
KELICIKAN SORAYA
Happy reading gengks
Maaf jika banyak typo
πΈπΈπΈπΈ
"Sayang, kamu dan anak-anak, baik-baik yah dirumah, nanti sore sesampainya disana, Mas akan segera hubungi kalian," pamit Imran sebelum berangkat, sembari mengecup mesra kening sang istri.
Rencananya hari ini memang Imran akan keluar kota untuk beberapa hari, menyangkut bukti-bukti kasus yang sedang dia tangani.
Dinda tersenyum lembut kearah suaminya.
"Iyah mas, kamu juga yang hati-hati ya"
"Iyah sayang"
Kemudian Imran mengecup satu persatu anak-anak nya, terakhir si kecil Sekar, yang berada dalam gendongan kekasih halalnya.
Imran berangkat ke kota bersama kliennya, dan beberapa orang kepercayaan orang yang menyewa jasanya.
Soraya mengetahui tentang kepergian Imran keluar kota, dia merasa saat ini adalah waktu yang tepat untuk kembali menjalankan rencana jahatnya.
Gadis itu sudah memiliki segudang rencana untuk menghancurkan keluarga kecil Imran, tentunya dengan bantuan partner ranjangnya, Dimas.
Dimas sudah tau siapa Imran yang dimaksud Soraya, tidak lain adalah suami dari wanita yang selama ini mengisi hatinya, Dimas bertekad bekerja sama dengan Soraya menghancurkan keluarga Dinda, dan merebut wanita itu dari Imran. Dan satu-satunya yang bisa membantunya melaksanakan rencananya.
Seperti partner kerja yang kompak, Soraya mendapatkan Imran, dan dia sendiri akan mendapatkan Dinda.
ππππ
Dua jam setelah Imran tiba di hotel, Dimas dan Soraya pun tiba dihotel yang sama, keduanya langsung cek in untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan rencana jahat mereka.
Seperti sudah sebuah kebiasaan, sebelum memutuskan beristirahat, Dimas dan Soraya pasti melakukan olahraga ranjang terlebih dahulu.
ββββ
James sudah bertekad melupakan Dinda, sebrang*sek - breng*seknya James, dia tidak akan merebut Dinda dari suaminya dan anak-anaknya, Dia tau rasanya saat dirinya dihina sebagai anak pelakor.
Saat berusia delapan tahun, berita tentang ibunya yang menghancurkan keluarga lain dan merebut suami orang tersebar luas disekolahnya.
Dampaknya, James mengalami pembullyan disekolah yang mengakibatkan psikisnya terganggu, membutuhkan waktu sekitar kurang lebih tujuh tahun hingga kejiwaannya kembali normal.
__ADS_1
James trauma dengan bullying yang dia alami sejak kecil, dan semenjak duduk dibangku Sekolah menengah atas pergaulannya membawanya mengenal dunia malam, dan menjadikannya seorang Casanova.
Bermain wanita tiap malam, hanya untuk menyalurkan hasratnya, baginya wanita tidak lebih dari sekedar tempat pemuas nafsu.
Hingga dirinya bertemu Dinda secara tak sengaja saat menghadiri pernikahan salah satu rekan bisnisnya di Bali.
Saat itu Dinda bersikap dingin, cenderung mengacuhkan dirinya tidak seperti kebanyakan wanita yang selama ini mengejar dirinya dan bersedia melemparkan tubuh mereka sendiri kertas ranjang.
James bukanlah pria yang tidak laku, dirinya memang Casanova, tampan, kaya, mapan, tidak memiliki kekurangan.
Dirinya hanya tidak mau jika anak-anak Dinda menderita karena ulahnya.
James tidak kekurangan wanita, jika hanya mengejar Dinda yang jelas - jelas telah menolaknya pasti akan membuang buang waktu saja.
flashback
"Din, tunggu" James mencekal tangan Dinda.
Keduanya tak sengaja bertemu disupermarket, James berniat menaklukkan hati wanita itu, wanita yang membuatnya merasa tertantang karena hanya Dinda yang tidak jatuh dalam pesona seorang James Frederick.
