
...Waktu...
...Season 2 Suami 189 Cm-ku : He is Mine!...
Beberapa bulan setelah kejadian penembakan...
Waktu satu satunya hal yang tidak bisa dibeli, dimiliki dan dikuasai oleh seseorang secara pribadi mau sebanyak apa pun kekayaan dan sebesar apa pun kekuasaan mereka. Tak ada yang bisa menebak kapan karma itu akan datang, tak ada yang bisa menebak kapan waktu akan berhenti bagi kita, tak ada yang bisa menebak kapan seseorang akan dilahirkan atau mati.
Waktu yang sangat berharga sampai tidak bisa diputar kembali atau diatur sesuai hukum manusia. Manusia itu sendiri hanya bisa mengikuti arus waktu yang terus berjalan tanpa peduli bagaimana kondisi si pengejar waktu.
Sama halnya dengan Tiara, calon ibu muda yang kandungannya sudah menginjak usia enam bulan itu. Bersamaan dengan semakin membesarnya kandungannya, semakin besar pula rasa kesepiannya di rumah utama keluarga Karl setelah kepergian suaminya sebulan lalu.
Rasa rindu yang amat mendalam,kesedihan yang begitu dalam , luka yang begitu sakit di terima wanita itu.
Waktunya seolah berjalan begitu lambat, tak ada warna lagi di dalam hidup Tiara sejak kepergian Vernon. Semakin hari wajahnya semakin murung, hatinya semakin dingin dan tubuhnya juga semakin kurus.
Sementara waktu juga berlaku kejam bagi Shela dan Nyonya Admaja yang telah mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatan jahat mereka. Shela dibuang dan dijadikan pelayan di sebuah rumah bord*l melayani pria tua hidung belang dan hidup menderita di negara asing.
Nyonya Admaja dijadikan pelayan di tempat pengasingan, hidupnya hancur setelah semua kejadian ini. Masing masing mereka diberi tato lambang tahanan yang tidak akan bisa dihapus. Jika seseorang melihat mereka berkeliaran maka mereka bisa melampiaskan kemarahan meraka pada kedua orang itu.
Risa juga mengalami nasib yang begitu miris, entah dia masih hidup atau tidak saat ini. Mina dan Athena masih belum diputuskan hukuman apa yang tepat untuk mereka, namun keduanya memilih mengasingkan diri ke pedesaan. Max dan Hanum juga hidup dalam rumah tangga yang rukun meski belum dikaruniai anak.
Vernon pergi meninggalkan Tiara dan calon buah hati mereka dengan alasan untuk menenangkan diri bersama ibu dan kakak angkatnya, hanya mereka tanpa membawa Tiara yang dia anggap sebagai wanita asing.
Vernon mengalami amnesia yang cukup parah yang menyebabkan pria itu hanya memiliki ingatan sampai saat usianya 23 tahun dimana dia hanya mengingat bagaimana kasar dan jahatnya keluarganya pada dirinya dan usia dimana dia mulai bangkit dengan semua pencapaian besarnya.
Dia tidak mengingat orang orang di masa setelah itu bahkan wajah dan nama istrinya saja tidak dia ingat dan dengan berani berkata kasar pada Tiara yang dia pikir hanya seorang perempuan penggoda yang sedang mendekatinya.
__ADS_1
Lagi lagi Tiara ditinggalkan sendirian, orang terpenting dalam hidupnya kini pergi dan hal itu berhasil mengubah Tiara menjadi sosok lain yang benar benar tidak sama seperti dirinya yang dulu. Senyumnya hilang, dia tidak mau bertemu keluarganya, hidup menyendiri di Mansion Karl dimana semua kenangan bersama suaminya terulang kembali.
Bertahan sendirian disana hanya karena memegang kata kata Vernon .
“ Jika aku mengingatmu aku akan pulang,” kata kata dingin dan arogan yang disampaikan oleh Vernon saat Tiara mengantarkannya ke bandara untuk keberangkatan mereka.
Dia menolak mengajak Tiara karena baginya akan merepotkan membawa orang asing dalam perjalanan bersama keluarganya. Kasih sayang keluarga yang dia inginkan, haus akan perhatian dan cinta dari kakak dan ibunya membuat Vernon dengan egoisnya membawa pergi Kevin dan Nyonya Kiara dari negeri itu. Menyerahkan perusahaan pada Max dan pergi sesuka hatinya.
Hanya memegang kata kata tidak pasti dari Vernon, Tiara bertahan bersama bayinya. Sejak pria itu sadar, tak pernah sekalipun dia mengunjungi istrinya, melihat bahkan bertanya tentang bagaimana kandungan Tiara padahal anak yang dikandung Tiara adalah anak yang sangat dia harapkan waktu itu.
Tak ada yang bisa mereka lakukan sebab Vernon saat ini kembali ke sifat kasar dan arogannya. Dia menganggap semua orang asing yang mendekatinya hendak memanfaatkan dirinya.
