Takdir Seorang Gadis Desa

Takdir Seorang Gadis Desa
Bab 63


__ADS_3

"sudah hentikan, pergi dari sini , jangan kau hina lagi istri ku Wulan, hari ini aku akan mendaftar kan gugatan perceraian kita, aku ingin berpisah dengan mu Wanda " ucap Roy juga tak kalah keras .


"aku tidak akan diam , ingat itu " ucap Wanda sebelum pergi dari apartemen Roy


.


.


.


Kediaman utama


"apa keputusan kalian?" tanya Handoko kepada Jelika dan Defran


" aku tak ingin berpisah ayah " jawab Jelika


" kalau begitu kau harus terima lani sebagai istri kedua ku, karena aku tidak akan bercerai dengan nya " ucap Defran


" apa kau yakin dengan hal itu? memiliki dua istri tidak la muda Def , apa lagi jika orang-orang mengetahui hal ini , apa yang akan kau lakukan?" ucap Handi sang Kaka


" aku yakin mas, aku tidak bisa menceraikan nya , aku mencintai nya " mendengar kata kata itu hati Jelika sangat lah hancur itu terlihat dari ekspresi wajah nya " lagi pula awak media atau pun rekan rekan kita tidak akan tahu jika tidak ada yang memberi tahu " sambung nya


"Kita keluarga tidak mungkin memberi tahu aib kita sendiri kepada orang luar, bagaimana jika mereka tahu sendiri , tidak mungkin jika mas dan lani tidak pernah bepergian bersama bukan?" Ucap Anggita


" tenang saja , kami bisa mengatasi itu" jawab Defran


"seperti nya keputusan mu tidak bisa di ubah lagi Def, semoga ini jalan terbaik yang kau pilih " Ucap ayah Handoko "dan kau Jelika apa dan dan bagaimana tanggapan mu dan keputusan mu karena suami mu tak ingin mencerai kan lani istri keduanya "


"baiklah meskipun ini sangat berat, dan sampai kapan pun aku tidak akan pernah bisa menerima jika aku di madu , tapi saya juga tidak bisa bercerai dengan mu mas , " ucap Jelika melihat suaminya " untuk itu saya minta meskipun mas tetap mempertahankan wanita tersebut, silakan tapi jangan pernah sekalipun dia kau ajak menginjakan kaki di rumah ini, dan rumah yang lain nya, serta apartemen kita, aku tak Sudi dan tak rela jika dia menyentuh kepunyaan ku selain dirimu , jika itu terjadi aku tak akan tinggal diam "


"tenang saja, saya tidak akan pernah membawa nya kesini dan rumah kita , saya juga tidak semiskin itu hingga tidak membeli kan kediaman yang baru untuk nya "


"hmm wanita yang beruntung, dan jika mas berani mempunyai istri dua, berarti mas juga harus bisa adil meskipun hubungan kita tidak baik "


"saya setuju dengan Jelika, keadilan dalam memiliki dua istri harus terjadi, apa mas Def bisa?"


"tentu bisa, dan akan saya pastikan tidak akan ada yang merasa tidak adil " jawab Defran


Mendengar hal tersebut Handoko hanya mengambil nafas panjang.

__ADS_1


.


.


.


"Kaka tidak perlu kwatir , kita disini sangat senang dan bahagia " jawab Riko


"Reno disini banyak teman kak, semua mau berteman dengan Reno tidak seperti di kampung "


"tidak usah mengingat masa lalu, jadikan saja sebagai pelajaran untuk kedepannya " ucap Frans mengusap kepala Reno


"baik mas bro " ucapnya tersenyum


Ponsel Frans berdering "sebentar ya saya angkat telfon terlebih dahulu, seperti nya penting ini dari Alex dan jangan kemana kemana ingat itu " ucap Surya sembari membelakangkan mereka namun tidak jauh


"apa Kaka bahagia?" tanya Riko


"bahagia sayang, Alhamdulillah , kalian harus rajin rajin belajar ya, biar impian dan cita cita nya tercapai " jawab Viona


