
Setelah lelah berkeliling kota untuk mencari pesanan Naura, Raygan dan Rocky kembali ke menssion dengan senyuman yang mengembang. Namun, saat memasuki ruang TV, mereka menatap Naura yang sedang asik menonton sambil memakan mie instant. Raygan dan Rocky dengan cepat menghampiri Naura dan duduk di sampingnya.
"Sayang! kau makan mie berapa banyak?" tanya Raygan melihat dia mangkok mie yang sudah kosong.
"Dua mangkok! habisnya kalian lama. Jadinya aku makan mie saja," ucap Naura cuek sambil menenggak air minumnya.
"Jadi ini," ucap Raygan memberikan dua kantong kresek yang berisi makanan pesanan Naura.
Naura menatap ke kantongan itu sekilas lalu bangkit dari duduknya.
"Aku sudah tidak selera lagi. Kalian makan saja. Aku mau tidur," ucap Naura cuek lalu melangkahkan kakinya menuju kamarnya.
Melihat tingkah Naura yang aneh bin ajaib, Raygan dan Rocky hanya mampu membuka mulut mereka lebar-lebar sambil menatap punggung Naura. Padahal mereka sudah lelah berkeliling kota untuk mencari makanan yang di inginkan Naura. Namun, jangankan di makan, Naura bahkan tidak menyentuh makanan itu sama sekali.
"Tutup mulutmu! apa kau makan lalat malam ini?" ucap Rocky membuang napasnya kasar melihat mulut Raygan yang terbuka.
"Paman apakan istriku?" tanya Raygan menatap tajam Rocky.
"Maksudmu apa?"
"Paman yang terakhir kali bertemu dengannya. Aku yakin paman melakukan sesuatu. Jika tidak tidak mungkin istriku berubah seperti itu,"
"Memangnya nyonya muda berubah jadi apa? jadi spiderman?"
"Paman! aku serius."
"Paman juga serius!"
Mendengar jawaban Rocky, Raygan langsung membuang napasnya kasar. Dia menatap kesal Rocky lalu melangkahkan kakinya meningalkan Rocky. Dia tau jika berbicara dengan Rocky tidak akan ada artinya. Bukannya menyelesaikan masalah, Rocky hanya akan membuat kepalanya semakin pusing.
__ADS_1
Raygan berjalan menuju kamar utama. Dia menatap Naura yang sudah tertidur dengan lelapnya. Dia berlahan berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan dirinya. Naura yang hanya pura-pura tidur menatap punggung Raygan sambil terkekeh kecil. Dia langsung meletakkan hasil pemeriksaan kandungannya di atas meja berharap Raygan dapat melihatnya.
Setelah mendengar Raygan mau keluar Naura kembali berbaring. Dia kembali menutup matanya sambil tersenyum kecil. Dia sudah tidak sabar bagaimana reaksi Raygan ketika mengetahui jika dia telah mengandung buah hati mereka.
Raygan keluar dari kamar mandi hanya mengunakan celana boxer dan juga baju kaos biasa. Dia menatap Naura yang sedang tertidur sambil tersenyum kecil. Tidak lupa dia mencium kening Naura lalu membaringkan tubuhnya di samping Naura. Namun, saat ingin memejamkan matanya, perhatian Raygan langsung teralihkan oleh sepucuk kertas yang ada di atas meja.
Dengan penuh rasa penasaran Raygan langsung meraih kertas itu. Dia duduk bersandar sambil membaca hasil pemeriksaan kandungan Naura dengan teliti. Dengan seketika Raygan langsung tersenyum penuh kebahagiaan. Ternyata usahanya dan istri tercinta kini tidak sia-sia. Akhirnya penantian mereka membuahkan hasil.
"Sayang! kau hamil?" Tanya Raygan penuh kebahagiaan sambil memeluk tubuh Naura.
