Suami 189 Cm-ku

Suami 189 Cm-ku
93


__ADS_3

Terdengar suara riuh di luar. Langkah kaki orang orang terdengar begitu ricuh. Suasana malam yang gelap mencekam membuat Tiara ketakutan belum lagi terdengar suara tembakan di luar mobil.


Dengan tubuh gemetaran, Tiara memeluk suaminya sambil menyembunyikan wajahnya di balik dada bidang pria tinggi itu. Vernon bisa merasakan tubuh istrinya bergetar ketakutan karena suara suara mencekam di luar mobil, suara yang terdengar seperti gemuruh langit.


“ Sayang ada apa? Aku takut, suara itu....” gemuruh di langit juga menyambar nyambar, trauma Tiara bisa kembali kapan pun dan mungkin saja sedang menggerogoti pikirannya saat ini.


“ Aku disini, semua kaan baik baik saja sayang, tenang ya, “ Vernon berusaha menenangkan istrinya, memeluknya dan memastikan Tiara merasa aman.


“ Ver, aku akan melihat situasi di luar, jika ada apa apa kalian lari saja, jaga dia juga anak kalian,” ucap Arthur yang membawa mobil untuk pasangan itu.


“ Tidak, jangan keluar, tetap disini, kita tidak tau apa yang akan terjadi, bisa saja ini adalah cara mereka memancing agar keamanan di sekitar Tiara mengecil, jangan gegabah, tetap di dalam dan kita perhatikan situasi, Diana dan yang lain akan menangani,” titah Vernon.


Tatapan dingin pria itu menyapu seluruh medan pertempuran, di pelukannya Tiara masih berjuang megatasi traumanya.


“tak akan kubiarkan siapa pun mengusik keluargaku,” geram Pria itu .


Keadaan di luar, mobil Vernon berhasil dikepung oleh musuh. Mereka terjabak di tengah tengah. Entah dari mana datangany para pria berpakaian hitam ini,tetapi mereka berhasil mencegat Vernon di tengah jalan, namun Vernon yang sudah sangat teliti telah mempersiapkan anak buahnya terlebih dahulu karena hal hal seperti ini pasti akan terjadi pada mereka.


Anak buah Davichi juga ada disana, mereka berdiri dengan tegap menghadang para pembuat onar yang sedang mengusik ketenangan tuan dan nyonya muda mereka.


“ Wah tak kusangka sang tuan muda V menyiapkan semua ini, kupikir dia seseorang yang hanya bisa mempermainkan hati wanita lalu mencampakkannya,” seorang pria berambut hitam yang mengawasi mereka di bandara waktu itu keluar dari dalam mobil dengan pakaian serba hitam. Kulitnya pucat seperti vampire bahkan gigi taringnya terlihat panjang.


Dia adalah si Mr. Vampire, sebutan yang disematkan orang orang padanya karena penampilannya yang memang mirip dengan mahluk abadi penghisap darah itu.


Mr. Vampire, lebih sering disapa tuan Athena adalah musuh bebuyutan Vernon ketika di dunia mafia, musuh bebuyutan yang sudah lama tidak memiliki konflik setelah kekalahan Vampire kelompok mafia yang dipimpin Athena kalah telak di tangan seorang Vernon.

__ADS_1


Pria itu duduk di depan mobilnya samnbil mengusap usap kacamatanya, duduk dnegan gaya modis , aura bos dan premannya keluar satu persatu.


“ Bukannya dia tuan Athena, mau apa dia kesini?” bisik Salah satu ajudan Vernon di Davichi.


“ Pria gila ini masih tidak mengakui kekalahannya atau dia tidak tau sedang bermain main dengan siapa?” geram Diana yang sudah berganti pakaian secepat kilat di dalam mobil.


“ Mungkin dia sudah gila karena berani mengusik tuan dan nyonya muda,” bisik yang lain.


Masih belum ada pergerakan, tampaknya Athena berniat memancing agar Vernon keluar dari dalam mobil. Sejak tau pria yangjadi musuh bebuyutannya itu sudah punya istri dan dia kira Vernon mencampakkan adiknya Mina karena Tiara, dia menjadi murka karena merasa adiknya di permainkan oleh Vernon.


Mina yang pintar bersilat lidah dan memutarbalikkan fakta justru membuat Athena semakin membenci Vernon dengan alasan yang tidak jelas. Vernon dikatakan mengkhianati cinta tulus Mina karena tergoda oleh tatapan liar Tiara istri Vernon saat ini. Padahal jelas Mina membuat skandal seolah olah dia dekat dengan Vernon sang pemimpin grup emas itu.


