Suami 189 Cm-ku

Suami 189 Cm-ku
22


__ADS_3


Beberapa hari kemudian,


Tiara dan Vernon sedang jalan berdua di sebuah mall terkenal di Jabodetabek yang tanpa Tiara ketahui, suaminya adalah pemilik Mall tersebut. Mereka baru saja selesai makan siang dan memilih meninggalkan Damian, Max dan Arthur di tempat mereka makan tanpa mengatakan apa apa.


"Kita mau kemana!?" tanya Vernon dengan wajah penasaran.


Tiara menggenggam tangan Vernon sambil tersenyum dan berkata," mau keliling keliling aja, cuci mata hehehehe... gak usah beli, lihat lihat aja udah puas, cara healing paling seru, gratis iya tapi capek Iya hahahha..." celetuk Tiara.


"emm??? kenapa nggak beli? kalau suka ya beli dong??" tanya Vernon dengan polosnya.


"ahh nggak perlu, karena itu cuma enak dilihat mata aja, padahal harga mahal, fungsinya sama kok sama yang murah, buat apa? sayang uangnya," ucap Tiara.


"Dasar kamu ya, kalau mau ya beli aja sayang, lagian uang aku banyak juga kamu yang pegang semua, kamu juga harus menikmati hidup, santai, pakai barang mahal, semuanya harus serba mewah, Karena kamu pantas mendapatkan itu," batin Vernon.


"Beli aja Ra, kan uang kita banyak, " ucap Vernon.


"Nggak usah, lihat lihat aja," celetuk Tiara.


Mereka berdua sontak menjadi perhatian orang orang karena Vernon terkenal sebagai si idiot dari D.K grup. Siapa yang tak mengenal dia sebagai orang bodoh dari keluarga tersohor.


Bahkan beberapa orang sampai bergunjing tentang mereka berdua. Namun bagi Tiara itu hanya angin lalu dan tak mempermasalahkan gunjingan ibu ibu komplek yang suka mendengar berita gosip dan selalu up to date tentang berita berita besar.


"dasar orang-orang bodoh, aku akan menjahit mulut kalian dan mengirimkan kalian ke neraka karena membicarakan yang tidak tidak tentang istriku, dasar manusia sampah!!" geram Vernon.


Tanpa Tiara sadari semua orang yang tadinya membicarakan dirinya sebagai wanita aneh yang hanya ingin merebut harta keluarga D.K, semuanya menjauh pelan pelan setelah menatap tatapan tajam dan menyeramkan dari Vernon.


Bayangkan saja, pria yang dianggap idiot dan bodoh, memiliki keterbelakangan mental memberikan tatapan pembunuh pada semua orang yang menatap ke arah mereka, siapa yang tidak takut.


Tentu tatapan pembunuh seorang mafia membuat orang sesak nafas hanya dengan menatapnya.


Keduanya berjalan sambil bergandengan tangan, Tiara sangat protektif terhadap suaminya.


"Tiara apa Tiara gak malu bawa Vernon ke tempat umum? orang orang kan jadi bicarakan Tiara?" tanya pria itu pelan.


"Mama selalu malu kalau bawa Vernon keluar rumah, bahkan di depan rumah saja Mama enggan dekat dekat Vernon, Vernon juga tinggal terpisah dan tidak dianggap," ucapnya pelan sambil menundukkan kepalanya.


Mendengar pernyataan Vernon membuat wanita itu menghentikan langkahnya," nggak tuh, Tiara gak malu, Vernon kan suami Tiara, jadi gak ada yang perlu ditutup tutupi," ucap Tiara sambil tersenyum dan mengusap lengan suaminya.


Vernon tersenyum bahagia, wanita itu benar benar tulus padanya, namun seketika dia teringat dengan kebohongannya soal identitas dirinya, apakah Tiara akan tetap sama berlaku manis seperti ini pada dirinya jika dia mengatakan kalau dirinya tidak idiot ataupun gila?

__ADS_1


"Bagaimana kalau Vernon berbohong besar pada Tiara, apa Tiara tetap akan sebaik ini pada Vernon?" tanya pria itu dengan suara takut.


Tiara menatap suaminya sambil memicingkan mata," tuh kan kamu pasti ada bohong, kamu nyembunyiin apa hayo!!!" Ucap Tiara sambil menunjuk Vernon.


"eh... i..i..itu, gak.. gak ada, ehh ada toko perhiasan kita kesana yuk beli buat Tiara, Vernon yang bayarin!!" celetuk pria itu yang malah mengalihkan pembicaraan saat Tiara menanyakan hal sensitif itu pada dirinya.


"ehh jawab dulu, kamu nyembunyiin apa Ver!??" tanya Tiara yang malah jadi penasaran.


"Nggak ada kakak cantik, Vernon cuma berandai andai heheh... ayo ke dalam, Vernon udah lama pengen beliin sesuatu buat Tiara," ucapnya sambil mendorong wanita itu ke dalam toko perhiasan yang beberapa waktu lalu sempat dia kunjungi.


