Takdir Seorang Gadis Desa

Takdir Seorang Gadis Desa
bab 105 Aryo vs Handoko family


__ADS_3

mohon maaf sebelumnya saya baru aktif kembali setelah satu tahun lebih mungkin , dan yang telah Sudi dan mau membaca tulisan saya , saya ucapkan terimakasih banyak inshaAllah akan saya lanjutkan sampai selesai...🙏🙏🙏


" Selamat malam juga pak Aryo, sudah lama tidak bertemu" ucap handi senyum


" iya pak Handi , dan di saat bertemu seperti ini saya sedikit terkejut melihat Anggota baru keluarga pak Handi " ucap Aryo senyum sinis melihat ke arah viona


"apa keluarga Handoko tidak cek and ricek terlebih dahulu sebelum membawa Anggota baru ke dalam keluarga nya "


" hmmm tidak usah berbelok belok, langsung saja pada inti pembicaraan mu Aryo, sekarang saya baru paham kenapa kamu sering kalah dalam proyek, itu karena kata kata mu yang terlalu berbelit-belit dan berbelok-belok seperti jalanan saja " ucap Handoko ketus


mendengar hal itu muka Aryo memerah karena marah dan malu karena suara Handoko yang lantang terdengar oleh tamu tamu yang lain ..


" hmm seperti nya pak Handoko tidak sabar mendengar berita dari saya " jawab Aryo yakin


" berita apa yang kau bawa Aryo, saya kwatir berita yang akan kau sampai kan itu sudah basi" jawab Handoko remeh


"saya pastikan berita ini belum sampai ke telinga anda bapak Handoko terhormat, dan saya sedikit takut untuk menyampaikan berita ini, apa lagi tamu tamu penting anda sudah berdatangan " ucap Aryo mengelilingi pandangan nya ke para tamu


" Anda ...." ucapan Frans terhenti saat kakek Handoko mengarah kan tangan kepada Frans


" kenapa tuan muda Frans, anda ketakutan jika saya memberi tahu rahasia besar tentang..." Aryo melirik Viona dengan mata sinis


" jaga pandangan anda kepada menantu saya pak aryo jika tidak anda akan menerima akibat nya " ucap Handi tak kalah bengis


"pak Handi pak Handi anda pun sama akan terkejut jika tahu hal besar ini , dan saya takut jantung anda tidak bisa menerima kenyataan yang akan saya sampai kan " jawab Aryo yakin


" Pak Aryo seperti nya anda belum mengenal betul keluarga Handoko seperti apa " Ucap Handoko tersenyum


" jangan kan identitas latar belakang keluarga inti saya, identitas latar belakang seluruh tamu disini saja saya mengetahui, termasuk anda Pak Aryo" ucap Handoko menunjuk Aryo


"Apa anda ingin seluruh tamu disini mengetahui tentang anda? mengetahui bagaimana bejat nya anda baik dalam berbisnis maupun dalam urusan wanita? terutama saya akan memberi tahu langsung kepada wanita yang sedang berbincang-bincang disana " ucap Handoko menunjuk istri Aryo dengan tersenyum

__ADS_1


Aryo yang tadi nya akan menekan keluarga Handoko , sekarang berbalik arah kepada dirinya sendiri


sial seperti nya mereka sudah mengetahui semua tentang wanita ini ucap Aryo dalam hati


"kenapa pak aryo, kenapa anda diam? Anda kaget? atau bertanya tanya apa kami mengetahui semua berita yang akan anda sampai kan?" ucap Anggita tak kalah sengit berbicara kepadan Aryo


" sebelum semua tender tender kecil yang kau menangkan beberapa hari yang lalu gagal karena ulah mu sendiri karena ingin membuat keributan di acara keluarga kami, lebih baik anda diam dan jika tidak bisa diam silakan pulang dan berfikir lah supaya istri mu tidak membuang mu ke jalanan karena setelah mengetahui kebejatan mu Aryo " ucap Jelika tersenyum manis


" kenapa kau membisu tuan Aryo? apa kau pikir aku tidak tahu menahu tentang istri mu itu? hmmm biar ku perjelas selain aku mengenal istri mu dengan baik, aku juga tahu jika seluruh aset kekayaan yang kau banggakan sekarang ini milik keluarga istri mu ya , maksud ku milik istri mu Naina , bahkan pakaian yang kau pakai ini juga di beli atas duit nya Naina kan? jadi jangan sampai dia mengetahui tingkah laku mu di luar sana jika tidak mau menjadi gembel " sambung Jelika dengan percaya diri