Hari ini Tiara duduk di balkon kamarnya dengan foto sang suami duduk dengan memeluk dirinya dan mengusap perutnya yang sudah membuncit. Menyampaikan rasa rindunya pada sang langit berharap pesan rindunya bisa tersiar ke London di mana sang suami berada sekarang. Sebulan berlalu sejak kepergian Vernon dan waktu persalinan Tiara juga semakin dekat. Semakin berat hari yang dijalani Tiara.
Wanita itu duduk memandang langit jingga di sore hari dengan secangkir teh crisan hangat yang sangat baik untuk menenangkan pikiran dan hati. Di atas meja bundar kecil di dekatnya, Tiara meletakkan foto suaminya menghadap ke langit.
“ Sayang... apa kamu masih belum ingat juga denganku? Kami merindukanmu,” ucap Tiara dengan suara lirih. Lagi lagi air mata ibu muda itu terjatuh. Rasa rindu pada sang suami membuatnya tak berdaya. Rindu dengan sosok Vernon yang kekanakan, sosok Vernon yang begitu mencintai dirinya, sosok Vernon yang hebat saat memimpin rapat , sosok Vernon yang selalu menghujaninya dengan senyuman di setiap pagi.
“ Makan ya sayang, kita harus makan yang banyak, Papa pasti pulang,” gumam Tiara sambil mengelus perutnya dengan lembut.
Hilang sudah semuanya. Sesak rasanya di dada Tiara saat mengingat kejadian saat suaminya pertama kali membuka mata setelah tiga minggu tak sadarkan diri.
“ Siapa kau , perempuan dari mana kau kenap akau menyentuh tubuhku , Max!! Max !!siapa perempuan ini, kenapa dia ada di ruangan ini!"Kalimat pertama Vernon saat membuka mata dan mendapati Tiara sedang membersihkan tubuhnya dengan penuh kelembutan.
Tiara yang mendengar dan melihat Vernon membuka matanya sangat bahagia dan langsung menghamburkan pelukannya sambil menangis memeluk suaminya dengan hati yang bahagia. Namun kata kata Vernon berikutnya membuat Tiara menangis pilu.
Vernon bangun dan tidak mengenali istrinya sendiri, pria itu malah berkata kasar dan membuat Tiara menangis di hari pertama dia membuka mata setelah kejadian penembakan itu.
Vernon hanya mengenali sahabat sahabatnya dan orang orang di masa lalunya. Damian mengatakan kalau amnesia yang dialami oleh Vernon memiliki kemungkinan yang sulit untuk sembuh lagi. Akhirnya dengan penuh kesabaran Tiara berusaha membantu suaminya kembali mengingat siapa dirinya.
__ADS_1
Namun Vernon di masa lalu sangat anti dengan wanita, dia menghindari Tiara tersu menerus, menolak hidangan yang dimasak wanita itu bahkan pisah kamar dengan Tiara.
Hingga sebulan lalu dia memilih pergi dari negara itu karena merasa kondisinya akan semakin buruk jika tetap bertahan di rumah itu.
“ Sayang.... maafkan Mama tidak bisa menahan Papa kamu, maaf ya,” lirih Tiara lagi lagi dia menangis, entah sudah yang keberapa kali hari ini.
Dia menepuk dadanya yang sesak, kenangan bersama suami bucinnya itu terus terputar di kepalanya. Terkadang Tiara berpikir akan lebih baik kalau Vernon tetap berpura pura bodoh sehingga dia tidak takut kehilangan sosok penting itu lagi. Tapi waktu mengatakan yang sebaliknya dia harus mengalami hal menyedihkan itu lagi di saat dia mengandung buah hati mereka.
“ Putra mama, nanti kalau kamu sudah lahir pasti papa datang sayang, Papa pasti akan ingat dengan kita, sabar ya hiks.. Papa... Papa pasti akan pulang kan, iya kan Vernon? Kamu akan pulang kan? Akhhh hiks hiks hiks... pulanglah... kumohon... akhhh aku sakit Ver... kumohon pulanglah.....
London,
Bruk..
Pria tinggi pemilik Surai hitam tiba tiba menabrak meja saat merasakan sakit yang luar biasa di dadanya.
“ ukhh,.... sakit... dadaku sakit? Ada apa ini ?akhh... kenapa aku seperti ini sejak pindah kesini? Akhhh... “ Vernon menepuk dadanya yang terasa seperti ditusuk tusuk oleh jarum. Tiba tiba air matanya malah mengalir saat dia menatap foto keluarga yang sengaja di pajang nyonya Kiara si rumah itu, foto Tiara dan Vernon.
“ Apa apaan ini!!!” umpat pria itu hendak membuang foto itu namun lagi lagi dadanya terasa sakit.
“ nak ada apa?”
"Ma.. Vernon sakit jantung seperti nya dan foto ini, kenapa itu ada disana, itu membuatku sakit, cepat buang Ma!!"
.
.
.like, vote dan komen
__ADS_1
Keputusan final: AUTHOR LANJUT DISINI DEH 🤗🤗🤗🤗🤗🤗