
"kau sudah mendengar penjelasan dari istri ku kan tuan Alex, cepat habiskan sarapan mu, dan jangan banyak bertanya lagi kepada istri ku " ucap Frans kepada Alex
"baiklah tuan muda dingin " jawab Alex mengalah karena malas berdebat
.
.
.
Kantor milik Prayoga family
"ada Kania yang bos " ucap Vayo masuk keruangan Frans "maaf bos saya tidak tahu jika ada tuan Alex " ucap nya kemudian
"usir dia, saya tidak ada urusan lagi dengan nya " jawab Frans tegas " satu lagi jangan pernah biarkan dia berkeluarga lagi di lingkungan kantor saya " ucap nya kemudian
"baik bos" jawab Vayo pergi dari ruangan tersebut
"Kania? model yang pernah menolak ajakan menikah dari mu dulu? tanya Alex penasaran
"hmmm " jawab Frans cuek
"ku duga kemarin kau menikahi dia, ehh rupanya menikahi gadis yang jauh lebih muda dari nya " tutur Alex sambil mengecek dokumen di atas meja
" aku bersyukur bisa lepas dari kuntilanak yang satu itu" jawab Frans
"kuntilanak?" tutur Alex
"iya Kania " jawab Frans
"dari kapan namanya berubah?"
"semenjak istri ku memberi nya nama panggilan baru " Jawab frans tersenyum
"rupanya kau sangat mencintai gadis remaja itu, aku tak menyangka kau se bucin ini tuan muda "
" aku.." ucapan Frans terpotong karena Kania masuk ke ruangan Frans secara paksa
"Frans "
"Vayo apa kurang jelas perintah saya barusan?" teriak Frans
"Frans kau tidak perlu membentak nya karena aku yang memaksa untuk masuk " ucap Kania
"sudah tahu aku tidak mau menemui mu , kenapa kau membiarkan orang lain kenak masalah karena dirimu Kania " ucap Frans melihat Kania
__ADS_1
"Frans aku ingin berbicara pada mu, tolong beri aku kesempatan Frans"
"tidak ada lagi yang harus di bicara kan Kania, di antara kita sudah selesai "
"tidak Frans tidak, kau masih mencintai ku aku tahu itu "
"hmm tahu apa kau dengan cinta ku Kania? " tanya Frans tersenyum
"baiklah Frans, seperti nya aku harus keluar dulu , silakan kalian bicarakan terlebih dahulu masalah diantara kalian " ucap Alex berdiri
"jangan keluar dari ruangan ku Alex , Karena tidak ada yang ingin aku bicarakan lagi dengan wanita ini " ucap Frans melarang Alex keluar
"Frans aku tahu kau tidak mencintai istri mu, apa kah kau menikahi nya hanya untuk menyakiti ku? atau hanya balas dendam pada ku? karena aku sempat menolak ajakan mu untuk menikah?"
"baiklah lah Frans, sekarang aku datang kepada mu, untuk meminta maaf karena sempat menolak mu, dan sekarang aku bersedia menikah dengan mu Frans , aku mencintaimu " ucap Kania mendekati Frans yang tersenyum , Kania hendak memeluk Frans namun di cegah oleh tuan muda tes
"berhenti, aku tidak sudi bersentuhan lagi dengan mu? wanita seperti apa kau Kania? dimana harga diri mu? sekarang kau datang pada ku? kenapa? apa kau sudah di buang oleh nya?" ucap Frans yang membuat Kania sedikit kaget
"kenapa ? apa kau kaget? aku bukan lelaki bodoh yang bisa kau tipu dengan kata kata mu Kania? lebih baik kau kembali ke negara dimana kau berkarir , hidup bahagia lah dengan nya , Roby sanjaya , bukan kah itu nama lelaki mu disana? " sambung Frans senyum licik
"aku dengan Roby tidak ada hubungan apa apa sayang, jika itu yang membuat mu marah , baiklah akan ku jelas kan " ucap Kania berusaha untuk tenang meskipun ia terkejut karena Frans mengetahui belang nya
"oo tidak perlu Kania aku tidak butuh penjelasan apa apa " jawab Frans melihat Kania " dan ya Vayo , ambilkan dokumentasi nya " ucap Frans kemudian berbicara kepada vayo, Vayo mengangguk dan mengambil sebuah amplop yang di serahkan ke pada Frans
"silakan kau ambil ini , kau boleh juga memajang nya dimana kau mau? aku kasihan melihat mu Kania, dimana harga dirimu " ucap Frans memberi amplop tersebut kepada Kania
"kau?"
