
Vernon berjalan keluar dari tempat dia bersembunyi menyaksikan apa yang dilakukan oleh asistennya. Sang tuan muda akhirnya menunjukkan diri setelah ketiga orang itu ditangkap.
“ Tuan muda V,” Sapa semua karyawan yang menyaksikan kejadian itu dengan mata kepala mereka sendiri.
Semua orang membungkuk hormat pada sang presdir. Max juga melakukan hal yang sama. Bella dan Nyonya Malik dibuat heran dengan perlakuan hormat mereka pada Vernon yang tidak mereka kenali.
“ Kenapa mereka semua memberi hormat pada orang itu?” pikir Nyonya Malik.
“ Selamat siang tuan Presdir,” ucap Max dnegan penuh hormat.
Vernon mengangguk,” kerja bagus semuanya,” ucap Vernon dengan gagah.
Mata Bella dan Nyonya Malik membulat sempurna, sedang dokter perempuan tadi terdiam dengan tubuh gemetaran saat mengeatahui siapa bos perusahaan itu sebenarnya dan siapa perempuan yang sudah dia ganggu.
“ Bukannya Max presdir grup ini? Jelas aku melihat selama ini hanya Max yang keluar masuk perusahaan ini, pria itu tidak pernah muncul,” batin Bella.
Sementara itu Vernon berdiri di depan semua karyawannya,” terimakasih karena telah mempermalukan orang orang munafik seperti mereka ini,” ucap Vernon sambil menunjuk ketiga orang itu tanpa melihat mereka barang sedetik pun.
“ Dengarkan baik baik, mulai hari ini siapa pun yang berani ikut campur atau mengusik keluargaku akan mendapatkan balasan yang bahkan lebih kejam dari yang mereka dapat, kami memberikan kalian gaji yang tinggi dengan harapan performa kalian juga tinggi tetapi semuanya akan percuma jika salah satu dari kalian berani barang sedetik pun menyebarkan berita bohong dan palsu tentang orang orang ku, di saat aku mengetahui semua itu maka saat itu juga hidupmu berakhir,” ucap Vernon sambil menatap mereka dengan tegas dan tajam.
Glekkk...
Tatapan mata Vernon yang begitu tajam membuat semua orang di hadapan mereka menenggak saliva mereka dalam dalam dan menelan keinginan jahat di kepala masing masing dan membuangnya jauh jauh.
“ Jika aku menemukan seorang pun mencoba menyakiti salah satu dari orangku maka kalian akan habis di tanganku,” ucap Vernon.
“ Seret mereka dan berikan hukuman yang sesuai dengan perbuatan mereka, tak ada ampun bagi orang orang yang berusaha menyakiti orang orangku,” ucap Vernon sebelum dia meninggalkan tempat itu.
Begitu naas nasib ketiga orang itu. Sontak mereka menjadi pembicaraan publik sejak kecauan yang mereka buat. Semua fakta tentang Hanum terbongkar ke hadapan publik, keluarga Maik memang mengalami kerugian akibat hal ini, namun Tuan Malik tampaknya telah melunakkan hatinya dan menerima Hanum sebagai putrinya meskipun tak ada darahnya yang mengalir dalam diri wanita itu.
Semuanya berakhir sebagaimana mestinya.
Sementara itu di sisi lain negeri itu, Keluarga tiri Tiara telah hidup susah sejak tujuh bulan terakhir karena mereka diusir dari kediaman keluarga Tiara, ayah angkat Tiara telah berpulang karena penyakit yang dideritanya, beliau tak lagi bisa diselamatkan.
__ADS_1
Ibu tiri dan adik adik tiri Tiara hidup susah karena ulah mereka sendiri. Sekarang mereka hanya mengolah tanah itu pun tidak maksimal karena mereka tak mengerjakannya dengan segenap hati.
Waktu terus berlalu, semua kejadian di masa lalu telah selesai dan dijadikan pelajaran yang berharga bagi siapa pun yang mengalaminya.
Di desa kecil, Mina dan Athena hidup sederhana dengan kebahagiaan kecil yang mereka miliki. Terkadang Tiara berkunjung kesana atau sebaliknya. Keduanya lebih nyaman tinggal di desa kecil, beternak dan hidup dengan alam.
Mina terlihat lebih bahagia dengan hidupnya sekarang, dia bebas dari rasa takut dan rasa bersalah. Dia kembali menjadi Mina yang ceria dan manis. Sedangkan Athena, Dia bersama sama dengan Praja pria yang berusaha mendekati dan mendapatkan hati Mina, mereka bekerja sama di desa itu sebagai orang biasa melupakan status mereka untuk sementara waktu.
Praja juga menemukan cinta sejatinya, dia tak lagi terikat dengan masa lalu dan kini menjadi orang yang hidup dengan bahagia mengejar cintanya.
Keluarga kecil Weizmann menetap di Indonesia dan Nasthusha sedang mengandung anak keduanya . Sungguh waktu terus berlalu dengan begitu cepat. Kevin menjadi pemimpin grup Toretto, Vernon sendiri memilih menangani Nusantara grup dan D.K bersama Max, sedangkan duo K diberikan mandat untuk mengurus Karl Company.
