bukan pertama kali wanita itu melihat tubuh sang suami tapi dirinya masih belum bisa mengontrol reaksinya saat menatap tubuh atletis suaminya.
Padahal tadi wanita itu sendiri yang mengeluh pinggangnya encok karena ulah suaminya.
"Masih mau main perang perangan lagi" bisik Imran ditelinga Dinda, seketika aroma maskulin menyeruak memenuhi indera penciumannya, saat nafas hangat Imran menyapu tengkuknya.
Dinda sendiri seperti terhipnotis dengan apa yang Imran lakukan, memangnya siapa yang bisa menolak pesona suaminya?
Mendengar bisikan sang Suami, Dinda mengangguk, namun dengan cepat dirinya tersadar bahwa suami berusaha menggodanya lagi.
Dinda menggeleng dengan cepat.
"Ngga.. ngga.. aku capek mas, aku encok" seru Dinda kesal.
Mendengar ucapan Dinda, sontak membuat Imran terbahak, pria itu tak menyangka bahwa istrinya akan sangat mudah digoda, dan hal itu membuatnya merasa sangat bahagia, sepertinya menggoda Dinda adalah hal yang akan menyenangkan.
"Trus ngapain kamu liatin aku kayak gitu sayang, hmm" tanya Imran sambil memakai pakaian yang telah Dinda siapkan.
__ADS_1
"Aku mau nanya sesuatu sama kamu mas"
"Mau tanya apa sayang"
"Apa kamu juga sebuas itu saat bersama Sekar" tanya Dinda Hati-hati.
Imran terdiam setelah mendengar pertanyaan Dinda, Pria itu berjalan mendekati istrinya setelah selesai berpakaian.
Imran menarik tubuh istrinya untuk mengikutinya duduk di ujung ranjang yang menjadi saksi bisu pertempurannya semalam dan pagi tadi.
Imran mendudukkan Dinda di pangkuannya, pria itu masih terdiam belum menjawab pertanyaan sang istri, Imran meraih anak rambut Dinda yang berantakan kemudian merapikannya.
"Kamu cemburu?" tanya Imran lembut.
Dinda menggeleng pelan, wanita itu tersenyum hangat kearah suaminya, dalam hati Dinda merutuki pertanyaannya barusan, untuk apa juga dia menanyakan hal bodoh itu, bukankah Imran sudah menjadi miliknya?
"Maafin aku mas, jika menyinggung perasaan kamu, aku ngga maksud.... "
"Sstt" potong Imran cepat.
Pria itu menempelkan jari telunjuknya kemulut Dinda, menyuruhnya diam.
"Kamu ngga usah minta maaf, kamu ngga salah, aku yang salah" sesal Imran.
Dinda membingkai wajah Imran dengan kedua telapak tangannya, kemudian mengecup kening sang suami.
"Makasih sayang, kamu memang yang terbaik, mas sayang sama kamu"
"Aku juga sayang sama mas"
"Kamu masih mau tau jawaban pertanyaan kamu tadi"
"Aku cuman pengen tau aja, kalo mas ngga mau cerita ngga pa pa kok, aku ngerti"
"Ngga sayang, aku akan cerita ke kamu, tapi kamu janji jangan marah"
"Aku ngga marah mas, aku hanya heran aja kenapa kamu bisa sebuas itu"
Ucapan Dinda kembali membuat Imran terbahak, istrinya ini benar-benar membuatnya merasa lucu.
Kemudian Imran menceritakan tentang pernikahannya dengan Sekar, dari awal hingga akhir tak ada satupun yang dia tutupi, bahkan Imran juga menceritakan tentang bagaimana hasratnya yang jarang timbul walaupun Sekar berada di sampingnya, hingga malam itu terjadi dan akhirnya Sekar hamil.
Imran menceritakan bagaimana dirinya berusaha melupakan Dinda, dengan mencoba berhubungan layaknya suami istri pada Sekar, namun nihil, tiap dirinya melakukan hubungan dengan Sekar, bayangan Dinda kembali datang dan mengganggu pikirannya.
Sulit...
__ADS_1
Itu yang dirasakan Imran untuk melupakan Dinda, dalam tiap kata yang diucapkan Imran terbesit rasa penyesalan baik kepada Sekar, bahkan kepada Dinda sendiri.
Memang Imran tak pernah puas jika sudah menyangkut kebutuhan pribadinya, tapi hanya dengan Dinda dirinya bisa begitu ketagihan, begitu candu, tidak seperti saat bersama Sekar, walaupun Imran saat itu menyayanginya.
Dinda terdiam mendengarkan penjelasan suaminya, dirinya hanya menyimak tiap kata yang keluar dari mulut Imran.
π»π»π»
Saat ini Dinda sedang berada di dapur menyiapkan makan siang, sebentar sore twins akan pulang bersama adik baru mereka, Sekar.
Sedangkan Imran saat ini berada diruang kerjanya, setelah pembicaraannya dengan Dinda usai, pria itu langsung masuk kedalam ruang kerjanya membaca Email dari kliennya.
Setelah semua selesai, Dinda pun memanggil Imran untuk makan bersama. Dimeja makan hening, hanya ada suara denting yang terdengar dari sendok dan piring yang saling beradu.
"Sayang" panggil Imran, memulai pembicaraan.
"Yah?"
"Weekend nanti mas mau kita pergi ke suatu tempat, kamu dan anak-anak"
"Kemana mas"
"Ada, pokoknya pasti kamu suka"
"Hmm, aku ikut kemana mas aja" sahut Dinda sambil tersenyum.
Dan makan siang pun berlanjut, tak lama akhirnya Twins datang bersama Bang Ryo dan Mbak Manda.
πππ
Tbc
Hah gengks
Maaf yaa, Miss baru sempat lanjut ceritanya soalnya beberapa hari ini, Miss sakit dan baru sempat lanjut lagi.
Berhubungan sekarang memasuki bulan puasa, jadi Miss akan Up malam, jadi tetap stay ok
Dan makasih banyak, buat yang masih setia nungguin cerita Miss, terimakasih buat dukungannya.
Jangan lupa tetap dukung Miss yaa
Like vote n komen jangan lupa tinggalkan jejak π£π£ ππ β€β€
mampir juga ke karya Miss yang satunya
__ADS_1
See u allπππ