
Semua mata langsung tertuju kepada tiga orang yang berjalan memasuki lokasi pesta. Naura berjalan dengan anggunnya sambil di apit oleh dua pria gagah dan juga tampan. Walaupun sudah berumur tapi pesona Ronal dan Rocky dapat menghipnotis semua wanita yang melihatnya.
Naura menatap dekorasi pernikahannya yang sangat mewah. Semua berwarna putih sebagai lambang kesucian cinta mereka. Para tamu juga bersorak ria melihat kecantikan Naura yang mengunakan gaun pengantin berwarna putih. Gaun itu cukup panjang sehingga menyapu setiap jalan yang Naura lewati.
Raygan yang berdiri di depan untuk menyambut kedatangan Naura tanpa sadar meneteskan air matanya. Dia tersenyum penuh haru sambil menyambut kedatangan Naura. Hingga akhirnya orang yang sedari tadi dia tunggu-tunggu kini berdiri tepat di depannya.
Ronal dan Rocky berlahan menyatukan tangan Naura dan Raygan. Mereka menyerahkan tugas mereka untuk menjaga Naura kepada Raygan yang kini telah berstatus sebagai suami Naura.
"Ray! kami serahkan Naura kepadamu. Tolong jaga dia. Jangan biarkan air matanya menetes kecuali air mata kebahagiaan. Jika kelak kau sudah bosan kepadanya tolong jangan sakiti dia. Kau kembalikan saja dia kepada kami, karena kami akan selalu bersedia menerimanya kembali," ucap Ronal dengan mata berkaca-kaca.
"Aku akan selalu menjaga putri, paman. Aku akan menjaganya dan juga cinta kami sampai akhir hayatku," ucap Raygan menatap Naura sambil menitikkan air matanya.
Mendengar ucapan Raygan, Ronal dan Rocky langsung tersenyum haru. Mereka merasa lega karena mereka menyerahkan tugas mereka kepada orang yang tepat. Berlahan Ronal dan Rocky meninggalkan Raygan dan Naura lalu duduk bergabung dengan para tamu lainnya.
"Ayo, Sayang," ucap Raygan membawa Naura menuju altar pernikahan.
Melihat Naura dan Raygan telah berdiri di altar pernikahan Mbara langsung berjalan mendekati mereka. Mbara memberikan cincin pernikahan mereka kepada Raygan lalu turun dari altar itu. Raygan berlahan memasangkan cincin pernikahan di jari manis Naura. Naura tidak henti-hentinya meneteskan air mata kebahagiaannya. Dia menatap cincin pernikahan yang kini menghiasi jari manisnya.
Secara bergantian Naura juga memasangkan cincin di jari manis Raygan. Setelah itu dia mencium punggung tangan Raygan sebagai tanda bakti kepada suaminya. Raygan juga mencium lembut kening Naura sambil menghapus air mata Naura yang membasahi wajah cantiknya.
"Jangan menangis, Sayang. Aku tidak suka melihat wanitaku menangis seperti ini," ucap Raygan tersenyum.
Mendengar ucapan Raygan, Naura berlahan menganguk kecil. Dia langsung tersenyum sambil menatap kagum sosok suami yang berdiri di depannya. Raygan sangat tampan mengunakan jas putih yang senanda dengan gaun Naura.
"Ayo duduk! kita akan menyambut para tamu yang begitu ramai," ucap Raygan mendudukkan Naura di kursi pelaminan.
__ADS_1
Sepasang pengantin baru itu duduk dengan penuh kebahagiaan di pelaminan. Para tamu langsung berdatangan dan memberi selamat kepada mereka. Sedangkan Ronal dan Rocky menyambut rekan bisnis mereka yang berdatangan dari luar kota untuk menyaksikan pernikahan putri tunggal keluarga Leonard. Sedangkan Candra dan Yulia sibuk menyambut kedatangan para tamu mereka.
Pesta pernikahan dilakukan dengan begitu meriah dan mewah. Semua tamu dari kalangan atas berbondong-bondong berdatangan untuk menyaksikan persatuan kedua anak sultan itu. Rocky juga memperkenalkan Naura kepada seluruh rekan bisnisnya dan mengumumkan jika Naura adalah pewaris tunggal seluruh kekayaan Leonard.
Anak yatim piatu yang selalu direndahkan dan diremehkan, karena kehidupannya yang miskin ternyata adalah pewaris keluarga Leonard. Semua orang yang dulu menghina Naura sekarang hanya mampu diam dan menutup mulut mereka rapat-rapat.
