Suami 189 Cm-ku

Suami 189 Cm-ku
Season 2 ( Hanum)


__ADS_3

Kelahiran bayi kembar Tiara dan Vernon menjadi kabar paling bahagia bagi mereka semua. Dua Minggu sudah berlalu, tak terasa waktu terus berjalan.


Seluruh keluarga menyambut kepulangan ibu muda dan anak anaknya yang menggemaskan.


Max mendorong kereta bayi pangeran kecil yang diberi nama King Zach WeizKarl dan di sisi lain Arthur mendorong kereta bayi si putri kecil menggemaskan yang diberi nama Qeena Zach WeizKarl.


Dan Vernon berjalan di belakang mereka sambil merangkul tangan istrinya dengan mesra. Pesta kecil untuk menyambut tuan dan nyonya mereka dilakukan dengan meriah. Semua pelayan dan keluarga bersorak bahagia dengan kehadiran dua anggota baru dalam rumah Karl.


"Sayang ..." nyonya Kiara memeluk Tiara dengan lembut. Dia memeluk wanita itu dengan penuh kasih dan memberikan kasih sayang yang hangat bagi Tiara.


"Selamat atas kelahiran anak anak kalian sayang, " ucap Nyonya Kiara dengan lembut. Wanita itu benar benar berubah menjadi orang yang berbeda. Dia menjadi wanita yang penuh dengan kelembutan.


"Terimakasih nyonya .." Ucap Tiara yang belum akrab dengan nyonya Kiara.


"ummm? panggil mama, dasar kamu," Celetuk Nyonya Kiara sambil mencolek hidung menantunya dengan gemas.


"Ma hidung Tiara jangan dicolek colek, nanti hilang mama tanggungjawab!?" celetuk Vernon.


"eh kamu siapa ya? kenal juga nggak, aku lagi bicara sama menantuku jangan dipotong potong," celetuk Nyonya Kiara yang membawa Tiara pergi dari sana.


Mama Vernon masih marah pada pria itu karena diam diam pulang ke Indonesia meninggalkan perusahaan dan pekerjaannya pada Kevin tanpa pemberitahuan apa pun. Nyonya Kiara dan Kevin baru bisa tiba di Indonesia sejak tiga hari yang lalu karena sesuai jadwal yang telah diatur sebelumnya Kevin harus menyelesaikan semua rapat penting dan pekerjaan mendesak di London.


"Maa masih marah?" Vernon menggenggam tangan Nyonya Kiara seperti anak kecil, menatap wanita itu dengan mata memelas.


"maaf tidak bilang pada kalian, kondisinya mendesak, hari itu Vernon tidak bisa berhenti memikirkan Tiara, mimpi burukku semakin jelas dan aku tak bisa tinggal diam, selain itu Sony bajingan itu sudah memata matai pergerakanku selama sebulan, aku hanya takut...


Vernon menunduk, dia juga tak ingin melakukan hal itu tapi apa boleh buat, kondisi sangat mendesak.


Nyonya Kiara menata putranya, dia mengusap pucuk kepala pria itu.


"Kamu melakukan hal yang benar sayang, Mama gak marah lagi kok, kamu bikin Mama bangga," ucap Nyonya Kiara.


Vernon mengangkat wajahnya, dia menatap Nyonya Kiara.


"Mama benar tidak marah lagi!?" tanya Vernon dengan mata berbinar binar.


Nyonya Kiara mengangguk sambil tersenyum manis.

__ADS_1


"Terimakasih Ma....." ucap Vernon yang sangat senang memeluk mamanya. Tiara menatap mereka berdua, tak dia sangka kalau Vernon dan orangtuanya bisa berbaikan seperti saat ini.


Air mata wanita itu mengalir, dia menangis haru menatap ibu mertua dan suaminya Nyang sudah akur.


"Sayang? kenapa menangis!?" Vernon secepat kilat langsung beralih pada istrinya.


"Ada apa nak?" tanya nyonya Kiara penuh perhatian.


"Tiara bahagia, hiks hiks hiks... Tiara bahagia punya keluarga sehebat kalian!" ucapnya sambil menangis haru.


Vernon memeluk istrinya dengan erat, dia juga tak menyangka bahwa dirinya akan menerima begitu banyak kebahagiaan seperti saat ini.


Di saat yang sama, Hanum menatap penuh iri ke arah Tiara. Sampai saat ini dia juga belum ada tanda tanda kehamilan. Sejak awal dia memikirkan tentang hubungannya dengan sang suami. Hanum menatap Max yang sedang menemani si kecil King.


Hanum sangat takut akan hasil pemeriksaan yang dia lakukan secara dia diam beberapa hari lalu. Selama tiga bulan lebih mereka mencoba program hamil tapi Hanum tak kunjung mengandung, hal ini benar benar mengganggu pikirannya.


Secara diam diam wanita itu pergi ke dokter kandungan dan mendapatkan berita menyedihkan tentang kondisi rahimnya yang tak normal seperti wanita pada umumnya. Hanum akan sulit mengandung, rahimnya terlalu lemah, kalau pun mengandung, Hanum akan sangat tersiksa.


