Suami 189 Cm-ku

Suami 189 Cm-ku
74


__ADS_3


(imagine Vernon menatapmu dengan tatapan ini 😭😭🌚🌚)


...****************...


Risa ditarik ke belakang panggung dengan paksa. Sudah bisa dipastikan Karir wanita itu berakhir hari ini.Kejadian yang sangat memalukan terjadi. Risa mempermalukan dirinya sendiri di hadapan semua petinggi terhormat dari begitu banyak brand ternama.


"Apa yang kau lakukan Risa, apa kau sudah kehilangan akalmu hah!!!!" Tuan Admaja memijit pelipisnya dia berjala. Mondar-mandir di depan Risa, benar benar di buat stress karena kelakuan putri sulungnya itu.


Berkali kali tuan Admaja menghela nafas berat, dia sedang menahan dirinya untuk tidak menghajar Risa saat ini juga. Sudah omong besar ke hadapan para pembesar, pada akhirnya nama Admaja kembali dijatuhkan Karena ulah putrinya sendiri.


"A..aku.. aku tidak tau apa apa... Kenapa bisa begini, aku juga bingung Daddy, aku seperti dihipnotis tadi aku tidak sadar aku...


Plaaakkkk


Satu pukulan telak mendarat lagi di pipi wanita itu.Tuan Admaja benar benar marah, tak bisa menahan tangannya untuk tidak memukul Tidak.


"apa kau tau yang baru saja kau lakukan telah mengakhiri karirmu dalam dunia model dan merusak nama Admaja dasar tidak tau diri!!!" Bentak Tuan Admaja.


"Ti..tidak mungkin Dad.. aku tidak tau apa apa... Ini semua pasti ulah seseorang, pasti ada seseorang yang menjebakku dan membuatku seperti ini, aku yakin ada yang menjebakku dad!!!" Risa menangis di hadapan tuan Admaja dia benar benar kesal dan marah saat sudah sadar dari halusinasinya.


Gas pink tadi diberi obat dengan aroma khusus yang apabila dicium oleh Risa si pemakai obat obatan terlarang akan bereaksi dengan obat dan baut itu sehingga menyebabkan halusinasi sesaat kemudian sadar kembali.


Obat yang masuk ke dalam tubuh Risa berasal dari anggur yang dia minum. Tanpa dia sadari Diana sudah memasukkan obat yang biasa dihirup wanita itu ke dalam botol anggur nya.


Oleh karena itulah Risa menggila di atas panggung, membuat kehebohan dan mempermalukan dirinya di hadapan banyak orang.


"Kau mempermalukan dirimu sendiri, hampir tel*njang bulat di depan banyak orang, apa kau sudah gila hah!!!?? Kau.. kau membuat ku malu Risaaa!!!" Tuan Admaja lagi lagi marah.

__ADS_1


Risa menangis sesenggukan , bukan seperti ini yang dia rencanakan, bukan ini yang ada dalam rencananya tapi kenapa malah dia yang terkena musibah ini.


"Sialan, terserah aku terkena jebakan atau tidak, aku akan mencari tahunya nanti, aku akan memastikan musuhku mengalami hal yang sama!!!" Risa berdiri, dia memakai kardigan panjang menutupi tubuhnya, melepaskan riasannya dan berjalan keluar dari bilik menuju ruang fashion show untuk menyaksikan kehancuran Tiara dan timnya.


"Mau kemana kau Risa!? Kau tidak malu hah!!?" Panggil tuan Admaja yang dibuat kelimpungan dengan sifa keras kepala putrinya itu, sepertinya dia memang menuruni sifat dari tuan Admaja dan istrinya yang terkenal sebagai pasangan stubborn.


"Aku tidak bisa tinggal diam Dad, bukan hanya aku yang akan dipermalukan hari ini, tetapi mereka semua akan hancur di tanganku, Masalah reputasi ku, aku sudah punya kartu as!!" Ucap Risa dengan senyuman licik penuh muslihat di wajahnya.


Tuan Admaja tak bisa mengontrol putrinya, dia tau Risa menjadi seperti itu karena kesalahannya yang selalu memanjakan wanita itu sampai Risa berubah menjadi orang lain.


Risa berjalan dengan selendang tipis menutupi wajahnya. Dia tidak ingin hanya dirinya yang hancur, biarlah semua yang ada di ruangan ini hancur karirnya terutama Tiara dan Timnya.


"Akan kupastikan kau hancur Tiara, kalian semua lawan hancur!!!" Geram Risa.


