
Viona berlari dari kamar tanpa melihat kanan kiri hingga menabrak seseorang.
braaakkk..
"awww"
"ma maaf tante saya ngak sengaja " ternyata yang viona tabrak adalah Tante jelika
"maaf maaf , kamu ngak punya mata ya, ngak sopan banget sih nabrak nabrak orang tua "
"maaf Tante viona benar benar ngak sengaja, sekali lagi saya mintak maaf " ucap viona mengatupkan kedua tangannya di depan dada
"makanya jangan seperti anak kecil, emang ini taman mini Indonesia hingga kau bebas berlarian , emang dasar kampungan tetap aja kampungan , hmmm kamu ngerasa istana ini hayalan kamu kan? atau sekarang kamu pasti kesenangan karena mimpi kamu hayalan kamu tercapai , terkabulkan secara gitu kamu bisa tinggal di istana besar semua serba ada, iya kan? "
" Dimana pun saya tinggal, di istana besar, di rumah kecil bahkan di kampung , bagi saya tidak masalah karena yang terpenting adalah ketenangan dan kedamaian hati? percuma tinggal di istana besar jika hati tidak tentram yang di penuhi dengan dengki ,iri dan serakah "
"kamu berani sama saya?"
"saya menghormati dan menghargai Tante , tetapi bukan berarti saya takut sama Tante , satu lagi tante jika ingin hidup tentram usahakan jangan suka menghina ataupun merendam orang lain karena kita tidak tahu takdir mana yang akan menghampiri kita "
"takut nya Tante juga merasakan hal yang sama dengan orang yang suka Tante rendah kan tersebut"
"kau sudah terlalu banyak bicara" Tante Jelika mengangkat tangan akan menampar viona.
"Turunkan tangan anda sebelum tangan itu patah berkeping keping jika kau berani menyentuh istri ku " Frans yang menyaksikan drama tersebut dari tadi akhirnya angkat suara ketika melihat istri nya akan di tampar
"Frans, jika kau mendengarkan semua yang di katakan wanita kampung ini, Pasti kau akan melakukan hal yang sama dengan ku , dia berani menghina dan kurang ajar kepada ku "
"aku mendengar semua yang di ucapkan nya, dan yang kau sebut wanita kampung adalah istri ku, menantu di rumah ini , calon ibu dari anak anak ku kelak jadi berpikir lah sebelum bicara " ucap Frans lantang, mendengar hal tersebut jelika pergi dengan penuh kebencian
ibu dari anak anak ku , kata kata dari mana itu ,jangan sampai gadis ini kegeeran gumam Frans dalam hati
"sudah saya bilang jangan pergi sendiri an , apa kau tak mengerti ,jika terjadi sesuatu hal pada mu , siapa yang repot "
__ADS_1
"maaf tuan, lagi pula saya tidak apa apa "
"hmmm itu karena saya , ayok masuk sebelum mama dan yang lain nya keluar "
" tapi..??"
"tenang saja, saya tidak berminat menyentuh mu , makanya jangan pernah macam macam dengan saya, apa lagi bermain main api , saya makan kamu " Frans melangkah ke kamar nya , yang di ikuti oleh viona
Di lain tempat di kota yang sama
"sudah terlalu sama saya tidak menginjakan kaki di kota ini " ucap Kania sambil menikmati minuman nya sambil melihat handphone milik nya
"saya kembali ke kota ini dengan tujuan yang besar , hmmm sayang ku Frans aku datang pada mu , baiklah aku akan menerima ajakan mu yang sempat aku tolak "
"aku akan menjadi nyonya Frans, setelah itu dengan cinta kau pada ku, tentu kau akan tetap memberi ku izin untuk berkarir hmmm hidup ini akan terasa indah , jika nanti di kota ini aku nyonya Frans Prayoga Aditya pengusaha kaya, maka dengan bantuan nya di belahan dunia sana aku akan menjadi model yang lebih terkenal tentu bersama kekasih hati ku " Kania senyum sinis penuh kelicikan
Ada notifikasi masuk ke ponsel nya, Kania tersenyum lebar dan menelepon seseorang
"permainan di mulai sayang "
Entah urusan apa , tiba tiba nyonya Anggita meminta Vayo untuk menemui nya secara rahasia di suatu tempat yang privasi.