"siap kak"


" hmm tapi kaka kan ngak boleh pergi kemana kemana oleh mas bro, nanti mas bro marah lo kak" ucap Riko


"tapi Kaka ngak tahan lagi dik, ini mau muncret lo, ayok dimana toilet nya"


" seperti nya mas bro masih lama deh bang, kasihan Kaka tu tahan pipis, ya udah reno yang antar kaka ke toilet dan Abang yang tunggu mas bro oke " ucap Reno


"oke dek, Kaka setuju " ucap viona menarik tangan Reno karena tak tahan lagi sebelum Riko menanggapi ucapan Reno


Setelah Frans mengakhiri panggilan telefon nya dengan Alex , Frans kaget karena tidak mendapat kan istri nya bersama Riko .


"Viona, Riko dimana kaka mu ha' " tanya Frans panik


"kaka tadi ke toilet mas bro " jawab Riko heran melihat Frans begitu panik nya saat tidak mendapatkan viona


"dimana toilet nya, Riko ayok kita susul viona " ucap Frans


"tenang mas bro, Kaka viona tidak pergi sendiri , dia di antar oleh Reno dan kak viona tidak akan tersesat " ucap Riko karena ia belum tahu bahwa Viona dalam bahaya

__ADS_1


"bukan itu masalah nya Riko, Kaka mu dalam bahaya , ada orang yang ingin menyakiti dan menculik nya " terang Frans kepada Riko


"apa? menculik, ayok mas toilet nya arah sana " ajak Riko mengajak Frans


Frans dan Riko dengan rasa kwatir berlari menuju toilet dengan perasaan takut Viona kenapa kenapa


"viona viona Reno " kalian dimana panggil Frans saat tiba di toilet perempuan yang membuat para siswi heran


"kakak, kakak adek dek " panggil Riko


"apa kalian melihat istri saya? tentu kalian tahu viona bukan?" tanya Frans kepada beberapa siswi yang disana


"tadi memang ada buk viona ke toilet pak, tapi sudah keluar kira kira 2 menit yang lalu " jawab seorang siswi tersebut


"ya Allah, dimana istri ku viona" ucap Frans menarik rambut nya " viona viona " teriak Frans keluar dari toilet tersebut


beberapa siswa yang berada di toilet keheranan melihat orang yang mereka kenal dingin kaku dan berwibawa bisa ketakutan seperti itu hanya tidak menemukan istri nya .


"Riko coba cari ke tempat yang lain " suruh Frans kepada Riko


mendengar keributan di dalam, Vayo memasuki area sekolah dan menemui Frans


"ada apa bos ?" tanya vayo melihat bos nya panik


" bagaimana cara mu bekerja, apa kau tidak melihat istri ku barusan di culik oleh mereka?" bengis Frans kepada Vayo . Mendengar hal tersebut Vayo kebingungan dan tidak mengerti


"kenapa kau hanya diam? dan seperti orang bodoh?" sambung Frans kembali


"tunggu tunggu , selama saya berdiri di gerbang sekolah tak ada satu pun yang masuk atau pun keluar dari sekolah ini bos, jadi tak mungkin jika nyonya viona di culik " jawab Vayo yakin


" terus kemana istri ku Vayo , tadi dia hanya ke toilet bersama Reno dan sekarang kedua menghilangkan , apa menurutmu ini semua magic Vayo?" teriak Frans membentak Vayo


" saya yakin nyonya viona masih ada di sekitaran sekolah ini, karena barusan orang orang kita mengabari saya jika mereka berhasil melumpuhkan lawan sehingga kita sudah tahu siapa dalang di balik semua ini bos " penjelasan Vayo


"siapa dia ? siapa dalang penculikan istri ku vayo " tanya Frans dengan nada naik turun


"Kania bos"


"wanita kuntilanak itu , awas kau Kania jika sesuatu terjadi pada istri ku, jika dia tergores sedikit saja, habis kau " ucap Frans marah

__ADS_1


__ADS_2