Suami 189 Cm-ku

Suami 189 Cm-ku
Season 2 ( ngidam)


__ADS_3

Tap.. tap... tapp....


Terdengar langkah kaki kesana kemari di kontrakan lama Tiara. Tampak beberapa anak buah Vernon, Anak buah Praja dan James sedang bekerja sama membersihkan rumah itu untuk ditempati oleh nyonya muda mereka.


Hewan hewan liar yang dulu dimasukkan oleh Mina ke dalam rumah itu sudah di kembalikan ke habitatnya oleh Mina sendiri.


Para pengawal yang berpakaian rapi bertema biru dongker sesuai permintaan Tiara yang tiba tiba ingin melihat benda benda berwarna biri di dekatnya. Padahal dia hanya minta satu tak taunya Praja, James dan Max mengkoordinir anak buah itu memakai pakaian biru untuk wanita yang sudah mereka anggap sebagai adik.


Meski tak bisa berada di samping Tiara secara langsung tetapi pengawasan Tiara berada dalam keamanan tingkat tinggi.


Tiara sedang di dapur, tangannya yang lincah sedang mengolah bahan bahan masakan yang di belinya bersama para wanita. Nastusha, Hanum dan Artha istri james sedang membantu Tiara mengolah beberpaa masakan untuk mereka nikmati di rumah itu sembari menunggu kepulangan pasangan mereka masing masing. Sedang Diana mengkoordinir para anak buah.


“ Ra.. coba cicipi apa menurutmu sudah enak?” Hanum menyodorkan sendok sup ke arah Tiara. Wanita itu belajar memasak dari sahabatnya.


“ Emmm tambahkan sedikit garam lagi, kau tidak pakai micin kan?” ucap Tiara setelah mencicipi kuah sup itu.


“ tentu tidak, soalnya ada bumil,” ucap wanita itu sambil tersenyum manis dan kembali ke pekerjaannya.


Mereka asik memasak, sementara bagian depan rumah di perbaiki dan di tata ulang dengan baik. Sekeliling lingkungan itu dijaga ketat oleh anak buah.


“ Halo semua aku kembali, lihat bawaanku!! teriakan sang Arthur terdengar meriah di rumah yang kini sudah menjadi milik Tiara itu. Ternyata Vernon jauh jauh hari sudah membeli rumah itu tanpa sepengetahuan Tiara.


Arthur masuk ke dalam rumah bersama si kembar Duo K sambil membawa ikan hasil pancingan dan setandan pisang. Mereka benar benar melokal kali ini. Siapa sangka ketiga pria penuh lumpur dan penampilan yang acakacakan itu adalah model kelas dunia.


Tiara mengidam dan ingin makan ikan hasil tangkapan sendiri terutama ikan lele, akhirnya ketiga orang ini mencari loksai dan meminta secara khusus pada pemilik kolam untuk memancing ikan sendiri dan menangkap dengan tangan mereka. Meski harus membayar labih mereka tidak masalah selama si bumil cantik itu tidak bersedih hati.


“ Wahhh kalian pernuh lumpur hahahahhaa...... lihat wajah kalian , apa kalian sampai masuk ke dalam kolamnya hahahha lihatlah wajah Kak Arthur, dia tidak seperti model kelas dunia hahahhaha..........” Tiara tertawa terbahak bahak melihat penampilan mereka bertiga.


Yang lain saing menatap, mereka tersenyum lega karena akhirnya Tiara bisa bangkit meski perlahan. Wanita itu tertawa dengan puas, ini yang pertama kali sejak kejadian itu. Hanum sampai menangis , dia menyembunyikan air matanya di balik punggung Artha. Nastusha dan Artha juga terharu melihat Tiara bisa tertawa.


“ Tentu saja kami masuk ke dalam kolam kak, semua demi kakak jadi yang semangat ya heheheh... apa pun akan kami lakukan agar kakak bahagia,” seru kodak dan Kanon dengan senyuman penuh semangat.


Tiara menatap mereka sambil tersenyum,” Ahhh seandainya Vernon melihat ini, dia pasti akan senang, aku ijin foto ya,” ucap wanita itu sambil mengambil ponselnya.

__ADS_1


“ eh foto nih? Boleh lah boleh hehehehe...” seru mereka Bertiga yang langsung siap dengan gaya kocak mereka. Arthur sambil mencium ikan lele tangkapannya, kanon dengan pisang dan ikan mujair dan Kodak dengan kekuatan super power ala seorang pemancing handal.


Mereka semua tertawa bersama menatap kelakukan kocak ketiga orang itu. Tiara benar benar terhibur dengan adanya mereka.


“ Seandainya Vernon disini pasti akan lebih bahagia, cepat pulang sayang , cepat pulang suamiku,” batin Tiara yang tanpa sadar malah menangis di depan mereka semua saat mengabadikan momen momen itu.


“ nyonya muda kenapa menangis?” Diana yang bekerja bersama para pria langsung menghampiri Tiara saat pertama kali melihat wanita itu menangis.


“ ahhh maaf,” lirih Tiara.


Mereka semua hanya bisa diam melihat Tiara, tak ingin menyinggung lebih banyak lagi tentang Vernon yang entah kapan bisa sadar dari lupa ingatannya itu.


