
Vernon menerima ponsel Tiara, wanita itu menunjukkan isi pesan yang dikirimkan oleh tuan Dharma dan beberapa orang pengganggu lainnya pada Tiara.
Pria itu dengan seksama membaca satu persatu isi pesan yang menghancurkan mental istrinya. Pesan pesan penuh kebencian dan pesan pesan menohok yang membuat mental Tiara down. Kata kata tidak pantas yang dilontarkan oleh orang orang yang jelas tidak mengenal Tiara dengan benar.
“ Kau anak pungut tidak tau diri, sudah berapa lama kau tidak pulang dan membiarkan ayahmu yang sakit sakitan ini di rumah dan membiarkan kami mengurus semuanya, dasar pembawa sial, anak tidak tau diri, kau pantas mati sama seperti ibu angkatmu itu, sialan!!” isi pesan menohok dari ibu tiri Tiara , istri kedua ayahnya yang setiap hari terus menuntut dan merutuki Tiara padahal wanita itu sudah terlalu banyak mengalah pada mereka.
“ Jangan anggap dirimu bagian keluarga ini kalau kau tidak bertanggung jawab untuk penyakit ayah, dasar anak durhaka, anak pungut memang selalu memiliki karakter buruk, sialan, kau membuatku harus memandikan ayah...” pesan dari saudara tirinya.
“ Jujur aku malu memiliki seorang kakak yang tidak berguna, pembawa sial dan malah menikah dengan seorang pria idiot, aku malu bahkan sampi menusuk ke tulang tulangku, di sekolah teman temanku membicarakan tentang wanita bodoh yang menikahi pria idiot demi hartanya, cihhh menjijikkan, dibayar berapa tubuhmu itu..” pesan dari adik tirinya.
Bebagai umpatan yang tidak menyenangkan dikirim ke ponsel Tiara. Bahkan tuan Dharma dan beberapa nomor tak dikenal mengirim pesan tak senonoh yang membuat Tiara semakin hancur dan terpuruk.
Vernon menggenggam erat ponsel itu. Dia benar benar murka saat ini, tak bisa lagi dia membiarkan orang lain berlaku seenaknya pada istrinya.
“ Clarkk... kirim pesan ini pada Johan dan Nastusha, biar mereka yang mengurus orang orang sinting itu, tuntut mereka atas pelecehan nama baik istri dari Nusantara grup dan umumkan ke seluruh dunia kalau Vernon D.K adalah pimpinan Nusantara grup dan Tiara A. W adalah istrinya yang sah!!! posting berita sebanyak mungkin tutup mulut para sampah ini!!” titah Vernon yang sudah naik pitam.
Awalnya dia membiarkan mereka karena permintaan Tiara yang tidak ingin mereka terganggu.
Namun lama kelamaan sikap mereka semakin kurang ajar, Vernon tak bisa lagi mentolerir hal ini.
“ Sayang aku akan menuntut mereka atas kejahatan yang mereka perbuat padamu, kita akan mengurus semuanya sampai tuntas setelah acara ini, jangan khawatir dan tak perlu membaca pesan pesan tak berisi itu.” Tegas vernon.
“ Jangan tuntut ibu tiriku, jika mereka tidak ada, ayah siapa yang rawat? aku takut ayah akan semakin buruk, aku belum pulang dan aku tidak tau kondisinya seperti apa,” ucap Tiara.
“ untuk ayahmu aku akan minta bantuan Praja, bukannya dia masih punya utang yang harus dilunasi?” ucap Vernon.
“ sekarang persiapkan dirimu, serahkan semuanya padaku, terlalu banyak masalah, aku akan membereskan mereka satu persatu, kita kan punya pertunjukan yang bagus setelah pulang dari sini,” ucap Vernon.
Tiara menurut, dia beranjak menuju bilik ganti dan mengubah penampilannya, dia juga akan ikut dalam runway.
__ADS_1
Vernon menghubungi Praja yang sedang berada di Bandung,” Praja aku butuh bantuanmu,” ucap Vernon.
“ Bantuan apa? Kenapa pimpinan Davichi meminta bantuan pada Kalvari yang lemah ini?” celetuk Praja.
“Ahhh dimana Tiara, adik kecilku aku merindukannya kenapa kau bawa dia jauh jauh?” celetuk pria itu.
Vernon memijit pelipisnya, pria itu benar benar membuatnya kesal.
“ Praja aku sedang serius, ini tentang Tiara dan ayahnya juga orang orang berengsek yang ada di sekitar ayah Tiara, aku butuh bantuanmu untuk memeriksa apa yang terjadi pada keluarga Tiara di Bandung, kami sedang mengikuti acara fashion week di Milan tak bisa langsung pulang kesana,” jelas Vernon.
