Suami 189 Cm-ku

Suami 189 Cm-ku
Season 2( Syndrom)


__ADS_3

Hoeekk.... hoeekkk.. uhuk uhuk..


“ Sialan, kenapa aku mual muntah di sore begini arrhhh sial sial sial....” Vernon mengalami mual muntah yang sangat parah sampai dia berdiri di toilet dokter tempat dia sedang konsultasi masalah kesehatan.


Hampir sejam penuh dia mengalami mual muntah itu, sungguh menyiksa dan ini bukan yang pertama kalinya dialami oleh Vernon.


“ Sial, kenapa aku bisa begini, perasaan makanan tadi pagi baik baik saja, siang juga bukan makan yang aneh aneh, ini ke lima kalinya minggu ini,” Vernon memijit pelipisnya. Dia benar benar kesal dengan kondisi tubuhnya saat ini. Mulai dari jantungnya yang terasa seperti di tusuk tusuk, air matanya yang keluar sembarangan, bahkan tubuhnya yang tiba tiba lemah dan mengalami morning sickness seperti ibu hamil.


Pria itu berjalan sempoyongan keluar dari dalam toilet.


“ Dokter Jean, beri aku obat mual, ini sangat parah, sudah kubilang ada yang aneh dengan tubuhku, pertama jantung lalu sekarang perutku arrhhh sialan!!!” berbagai umpatan keluar dari bibir pria itu.


Dokter wanita yang dipercaya mengawasi kondisi Vernon hanya bisa geleng geleng kepala melihat kelakuan pria di depannya itu. Dokter Jean adalah adik perempuan dokter Damian sehingga kemampuannya tak diragukan.


“ Tuan saya rasa anda mengalami syndrom ibu hamil yang biasa dialami oleh suami ketika istrinya hamil. Jadi mungkin anda..


“ Stop Jean stop apa kau mau bilang kalau aku ini sudah menikah hah? Hoissshhh sial , lagi lagi membahas wanita itu, sudah kubilang aku paling anti dengan perempuan, kenapa juga kau membahas dia disini,” kesal Vernon sambil beranjak keluar dari ruangan Dokter Jena.


“ arhhh sialan, kak Vernon apa kau benar benar gila hah!!” karena sudah tidak tahan dengan sifat Vernon akhirnya sifat asili Jean keluar.


Vernon terkejut saat mendengar gadis itu pertama kali membentaknya.


“ Jena kau...?


“ Iya kenapa hah? Kau ini otak udang ya kak, kalau dikasih tau itu dengar dulu kenapa hah? Kakak itu lupa ingatan, istri kakak di Indonesia sendirian menjaga janinnya, tapi kakak disini bersenang senang seolah kakak ipar yang mengganggu hidup kakak padahal kakak yang menarik dia ke kehidupan kakak, jangan sampai kau menyesai perbuatanmu nanti,” Jean mengungkapkan kekesalannya .

__ADS_1


Dibandingkan dengan Damian, Jean adalah gadis yang sangat blak blakan soal perasaannya. Dia tak suka jika ada hal yang melenceng dari jalannya.


“ Cihh.. tau apa kau, hanya dokter jantung saja belagu, aku tak mungkin menyesali kata kataku,” ketus Vernon sambil keluar dan membanting pitu ruangan Jean denagn kesal.


Jean memijit pelipisnyam dia tak menyangka kalau pria itu akan kembali ke sifat kasarnya. Padahal Jean dulu sangat senang saat mendapat kabar dari Damian kalau Vernon sudah menikah dan menemukan tambatan hatinya, tetapi sekarang dia malah lupa ingatan dan menyakiti hati istrinya dengan kata kata kasarnya.


“ Sial, kalau terus begini aku takut musuh kak Vernon memanfaatkan kesempatan untuk menyakiti istri si bodoh itu walau aku yakin kalau yang lain memperketat keamanan Tiara,” gumam Jean.


Sesuai dengan apa yang diucapkan Jean, bahwa banyak musuh Vernon yang masih mengintai di luar sana dan bersiap untuk mencari titik kelemahan Vernon. Jika sampai mereka menemukan Tiara yang hamil besar akan sulit untuk dibereskan.


Vernon keluar dari ruangan Jean sambil bergumam gumam karena kesal. Dia berjalan sepanjang koridor rumah sakit, melewati lorong sambil memijit pelipisnya. Dia berjalan melewati para pengunjung rumah sakit.


