Suami 189 Cm-ku

Suami 189 Cm-ku
34


__ADS_3


..."Mencintaimu adalah sebuah pencapaian terbesar dalam hidupku, bahkan jika itu harus mengorbankan diriku, aku akan mencintaimu sampai mati," ...


...Vernon/ Tiara...


...****************...


Gea diam membatu di tempat duduknya saat melihat perubahan besar pada Tiara. Wanita yang dulu sangat akrab dengan dirinya kini berubah menjadi sangat asing. Tiara benar benar berubah menjadi lebih kuat dan sangat berbeda. Tak segan segan wanita itu melontarkan kritikan tajam dan pedas ke arah lawan bicaranya.


Seperti saat ini, seisi kelas dibuat tercengang dengan semua pemahaman Tiara tentang dunia fashion. Cara dia menjelaskan dengan sangat detail dan berkharisma.


Karena mereka sudah berada di semester 6, kuliah lagsung dimulai begitu semester baru masuk. Program mereka cukup padat apalagi mereka akan mengikuti magang pada semester ini.


“ beri tepuk tangan untuk Tiara,” ucap Dosen yang mengajar hari itu.


Seluruh kelas bertepuk tangan meriah untuk jawaban membuaskan dari Tiara seorang gadis biasa yang belum pernah menunjukkan taringnya dalam dunia fashion ternyata adalah seekor phoenix yang sangat berharga dan membuat orang orang tercengang dengan segala kehebatan yang ternyata terpendam selama ini.


“ ternyata bintang baru kampus kita baru lahir hari ini hahahah... terimakasih nona Tiara atas penejelasannya yang memuaskan, kedepannya saya harap kita memiliki kerjasama yang baik dalam bidang ini,” ucap dosen itu.


" Terimakasih atas apresiasinya Bu," balas Tiara sambil tersenyum.


“Waahhhh Tiara mendapat tiket khusus dari dosen secara langsung, beliau kan orang yang bekerja denngan lomba lomba internasional yang sudah mendunia bahkan semua orang yang ikut dalam timnya berhasil menggapai ranah internasional dan bekerja sama dengan artis artis besar,” bisik salah satu mahasiswa.


“kau benar, ini akan jadi bertia besar di forum mahasiswa, sebaiknya kita sebarkan,” ucap mereka.


Gea menahan dirinya, dia benar benar marah saat ini, seharusnya dia yang dipuji karena jelas pada semester sebelumnya dia selalu lebih unggul dalam akademik dibanding dnegan Tiara, siapa sangka tenryata Tiara memiliki topeng yang belum dia ungkapkan sama sekali ke hadapan publik.


“Sialan, lihatlah bagaimana aku akan menghancurkanmu di depan para dekan,” batin Gea .


Kelas berakhir, tak terasa mereka melewati begitu banyak materi danpelajaran selama seharian padahal baru saja masuk kampus. Disaat jurusan lain sedang enak enaknya berkenalan dengan para mahasiswa baru, mereka harus dikurung dengan semua tugas dan tanggung jawab yang harus mereka selesaikan.


“Ini benar benar awal yang membuat kesal, bagaimana bisa mereka tega membarkan jurusan Fashion langsung belajar sekeras ini, arhhhh otakku hampir pecahh...” celetuk Hanum sambil memukul mukul kepalanya sendiri.


“Kan demi karir kita Hanum, udah gak usah banyak ngeluh, kita lakukan saja dengan senang hati, semangat!!” ucap tiara.


“Semangat... wohoooo... “ balas Duo K.

__ADS_1


“ Karena ada kakak ipar, belajar jadi menenangkan hahahah.... belum lagi kita tinggal serumah, kalau ada tugas pasti bisa ajak kerja sama iya kan kakak ipar,” celetuk Kanon.


“Kerja sama apanya, kau pikir istriku alat untuk mengerjakan tugasmu, kerjakan sendiri dasar bocah tengik,” suara Vernon terengar dalam ruangan itu, dia masuk ke dalam kelas menemui istrinya yang berhasil membuat dia bangga dengan semua jawaban jawaban luar biasa itu.


“yaahhh berbagi ide kak Ver, itu aja pelit, boleh kan kakak ipar,” seloroh Kodak sambil menggenggam tangan Tiara dari sisi kanan.


“Boleh ya kakak ipar yang cantik, baik hati dan rajin menabung, boleh kan,” tambah Kanon dari sisi Kiri . si kembar ini duduk di samping Tiara seraya memohon bantuan wanita itu. Tanpa mereka ketahui Gea mengambil foto Tiara yang dikerumuni oleh banyak pria.


“ini akan jadi bahan gosip yang bagus, aku akan benar benar menghancurkan reputasimu Tiara, kau tidak boleh lebbih unggul dari aku!" batin gea.


“hahahahh boleh kok boleh tapi lihat nanti kalau ada waktu ahhahaha...” Tiara tertawa melihat tingkah si duo K. Yang lain malah iri melihat Tiara yang bisa dekat dengan model model kelas dunia itu.


“Yaakkk ngapain pegang pegang, lepaskan, dia istriku gak usah disentuh sentuh kalau mau minta bantuan harus dari jarak tiga meter gak usah pegang pegang,” kesal Vernon yang malah cemburu melihat istrinya dipegangoleh si kembar.