"hmmm katanya kau tadi mau menjelaskan nya kepada ku bukan? apa yang bisa kau jelaskan melihat foto foto itu Kania? jawab Frans menunjuk salah satu foto Kania dengan Roby di atas ranjang tanpa sehelai benang pun.
"sekarang pergi lah dan jangan pernah kembali lagi kesini, Karena jika kau kesini lagi itu sama saja kau mempermalukan dirimu sendiri " sambung Frans .
Dengan nafas naik turun, dan amarah yang tinggi Kania keluar dari ruangan tersebut .
"sebelum aku benar benar pergi dari ruangan mu ini, aku Kania akan membalas semua perbuatan mu pada ku "
"akan ku tunggu , sekarang pergi lah " jawab santai Frans
"seperti nya dia tidak bercanda dengan ucapan nya Frans, kau harus hati hati dengan kuntilanak barusan " ucap Alex
"mau apa dia? mau menghancurkan hidup ku? " tanya Frans
"entahlah frans, tatapan mata nya tadi sangat tajam , aku saja ngeri melihat nya " timpal Alex membayangkan Kania tadi
Deringan handphone frans berbunyi
__ADS_1
"viona " gumam frans, buru buru menjawab sambungan telpon tersebut karena tak biasanya viona menelfon apa lagi belum beberapa jam Frans meninggalkan viona di apartemen
"hallo kenapa , apa ada yang terjadi pada mu "
"kau kenapa tuan? memang nya apa yang terjadi pada ku " jawab viona di seberang sana
"jadi kenapa kau menelfon ku?" tanya Frans kesal
"OOO itu tuan, istri nya pak Viko kemarin , mbak regina menghubungi ku , mereka ingin ajak aku bertemu gitu tuan , aku bingung mau jawab apa, makanya saya menelfon tuan " jelas viona membuat frans kaget , ia tak menyangka istri rekan kerja nya tertarik berteman lebih jauh dengan istri nya viona
"mbak regina ? tapi mengapa kau menyebut nya dengan sebutan mereka?" tanya Frans
"OOO itu tuan, ternyata semalam mbak regina tiba tiba saja masuk in vio ke grup sosialita merek tuan, tadi pagi vio baru tadi " ucap vio antusias menjelaskan kepada suami nya
sosialita? baru dua Minggu di kota , gadis ini bahkan sudah tau dengan sosialita apa jadinya jika ia mengikuti Genk nya mbak regina? wahh bisa bisa dia ....ngak ngak viona ngak boleh ikut yang begitu gituan gumam Frans dalam hati
"hallo tuan , hallo masih nyambung kan " cerca viona di seberang sana
"ngak ngak , kamu ngak boleh kemana mana , nanti kalau hilang siapa yang ribet, lagi pula tau apa sih kamu tentang sosialita, di rumah aja titik " jawab Frans judes bahkan Frans lupa jika Alex dan Vayo ada di ruangan nya
"OOO jadi ngak boleh ya tuan ?" tanya vio melow
"ya ngak boleh " ucap Frans mengakhiri panggilan telfon viona
"enak aja main pergi pergi tanpa aku " gumam Frans namun masih terdengar oleh Vayo dan Alex .
mendengar hal tersebut Alex dan vayo saling pandang dan tersenyum mengejek Frans .
"ada apa dengan kalian? ada yang lucu hingga kalian tertawa?" ucap frans melihat mereka bergantian ,kompak mereka berdua geleng kepala
"ya udah cepat selesai kan ini, jangan membuang buang waktu " sambung nya
"hmm bukan nya kebalik ya, dari tadi siapa yang buang buang waktu, kami atau kau wahai tuan muda ? " balas Alex tak mau kalah.
"baiklah ayo cepat "
"ternyata bos mu ini mau pulang lebih cepat Vayo, dia merindukan istri nya yang remaja itu hahahah " tutur Alex menggoda Frans
"diam lah kau Alex" timpal frans Dengan memukul bahu Alex
Setelah itu mereka tertawa bersama sebelum menyelesaikan pekerjaan mereka. Sedangkan di apartemen viona lagi bingung bagaimana cara menolak ajakan mbak regina dan teman teman sosialita lainya.
hallo semuanya maaf ya penulisan author masih ACak acakan Karen memang baru belajar..
jangan lupa like vote dan coment nya ya..biar author tambah semangat
__ADS_1
OOO iya selagi menunggu up.. silakan mampir di novel pertama author "aku di madu saat hamil anak ke tiga " udah end kok..
terimakasih ya 🥰🥰😍