
"entah lah mbak, vio ngak tahu apa yang akan vio lakukan kedepannya " ucap vio bingung menjawab apa yang dikatakan Wulan
" apa pun itu , hubungi mbak jika kamu membutuhkan sesuatu " timpal Wulan setelah nya
"pasti mbak " jawab viona berpelukan dengan Wulan
Sekarang Mereka di dalam mobil untuk mengantar kan Riko dan Reno ke sekolah baru. Mereka sudah berganti pakaian di apartemen milik Om Roy yang sekarang suaminya Wulan .
"Riko , sekarang kamu udah kelas 3 SMP ,kamu udah besar , yang sebentar lagi akan naik ke jenjang sekolah menengah atas, Kaka harap kamu sekolah yang rajin ya dek , jangan nakal jika kamu ingin menggapai cita cita mu " nasihat viona ke pada adik nya Riko
"jadi kalau ingin cita cita tercapai kita ngak boleh nakal ya kak? tapi Kaka ngak pernah nakal kenapa cita cita Kaka jadi dokter ngak tercapai " jawab Reno dengan polos nya, deg begitu lah yang di rasakan viona saat ini
benar aku tidak nakal bahkan aku termasuk siswa yang berprestasi dalam kelas , tapi kenapa cita cita ku tidak tercapai tuhan viona bergumam dalam hati
" belum tercapai bukan ngak tercapai dong mas bro, Karna kak vio aja belum melanjutkan studi nya, kelak kalau kak vio sudah sekolah lagi maka cita cita nya akan tercapai " jawab Frans bijak
"karena takdir berkata lain untuk Kaka dek " jawab viona sambil melihat keluar
"iya karena takdir Kaka menikah dengan mas bro Frans heheh" jawab Riko
"iya sih kata guru agama Reno, takdir ngak bisa di ubah tapi nasib bisa kok kak, jadi Kaka juga harus semangat juga dong jadi dokter nya " timpal Reno kembali berbicara , mendengar itu vio hanya tersenyum
jadi gadis ini bercita-cita menjadi seorang dokter hmm menarik frans berbicara dalam hati
"telah sampai tuan " ucap vayo, asisten sekalian sahabat Frans yang sangat profesional, ketika waktu kerja ia tak kan mengganti panggilan nya ke pada Frans dengan sebutan tuan , meskipun Frans tak masalah jika memanggil dengan sebutan nama saja seperti di luar jam kerja .
__ADS_1
"oke ayo keluar " ucap Frans keluar, dan tentu para pengelola yayasan menyambut kedatangan tuan Frans dan rombongan bak artis saja
hmmm sebegini nya ya pengaruh orang kaya, penyambutan nya luar biasa, dan seperti nya mereka sangat hormat kepada si beruang kutub ini viona kebingungan melihat mereka memperlakukan Frans
"mari silahkan masuk tuan dan nyonya " ucap seseorang lelaki yang seperti nya ketua pengelola yayasan tersebut
"Riko Reno kalian boleh langsung ke kamar kalian, vayo dampingi mereka " ucap Frans , dan di anggukan oleh Riko dan Reno
"baik tuan" ucap vayo, mereka di tuntun oleh seorang lelaki yang juga pengurus yayasan tersebut.