“halah bilang aja cemburu, dasar bodoh, kau terlalu kelihatan bucinnya!!" celetuk Arthur.


"CK..... diamlah!" kesal Vernon, kali ini dia melemparkan tatapan dinginnya membuat Arthur dan duo K sontak terdiam.


"Hei sudahlah, ayo kita keluar jam pelajaran sudah selesai," ucap Tiara yang langsung bangkit berdiri dan menggandeng tangan Hanum teman baiknya.


"ulalala... apa disini..." Hanum menyentuh perut Tiara," Sudah berisi sampai kamu lapar begini??" Ucap Hanum seraya mengedipkan sebelah matanya.


"Ihh Hanum apa apaan sih," Tiara tersipu malu dengan ucapan temannya tapi benar juga kata Hanum.


Arthur menyenggol lengan Vernon yang terdiam menatap Tiara, " udah ada Vernon junior belum?' bisik Arthur.


"Ekhmm.. jangan bicarakan itu disini, kita masih dilingkungan kampus Arthur!!" tegas Vernon.


"CK.. baiklah, sejak jadi normal kau berubah menjadi pria membosankan!" ketus Arthur.


Mereka semua keluar dari kampus dan bergerak.menuju warung makan. Dalam hati Tiara, perempuan itu bertanya tanya apakah di dalam drinya sudah ada benih yang sedang tumbuh? namun dia tak merasakan perubahan yang mencolok pada tubuhnya seperti ibu hamil biasanya, mungkin memang belum waktunya dan memang Tiara tau itu.


"Kenapa juga aku jadi kepikiran soal Kata kata Hanum tadi ya?" gumam Tiara yang berada dalam satu mobil dengan Vernon. Hanum membawa mobilnya sendiri, Duo K dan Arthur juga membawa kendaraan di mereka masing masing, semuanya jalan terpisah dengan mobil Vernon sebagai penunjuk jalan.


Vernon melirik istrinya, mereka disupiri oleh supir pribadi yang mengantar mereka tadi.


"Ada apa Ra?" tanya Vernon.

__ADS_1


"Ehh... emmm gak ada apa apa.." ucap Tiara.


"jujur, pasti kamu mikirin sesuatu, apa ini tentang Gea, Gibran, D.K siapa? siapa yang buat kamu sampa melamun seperti ini? biar ku hajar!!!!" tanya Vernon yang heboh seperti biasa, meski dia sudah dalam mode normal, tampaknya mode kanak kanaknya tak bisa hilang saat di depan Tiara.


"Hanum, kamu mau hajar gak!?" celetuk Tiara.


"Loh bukannya Hanum?"


"Heheh aku kepikiran kata kata Hanum tadi, apa mungkin aku hamil? tapi kayaknya belum ya, soalnya aku gak ngerasain tanda tanda," ucap Tiara.


"Apa kamu mau punya anak?" tanya Vernon.


"Emmm kalau dikasih tentu mau, tapi kalau pun belum tidak masalah," ucap Tiara.


Vernon terdiam, dia menatap istrinya lalu tersenyum,"Maka kita harus berusaha lebih sering lagi," ucap Vernon sambil menepuk kepala istrinya.


Tiara tersipu malu, dia tau arah pembicaraan suaminya.


"Maafkan aku Ra, tapi sementara waktu kita tunda dulu untuk punya anak, aku takut tidak bisa melindungi kalian, akan lebih sakit bagiku kalau sampai kalian dalam bahaya, aku tak akan bisa memilih, bagaimana kalau terjadi sesuatu saat kamu hamil, aku takut kalau aku harus memilih, aku tidak bisa... maafkan aku," batin Vernon sambil memeluk istrinya dengan erat.


Sebenarnya Beberapa waktu lalu setelah Tiara kembali ke rumahnya, dia pergi ke dokter untuk memeriksa keadaan dirinya setelah kejadian di hotel. Ternyata Vernon sudah mengatur agar bawahan Damian menangani Tiara, pada saat itu, mereka menyuntikkan obat pencegah kehamilan alias suntik KB untuk mencegah agar Tiara tidak hamil.


Itu sebabnya sampai hampir dua bulan mereka menikah, Tiara tidak merasakan gejala apa pun.


Vernon terlalu takut menghadapi risiko di masa depan, dia tau Papa dan Mamanya adalah orang yang gila dan keras, hanya melindungi Tiara dia mungkin bisa tetapi menjaga calon bayi mereka dia mungkin harus mengorbankan salah satu dari mereka berdua.


"Tunggu sampai keadaan lebih baik, aku akan pelan pelan menjelaskannya padamu Ra, kuharap kamu mengerti," batin Vernon.


"Ada apa dengan Vernon, kenapa saat membicarakan hal itu dia tampak sedih? apa dia khawatir dengan kejadian kejadian ini? aku juga sama khawatirnya Ver, maaf aku meminum pil KB untuk sementara waktu, tapi siklusku tidak lancar, aku harus memeriksa nya lagi, ada bayi memang baik tetapi untuk keadaan saat ini, aku belum bisa, aku takut kamu berkorban lebih banyak," batin Tiara .


.


.


.


like, vote dan komen ya 🥰

__ADS_1


__ADS_2