Sistem Melayani Suami

Sistem Melayani Suami
Part 46


__ADS_3

Naura terdiam di dalam ruangannya. Apa yang dia takutkan selama ini benar terjadi. Dimana Rini dan Elissa akan menyalahkannya atas perubahan sikap Gabryel selama ini. Bagaimanapun dia harus memikirkan cara agar Gabryel bisa melupakannya secepatnya.


Namun, tiba-tiba lamunan Naura berhenti karna Raygan yang tiba-tiba masuk ke ruangannya. Dia menatap wajah Raygan yang datar tanpa ekspresi penuh dengan kebingungan.


"Ray!" ucap Naura menatap lekat wajah Raygan.


"Apa kau tidak apa-apa?" ucap Raygan berjalan mendekati Naura.


"Tidak! Aku tidak apa-apa," jelas Naura sambil terus menatap binggung ke Raygan.


"Baguslah!" ucap Raygan membuang napasnya lega, lalu duduk di sofa santai yang ada di ruangan Naura.


"Memangnya ada apa?" tanya Naura duduk di samping Raygan.


"Apa kau tidak melihat media sosialmu hari ini?" ucap Mbara menatap Naura.


"Tidak! Memangnya ada apa?" tanya Naura mengambil ponselnya lalu mencoba untuk memeriksanya.


"Banyak pertanyaan tentang dari mana kau mendapatkan semua hartamu saat ini," ucap Raygan menatap Naura.


"Sudah kutebak," ucap Naura membuang napasnya kasar.


"Apa tadi mereka datang kesini?" tanya Raygan.


"Ia!"


"Apa luka di wajahmu itu juga karna dia?" tanya Raygan melihat wajah Naura yang memerah karna tamparan Rini.


Mendenger pertanyaan Raygan, Naura hanya menganguk kecil. Melihat itu, Raygan langsung mengepalkan tangannya geram. Dia tidak terima jika orang yang dia cintai di bermalukan seperti itu.


"Bisa aku bertanya kepada, Nyonya?" ucap Mbara memberanikan diri.

__ADS_1


"Apa?" tanya Naura mengerutkan keningnya bingung.


"Jika boleh saya tau, dari mana anda mendapatkan semua yang anda miliki saat ini?" tanya Mbara merendahkan suaranya agar Naura tidak tersingung.


Mendengar pertanyaan Mbara, berlahan Naura menundukkan kepalanya. Dia tidak tau harus menjawab apa kepada Mbara dan juga Raygan. Namun, tiba-tiba Icha datang dan memecahkan ketegangaan di antara mereka.


"Kak! Kakak tidak apa-apa? Aku dengar tadi nenek lampir dan juga menantunya itu, tadi menemui kakak," ucap Icha panik sambil memeriksa tubuh Naura.


Lalu mata Icha tertuju pada wajah Naura yang memerah cap lima jari. Tanpa harus bertanya, Icha bisa menebak siapa biang kerok dibalik luka di wajah Naura. Dia langsung mengepalkan tangannya geram lalu bersumpah akan memberi pelajaran kepada Rini dan Elissa.


"Kenapa sih, mereka selalu mengangu hidup kakak? Apa mereka tidak punya pekerjaan lain apa," ucap Icha membuang napasnya kasar.


"Mereka bukan tidak memiliki pekerjaan. Tapi mereka hanya merasa iri kepada Naura," ucap Raygan memijit kepalanya pelan.


"Dasar! Mereka memang harus diberi pelajaran," ucap Icha mengumpat kesal.


"Aku punya cara agar mereka berhenti mengangu nyonya," ucap Mbara tersenyum kecil.


"Apa?" tanya Raygan dan Icha menatap Mbara penuh selidik.


"Apa!" teriak Icha, Naura dan Raygan serentak sehingga membuat Mbara menutup telinganya mengunakan kedua tangannya.


"Kalian bisa mengecilkan suara kalian tidak?" ucap Mbara mengusap telinganya yang sakit karna teriakan ketiga orang itu.


"Maaf! Tapi rencanamu tidak masuk akal," ucap Naura tidak setuju.


"Kenapa? Aku rasa itu ide yang bagus," ucap Icha membela Mbara.


"Sepertinya mereka selalu mengangumu karna Gabryel masih menyimpan rasa kepadamu. Sebagai seorang istri Elissa pasti takut jika kau dan Gabryel kembali bersatu. Jika kau sudah menikah dengan Tuan Raygan, pasti mereka tidak punya alasan untuk mengusikmu lagi," jelas Mbara.


