
Kalau saya lupa alamat keluarga saya, kita tinggal cari di internet saja lan, lagi pula hampir tiap hari ayah beserta keluarga saya lainnya masuk di berbagai media di negeri ini jawaban Shinta kala itu membuat hening suasana..
" Waktu itu saya hanya menganggap ucapan mbak Shinta sebagai lelucon, tapi ternyata benar, saya mintak maaf waktu menulis surat tersebut tidak terlalu memperhatikan alamat penerima, karena waktu itu berbagai masalah muncul tiba tiba, kalau saja saya lebih memperhatikan mungkin dengan mudah saya bisa menghubungi tuan dan ibu" jawab Wulan merasa bersalah
"sudah lah nak, kamu tidak salah , kami yang salah " jawab Furguson
"Di saat surat itu masuk, saya dan yang lainya mengira surat tersebut sama seperti surat surat yang biasanya masuk ke kediaman Furguson , ya seperti meminta donasi atau sumbangan " ucap nya terjeda
"andai saja lebih awal saya membuka surat tersebut mungkin saya masih bisa bertemu anak saya untuk yang terakhir kali nya , saya mengutuk diri saya untuk itu " sambung nya menyesal
" ayah ini semua Bukan salah ayah " ucap Laila menenangkan
"kek, semua sudah di takdir kan oleh Allah, yang terpenting sekarang kita sudah bertemu, dan ini impian ibu , sekarang Viona bahagia akhirnya kita Semua bisa bertemu dan berkumpul walaupun tanpa ibu , tapi percaya lah kek ibu di atas sana pasti sangat bahagia dan tersenyum " ucap Viona menenangkan kekek nya
mendengar hal tersebut, Furguson tersenyum dan memeluk Viona.
.
.
.
Selang beberapa hari dari pertemuan keluarga Furguson tersebut, akhirnya Furguson akan kembali ke tanah seberang.
" Jika kemarin kami datang ber tiga, sekarang kami akan pergi ber lima " ucap Furguson di kediaman Handoko
__ADS_1
Sekarang Furguson telah mengetahui kejadian kejadian pahit di masa lalu yang telah di lalui oleh ketiga cucu nya dan seperti nya ia ingin membayar penderitaan itu semua dengan memboyong Riko dan reno untuk bersama mereka .
"saya tahu Riko dan reno disini tidak kekurangan sama sekali, bahkan dia bisa mendapatkan apa pun yang mereka mau di sini, tapi saya harap kau mengerti Handoko lambat laun Alex Kaka nya akan membutuhkan mereka berdua untuk memimpin perusahaan, kamu tahu sendiri selama ini Alex sangat kewalahan bahkan dia tidak sempat mencari istri hanya karena mengurus bisnis Furguson" ucap Furguson kepada Handoko
" Saya sangat mengerti akan hal itu, bawa lah mereka , saya tahu akan hal itu dan kau perlu mempersiapkan mereka untuk menghadapi dunia bisnis yang kejam " jawab Handoko
" Viona , kakek pamit ya nak, jika kamu rindu kami, kamu tidak perlu waktu lama untuk sampai di rumah mu di seberang sana nak , kamu tinggal memintanya kepada suami mu itu " ucap Furguson kepada Viona
"iya kek, Viona akan sering berkunjung ke sana, bahkan dalam waktu dekat ini Viona ingin pergi jalan jalan kesana kek " jawab Viona bersemangat
"boleh sayang, tapi sabar ya tunggu kandungan kamu lebih kuat dulu, kalau sekarang mama kwartir, maklum cucu pertama " ucap Anggita sambil mengusap perut Viona
"siap ma" ucap Viona tersenyum
" Frans, saya titip cucu perempuan satu satu nya keluarga Furguson, jangan ada air mata yang jatuh di pipinya , kalau itu terjadi saya sendiri yang akan menjemput nya ke kediaman Handoko ini " jawab Furguson kepada Frans
" kau memang sahabat ku " ucap Furguson kepada Handoko, melihat hal itu semua orang yang berada disana hanya tersenyum bahagia.
.
.
.
sekarang saya disini tidak hanya di temani oleh bintang di langit tapi juga di kelilingi orang orang yang sangat sayang peduli dengan saya ,
__ADS_1
kepahitan hidup sudah saya lalui , hinaan,cacian makian sudah saya rasakan
bahkan air mata bukan hal baru lagi bagi saya
tapi siapa kita yang bisa menghindari takdir
mungkin di masa lalu saya takdir saya begitu pedih dan menyakitkan, dan sekarang inilah takdir saya ...
Namun saya tidak tahu pasti takdir apa yang akan membawa saya di masa mendatang
tapi yang pastinya saya siap menghadapi semua itu karena ada Tuhan bersama saya.
Suara hati Viona yang sedang menatap langit indah di malam hari di kediaman nya
"sayang sudah malam, ayok kita istirahat, nanti bayi di dalam perut nya kedinginan lo" ucap Frans sambil memeluk istri nya dari belakang
"memang bayi dalam perut bisa kedinginan mas?"
"ya bisa, kalau kamu tidak percaya sini mas cek terlebih dahulu " jawab Frans mengedipkan matanya
Melihat hal itu Viona hanya tersenyum, dia tahu maksud mata nakal suami nya tersebut, apa lagi kalau bukan mengunjungi dedek bayi dalam perut.
.
.
__ADS_1
.
Sampai disini Tamat dulu ya pemirsa inshaAllah akan ada Extra part part selanjutnya alias part bonus .