Mendengar pertanyaan Raygan, Naura langsung membuka matanya. Dia menatap wajah Raygan yang memancarkan kebahagiaan. Naura langsung tersenyum sambil mengantuk kecil.
"Ia, Sayang! tadi siang aku cek kandunganku. Ternyata aku sudah hamil dua minggu," ucap Naura tersenyum kecil.
"Alhamdulillah ya Allah! Terima kasih sayang," ucap Raygan mengucap syukur sambil memeluk tubuh Naura penuh dengan kebahagiaan.
Berlahan Raygan menatap perut Naura yang masih datar. Dia mengelus lembut perut Naura dan berbicara kecil dengan calon bayi mereka yang ada di dalam sana. Raygan menciumi perut Naura sambil menitikkan air mata kebahagiaannya.
"Kau mau kemana sayang?" tanya Naura mengerutkan keningnya bingung.
"Aku mau menguji kesabaran paman karatan," ucap Raygan tersenyum.
Raygan dan Rocky memang sudah sangat akrab Bahkan mereka sudah seperti kakak dan adik yang selalu bertengkar dan saling membutuhkan satu sama lain. Bahkan tidak jarang mereka membuat kehebohan karena tingkah mereka. Sedangkan Naura hanya mengelengkan kepalanya kecil kelihat tingkah sangat suami yang seperti anak kecil jika di depan Rocky.
Rocky yang menyantap seafood dan ramen pesanan Naura tiba-tiba mengerutkan keningnya bingung melihat kedatangan Raygan. Apalagi penampilan Raygan yang hanya mengunakan celana boxer.
"Paman! lihat ini," ucap Raygan memberikan kertas hasil pemeriksaan Naura.
"Apa ini? surat cinta? kau tidak perlu repot-reoot menulisnya untukku. Kau tinggal bilang saja," ucap Rocky cuek sambil terus menyantap seafood itu.
__ADS_1
Melihat Rocky yang makan seafood itu dengan lahapnya, Raygan langsung menelan ludahnya kasar. Dia merasakan perutnya yang keroncongankeroncongan. Dia mengingat jika dia belum makan malam sama sekali. Tidak aku makanan itu di habiskan Rocky seorang diri, Raygan langsung merampas seafood yang ada di depan Rocky dan melahapnya dengan lahapnya.
"Eh! ini milikku! enak saja main ambil saja," ucap Rocky tidak terima.
"Paman sudah makan banyak. Apa salahnya berbagi dengan anak yang belum makan ini," ucap Raygan memasang wajah memelasnya.
"Baiklah! kau makan saja," ucap Rocky mengalah dan membuang napasnya kasar.
"Ini kertas apa?" tanya Rocky menatap kertas yang di berikan Raygan tadi.
"Paman baca saja sendiri,"
Rocky berlahan membaca kertas itu dengan teliti. Dengan seketika senyuman di wajahnya mengembang penuh kebahagiaan.
"Jadi nyonya muda sedang hamil?" ucap Rocky tersenyum bahagia.
"Em!" dehem Raygan singkat.
"Jadi aku sebentar lagi akan jadi kakek?"
"Benar, tapi...," ucap Raygan sedikit berpikir.
"Jika ada kakek pasti neneknya ada. Tapi sayangnya kakeknya jomblo karatan," ucap Raygan terkekeh sambil berlari kecil meningalkan Rocky.
"Sialan! kau lihat saja aku akan punya istri?" ucap Rocky menatap kesal Raygan.
"Ha... ha... istri orang?" ucap Raygan terkekeh lalu meningalkan Rocky.
Mendengar ucapan Raygan, Rocky hanya membuang napasnya kasar. Dia sadar jika umurnya sudah tidak muda lagi. Jadi sudah sewajarnya dia memiliki keluarga sendiri seperti pria dewasa pada umumnya.
__ADS_1
"Istri orang juga tidak masalah! yang penting aduhaii," ucap Rocky terkekeh kecil.
Bersambung......