
"masuk dan rapikan lah dirimu dulu viona " ucap Frans kepada viona
Viona yang sudah di dalam ruangan Doraemon kepunyaan Frans melihat dirinya di kaca.
"ini apa yang nempel nempel di wajah ku ya?" ucap viona sambil melihat dirinya di kaca
"segitu nyaman nya kau tidur di dalam ruangan rahasia ku, hingga iler muncret saat tidur saja kau tidak menyadari nya ?" ucap frans tiba tiba berada di belakang viona
"hmmm tuan, namanya juga orang tidur ya pasti ngak sadar apa yang terjadi " ucap viona membelah diri nya
"bersihkan lah dirimu , dan ayok kita pulang atau kita singgah sebentar di rumah mbak mu itu?" tawar Frans kepada viona
"ke rumah mbak Wulan aja tuan, karena saya sudah rindu ingin bercerita lagi pula juga ada ibu dan adik nya Fandi disini "
"adik nya? bahkan kau juga tahu nama adik nya? awas saja kalau kau kegatalan dengan adik nya mbak mbak mu itu "
"kalau kagatalan ya tinggal mintak digaruk " jawab viona
"mintak digaruk siapa kau?" .
"siapa yang peka aja " ucap vio masuk ke kamar mandi
"enak aja siapa yang peka, kalau adik nya si mbak mbak itu peka dia dong yang garuk " ucap Frans sendiri pada dirinya
" viona "
"iya "
"rapikan dulu dirimu baru keluar, saya keluar duluan karena ada kerjaan yang harus di selesaikan "
"baiklah tuan, pergi lah , tidak ada yang menyuruh kau menunggu ku " jawab viona
"dasar wanita " ucap Frans kesal
"kenapa kau lama sekali , apa kau mengejar target?" ucap Alex
"diam kau Lex "
"bos, seperti nya pakaian anda ganti" ucap Vayo mencermati pakaian Frans. seketika itu juga Vayo dan Alex saling melirik seperti satu pikiran
"iya saya habis mandi " jawab Frans tak mengerti dengan lirikan mereka
"sudah ku duga bos mu ini kejar target vay" ucap Alex
"hmmm maklum kakek Handoko segera minta cicit " jawab Vayo tertawa
"ckckckx pikiran kalian sungguh jorok sekali " ucap Frans menggeleng kan kepala nya
"kok tiba tiba mandi si bos "
"karena saya berkeringat..."
"emang berapa ronde bos, kok bisa berkeringat kan full AC"
"entah lah , aku tak hitung berapa banyak nya yang ku makan, soalnya pedas banget"
"ha' jadi pedas bos? kok bisa emang di kasih cabe? " tanya vayo polos
"kau bodoh apa tulalit ya ? ya iya lah di kasih cabe nama nya aja sambal terasi "
__ADS_1
" ha' jadi terasa sambal terasi bro? kok aneh " tutur Alex penasaran
" iya karena di beri terasi, kenapa? kalian mau coba ha' " ucap viona tiba tiba di antara mereka
"ha' ngak ah, nanti aku tinggal nama aja " ucap vayo
"sama aku juga ngak mau "
"ngak usah takut, ini udah sisa kok " ucap viona sembari mengambil sambal terasi yang tersisa di atas meja , lalu mengambil dengan sendok dan membawa ke arah Vayo dan Alex
" kalian seperti nya begitu penasaran kan? kenapa tuan Frans mandi , gerah berkeringat dan ganti baju , ini ni alasan nya ayok bukak mulut kalian cepat " ucap viona teriak dan siapa sangka mereka berdua mengikuti apa yang di katakan viona .
hup hup viona menyuap kan mereka masing-masing satu sendok makan
Aaaaaaaa
"airrr air " ucap Alex dan Vayo bersamaan , membuat viona tersenyum penuh kemenangan. Melihat kelakuan istri nya, Frans ternganga tak bergeming dan tak menyangka istri nya sebahaya itu.