“Ahhh Fashion week? Waah itu kan mimpi besar si adik kecil waahhh kau hebat bisa mewujudkan mimpinya, dia pasti sangat senang disana iya kan?” celetuk Praja yang malah lebih serius membahas tentang Tiara bahkan yang dia cari sejak awal adalah Tiara.
“Prajaaa.....” pekik Vernon sampai membuat orang orang di sekitarnya terkejut dan menatap heran pada Vernon.
“ Hahahha kau sangat pencemburu, iya iya akan kuperiksa, aku juga sedikit curiga dengan ibu tiri Tiara, aku takut terjadi apa apa pada ayah Tiara, kami memang mengawasi namun hanya sebatas tau apa yang mereka lakukan, tak bisa ikut campur lebih dalam,” jelas Praja.
“ hmmm... tolong ya, kali ini aku memohon padamu untuk membereskan masalah disana, tapi jangan kacaukan rumah itu hanya pastikan ayahnya Tiara aman, jika dia dalam kondisi buruk bawa saja tanpa sepengetahuan ibu tirinya, aku akan membuat pertunjukan menarik untuk mereka,” ucap vernon.
“ Ck... apa yang kau inginkan?” tanya Vernon.
“ Kencan dengan Tiara di hari jumat setelah kalian pulang dari Milan, itu saja, hanya kami berdua boleh atau tidak?” ucap Praja.
“ Kauu... benar benar mengambil kesempatan di saat seperti ini!!!!” geram vernon.
“ kalau tidak mau ya sudah , aku juga akan mengatakannya a/pada Tiara, dia pasti akan menerima bahkan mungkin bukan cuma sehari, seminggu penuh kami bisa berkencan,” ucap Praja.
“ Praja beraninya kau.....
“ Ya sudah kalau tidak mau aku akan mengatakannya pada Tiara..” ucap Praja.
“Ck... sialan kau , dasar keparat, beraninya kau mempermainkan aku!!” geram Vernon.
__ADS_1
“ Terserah, jadi bagaimana bisakah?” tanya Praja lagi.
“ekhmm... ba.. baiklah hanya satu hari, hanya satu hari..” ucap Vernon yang terpaksa memberi ijin.
“ Ck.. kupikir kau akan menolak, padahal aku sudah berharap akan kencan selama seminggu dengan Tiara, kenapa kau menggagalkan rencanaku,” celetuk Praja.
“Sialan kau... sudah dikasih hati minta jantung apa perlu ku ba..
“ hohohoho baiklah satu hari ya satu hari hahahah... aku akan melakukan yang terbaik , jadi jaga Tiara dengan benar,” ucap Praja yang tertawa meledek Vernon di sebegrang sana.
“ Sialan kau..” umpat vernon sambil mematikan sambungan telepon.
Setelah berbicara dengan Praja tadi, dia sadar kalau begitu banyak orang yang menyayangi istrinya, begitu banyak orang yang menginginkan Tiara sebagai pendamping mereka, begitu banyak orang yang berharap bisa bersama seorang wanita yang begitu lembut dan baik seperti Tiara.
Vernon sadar kalau Tiara adalah berkah terindah baginya, harus menjaganya baik baik karna kapan pun orang lain bisa mengambilnya dari sisi Vernon.
Sementara itu di seberang sana, Praja tersenyum menatap foto masa lalu dimana dia bersama Tiara, adik perempuannya dan suami adiknya juga seorang remaja laki laki yang Tiara selamatkan kala itu. Foto dimana Praja belum berubah menjadi orang seburuk saat ini, foto dimana dia menaruh hati pada Tiara bahkan mungkin sampai sekarang rasa itu masih ada.
“ Ternyata kau masih ada disini, haihhh rasanya sedih karena kau sudah menikah ra.. seharusnya dulu aku berusaha keras mengejarmu,” ucap Pria itu sambil menatap Foto Tiara remaja.
“ aku sudah menjadi orang yang buruk, dan kau melihat sisi burukku beberapa kali, aku tak pantas untukmu, bahkan mungkin tak akan ada orang yang mau bersama pria yang seburuk diriku, semua karena cinta, aku hancur tetapi saat kau hadir disini rasanya mulai terobati.. tapi aku tak bisa menggapaimu...
Praja tersenyum getir dengan nasibnya, dipermainkan berkali kali oleh cinta, sampai membuat hatinya terluka, dan kini dia jadi pemain wanita. Hanya dua wanita yang paling dia hormati di dunia ini. Yang pertama adik perempuan yang merawatnya di kala dia terpuruk dan yang kedua adalah Tiara, wanita yang mengisi hatinya dengan tawa dan keceriaan.
“ akankah ada akhir bahagia untukku?” batin Praja.
.
.
.
__ADS_1
Like, vote dan komen