Takdir Seorang Gadis Desa

Takdir Seorang Gadis Desa
bab 92


__ADS_3

" bergerak jika ada kesempatan, jangan sampai Frans mencurigai adanya hal yang membahayakan istri nya " ucap seseorang di dalam telfon genggam tersebut


"....."


" tunggu hingga situasi aman, dan beri mereka sedikit waktu untuk bersama terutama frans, biarkan ia menikmati waktu sebelum istrinya pergi dari nya " ucap lelaki tersebut


"...."


"kau akan menjadi milik ku " ucap nya setelah panggilan telpon terputus


.


.


.


Kediaman Prayoga


" kenapa harus aku yang ke rumah sakit? memang siapa yang sakit? " jawab Jelika kepada Def karena mengajak nya ke rumah sakit


" kenapa semuanya diam ? ada apa? Ervan baik baik saja aku tahu itu, dan semua keluarga kita disini sekarang , lalu untuk apa ke rumah sakit?" sambung nya lagi karena merasa bingung


Sedangkan Def melihat ke arah Anggita Kaka ipar nya, seperti mempertanyakan sesuatu , Anggita menggeleng itu artinya Jelika belum mengetahui apa apa .


"Je , mungkin sekarang saat nya saya menyerahkan ini kepada mu" tutur Def

__ADS_1


"apa ini?" ucap nya mengambil amplop di tangan suami nya ,


"itu titipan Lani untuk mu je, aku juga tidak mengetahuinya apa isi nya " jawab Defran


"titipan?" Jelika membuka amplop tersebut dan menemukan sebuah flashdisk


Dengan cepat Jelika , memasang kan nya ke sebuah laptop dan meng klik file yang berjudul " untuk mbak Jelika berhati surga " Jelika membaca file tersebut dengan pelan meskipun semua orang yang berada di sana mendengarkan nya. Jelika membuka file tersebut dan memutar nya , ia melihat Lani dengan perut membuncit sedang memfokuskan kemera.


...Hallo mbak Jelika , wanita yang berhati surga ucap nya selara tersenyum....


apa kau tahu mbak? kenapa aku menamakan mu wanita yang berhati surga ? kau tak hanya rela membagi suami mu ke pada ku mbak, tapi bahkan kau pun rela dan membiarkan mas Def untuk memberikan waktu nya kepada ku , mbak aku kira kau akan sama seperti perempuan perempuan di luar sana, yang mendatangi madu nya lalu mempermalukan, menghina , dan membuat babak belur seperti yang sudah sudah terjadi ucap lani dengan tersenyum manis


Tapi aku salah mbak, jangankan menghina ku , bahkan menemui ku saja secara langsung kau tak pernah , kenapa mbak? kenapa mbak tidak menghina ku? kenapa mbak tidak menjambak rambut ku? aku rela karena aku yang salah karena aku menerima lelaki yang aku ketahui sudah berumah tangga tak salah bukan mbak? jika aku memberi mu nama wanita berhati surga?


mbak Je dengan air mata berlinang lani melanjutkan bicara


*jika mbak telah melihat ini semua mungkin aku sudah pergi untuk selamanya mbak, Aku minta maaf atas apa yang sudah aku buat mbak, dan tolong sampaikan maaf ku kepada seluruh anggota keluarga mbak , terutama kepada pak Handoko Ayah mertua saya , maafkan saya tidak pernah mau meninggalkan mas DEf meskipun bapak memohon mohon kepada saya. Mbak je , kamu beruntung memiliki keluarga yang sangat sayang dan mencintai mu, ayah mertua mu bahkan rela melakukan apa saja asal kan aku meninggalkan mas Def tapi saat itu Ego dan nafsu ku untuk memiliki mas Def sangat lah tinggi.


Untuk mbak Anggita, Kaka iparnya mbak je, saya mohon maaf untuk pertemuan pertama kita , saat kau meminta aku meninggalkan mas def , kau memberi ku banyak pituah dan nasehat tapi sayang hati ku batu dan mata ku buta untuk saat itu .


Dan untuk menantu baru keluarga Prayoga Viona , kau sangat cantik sama dengan hati mu , saat kau meminta ku untuk tidak egois dengan mengambil banyak waktu mas Def hanya untuk ku , aku minta maaf karena telah membuat Tante mu kecewa, dan aku juga tidak bisa mengabulkan keinginan mu untuk tidak mengambil jatah nya mbak Je* ucap lani terseny um . Mendengar semuanya itu dari mulut nya lani , Jelika melihat haru serta perasaan tidak menyangka kepada ayah mertua, kaka ipar nya Anggita , beserta kepada viona yang tersenyum padanya


*ternyata aku sudah banyak bicara dari tadi, mbak je mungkin waktu ku sudah tidak lama lagi setelah membuat rekaman ini. Mbak selain mas Def tidak ada orang lain selain kau yang aku percayai di dunia ini untuk menjaga penerus kehidupan ku.


mbak , aku meminta tolong kepada mu mbak, Tolong jaga dia , sayangi dia mbak seperti mbak menyayangi Ervan.

__ADS_1


mungkin mbak bingung kemana arah bicara ku, dia anak mu mbak , meskipun aku yang melahirkan nya , tapi kau ibu nya , aku serahkan dia hanya kepada mu dan mas Def , tolong rawat dia dengan segenap cinta dan kasih sayang mbak*.


mendengar itu Jelika terkejut dan melihat orang orang di sekelilingnya untuk memastikan apa yang ia dengar dari rekaman tersebut dan mereka semua hanya mengangguk itu artinya yang di dengar barusan adalah nyata


Mungkin kata maaf yang terucap di rekaman ini tak la cukup mbak, namun jika aku bisa aku pasti akan memohon di hadapan mbak sekarang, maafkan aku mbak. Aku tetap saja merepotkan mu meskipun aku telah tiada .


Semoga Jeni membuat mbak Bangga, dan tidak mengikuti jejak saya jika besar nanti. Ya jeni gabungan nama kita berdua , semoga mbak suka dengan nama itu, namun mbak punya hak untuk mengganti nama kembali jika tidak berkenan.


maafkan aku atas segala kesalahan ku mbak, terimakasih untuk segala kebaikan mbak....


Selesai , setelah melihat rekaman Lani, Jelika terduduk dan nangis tersedu sedu, mengingat semua yang di ucapkan lani. Ternyata anggota keluarga nya yang lain sangat perduli pada nya.


Anggita dan viona menghampiri Jelika untuk menenangkan nya.


"mbak , vio terimakasih dengan apa yang telah kalian lakukan kepada ku, aku tak menyangka ternyata keluarga ku masih sangat peduli " ucap Jelika dalam tangisan di pelukan viona dan Anggita


"ayah , terimakasih karena masih menganggap ku sebagai anak mu sendiri , meskipun ribuan kesalahan telah ku lakukan" ucap nya telah melepas kan pelukan dari kakak ipar nya dan Viona


"sampai kapan pun, kalian berdua adalah anak anak ku meskipun datang sebagai menantu di rumah ini " jawab Handoko tersenyum


"makasih ayah " ucap mereka berdua


"lalu apa keputusan mu je, mengenai yang di ucapkan oleh lani barusan" tanya Handoko kemudian


Jelika melihat ayah dan semua keluarga nya " baiklah , saya ke kamar dulu " ucap Jelika tanpa memberikan jawaban pasti yang membuat keluarga nya bingung.

__ADS_1


__ADS_2