Tidak ada yang tau bagaimana kehidupan orang yang sebenarnya. Karena itulah jangan sembarangan menilai seseorang dari apa yang dia miliki. Karena tidak akan ada yang tau bagaimana kehidupan seseorang di hari esok. Bisa-bisa yang kaya tiba-tiba miskin dan si miskin bisa tiba-tiba kaya. Karena kehidupan itu bagaikan roda yang berputar mengikuti perbuatan dan juga takdir kita masing-masing.
"Apa kau lelah?" tanya Raygan menatap Naura yang duduk di sampingnya.
"Tidak! apa kau melihat Gabryel?" tanya Naura mencari keberadaan mantan suaminya itu.
Sebagai sesama manusia, Naura bisa tau bagaimana perasaan Gabryel saat ini. Walaupun Gabryel berusaha tersenyum di depan mereka, tapi Naura bisa melihat kesedihan yang terpancar di matanya.
"Tidak! tapi tadi aku sempat melihatnya. Mungkin Elara rewel," ucap Raygan mengingat Gabryel mengurus Elara seorang diri.
"Astaga ini bocah! bikin kaget saja," ucap Raygan mengelus dadanya pelan.
"He... he... maaf! kalian mencari siapa?" tanya Icha menatap Naura yang terus menatap ke arah para tamu.
"Kau melihat Gabryel dan Elara?" tanya Naura.
"Em! aku lihat tadi mereka pergi ke toilet. Mungkin Kak Gabryel mau ganti popok Elara," ucap Icha tersenyum.
Mendengar ucapan Icha, Naura langsung menganguk mengerti. Mereka memang sudah mencari baby suster untuk Elara. Namun, satupun tidak bisa menuhi kiretria mereka. Karena mereka ingin Elara mendapatkan baby suster yang benar-benar menyayangi Elara. Walaupun sebenarnya tujuan mereka adalah ingin mendapatkan baby suster untuk Gabryel juga.
__ADS_1
Naura tidak mau jika Gabryel terus larut dalam kesedihannya. Itulah yang membuat Naura menyuruh Ronal mencari baby suster yang cocok untuk Elara. Karena mereka berencana ingin mencari pendamping Gabryel yang bisa menyayangi Elara sepenuh hatinya.
"Kak selamat ya! semoga Icha dapat menyusul kalian secepatnya," ucap Icha memeluk Naura dan Raygan secara bergantian.
"Kau tenang saja! setelah kami pulang bulan madu pernikahanmu akan segera di lakukan," ucap Raygan tersenyum jahil.
"Memangnya kakak sudah punya pilihan?" tanya Icha memasukkan bibirnya.
"Tentu saja! apa kau mau menikah dengan pria pilihan kakak?" tanya Raygan tersenyum.
"Em! tergantung sih. Kalau pria itu tampan, kaya, sukses tentu aku mau," ucap Icha tersenyum.
"Dasar! memangnya pria yang seperti itu mau denganmu?" ucap Raygan memulai bola matanya memelas.
"Tentu saja! apa kakak tidak tau jika adik kakak ini cantik jelita. Pasti pria-pria kaya di luar sana mengantri untuk mendapatkanku," ucap Icha dengan sobongnya.
Mendengar ucapan Icha, Raygan dan Naura hanya tersenyuk kecil. Mereka menatap gemas kepedean Icha yang setinggi langit.
"Kak! sebentar lagi acara lempar bunga. Nanti bunganya jatuhkan tepat di depan Icha ya," bisik Icha lalu melangkahkan kakinya turun dari pelaminan.
"Tentu saja! kakak akan mengantar bunga pengantinya tepat di depanmu," ucap Raygan tersenyum kecil.
Melihat kelakuan suaminya itu, Naura hanya tersenyum kecil. Ntah apa yang ada di pikiran Raygan saat ini. Hanya dialah yang tau tentang rencananya pada malam hari yang membahagiakan ini.
Hingga akhirnya acara yang di nanti-nantikan para jomblo telah tiba. Icha dan semua para jomblo bersiap mengantri untuk mendapatkan bunga pengantin. Namun, tidak ada yang menduga. Tiba-tiba seorang pria membawa bunga pengantin itu lalu berjongkok dengan menemukan satu kakinya di lantai tepat di depan Icha.
__ADS_1
"Kau!" ucap Icha lirih dengan mata yang berkaca-kaca.
Bersambung......