"Jelika , kau sangat serius sekali berbicara dengan suami ku sampai lupa untuk menegur ku ha' " ucap seseorang yang barusan di bicarakan yang langsung menarik Jelika dipelukan nya


"apa kau tak rindu aku ha' , kemana saja kau " ucap Naina kepada teman nongkrong nya tersebut


"Naina , aku bahkan hampir tidak mengenal mu, malam ini kau sangat cantik memukau, aku tambah yakin jika suami mu mas Aryo ini tidak akan bisa berpaling sedikit pun dari diri mu yang mempesona ini Naina" jawab Jelika melirik Aryo yang sedang mengendalikan ketakutan dan kekesalan nya kepada keluarga Handoko


" OOO kau bisa aja je, tapi jika mas Aryo berpaling dari ku, kau pun tahu bukan apa yang akan terjadi " ucap Naina sambil tertawa


"tentu aku tahu Nai, dan aku orang pertama yang akan membantu mu " ucap Jelika tersenyum


" aku yakin itu je, aku yakin suami mu ini sangat setia " ucap Jelika melirik Aryo " bukan kah begitu mas Aryo " sambung Jelika


"tentu , itu pasti " jawab Aryo singkat


"baiklah kalau begitu pak Aryo silakan nikmati hidangan yang telah di sediakan, kami akan menemui tamu yang lain nya " ucap Handi dengan senyum yang penuh arti


" tentu pak Handi " jawab Aryo singkat


baiklah anggap ini impas, dari pada kehilangan semua yang ada di saat ini lebih baik saya diam, saya tidak bisa membayangkan jika Naina benar benar melakukan apa yang Jelika lakukan, oh tuhan jalanan gembel sangat mengerikan ucap Aryo dalam hati nya sambil tersenyum kepada Naina istri nya


"tidak usah takut dan kwatir sayang, selagi ada suami mu ini " ucap Frans kepada Viona istri nya

__ADS_1


" selagi ada kakek mu Handoko , mungkin itu yang di maksud kan suami mu vio" ucap Handoko berhenti tepat di hadapan Frans sambil senyum jail kepada Frans . Semua keluarga yang mendengar ucapan Handoko tertawa termasuk Viona kecuali Frans yang merasa di jahili keluarga besar nya .


"maaf tuan , sudah waktunya " ucap Vayo kepada pak Handoko


"apa semua nya sudah datang?" tanya Handoko kepada Vayo


"sudah pak, kecuali tuan Alex dan nyonya Laila "


"hmm kemana mereka? tidak biasa nya terlambat begini, apa terjadi sesuatu?" tanya Handoko kwatir


"tidak ada kabar tuan "


"hubungi dan cari tahu terlebih dulu, masih ada waktu 10 menit lagi " perintah Handoko


"siap tuan " jawab Vayo


" kemana Alex, kenapa tidak bisa dihubungi, apa ada sesuatu yang terjadi" ucap Frans sambil otak Atik handphone nya


"mungkin lagi ada keperluan lain mas " jawab Viona asal


"tidak sayang, mas kenal Alex , dia tidak akan Melawati acara yang keluarga kita adakan, apa lagi ini acara penting " jawab Frans yakin


"maaf tuan , menurut orang kepercayaan kita mas Alex dan buk Laila sudah menuju ke sini " ucap Vayo tiba tiba datang


" oo syukur lah kalau begitu, maka acara akan kita mulai " ucap Handoko menyuruh Vayo membuka acara


Setelah kata sambutan dari pembawa acara sekarang Handoko sudah berdiri di medium utama yang bisa di lihat dari segala arah oleh tamu undangan


" Assalamu'alaikum semua nya, selamat malam untuk semua tamu undangan yang sangat kami hormati, terimakasih telah meluangkan waktu nya untuk acara yang sangat penting ini bagi keluarga kami "


" Tidak ada yang tidak tahu bahwa berapa waktu lalu kami telah memiliki menantu yang....."

__ADS_1


"Berani nya kamu memulai acara ini Handoko sedangkan saya kakek kandung nya belum hadir " semua tamu yang hadir melihat ke sumber suara tersebut ,tanpa terkecuali termasuk keluarga Handoko


siapa dia....??????


__ADS_2