"air bos air "
"air bro air "
"itu ada di dalam kulkas"
"telat karena air nya sudah saya buang "
"biar kalian ngerasain tu, kepedasan, keringat, gerah , setelah itu mandi lah dan jangan lupa ganti baju"
"istri kau bahaya Frans , aku pamit keruangan ku saja " ucap Alex , karena semenjak Alex menjadi rekan kerja nya Frans, Frans memberi satu ruangan khusus untuk Alex
"aku juga bos, aku mau mandi " ucap Vayo
"iya nyonya apa lagi "
"Kaka ipar aku tadi tidak ikut ikut , tapi kenapa aku juga kenak sanksi dari mu"
"kalian sama sama saja , gimana rasanya ? apa sudah gerah , berkeringat?"
"sudah Kaka ipar
"sudah nyonya"
"sekarang pergi lah, awas saja jika kalian macam macam lagi " ucap viona sambil melihat kejam kepada mereka
"apa yang kau lakukan?" ucap Frans bingung
"kau ini bodoh apa polos? apa kau tidak sadar mereka membodohi mu? " ucap viona
" maksudnya ?"
"kau benar benar bodoh, kenapa perusahaan sebesar ini bisa kau urus? hal sekecil itu tak bisa kau pahami?"
"pahami yang mana?"
"yang mereka bicarakan itu bukan lah berkeringat karena makan terasi, dan bukan mandi karena kau makan sambal dari ku , tapi maksud mereka adalah kau mandi karena kau dan aku melakukan hubungan suami istri , apa kau masih tidak mengerti?" ucap viona emosi menjelaskan kepada Frans
"jadi itu maksud mereka hmm" ucap Frans emosi dengan wajah yang memerah
"mau apa kau? dan mau kemana?"
__ADS_1
"mau ke tempat mereka, mau beri pelajaran" jawab Frans mau pergi ke tempat Vayo dan Alex
"tidak usah , sekarang ayok pergi dari sini, lagi pula mereka sudah saya kasih pelajaran " ucap viona
"baiklah , mari kita pulang" jawab Frans
"pulang? kita ke rumah mbak Wulan"
"ooke marilah " ucap Frans , tanpa sadar ia mengikuti semua ucapan viona
perjalanan ke parkir
kenapa saya dari tadi hanya mengikuti yang dia mau? kenapa saya tidak membantah? seperti itu rupanya jika dia sedang marah, galak dari pada singa ternyata gumam Frans dalam hati sambil melirik viona berjalan di samping nya
"kenapa lirik lirik? naksir bilang bos" ucap viona jutek
"jangan marah marah lagi dong, nanti cepat tua lo" ucap Frans mencoba membuat viona tertawa
"jadi tuan bilang saya tua?"
"bukan bukan kamu kan remaja " jawab Frans serba salah
sesekali ngerjain tuan singa enak juga ya, biar kapok gumam viona di dalam hati
.
.
.
"sayang bersiap la sebentar lagi ada tamu kesayangan mu datang" ucap Roy , karena barusan Frans menghubungi nya via telepon.
"siapa? alea? " tanya Wulan penasaran
"bukan, alea lagi sibuk sibuk nya les sayang" jawab Roy
"Wulan rasa alea akan senang jika dia tinggal bersama kita mas, dari pada disana sendiri an" ucap Wulan kepada suaminya
"baiklah sayang, besok kita jemput alea ya, lagi pula saya dengar dari pengacara Wanda lagi di luar kota " ucap Roy
Ting tong
Assalamualaikum
"itu tamu yang di tunggu tunggu datang" ucap Roy kepada Wulan
"rasa rasa kenal, waalaikumsalam " jawab Wulan membuka pintu
"vioooo"
"mbakkk"
"wahh makin cantik aja istri tuan muda ini " ucap Wulan kepada viona
"istri tuan Roy juga tak kalah cantik dan berseri-seri , wahh keponakan anty apa kabar hari ini "
"baik sangat baik apa lagi ketemu sama anty baik dan oom tampan "
"tampan tapi galak " ucap viona sembari tertawa , begitu pun dengan Wulan dan Roy
__ADS_1
"galak galak baik kok " sambung vio kemudian , yang membuat senyum merekah di bibir Frans.