"Kita lihat bagaimana kau menangani semua jebakanku, kurasa kau takkan bertahan hahahah..." Risa tertawa di antara para penonton yang hadir , dia duduk menyendiri di sisi paling gelap tanpa sadar kala dia sudah diawasi oleh puluhan mata.


"CK... Kenapa aku tiba tiba merinding!!!" Gumam wanita itu yang tiba tiba bergidik ngeri di tempat dia duduk.


Apalagi ada pengaruh orang besar di balik acara ini. Mereka tak mungkin mengecewakan perancang acara besar ini. Bahkan semua sudah diatur dalam acara termasuk acara mempermalukan Risa, semua sudah dikemas dengan baik oleh seseorang di balik sana yang tak ingin membuat mimpi istrinya gagal.


Suasana tampak hening sejenak, ini adalah waktunya bagi tim dari Nusantara grup melakukan peragaan busana mereka di hadapan seluruh dunia. Siaran ini diliput secara langsung dan disiarkan ke seluruh negeri.


Beberapa saat suasana masih tetap hening, nama Nusantara grup sudah muncul di layar LCD. Semuanya menunggu namun tak ada satupun yang keluar dari belakang panggung. Orang orang mulai bergunjing, entah apa yang terjadi. Bahkan Vernon sedikit gugup, sebab dia tak bisa mengundur waktunya hanya berharap istrinya dan tim mereka bersiap dengan cepat.


Orang orang mulai bergunjing, senyuman kemenangan tergambar jelas di wajah Risa dan Tuan Dharma, serta rival berat Nusantara grup yang mengharapkan kehancuran grup Mega itu lebih dari apa pun.


Tiba tiba lampu dimatikan. Musik lembut dan mendayu dimainkan, suara gendang yang diremix menjadi musik modern terdengar menggema di ruangan itu.


Tung... Tung... Dum..tas.. tas...

__ADS_1


Sebuah lampu sorot menyala dan menyoroti susut sebelah kanan ruangan itu. Mata semua orang tertuju ke arah itu.


Musik modern bergaya tradisional hip hop, dibunyikan dan suasana menjadi sangat asik, sesuai dengan tema yang dipakai oleh sang model saat ini.


Kodak masuk dari sisi kanan panggung, dia berdiri sambil menaikkan tangannya ke atas. Konsep gaya tradisional Melayu dipadukan dengan gaya modern yang membuat desain pakaian itu spesial. Warna keemasan yang khas ditemani dengan ornamen ornamen berkilau di ujung pakaian dipadukan dengan kain sutra lembut dengan corak garis garis hitam dan emas dan celana jeans pendek dengan ujung kain berjuntaian dan sebuah topi kupluk dengan gambar burung emas di depannya dilengkapi dengan sebuah tongkat di tangan kanannya.


Sepatu Tradisional yang sudah dimodifikasi membuat penampilan ikonik dari Kodak menarik perhatian semua orang.


"Waahhhhh.... "


Cahaya keemasan menemani langkah pria itu, berjalan dengan gagah mengelilingi panggung yang sudah disediakan. Menunjukkan kebolehannya dalam menari dan berjalan di atas panggung.


Pesona yang luar biasa. Kamera menyoroti penampilan sang model sekaligus designer. Namun ada kejutan di baliknya. Di sisi lain, Kanon berjalan dengan lambat, dia memaksakan dirinya untuk tetap tampil dalam acara ini.


Penampilan nya tak kalah menarik, pakaian serba merah putih dengan jubah menjuntai ke bawah, rambut putih yang panjang, membuat penampilannya tampak menarik hati.


Gagah dan perkasa, dengan tema pendekar merah putih. Tombak kayu di tangan kanannya, parang di ikat di pinggangnya. Baju Semerah kain kirmizi yang menggambarkan baju Jirah namun ada corak karung di sana membuat kesan sederhana muncul. Kain yang menjuntai ke bawah dilukis dengan lukisan taktik gerilya yang diterapkan bangsa Indonesia pada masa perjuangan kemerdekaan.


Tampilan yang apik dan rapi, dan disempurnakan dengan sentuhan ikat kepala merah putih di bagian kepalanya membuat penampilan Kanon menjadi luar biasa. Pendekar merah putih, menunjukkan sikap nasionalisme yang tinggi.


Semuanya berdecak kagum dengan kedua desain luar biasa itu. Si kembar berjalan bersama, Kodak menggandeng tangan kembarannya untuk membuat pria itu tetap kuat menahan efek racun di tubuhnya.


"Kau bisa kak!" Bisik Kodak.


"Terimakasih atas kepercayaan mu!" Balas Kanon sambil tersenyum dan menahan sakit yang bersamaan.


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen 🤗


__ADS_2