
sama seperti Alex, aku pun merasa pernah melihat kalung itu sebelum nya, tapi dimana? dan pastinya bukan di leher nya viona gumam Frans saat menyetir mobil menuju tempat Tiara
"jangan melamun, fokus lah untuk mengemudi mas " ucap viona melihat suami nya melamun sambil melirik ke arah nya
"bukan salah mas , sayang"
"maksudnya "
"karena mata mas selalu ingin melirik sayang" jawab Frans menggombal
"aku baru tahu keahlian mas yang lain?"
"apa itu?"
"selain marah seperti singa, sedingin beruang kutub ternyata mas jago dalam menggombal " tutur viona membuat frans tertawa
.
.
.
Mediasi antara Roy dan Wanda gagal , dan akan melanjutkan ke sidang pertama yang akan di selenggarakan pada minggu depan.
Berita perceraiannya antara pengusaha berjaya Roy dan istri nya Wanda yang di kenal sebagai wanita hebat dan pintar dalam karir nya sudah tersebar luas . Banyak anggapan dan pendapat orang lain. Banyak yang menyebut kan orang ketiga lah penyebab semua itu, entah dari mana awak media mengetahui jika wanita bernama wulan yang menyebabkan perpisahan.
Ada juga sebagian yang beranggapan jika semua terjadi karena kesibukan Wanda yang membuat tidak bisa menjaga keutuhan keluarga nya.
.
.
.
Frans dan Tiara telah sampai di kediaman rahasia nya Frans , rumah yang di tempati oleh Tiara dan Dion.
" baiklah sayang mas akan kembali ke kantor, nanti sore akan mas jemput kembali " ucap Frans setelah mengantar kan istrinya
"dan kau Dion , apa mau ikut dengan saya ? paling tidak melihat apa yang harus kau kerjai Minggu depan, anggap saja ini magang sebelum kau benar benar bekerja " tawaran Frans
"baik pak, saya siap untuk magang di kantor bapak" Jawab Dion dengan bahagia
Setelah mereka meninggal kan rumah, viona dan Tiara bercerita kisah masing-masing selama mereka berpisah
"aku turut berdukacita ya Vi, semoga ibu di terima di sisi Allah " ucap Tiara sedih mendengar kisah nya viona
"Aaamminn makasih ya Ra " jawab viona
"jadi mbak Wulan yang kamu ceritakan tadi, sedang hamil? tanya Tiara
"iya ra, apa kamu mau berkenalan dengan nya?"
__ADS_1
"boleh Vi, dari yang kamu ceritakan seperti nya mbak Wulan orang baik " jawab Tiara
"baik banget, baiklah ayok kit sekarang pergi " ajak viona
"tapi izin dulu ke suami kita masing-masing Vi , nanti mereka kwatir lo" ucap Tiara
"OOO iya aku sampai lupa" ucap viona menghubungi nomor ponsel nya Frans .Tapi nihil karena beberapa viona menghubungi Frans tetap saja tidak menyambung
" seperti nya ponsel suami ku tidak aktif ra, kamu deh coba hubungi suami " ujar viona
" ponsel mas Dion kami jual untuk biaya keberangkatan ke kota ini Vi" jawab Tiara
"hmm baiklah tak masalah Ra, Allah akan mengganti nya dengan lebih baik, ayok kita berangkat karena mas Frans sudah aku kirim pesan, kalau handphone mas Frans aktif maka ia akan membaca pesan dari ku " jawab viona menjelaskan
"tapi apa tidak masalah Vi?"
"tidak ayok la " ajak viona , akhirnya mereka berangkat dengan taxi kerumahnya Wulan.
Dipertengahan jalan mereka terkena macet ntah apa penyebab nya .
"kenapa pak?" tanya viona kepada sopir taxi tersebut
" seperti nya ada kecelakaan di depan non " jawab sopir tersebut
Viona membuka kaca dan melihat banyak orang berkerumunan , Viona dan Tiara tidak melihat siapa yang kecelakaan tapi viona shock ketika melihat mobil yang di bawa frans tadi rusak parah di tepi jalan.
"mas Frans " pekik viona "itu mobil mas frans Tiara , berhenti pak berhenti" ucap nya sambil turun dari mobil
"permisi , permisi permisi" ucap mereka berusaha untuk menembus kerumunan , mereka shock melihat seseorang yang telah di tutupi oleh kain itu berarti seseorang ini telah meninggal.