"Ra lihat lihat dulu yuk, cantik cantik, banyak yang cocok buat kamu," celetuk Vernon.


"Waah cantik banget Ver, ini semua pasti mahal, kita keluar yuk, Tiara gak mau!!" ucap wanita itu yang langsung menarik tangan suaminya keluar dari toko itu.


"Eh tapi itu emasnya udah manggil manggil!!" celetuk Vernon.


"Haihh manggil manggil biar kantong kering!??" balas Tiara.


"Eh... si miskin, kenapa gak jadi masuk, gak mampu ya beli perhiasan mahal di toko ini, ya gak mampulah orang miskin, mana suaminya bodoh lagi!" seloroh seorang wanita dengan suara melengking dan tentu saja sangat familiar di telinga Tiara.


Seketika langkah Tiara dan Vernon berhenti, Telinga Vernon sudah panas saja saat mendengar cacian wanita yang tak lain adalah Gea, Pelakor sekaligus mantan sahabat Tiara.


Tiara berbalik dan menatap tajam ke arah Gea," apa kau bilang Gea!??" suara Tiara terdengar bergetar dan berat, dia benar benar marah saat ini.


Bisa dilihat penampilan Gea dari ujung kepala sampai ujung kaki berubah total, semua yang dia kenakan adalah barang barang branded, barang mewah dan mahal bahkan dia terlihat lebih menawan dibandingkan dengan dulu karena mengandalkan perawatan bernilai ratusan juta.


"Apa kau pikir tempat ini dibatasi untuk umum bodoh, pakai akal lah, dasar perempuan aneh, mentang mentang kau sudah memungut sampah yang kubuang kau jadi sesombong ini!" kesal Tiara.


Vernon masih mengamati mereka, dia selalu barada dalam posisi siaga untuk menjaga Tiara.


"Apa si bodoh ini tidak kenal Tiara? kena tendangan Sakratul maut langsung mati tuh, cari gara gara melulu sama istriku!??" geram Vernon.


"Beraninya kau mengatai Gibran seperti itu Tiara, setelah mengkhianatinya dan tidur dengan pria ini demi harta kau malah memfitnah dia, benar benar perempuan tidak tau malu, dasar anak yang tidak dididik oleh orangtuanya dengan baik!!" kesal Gea.


"ohh iya aku lupa, kau kan tidak tau siapa orang tua kandungmu, pantas saja kau tidak punya etika, cihh... anak anak tanpa didikan orang tua memang memiliki sifat Bu...


Plaaakkkk...


Satu tamparan keras mendarat di wajah Gea,


"Kenapa kau berbicara kasar pada Tiara!??" tamparan keras itu berasal dari tangan Vernon yang sudah tidak sabar ingin segera menghabisi wanita di depan mereka itu.

__ADS_1


"Vernon, jangan begitu, kamu gak perlu melakukan itu, sudah..." Tiara sangat terkejut saat melihat apa yang dilakukan oleh suaminya.


"Nenek sihir ini pantas mendapatkan itu!!!" kesal Vernon sambil berteriak seperti anak kecil menunjuk Gea yang memberikan tatapan kesal dan marah pada mereka.


"Apa yang terjadi sayang!" suara Gibran yang baru saja kembali setelah menerima telepon membuat Gea tersenyum licik," mampus kau Tiara, akan kubuat kau sakit hati karena orang yang kau cintai dulu kini jatuh dalam pelukanku!" batin Gea.


"Hiks hiks dia... dia memukulku tadi," rengek Gea sambil menunjuk Vernon, wanita itu langsung menangis dan memeluk Gibran seolah hanya dia korban disini.


"kau yang mulai bodoh!!!" kesal Vernon, nafasnya naik turun saat mendengar suara perempuan itu lagi lagi berkicau.


"Beraninya kau pria idiot!!!"kesal Gibran yang tak rela istrinya dipukul orang lain.


"kemari kau bangs***!!" Gibran menarik kerah baju Vernon lalu...


Bughh... baghh...


"Beraninya kau memukul istriku!!!" kesal Gibran yang malah menghajar Vernon habis habisan disana.


"Vernon tidak!!"


"jangan pukul suamiku !!!" teriak Tiara dengan wajah memerah.


Plaakkk...


Satu tamparan telak mendarat dari tangan Gibran di wajah Tiara, tenaga besar Gibran membuat wanita itu terhuyung bahkan bibirnya sampai lebam.


"Tiara!!" teriak Vernon saat melihat tangan pria itu memukul istrinya.


"beraninya... beraninya kau menyentuh istriku!!!!!!" geram Vernon.


.


.


.


like, vote dan jangan lupa dukung author biar update, kalau gak kalian komen author lama up-nya ,🤪


^^^Vernon be like: Ya elah Thor, bilang aja minta dukungan, ngapa muka saya dipukulin Thor, bisa rusak, gimana sih? gak profesional banget jadi author 😒^^^


^^^Thor: 🔪🔪 protes hah!??😬😬😬^^^

__ADS_1


^^^Vernon: ampun suhu^^^


__ADS_2