"selamat malam buk, kenapa tiba tiba ibu meminta saya untuk menemui ibu" tanya Vayo keheranan
"Vayo kau tak hanya asisten anak ku Frans , tapi kau juga sahabat nya dan kau pun tahu aku sendiri juga sudah menganggap mu sebagai anak ku "
"saya tahu itu bu, rasa kasih sayang ibuk sekeluarga tidak di ragukan lagi untuk saya"
"dan saya juga tahu, kau begitu peduli dan sayang pada nya , kau selalu menjaga nya , kau bahkan lebih tahu apa yang ia inginkan dari pada kami orang tua nya , sedikit hal yang kami ketahui tentang nya tapi kau mengetahui banyak bahkan semuanya " ucap buk Anggita kepada Vayo
"maaf buk saya kurang mengerti atas maksud dan tujuan dari arah bicara ibuk" jawab vayo sejujurnya nya
"bagaimana pernikahan mereka" tanya Anggita langsung
__ADS_1
"maksud ibu, saya tidak paham " Vayo berpura-pura tidak mengetahui arah dari bicara buk anggita
"Hmm bahkan ternyata kau sangat menjaga rahasia nya ternyata , aku senang Frans mempunyai orang seperti mu "
"Nak vayo, jika kau benar-benar ingin melindungi dia, ceritakan kepada saya bagaimana pernikahan mereka? sebelum Jelika mengetahui keseluruhan asal usul viona dari orang orang nya "
"maaf buk ,tapi apa ibuk ...."
"ya aku tahu , viona adalah anak dari wanita bernama Shinta, Ibu nya menjadi santapan lelaki buaya darat semenjak ayah viona meninggal dunia , jadi sebelum jelika mengacau kan semuanya aku perlu tahu kebenaran ini dari mu Vayo"
"iya buk, mereka hanya menikah kontrak , itulah kesepakatan tuan muda dengan viona "
"viona terpaksa menerima pernikahan kontrak ini untuk menyelamatkan hidup nya dari seorang wanita yang ingin menjual nya?"
"iya buk" ucap Vayo tertunduk
"kalau begitu , selesai kan tugas mu hingga akhir nak, buat mereka melupakan bahwa mereka hanyalah pernikahan kontrak, buat mereka jatuh hati satu sama lain, beri tuan muda mu sedikit pengerjaan dan penjelasan"
"baik siap laksanakan buk "
"satu lagi, saya tahu perempuan ular itu telah tiba di kota ini, saya yakin dia juga akan menghadiri acara esok lusa, kau urus dia "
"baik buk, lagi pun tuan muda sudah mengetahui kebusukan kania buk "
"bagus , good job nak, saya undur diri dulu, rahasia kan dari semua orang jika saya mengetahui kebenaran ini " ucap nyonya anggita berlalu meninggalkanku Vayo
*yang ku pikir kan benar adanya, Frans apa kau tak pernah berpikir nak jika kakek mu mengetahui ini semua apa yang akan kakek mu rasakan dan pikiran .
Kakek mu akan berpikir bahwa kau demi mendapatkan semua hak mu dari kakek mu sendiri kau rela membohongi keluarga mu dengan pernikahan kontrak
aku tidak peduli dari mana asal usul gadis yang kau nikahi, tapi jika jelika sampai mengetahui pernikahan yang kau jalanin sekarang maka kau akan hancur Frans* ,
Gumam Anggita di dalam hati sambil memikirkan langkah selanjutnya..
__ADS_1