"Kak Mbara benar," ucap Icha setuju.

__ADS_1


"Tapi pernikahan itu bukan sebuah permainan. Kita tidak boleh mempermainkan ikatan suci pernikahan hanya untuk masalah ini. Aku bisa menghadapi mereka tanpa harus menodai kesucian pernikahan," tolak Naura dengan tegas.


"Baiklah! Kita harus berpikir jernih. Saat ini lebih baik kita fokus untuk membersihkan nama Naura. Aku takut dengan berita ini akan berpengaruh terhadap perkembangan restoran ini," ucap Raygan mengalihkan pembicaraan.


Setelah Rini dan Elissa keluar dari restoran Naura. Berita tentang Naura yang menjadi simpanan om-om hidung belang, langsung menyebar di seluruh sosial media. Bukan hanya itu di sana sudah tercatat dengan jelas kehidupan Nuara selama ini. Sehingga banyak yang mempertanyakan harta yang di miliki Naura saat ini.


Naura hanyalah gadis yatim piatu yang besar di panti asuhan. Bahkan setelah dewasa dia hanya bekerja sebagai OB di perusahaan keluarga Patrick. Dia hanya tamatan SMA dan tidak memiki pekerjaan apapun. Bahkan dia juga menolak harta gono-gini pemberian Gabryel. Jadi, semua orang langsung bertanya-tanya dari mana Naura mendapatkan semua hartanya saat ini.


Banyak yang langsung percaya dengan berita tentang, Naura yang menjual dirinya kepada pria hidung belang untuk mendapatkan semua hartanya saat ini. Ada juga yang berpikiran positif dengan mengira semua harta Naura adalah pemberian Raygan. Karna semua orang sudah tau jika Naura dan Raygan ada hubungan spesial.


Bahkan ada juga yang berpendapat jika Naura bercerai dengan Gabryel karna Raygan. Semua isu-isu dan dugaan netizen langsung menyebar dengan luas dan tersebar di sosial media. Sebagai orang terdekat Naura, Icha, Raygan dan Mbara juga merasa sangat penasaran dari mana, Naura mendapatkan itu semua harta yang dia miliki saat ini.


"Hanya ada satu cara agar nama Naura kembali bersih," ucap Mbara menatap Naura dengan tatapan penuh selidik.


"Nyonya, tolong katakan kepada kami," ucap Mbara menatap Naura dengan tatapan penuh permohonan.


"Jika aku mengatakannya, apa kalian akan percaya?" ucap Naura menatap Mbara dengan mata yang berkaca-kaca.


"Kami akan percaya kak. Kami pasti percaya kepada kakak," ucap Icha mengengam erat tangan Naura.


"Dari sini," ucap Naura membuka ponselnya dan memperlihatkan aplikasi yang memberikannya semua yang dia miliki saat ini.


Bahkan hingga saat ini, aplikasi itu masih memberikan petunjuk kepada Naura. Dari aplikasi itu, Naura bisa merasakan didikan dan juga arahan dari orang tua yang tidak dia dapatkan saat ini.


Dengan cepat Mbara menatap aplikasi yang di tunjukkan Naura. Dia langsung membulatkan matanya terkejut melihat aplikasi misi yang ada di ponsel Naura. Sudah berapa kali dia mencoba merentas aplikasi itu untuk mencari tau apa tujuan dan maksud pencipta aplikasi itu. Namun, dia selalu gagal karna keamanan dari aplikasi itu sangatlah kuat.


"Apa yang di perintahkan aplikasi ini kepadamu? Lalu bagaimana aplikasi ini bisa ada di ponselmu?" tanya Raygan menatap aplikasi yang ada di ponsel Naura dengan sangat teliti.


"Aku tidak tau. Waktu itu ada pesan masuk ke ponselku dari nomor yang tidak di kenal. Tapi saat membuka pesan itu aplikasi ini langsung tersimpan di ponselku. Lalu aku langsung terikat misi dengan aplikasi itu dan aku harus mengikuti semua misi yang di berikan aplikasi itu," jelas Naura.


"Misi apa yang dia berikan kepadamu?" tanya Raygan.

__ADS_1


Mendengar pertayaan Raygan, Naura langsung menceritakan semuanya kepada Raygan. Dia menceritakan semua misi yang dia lewati tanpa tertinggal sedikitpun. Mendengar semua yang telah Naura lewati saat menjalankan misinya, tanpa terasa air mata Raygan berhasil lolos membasahi wajah tampannya.


Bersambung....


__ADS_2