5 tahun telah berlalu seolah waktu sangat singkat, kini mereka semua telah memiliki keluarga mereka masing masing dan kehidupan yang damai mereka jalani dengan begitu tenang.
“ Papa gendong abang!!" Suara seorang anak kecil yang wajahnya begitu menggemaskan dan sangat mirip dengan Vernon sedang menaiki punggung Vernon sambil membawa bunga di tangannya. Bunga bunga liar yang dia petik dari taman di sekitar Villa tempat mereka berada.
“ Baiklah jagoan Papa ayo kita terbang ke Mama...” Seru Vernon sambil menaruh King duduk di bahunya.
“ yeaayayyyy wohooo kita terbang!" seru King dengan wajah sumringah.
Di sana terlihat Tiara sangat cantik dengan gaun biru lautnya bersama si kecil Queen yang sangat tenang dan anggun namun begitu menggemaskan ketika bersama dengan kedua orangtua dan saudara saudaranya. Telihat jelas kalau kepribadian Queen adalah seorang gadis yang dingin dan cuek tetapi orang yang berbeda di dekat keluarganya.
“ mama cantik sekali, Queen fotoin ya,” ucap anak itu sambil mengarahkan kameranya ke arah Tiara. Dengan sigap Tiara berpose dengan begitu manis di depan anak perempuannya.
“ Cantik sekali,” puji Queen sambil menatap foto Mamanya yang begitu menawan.
“ Mama... Adik kami datang wohohohohohooh...” teriakan si kecil King terdengar dari ujung jalan menuju Gajebo itu.
“ dasar berisik, Mama kenapa abang begitu berisik padahal Queen nggak begitu loh, kan aneh,” celetuk anak kecil itu dengan wajah kesalnya.
“ hahahhaha .... sayang sejak lahir hanya wajah kalian saja yang sama, tapi sifat kalian memang jauh berbeda, ketika lahir King yang paling banyak menangis dan kamu malah anteng tidur waktu itu. Semua orang memang heran tapi inilah kepribadian kalian yang saling melengkapi,” ucap Tiara dengan lembut.
“ hummm... iya sih tapi abang itu cerewet sekali, terus kalau Queen belajar, ributnya nggak ketulungan Ma,” ucapnya sambil menatap sebal ke arah King yang sudah duduk di sampingnya.
__ADS_1
“ hehehh maafkan abang Queen, abang Cuma pengen buat queen tertawa dan berekspresi, abang takut Queen merasa kesepian kalau abang jadi pendiem, abang melakukan itu karena abang sayang sama Queeena,” ucap King yang terlihat lebih dewasa jika dibandingkan dnegan usianya.
“ Abang sayang sama adik makanya abang begitu heheha. Maaf ya ummah...” ucap King sambil mengecup pipi adiknya dengan gemas.
Wajah Queen bersemu merah, dia terlihat malu malu kucing saat King menujukkan rasa sayangnya pada dirinya.
“ Adik juga sayang abang kok heheheh..” balas Queen dengan suara lembut.
“ Wahhhh anak anak Papa dan Mama bikin bangga, kalian hebat sekali,” ucap Vernon dengan senyuman bangga sambil memeluk Tiara dari belakang.
“ Iya dong Papa,” seru mereka .
“ Mereka mirip kamu sayang,” bisik Vernon sambil memeluk istrinya dengan penuh kehangatan.
“ Mirip kita berdua sayang,” balas Tiara sambill tersenyum bahagia.
“ Tiaraaaa.....” Seseorang memanggil Tiara dari kejauhan.
“ Sayang mereka datang,” ucap Tiara sambil menunjuk pasangan Hanum dan Max dan dua anak laki laki mereka. Max menggendong anak bungsu dan Hanum menggandeng si sulung yang sangat aktif.
Di belakang mereka diikuti keluarga Weizmann bersama Johan yang sudah berusia 10 tahun dan adiknya yang masih 4 tahun. Diikuti Damian dan seorang perempuan yang baru dia nikahi. Kevin dan Nyonya Kiara serta keluarga Karl juga disana.
Lalu ada Diana dan Arthur yang sejak perjalanan dimulai terus berdebat tentang konsep gaun pernikahan mereka. Diana yang ingin serba hitam sedang kan Arthur yang ingin serba merah. Sejak tadi mereka terus berdebat sampai membuat telinga mereka panas.
“ Arthur, Diana berhenti atau pernikahan kalian tidak akan dilaksanakan sama sekali! hanya membahas baju pengantin saja kalian berdebat dasar kalian ini...” Hardik Max sambil melemparkan tatapan kesal ke arah keduanya.
“ ehh... hahhahah maaf kak,” ucap mereka berdua sambil terkekeh geli.
“ Haihh dasar kalian ini...”
"Selamat datang semuanya!!!!"
...Tamat......
__ADS_1
NB: Karena out of idea dan kondisi kesehatan author kurang baik, novel ini telah tamat sampai di titik ini. Terimakasih karena telah mendampingi author sampai sejauh ini.
Yuk mampir di karya baru Author," Hidden Mafia" dan "The Leader: Hidup Kembali". Klik profil author ya ☺️