"Maaf tuan James, saya buru-buru" sahut Dinda, merasa tak enak karena James terus menggenggam tangannya.
"Tapi kenapa Din? aku hanya ingin mengenalmu, jujur aku jatuh hati padamu"
"Tapi... " ucapan James menggantung.
"Cukup tuan James, saya mohon hargai saya yang sudah berkeluarga, saya bukanlah wanita yang gampang mengkhianati kepercayaan orang yang sangat saya cintai, jadi mohon anda tahu dimana batasan anda Tuan James" pekik Dinda emosi.
Setelah mengatakan hal itu, Dinda lantas meninggalkan James yang masih mematung karena mendengar ucapannya, James tidak berkutik, hingga Dinda menghilang dari pandangannya.
Flashback off
James lantas pergi ke club malam tempatnya biasa menghabiskan waktu bersenang-senang dengan wanita disana.
Tak sengaja kedua netranya menangkap sosok gadis yang terlihat kebingungan ditengah ramainya club tersebut.
James pun tersenyum miring.
"Gadis munafik, gayanya seperti wanita polos, tapi bermain-main di club malam" monolog James saat melihat gadis itu.
ππππ
Tak terasa sudah tiga hari Imran berada diluar kota, namun tak pernah sekalipun dirinya lupa menghubungi Dinda untuk saling bertukar kabar.
__ADS_1
Malam ini rencananya klien Imran yang akrab disapa pak Hendra, mengajaknya makan malam.
Pak Hendra adalah klien Imran yang sedang mengalami kasus penyuapan, dirinya dituduh telah menggelapkan dana dikantor dan menyuap beberapa pejabat untuk meluluskan rencananya, namun siapa sangka bahwa semua itu hanya skenario untuk menjebak sang tuan Advokat.
Pak Hendra memasukkan obat tidur dalam makanan Imran, dirinya memang disuruh oleh Soraya untuk mengelabui Imran, dengan imbalan suntikan dana ke perusahaannya yang hampir bangkrut.
Perusahaan pak Hendra diambang kehancuran, dana perusahaan dia gunakan untuk bermain wanita, namun dengan kekuasaannya, Pak Hendra mengancam beberapa karyawannya untuk membantu dirinya menjebak Imran.
Imran tidak sadar jika semua ini hanya jebakan yang dibuat Soraya dan Dimas, dibantu dengan Hendra, kliennya sendiri.
Imran yang sudah tidak sadarkan diri karena pengaruh obat tidur, segera dibawa oleh pak Hendra dan Dimas ke kamar milik Soraya.
πΉπΉπΉπΉ
"Aku ngga percaya sama kamu" pekik Dinda.
Saat ini Dimas sudah berada dirumah Dinda, sesuai rencana, setelah membawa Imran ke kamar Soraya, Dimas bergegas kerumah Dinda.
Dimas berdalih dirinya sedang bertugas diluar kota, dan tak sengaja melihat Imran memasuki sebuah hotel bersama wanita lain, bahkan Dimas menunjukkan foto dimana Soraya yang sudah tidak memakai pakaian sedang tidur diatas tubuh Imran yang terlelap.
Awalnya Dinda tak percaya, dirinya sangat yakin bahwa Imran tak mungkin melakukan hal itu. Hingga akhirnya foto yang ditunjukkan Dimas membuatnya meragu.
Dinda akhirnya mengikuti Dimas ke tempat dimana Imran tertidur. Keduanya tiba pukul tujuh pagi. Dan langsung menuju ke kamar yang menjadi saksi bisu Imran dan Soraya tidur bersama.
ππππ
Tbc
Terima kasih buat yang masih setia nungguin Miss...
tolong dukung author yaa...
caranya like vote komen dan tinggalkan jejak ππππ£π£π£
Jangan lupa Novel Miss difavoritkan
klik tanda love β€β€β€
Sekalian mampir di karya Miss yang baru judulnya " SAKIT TAK BERDARAH" dengan Cover yang baru
See U Allπππ
__ADS_1