“ ohhh ayolah ini menjadi sedikit membosankan,” gumam Athena sambil mengeluarkan pistolnya dan mengarahkan benda itu ke arah mobil yang ditumpangi oleh Tiara dan Vernon.


Duarrrr...


“ Sialan beraninya kau Athena!!!" pekik Diana yang sudah tak bisa menahan emosinya . sejujurnya jika bukan karena Vernon menahannya melalui earphone, sejak tadi Diana sudah menyerang orang orang gila itu. Dalam pikirannya kini dipenuhi dengan tuan dan Nyonya mudanya.


“ Tuan muda maaf aku harus melanggar titah anda,” ucap Diana sang komandan perang. Dia melepaskan ear phonenya dan mulai bergerak ke depan.


“ Semuanya serang, jangan biarkan siapa pun lolos malam ini!!" pekik Diana memberi komando pada anak buah Davichi yang ada di segala penjuru.


Athena menyeringai,” pertempuran darah? baru seru, hahah... aku suka wanita ini, mari kita layani dengan baik,” ucap Athena dengan angkuhnya.


Di dalam mobil lainnya, Mina sedang mengawasi dengan senyuman menyeringai. Di tangannya sudah ada pistol yang dia siapkan untuk melenyapkan Tiara perempuan pengganggu yang merusak mimpinya menjadi nyonya Vernon.

__ADS_1


“ kalian berdua lihat situasi, segera culik wanita itu ketika Vernon keluar dari dalam mobil aku akan bersiap disini ,” ucap Mina pada nyonya Admaja dan Shela yang juga ikut dengannya untuk membalaskan kematian tuan Admaja dan rusaknya karir Risa juga hancurnya keluarga Admaja.


“ Kau juga ikut, kenapa hanya kami,” gerutu Shela.


Mina menodongkan pistol itu ke kepala Shela,” siapa kau berani memerintahku jal4ng sialan,” kecam Mina. Tatapannya mengatakan kalau dia bisa membunuh Shela kapanpun dia mau.


“ Ba.. baiklah akan kami lakukan, jangan begini ,kita adalah sekutu, kau juga Shela menurutlah pada Mina,” ucap Nyonya Admaja berusaha menenangkan keadaan dengan baik.


“ Hm... lakukan dengan benar,” ucap Mina.


“ Cihh sialan, lihat saja aku akan membunuhmu setelah wanita sialan itu kuatasi,” geram Shela.


Pertempuran tak terelakkan, gencatan senjata dan pukulan demi pukulan terdengar di luar mobil, semua orang menyerang dengan brutal. Pertumpahan darah tidak terelakkan, tampaknya anak buah Davichi mulai terdesak. Tak disangka anak buah Vampire akan menggunakan cara licik dengan menggunakan senjata beracun di tangan mereka.


Tampak banyak anak buah Davichi yang tumbang, namun jangan salah. Davichi tidak akan mendapatkan peringkat teratas jika hanya serangan semut liar ini saja menghancurkan mereka.


“ Hohoh.... kupikir Davichi sudah sekuat apa, tak disangka kalian mulai terdesak hahahha.. sepertinya posisi kita akan bertukar,” ucap Athena dengan bangga.


“ jangan mimpi kau bajingan sialan,” pekik Diana yang entah sejak akapan sudah berada di belakang tubuh Athena dan...


Jleb.... jleb..... Jlebbb...


Tiga tusukan telak mendarat di tubuh pria itu, sebuah tusukan ringan yang sebenarnya tidak ada apa apanya bagi Athena.


“ sedang menggelitik ya? Kau cepat dan licik tapi tak punya otak, apa kau pikir benda seperti itu bisa membunuhku,” ejek Athena dengan sombongnya. Dia membalas serangan Diana. Diana tersenyum licik.

__ADS_1


“ Apa ini? Kenapa aku merasa senyumannya punya maksud lain?” batin Athena yang terus membalas serangan demi serangan dari Diana. Tanpa dia sadari tiga titik yang ditusuk Diana tadi perlahan lahan melebar dan darahnya mengalir dengan perlahan.


“ hmmm gadis ini menarik, Tiara mempunyai orang orang aneh di sekitarnya,” seseorang mengamati pertempuran itu dari kejauhan sambil tersenyum melihat teknik peperangan Diana.


__ADS_2