
Setelah selesai mandi, Naura menatap Raygan yang masih tertidur dengan lelapnya. Naura berlahan duduk di samping Raygan lalu membelai wajah Raygan dengan lembut.
"Ray! ayo bangun. Aku mau main ke pantai," ucap Naura sambil mengoyangkan tubuh Raygan.
"Hem! apa sayang?" ucap Raygan sambil menarik tubuh Naura ke dalam pelukannya.
"Aku mau main di pantai. Aku mau main pasir dan juga mau main air. Itu makanya kau cepat bangun,"
"Aku masih ngantuk, Sayang. tunggu lima menit lagi ya," ucap Raygan malah mengeratka pelukannya.
"Ray! ayo bangun. Tapi kita mau periksa kandunganku. Aku mau hamil," ucap Naura memayukkan bibirnya.
"Kau mau hamil?" ucap Raygan penuh semangat sambil menatap Naura dengan tatapan nakalnya.
"Kau jangan macam-macam. Cukup satu macam saja. Sekarang kau bangun lalu mandi," ucap Naura kesal sambil mengusap kasar wajah Raygan.
"Baiklah, aku akan mandi," ucap Raygan bangkit dari tidurnya.
Tidak lupa Raygan melayangkan ciuman mesranya terlebih dulu. Setelah itu Raygan melangkahkan kakinya menuju kamar mandi sambil memejamkan matanya. Melihat tingkah Raygan Naura hanya tersenyum kecil sambil mengelengkan kepalanya pelan.
__ADS_1
Naura langsung membersihkan kamar mereka lalu menyiapkan pakaian untuk Raygan. Naura mengambil celana pendek dan juga baju pantai untuk Raygan. Tidak lupa dia juga mengenakan pakaian pantainya agar dia dan Raygan bisa pergi ke pantai secepatnya.
Setelah selesai membersihkan dirinya, Raygan langsung keluar. Senyumannya langsung mengembang ketika melihat semangat Naura. Ternyata istrinya itu sangat suka refresing untuk menghilangkan semua beban pikirannya.
"Sepertinya kau sangat senang sayang?" tanya Raygan sambil melingkarkan tangannya di perut Naura
"Dari dulu aku sangat ingin berlibur ke pantai. Tapi baru sekarang aku bisa mengujudkannya. Apa kau tau dulu aku pernah menabung agar bisa melihat suasana pantai. Tapi karena kejadian pada malam itu semua impianku," ucap Naura menunduk sedih mengingat kejadian kelam yang membawanya ke tangan Gabryel yang di penuhi siksaan.
"Kau jangan sedih seperti itu. Mungkin Allah menciptakan malam itu untuk mendidik mentalmu. Ingat, Allah tidak akan menguji setiap hambanya tanpa alasan yang tepat," ucap Raygan mengelus lembut wajah Naura sambil tersenyum hangat.
"Yang penting sekarang semua perjuanganmu di masa lalu telah berubah manis. Kau sudah menemukan masa lalumu dan juga keluarga yang tulus menyayangimu. Yang paling penting kau sudah memiliki suami yang tampan dan mapan sepertiku," ucap Raygan kembali dengan penuh percaya diri.
"Kau memang suamiku yang paling tampan. Sekarang lebih baik kenalan pakaianmu. Atau aku pergi ke pantai sendiri," ucap Naura tegas lalu kembali merias wajahnya.
"Siap nyonya muda," ucap Raygan tersenyum kecil lalu mengenakan pakaiannya.
Setelah selesai, mereka langsung menuju ke pantai. Naura menatap keindahan pantai dengan penuh kekaguman. Dia perlari penuh kebahagiaan ke tepi pantai. Dia merentangkan kedua tangannya sambil memejamkan matanya sambil menikmati sejuknya angin pantai.
Raygan menatap Naura dengan penuh kebahagiaan. Dia memeluk Naura dari belakang sambil ikut memejamkan matanya. Mereka menari bersama di tepi pantai tanpa memperdulikan semua mata yang tertuju kepada mereka. Bahkan banyak mata yang menatap kagum kemesraan mereka.
__ADS_1
Mereka bermain bersama di tepi pantai dengan penuh kebahagiaan. Senyuman indah terus melingkar di wajah keduanya menunjukkan seberapa besar kebahagiaan mereka saat ini. Raygan mengendong tubuh Naura dan membawanya menikmati keseruan melawan ombak bersama. Mereka bermain air bersama dan larut dalam kebahagiaan.
"Ray! aku mau minum itu," ucap Naura menunjukkan ke penjual es kelapa muda.
"Boleh! tapi lebih baik kita ganti pakaian dulu. Lihat pakaianmu sangat basah. Nanti kau bisa sakit," ucap Raygan menatap pakaian Naura yang sudah basah kuyup.
"Baiklah! setelah itu aku boleh makan sepuasnya 'kan?"
"Tentu saja! kau boleh membeli apapun yang kau mau. Kau bebas menghabiskan uangku, Sayang," ucap Raygan tersenyum sambil mencium lembut wajah Naura.
"Terima kasih, Sayang. Aku memang suamiku yang terbaik," ucap Naura membalas ciuman Raygan lalu berlari kecil menjauhi Raygan.
Melihat sikap Naura, Raygan hanya tersenyum kecil lalu mengejar Naura. Mereka main kejar-kejaran sampai ke tempat berganti pakaian. Naura dengan cepat menganti pakaiannya lalu pergi ke penjual es kelapa sambil berjemur di bawah sinar matahari.
Setelah itu Naura dan Raygan berkeliling pantai dan mencicipi semua menu makanan khas di sana. Tidak mau membuang kesempatan Naura menyantap semua makanan dengan begitu lahapnya.Setelah puas berkeliling pantai, mereka langsung menuju ke tempat dokter kandungan.
Mereka memeriksa keadaan kandungan Naura dan berharap jika hasilnya baik-baik saja. Sama seperti pasangan lainnya, mereka juga menginginkan kehadiran buah cinta mereka di tengah-tengah kebahagiaan mereka. Mereka berharap agar secepatnya mendapat keturunan agar kebahagiaan mereka semakin sempurna.
Bersambung.....
__ADS_1