sekarang Frans dan viona sudah berada di sebuah ruangan, yang lumayan besar , dan viona kaget karena foto Frans terpampang nyata di dalam ruangan tersebut, Frans tidak sendirian dalam bingkai tersebut ada beberapa orang di dalam nya
kenapa ada si beruang kutub ya di foto itu tanya viona di dalam hati , karena kebelet viona izin ke toilet yang di temanin oleh seorang perempuan
"silakan nyonya " ucap perempuan yang mungkin sebaya dengan ibu nya jika masih hidup
"terimakasih telah menemani saya buk, kalau tidak ibu temani bisa bisa saya tersesat , sekolah ini begitu luas " ucap viona kagum
"sama sama nak viona, kalau toilet di dalam ruangan ketua pengelola tidak dalam renovasi tentu nak vio tidak akan repot repot begini " ucap perempuan tersebut
"tidak masalah buk, pasti sekolah disini sangat mahal kan buk, sekolah nya aja bagus besar, keren ,anak orang kaya semua ya buk Sekolah Disini " tanya viona penasaran , perempuan tersenyum kepada viona
" berbagai kalangan ada Disini nak vio, dari anak pengusaha , pejabat negara , hingga anak petani, dan anak para buruh ada disini " jawab ibuk tersebut
"wawwww sebegitu bagus nya kah Sekolah Disini hingga mereka rela mati Matian untuk menyekolahkan anak anak mereka disini " ucap vio kagum
__ADS_1
"jika tidak karena pemilik yayasan ini, tentu mereka tidak akan mampu , jangankan untuk bayar SPP untuk makan sehari-hari saja mereka banting tulang terlebih dahulu nak " jawab perempuan para baya tersebut
"OOO jadi maksud nya pemilik yayasan ini kasih beasiswa ya buk" tanya viona semakin penasaran
" iya nak, pemilik yayasan memberi beasiswa full bagi siswa yang kurang mampu hingga siswa yang berprestasi , bahkan pakaian pun mereka di beri dengan percuma hingga tidak tampak nya kesenjangan sosial disini " jawab wanita tersebut
"waw pemilik yayasan nya sangat baik dan berhati mulia ya buk" ucap viona tersenyum
"iya nak dan kamu beruntung telah menjadi istri nya sekarang, karena tuan Frans sangat lah baik dan berhati mulia" ucap perempuan tersebut mengagetkan viona
"tuan Frans? jadi pemilik yayasan ini tuan Frans ?" tanya viona kaget
"iya nak vio, tuan frans yang kebanyakan orang bilang dia adalah orang yang keras dan kejam tapi sesungguhnya hati nya sangat lembut dan penyayang kepada anak anak bahkan ia tak akan sanggup melihat anak anak yatim piatu menangis di luar sana, itulah kenapa ia juga mendirikan sebuah panti asuhan" ucap perempuan tersebut
"aduhh kita sudah banyak bercerita, hingga lupa tuan Frans mungkin menunggu istri nya yang cantik ini " ucap perempuan tersebut, sedangkan vio yang mendengar cerita dari salah seorang pengurus yayasan tersebut masih bingung dan terpukau
lelaki macam apa sebenarnya yang telah menikahi ku, apa ia mempunyai dua kepribadian, orang orang yang baru ku kenal selalu bercerita kalau beruang kutub itu sangat lah baik dan humble serta berhati mulia, tetapi mengapa terhadap ku dia sangat kasar bahkan selalu menghina ku tapi tidak kepada adik adik ku Riko dan Reno ucap viona dalam hati hingga ia tak sadar telah sampai di hadapan suami nya
"ayok kita menemui Riko dan Reno sebelum pulang " ucap Frans kepada viona
"baik tuan " ucap viona, membuat orang orang disana keheranan karena vio masih memanggil Frans dengan sebutan tuan , sedangkan Frans seperti nya sedikit kesal dengan apa yang di katakan viona
seperti nya kau memang harus di ajari , ah memang salah ku seharusnya aku tidak menunda-nunda pemberitahuan peraturan peraturan kepada nya ,sial ucap tuan Frans dalam hati
Meraka telah sampai di kamar Riko dan Reno, sebenarnya mereka beda kamar karena tingkat sekolah yang berbeda, tetapi Frans meminta untuk beberapa waktu Reno Tinggal satu kamar dengan Abang nya terlebih dahulu hingga ia nyaman dan mengenal teman teman baru .
__ADS_1
"Riko Reno, mas harap kalian betah disini , ingat ini adalah awal untuk manjadi orang sukses, kalian ingat janji mas semalam bukan? mas akan mengantarkan kalian ke kampung jika kalian benar benar sudah sukses , rajin belajar, nakal sedikit boleh tapi jangan pengecut " ucap Frans tersenyum
apa benar dia orang yang sama yang menikahi ku tempo hari, kadang kau seperti malaikat tapi ke Tika bersama ku kau seperti binatang buas yang mau membunuh orang ucap viona dalam hati