
" jangan lakukan itu lagi, karena saya takut sesuatu terjadi pada mu vio " ucap Frans semakin mempererat pelukannya
"Hem Hem semua mata tertuju pada anda bro " bisik Vayo pelan kepada Frans , mendengar itu Frans melepaskan pelukannya
" hmm saya mengucapkan banyak banyak terimakasih , telah membantu saya menyelamatkan istri saya , sekalian saya ingin meminta maaf karena telah membuat panik dan membuat gaduh, terutama kepada bapak pengawas cctv mohon maaf tadi saya sempat kasar dah marah " ucap Frans meminta maaf kepada semua anggota pengusaha sekolah
"tidak apa pak saya memakluminya, ketika orang terkasih kita dalam bahaya kita akan sulit berfikir jernih" jawab petugas tersebut , membuat frans tersadar ternyata sepenting itu viona bagi hidup nya
" terimakasih telah memahami saya, kalau begitu kami pamit terlebih dahulu " ucap Frans pamit
Di perjalanan menuju parkiran
"kak, emang nya siapa yang mau menculik Kaka?" tanya Riko yang turut mengantarkan kakak nya ke parkiran
"menculik? siapa yang akan menculik Kakak dek?" ucap viona tertawa menjawab ucapan adik nya , Frans berserta Vayo yang asyik mengobrol dengan kepala sekolah tidak begitu mendengar kan obrolan viona dan adik nya
"tadi mas bro yang bilang, dia bahkan sampai ketakutan jika menculik itu berhasil menangkap kakak , mas bro juga bilang bahwa kakak dalam bahaya" penjelasan Riko membuat viona mengingat kejadian tadi malam
apa orang orang tersebut ingin menculik saya? tapi kenapa mama dan tuan Frans tidak memberi tahu jika mereka menginginkan sesuatu saya? viona bertanya tanya dalam hati nya
"kak, kak kok diam sih, apa bener kakak mau di culik?" Riko penasaran, Reno yang tidak tahu menahu hanya menyimak saja apa yang mereka bicarakan
"bukan apa apa dek, dan ngak ada penculik, mungkin karena disini kota jadi tuan Frans takut saja kaka tersesat dan di sakiti oleh orang jahat, cuma itu aja, jangan kwatir ya" ucap viona menenangkan adik adik nya
setelah acara pamitan dan salaman , kini mobil yang di kendarai Vayo melaju ke kediaman utama Prayoga.
.
.
.
" kamu harus kuat dengan apa pun kata orang orang nanti nak, ejekan dan hina an itu sudah pasti akan menghampiri kalian terutama kamu Wulan , perebut suami orang, perusak rumah tangga wanita lain itu sudah pasti meskipun kesalahan itu tidak berasal dari kalian keseluruhan nya" ucap ibu nya Wulan setelah Wanda pergi dari sana
" saya yakin tidak semua orang berpikiran sama bu, lagi pula saya selalu bersama Wulan dalam keadaan apa pun " ucap Roy merangkul Wulan
"orang orang mungkin tidak akan tahu kenapa ini semua terjadi bu, meskipun rumah tangga mas Roy dengan mbak Wanda sudah bermasalah sebelum Wulan mengenal mas Roy , tetap saja bukan? Wulan yang salah di mata orang orang, tenang saja bu Wulan bisa menghadapi ini semua tentu dengan di iringi oleh doa ibu " ucap Wulan tersenyum pada ibu nya
"ibu tahu sebelum melakukan ini semua , kamu sudah paham betul dengan resiko yang akan kamu alami nak, dan dengan doa ibu , kamu tidak perlu kwatir karena tanpa di minta pun ibu akan selalu berdoa untuk kamu nak" ucap buk lani kepada Wulan
__ADS_1
"baik lah sayang , ayo kita berangkat " ucap Roy mengajak Wulan untuk melakukan pemeriksaan di rumah sakit.
.
.
.
.