“ maaf semuanya, arhhh aku jadi sensitif karena tau ada baby kembar hehhe, maaf ya padahal ini hari bahagia tapi aku malah membuat semuanya merasa canggung,” ucap Tiara sambil tersenyum kikuk.


Tadi siang saat melakukan USG, Tiara dan mereka semua dikejutkan dengan munculnya si kembar yang bersembunyi, pantas saja ukuran perut Tiara lebih besar. Ternyata ada sepasang anak kembar di dalam rahimnya. Berita bahagia ini membuat semuanya senang. Dikira akan mendapatkan satu keponakan tapi ternyata sepasang sekaligus.


“ gak apa Tiara, selama kamu nyaman aja, ya udah sekarang ikannya mau diapain nihh?” ucap Arthur yang langsung mencairkan suasana.


“ Dipanggang saja, gimana nyonya muda, kalau di panggang rasanya lebih manis, kami biasa tinggal di hutan kalau ada ikan begini enaknya di panggang terus dikasih bumbu dan kecap, rasanya mantap belum lagi diasamin dengan benar pasti enak, anda pasti suka,” usul Diana dengan antusias sambil menatap Tiara dengan mata berbinar binar.


“ baiklah, sepertinya akan enak, bagaimana kalau Diana yang buat?” tanya Tiara penuh harap.


“ Saya? Boleh Nyonya?” tanya gadis itu dengan senyum sumringah di wajahnya.


“ tentu boleh, “ ucap Tiara dengan lembut.


“ Yaeeaasssss.... hahahha baiklah akan segera saya siapkan, “ seru Diana sambil melonjak kegirangan . Gadis yang sudah berkali kali diminta untuk berbicara santai pada Tiara tapi sebanyak itu pula dia menolak karena kesalahan di masa lalu membuat dirinya merasa kurang pantas memanggil Tiara langsung dengan namanya.


“ Sini kubawa ikannya, kalian bersih bersih dulu!” ucap Diana dengan semangat.


“ hei bantu aku,” ucapnya lagi pada rekannya yang lain.


Diana pergi begitu saja dengan ikan-ikan itu bersama para anak buah yang membantunya.

__ADS_1


“ Sejak kapan dia memiliki senyum seindah itu? Baru kali ini aku melihat manusia batu itu tersenyum, biasanya wajahnya tak jauh beda dari suamimu Hanum, apa yang terjadi padanya?” celetuk Arthur yang merasa aneh dengan sikap baru Diana.


“ Dia hanya menemukan dirinya yang baru, semua orang bisa berubah Arthur, Diana lebih jadi dirinya saat ini berkat seseorang,” ucap Hanum sambil melirik Tiara. Diana sering bercerita bersama kakak iparnya itu sehingga Hanum tau semuanya tentang kehidupan Diana.


Arthur mengangguk paham. Ketiga pria itu mengambil waktu untuk membersihkan diri mereka masing masing. Arthur pergi ke halaman belakang yang kini jadi luas karena telah dibeli seluruhnya oleh Vernon. Dia menatap ke arah para anak buah yang sedang dikoordinir oleh si cantik Diana.


“ Angkat ke tengah, jangan biarkan panggangan jatuh eh.... itu batunya harus banyak cepat cepat... “ teriak gadis itu .


Bibir Arthur melengkung sebelah kala melihat gadis itu begitu cerewet dan malah membentak anggota anggotanya.


“ ternyata dia cerewet hahahahah....” kekeh Arthur sambil geleng geleng kepala dengan tingkah Diana.


Sementara itu di London,


“ Kak Kevin, Ma, aku mau ikan goreng, cari ikan yuk, ehhh mau yang dipanggang deh pengen banget nih, pengen ikan mujair sama ikan lele, cari yuk!!” teriak Vernon yang berlari ke arah ruang tengah sambil membawa piring seperti anak kecil yang sedang meminta makan pada ibunya.


“ Ikan bakar ada nak, tapi kalau Lele sama jahir Mama gak yakin kita bisa cari disini, kamu kok minta yang aneh aneh, kayak lagi ngidam, kemarin minta pecal, terus rujak terus kolang kaling, kalau mau pindah aja ke Indonesia, dasar anak laknat,” ketus Nyonya Kiara yang dibuat kesal dengan semua permintaan aneh pria itu.


“ yahhh kan Vernon emang lagi pengen banget Ma, boleh ya plisss kita cari ya plisss....” mohon pria itu.


Kevin tersenyum melihat tingkah Vernon,” kakak sarankan percepat pulang ke Indonesia sebelum kau membawa seisi negara itu ke London ini,” celetuk kevin sambil mengambil kunci mobil.


“ Ayo pergi kita cari, Mama lagi Flu gak boleh keluar, udara dingin,” ucap Kevin.


“ Wahhh jadi boleh hahahha siap bos, ma nanti Vernon bawain deh,” seru pria itu sambil tersenyum bahagia.


“ dasar anak ini, sepertinya dia mengalami Sindrom kehamilan, kalian memang tidak bisa dipisahkan sayang,” gumam Nyonya Kiara.


.


.


.

__ADS_1


Like, Vote dan komen ya


__ADS_2