"Tiara, kenapa kalian berada disini ?" panggil seseorang, yang ternyata Dion yang sedikit cedera di bagian tangannya
"mas , mas Dion apa kau tidak apa?" ucap Tiara menghambur ke pelukan suami nya
"jika itu kak Dion, berarti yang terbaring tak bernyawa disini adalah suami ku mas frans " ucap viona terkulai lemah
"mas Frans, kenapa kau meninggalkan ku secepatnya ini mas? kenapa? kenapa?" teriak viona menangis
"apa kau tidak pantas mendapatkan kebahagiaan sedikit pun Tuhan? kenapa kau selalu mengambil orang orang yang aku sayangi, belum genap 2 bulan yang lalu ibu ku kau sambil, dan sekarang kenapa suami ku?"
"mas bangun lah mas , bangunnnnnnn , aku bahkan belum puas mengungkapkan rasa sayang ku kepada mu mas, aku sangat mencintaimu " ucap viona berteriak
" sayang , kau Kenapa?" ucap seseorang menyentuh bahunya viona
"suami ku ...." ucap viona terputus mendengar kan suara barusan yang ia dengar, viona melihat ke belakang
"mas Frans" ucap viona memeluk Frans dengan kuat
"aku kira , mas yang disitu " ucap nya dengan Isak tangis sambil menunjuk korban kecelakaan tersebut .
"mas tidak apa apa sayang, kenapa kau mengira itu mas?" ucap Frans membawa istrinya keluar dari kerumunan
__ADS_1
"karena mobil mu rusak parah di disana, lalu kak Dion datang memanggil Tiara dan aku kira yang disana adalah kamu mas " ucap nya masih menangis
"jangan menangis lagi sayang, tadi mas hanya memberi keterangan saja , kepada aparat polisi jika mobil kita yang sedang terparkir senang juga ikut rusak karena kecelakaan tersebut " jelas Frans
"lagi pula kenapa kak Dion tidak bilang jika itu bukan suami ku " tanya viona kesal kepada Dion
"bahkan Mas Dion , sudah memanggil manggil nama mu Vi, kamu aja yang khusuk menangisi orang tadi " tutur Tiara
"hehhee iya ya "
"makanya lain kali kalau mau pergi pergi izin suami dulu jangan asal pergi " ucap Frans sadar jika istrinya berada disini tanpa sepengetahuan nya
"ponsel mas aja yang ngak aktif " bela viona
"meskipun tidak aktif, seharusnya istri tetap menunggu izin dari suami nya " ucap Frans
"maaf mas, viona salah "
"tidak masalah sayang, jangan di ulangi lagi oke" jawab Frans, yang di jawab anggukan oleh Frans
"karena kita sudah disini, sekali an saja kita lihat rumah untuk kalian tinggal nanti " ucap Frans kepada Tiara dan Dion
"boleh mas, ayok " ajak viona menarik tangan suami nya
"kemana?"
"itu taxi, bukanya kita ke rumah yang akan mereka tempati nanti?" jawab viona
"iya benar, itu mobil kita sampai , kenapa harus memakai taxi?" jawab Frans yang membuat viona cengengesan
"maaf mas, ngak tahu jika mobil udah datang " jawab viona
Ketika berjalan menuju mobil , mereka di kejutkan dengan suara seseorang yang memanggil nama viona .
"Laras " panggilan seseorang yang seperti nya suara tersebut mereka kenal kecuali Frans yang tak mengenal suara tersebut
"bang Ronal " ucap Dion mengenal nya
"kak Ronal " ucap viona dan Tiara serentak
"Hay apa kabar kalian " tanya Ronal dengan senyum nya yang khas
"baik , apa kabar bang ?" jawab Dion yang merupakan Kaka kelas nya di masa SMA
"seperti yang kamu lihat, aku sehat "ucap nya
"Laras? kamu apa kabar? aku tak menyangka bisa bertemu lagi dengan mu Laras?"
"Laras?" tanya frans bingung
"OOO iya ,aku memanggilnya Laras, berbeda dengan kebanyakan orang yang memanggil viona, aku lebih Suka menyebut nya Laras " ucap Ronal tersenyum kepada viona yang membuat hati Frans terasa panas.
__ADS_1