"kalian gagal lagi, percuma saya bayar kalian dengan mahal " ucap Kania memarahi orang orang nya
"mereka sangat kuat dan banyak bos, sulit untuk menjatuhkan mereka " ucap seseorang
"alasan , pergi lah dari sini sebelum saya muak dengan kalian "
"baik bos" ucap seseorang tersebut
lebih baik wanita ini tidak mengetahui jika mereka sudah mengetahui dalang di balik semua nya. Karena jika ia tahu bisa bisa kami du bunuh gumam seseorang dari mereka sebelum pergi
"seperti nya harus aku yang ikut campur dalam hal ini " ucap kania pelan.
.
.
.
"istirahat la, saya pergi dulu ada hal yang penting " ucap Frans setelah sampai kamar
"Tuan " panggil viona menghentikan langkah kaki Frans
"kenapa?"
"terimakasih untuk semua nya " ucap viona sembari mendekati Frans lalu memeluknya erat , membuat frans kaget dengan tindakan tiba tiba viona
" Sama sama , istrahat lah kau pasti lelah " tutur Frans setalah viona melepas kan pelukan nya "aku pamit ya , hati hati di rumah" sambung nya kemudian
"tuan " panggil viona untuk kedua kali nya
__ADS_1
"iya , kenapa lagi Vi " ucap Frans berbalik badan
"tangan nya " viona meminta tangan Frans , fans yang kebingungan dengan sifatnya viona , menyodorkan tangan kiri ke pada viona
"hmm bukan kiri , tapi tangan itu tuan " ucap viona menolak tangan kiri dan menunjuk tangan kanan nya Frans
",oo saya salah ya" ucap Frans sambil mengganti tangan nya .Viona menyalami tangan Frans serta mencium nya . Tindakan viona barusan berhasil membuat jantung Frans berdetak kencang
dia menyalami dan mencium saya saja , membuat jantung ku cepat berdetak apa lagi jika dia melakukan hal yang lebih , apa yang akan terjadi pada ku pikir Frans sesaat setelah viona melepas kan tangan nya
"tuan, kau kenapa?" ucap viona melihat Frans terdiam sejenak dan melamun
"oo tidak apa apa , ya sudah saya pergi dulu " jawab Frans
"baiklah hati hati di jalan" timpal viona
" hmmm daaaa" ucap Frans berjalan hingga ke pintu kamar , namun entah kenapa Frans berbalik arah menuju tempat viona berdiri
"kenapa tuan , apa ada yang tertinggal?" tanya viona bingung
"iya aku meninggalkan sesuatu " jawab Frans
"apa?" tanya viona
"kau akan tahu jika kau menutupi mata mu " ucap Frans
karena viona kebingungan dan tak mengerti dengan maksud Frans, tiba tiba saja viona memejamkan mata nya
"hmmm aku sudah memejamkan .."
"cup cup cup " omongan viona terpotong karena Frans terlebih dahulu menempel kan benda kenyal milik nya ke wajah viona , membuat viona terdiam seribu bahasa
" sekarang tak ada lagi yang tertinggal , istrahat lah " jawab Frans berlalu meninggalkan viona yang mematung
jika kemarin kemarin karena kecelakaan atau karena ketidak sengaja an dia menciumi ku, tapi sekarang dengan sengaja dia melakukan nya pada ku, itu pun tidak hanya satu kali, ia bahkan melakukan nya berkali kali gumam viona sendiri di dalam kamar..
"aku berharap kau juga merasakan hal yang sama dengan yang ku rasakan tuan, Aku mencintaimu sungguh mencintaimu , semoga Allah selalu meridhoi hubungan kita ya tuan " gumam viona dengan dirinya sendiri
Hallo semuanya terimakasih telah mampir di Takdir seorang gadis desa ..maaf masih banyak kesalahan kesalahan dalam penulisan.🙏🙏
__ADS_1
author mintak like vote dan coment nya dong 🥰😍 biar author tambah semangat...dan jangan lupa mampir' di novel aku di madu saat hamil anak ke tiga ya.,sembari menunggu up TSGD 😄
terimakasih semuanya 🙏🙏