Mata pria itu tertuju pada lobi rumah sakit, dia menatap ibu ibu hamil yang datang bersama suami mereka ke rumah sakit itu.


Deghhh


“ Sakit,” gumam Vernon sambil menepuk nepuk dadanya yang terasa sesak. Ingin dia pergi dari sana namun hati dan matanya ingin melihat pemandangan di lobi itu. Melihat wajah wajah orang yang bahagia menantikan kelahiran anak mereka, wajah bahagia dengan harapan kecil yang mereka bawa. Entah kenapa Vernon ingin merasakan hal itu.


Hatinya yang tiba tiba kosong sontak mengukir sebuah nama yaitu nama istrinya hanya saja dia tak mengingat apa apa tentang Tiara. Dia takut ini hanya sebuah perasaan sesaat yang membuatnya bingung dan pusing . semakin dia berusaha mengingat Tiara semakin sesak dadanya oleh karena itu dia memilih pergi dari sisi Tiara entah untuk sampai kapan.


“ Siapa kau sebenarnya, sepenting apa kau dihidupku, kenapa aku bisa sampai serusak ini hanya karena memikirkanmu, apa benar kita saling mencintai?” batin Vernon.


“ huh.. sial, itu hanya perasaan sesaat, biarkan saja, kita lihat beberapa bulan lagi, pasti akan sembuh sendirinya,” gumam Vernon menyemangati Dirinya.


Dia melangkah dengan yakin keluar dari rumah sakit itu. Dia sudah merancang segudang aktivitas yang akan dia dan keluarganya lakukan di kota itu. Bersenang senang dan menikmati hidup tanpa beban.

__ADS_1


Vernon masuk ke dalam mobilnya, dia mengeluarkan ponselnya. Entah kenapa dia tiba tiba membuka galeri ponselnya, ada foto foto hitam putih yang dia temukan di galeri ponselny.


“ foto apa ini?” gumam Vernon.


“ Day 35 of our baby,”


Vernon terkejut saat mengeathui kalau itu adalah hasil foto USG yang disimpan di ponselnya, dibukanya galeri foto di ponselnya, sebenarny di asa lalau, vernon tida pernah menyimpan foto apa pun , tetapi angka di dalam galeri ponselnya itu membuat Vernon terkejut, pasalnya sampai ada ribuan foto disana.


Vernon membuka foto itu satu persatu, betapa terkejutnya dia saat melihat foto foto candid Tiara di dalam ponselnya. Ada juga beberapa foto mereka berdua dan foto bersama yang lain.


Mulai dari saat Tiara belum tau identitas vernon , foto saat Tiara dikerhai di ruangan Vernon sebagai tuan muda V, foto saat Tiara tidur dengan nyenyak, foto saat Tiara bermain di taman bunga mansion Karl, foto saat Tiara melakukan briefing bersama tim nya di Milan, foto Tiara yang terlelap dengan posisi duduk sambil memegang manik manik pakaian dan banyak lagi foto candid yang diambil Vernon.


Pria itu tak habis pikir, jika sudah sperti ini, sepertinya apa yang dikatakan oleh mama dan kakaknya juga teman temannya yang lain ternyata benar.


“ Sial, apa yang harus kulakukan jika seperti ini, kalau dia sampai terlibat denganku, orang orang itu akan menjadikan dia incaran seminggu lalu saja mereka sudah mulai mengikuti kak Kevin,” gumam Vernon.


Satu alasan lain dia pindah ke London adalah untuk mengelabui musuhnya dan menghilangkan jejak dari kelompok mafia yang memiliki dendam pada kelompok Davichi, dia membawa Nyonya Kiara dan Kevin agar bisa bersembunyi.


“ Tiara Azriel Weizmann, akhhh kenapa aku tidak ingat sama sekali, dia pasti sakit hati saat aku memarahinya waktu itu, apa yang harus ku lakukan dalam kondisi ini, mana para curut sialan itu terus mengawasi gerak gerik kami, ck sial sial sial!!" Vernon membanting setirnya dan merubah haluan, awalnya dia ingin ke pasar, tetapi karena melihat mobil mencurigakan mengikutinya, dia memutar haluan untuk membuat para penguntit itu kebingungan.


“ Tiara, aku penasaran, tapi aku takut “


.


.

__ADS_1


.


like, vote dan komen 🤗


__ADS_2