Berhari hari wanita itu memikirkan semuanya sendirian. Belum lagi setiap malam dia akan mendengar cerita suaminya tentang anak dari rekan rekan kerjanya yang terlihat menggemaskan. Hanum benar benar merasa kalau dirinya bukan wanita yang sempurna.


Dia mengusap perutnya sendiri," giliranmu kapan?" gumam wanita itu.


Melihat Suaminya begitu menyukai anak kecil dia takut Max akan kecewa saat tau kondisi tubuh Hanum.yang sebenarnya. Dia takut Max akan meninggalkan dirinya jika dia tak segera mengandung.


"Perempuan yang tidak bisa mengandung itu bukan perempuan yang sempurna. Jangan terlalu berharap tinggi dengan pernikahanmu Hanum, Mama tau itu akan kandas di tengah jalan dengan kondisi rahim mu yang menyedihkan!" kata kata menohok dari Nyonya Malik, ibu Hanum membuat wanita itu terus kepikiran.


Ya nyonya Malik sudah tau kondisi Hanum karena dia melihat hasil pemeriksaan saat mereka tak sengaja bertemu di rumah sakit. Tentu saja hanya kata kata ejekan yang keluar dari mulut wanita itu.


Hanum menatap mereka dengan wajah sedih, benar benar terpukul dengan kondisinya yang mengejutkan.


"Sayang kemari, dia sangat menggemaskan, aku yakin kita akan punya bayi seperti mereka!!!" panggil Max sambil tersenyum bahagia menunjuk King dan Queena yang begitu menggemaskan.


Queena yang terlelap dengan tenang dan anggun sedangkan King yang celingak celinguk padahal matanya belum sempurna untuk melihat, bergerak kesana kemari tetapi tidak menangis seolah dia ikut dengan pembicaraan orang dewasa si depan nya.


Hanum hanya tersenyum mengangguk, setiap malam dia mendengar cerita tentang kedua bayi kem itu.Max benar benar antusias tetapi Hanum.malah takut kalau dia tak akan bisa mewujudkan keinginan suaminya dengan kondisi tubuh nya yang tak memadai.


Hanum berjalan mendekat, namun perlahan lahan pandangannya menjadi kabur. Kepalanya pusing dan wanita itu berjalan sempoyongan. Beberapa kali dia memijit pelipisnya, tampaknya kondisi Hanum benar benar tidak baik saat ini.

__ADS_1


wajahnya sedikit pucat, dia memegang kursi yang dibuat berbaris di dalam taman yang sudah dirancang dengan indah itu. Berusaha menjaga keseimbangan tubuhnya agar tak terjatuh dan mempermalukan dirinya di hadapan semua orang.


"Kepalaku pusing... " lirihnya.


"Hanum!? Kak Max Hanum!!!" teriak Tiara saat melihat Hanum mulai kehilangan keseimbangan.


Sontak mereka semua terkejut dan menoleh ke arah Hanum bersamaan .


Brukkk....


Wanita cantik itu terjatuh, Hanum pingsan tak sadarkan diri di hadapan semua orang.


"Hanum, sayang!!" Max langsung berlari menghampiri istrinya. Wajah pria itu mengatakan kalau dia sedang panik dan ketakutan melihat Hanum dalam.kondisi itu.


"Ya ampun Hanum, " Tiara juga syok, setahu Tiara Hanum adalah wanita yang kuat, tetapi akhir akhir ini Hanum sering melamun dan duduk sendirian, hal ini membuat Tiara khawatir, namun karena kondisi Tiara yang baru saja melahirkan dia tak bisa banyak bergerak atas permintaan suaminya.


"Max bawa istrimu ke dalam ruangan perawatan!" ucap Vernon .


Sementara itu di rumah sakit tempat Hanum memeriksa dirinya atas saran Nyonya Malik terdengar suara tertawa dari ruangan dokter yang menangani Hanum.


"Hahahhahaha.... aku yakin dia akan menangis sekarang setelah membaca hasil pemeriksaan itu hahhahaha... itu akibatnya karena telah merebut priaku dari sisiku, Nyonya Anda juga sangat gila kenapa anda mengorbankan putri anda sendiri?!" ucap seorang perempuan yang duduk di samping Nyonya Malik.


"Aku tidak menyukai Hanum, dia bukan anak dari suamiku sekarang, dia itu hanya anak yang tidak pernah diharapkan tapi malah muncul di rahimku, jadi bukan masalah selama kau membayar banyak untukku nona," ucap Nyonya Malik.


"Hahahah anda benar benar gila, lalu apa dia akan kenangan anjing itu? bukannya dia hamil!?" tanya wanita itu.


"Kalau dia meminum obat itu, dia pasti kehilangan janinnya, kecuali rahimnya memang sangat kuat," ucap dokter yang menangani Hanum sambil menghitung uang yang diberikan oleh perempuan itu padanya.


.


.


.


like, vote dan komen 🤗


BTW, Author punya karya baru, " Hidden Mafia!!!"

__ADS_1


__ADS_2