Takdir Seorang Gadis Desa

Takdir Seorang Gadis Desa
bab 82


__ADS_3

"viona baik kak, Alhamdulillah " jawab viona lembut


" hmm kenapa kau ada disini Laras ? dan bersama pak Frans Prayoga?" tanya Laras mengenali siapa pria yang di samping viona


"kau mengenali ku , tetapi kenapa kau tak mengenali siapa istri ku?" ucap Frans geram dari tadi kepada Ronal


"siapa yang tak mengenali mu tuan muda Frans Aditya Prayoga , dan aku tidak tahu siapa istri mu dan kapan mu menikah karena aku baru saja kembali dari US untuk menyelesaikan pendidikan ku " ucap Ronal


"oo sangat menarik, jadi kau punya waktu untuk mencari tahu siapa istri ku, dan maaf sekarang kami buru buru, permisi" ucap Frans menarik tangan viona


"Laras, tunggu apa boleh aku meminta nomor ponsel mu " ucap Ronal yang semakin membuat frans naik darah , mendengar itu viona melihat ke arah Frans yang sekarang mukanya marah padam karena marah , melihat semua itu Dion dan Tiara hanya diam saja .


"maaf bang sebenarnya viona..."Ucap Dion terputus


"apa dia masih malu untuk memberi kan nomor ponsel nya pada ku?" ucap Ronal memotong pembicaraan Dion


"tentu tidak , sini ponsel mu, aku tahu nomor handphone Laras mu ini" ucap Frans mengambil ponsel di tangan Ronal


"ini"


"kenapa tidak tersambung?" ucap Ronal setelah menghubungi nomor ponsel yang di berikan oleh Frans


"karena handphone viona lagi lowbat" jawab Frans


karena yang kau hubungi itu adalah ponsel ku yang sedang pingsan karena kurang cairan , mampus kau , aku kerjai gumam frans tertawa dalam hati nya


"baiklah kami buru buru apa kau juga ingin bersama kami ?" sindir Frans yang membuat Ronal mati kutu , sedang kan viona hanya diam karena ia tahu jika suami sekarang sedang marah .


Di dalam mobil


"Dion, siapa lelaki tadi?" tanya Frans dalam hati


"dia Ronal pak " jawab Dion polos


"ya saya tahu namanya Ronal, yang ingin aku tahu selain namanya " ucap Frans penasaran


"Dia Ronal kaka kelas saya, tepatnya dia kelas 3 saat saya kelas 2, dia anak pejabat yang lagi dinas di kampung kami, bang Ronal dan keluarga nya hanya sebentar tinggal disana" Dion menjelaskan lebih detail


"siapa nama lengkap nya?"


" Ronaldo Pangestu pak "


"Ronaldo Pangestu, hmm seperti nya dia tertarik dengan istri ku?"


"iya bang Ronal dari dulu memang naksir berat kepada vio...." paappp Tiara menutup mulut suami nya cepat


"mas jangan terlalu jujur, ngak lihat apa ekpresi nya suami viona " ucap Tiara berbisik ke pada suami nya


"kau tidak harus menutup mulut Dion, biarkan saja dia berbicara " tutur Frans melihat Tiara dari kaca depan


"mas , apa rumah nya masih jauh " tanya viona mengalihkan pembicaraan


"sebentar lagi "jawab Frans cuek


aduh salah aku apa lagi coba? si singa ngambek , ampun deh gumam viona


seperti nya saya salah bicara, pak Frans tambah di bakar api cemburu Dion di dalam hatinya

__ADS_1


aku bahagia , viona menemui lelaki yang saat tepat dan sangat mencintai nya buktinya pak Frans sangat cemburu kak Ronal yang hanya Kaka kelas kami gumam Tiara


.


.


.


Setelah sampai di rumah yang akan di tempati oleh Dion dan Tiara yang dekat dengan tempat kerjanya Dion.


Setelah mengantar kan Tiara dan Dion kembali ke rumah Frans. Mereka langsung pulang ke kediaman dengan penuh keheningan dan irit bicara.


.


.


.


Di dalam kamar


" Seperti nya mas Frans masih kesal dengan kak Ronald , buktinya dia mogok bicara , huhuhu apa yang harus aku lakukan untuk membujuk nya " ucap viona sendirian , sedangkan Frans sedang berada di kamar mandi


"mas lapar ngak? kita ke bawah yok " ucap viona , setelah Frans keluar dari kamar mandi


"belum lapar " ucap Frans cuek


"ya udah deh, aku nunggu mas aja " ucap viona sambil memegang perut nya


"kenapa apa kamu sakit?" tanya frans melihat viona kesakitan , viona hanya mengangguk


"apa yang sakit? perut? " tanya Frans yang di jawab gelengan oleh viona


" hati ku mas"


"kenapa " jawab Frans cuek


"karena kamu ngak mau lihat aku, ngak mau bicara dengan ku, seperti nya kamu ngak sayang lagi sama aku " ucap viona sedih


"sayang mas tidak pernah berubah sama kamu " ucap Frans sedikit melihat viona


"lalu kenapa mas tidak mau melihat ku, ngak bicara dengan ku " tanya viona


"kata siapa, ini bicara"


"mas kenapa? mas marah sama aku, karena kak Ronal tadi" tanya viona pelan dan hati-hati


"jangan sebut lagi nama itu di rumah ini, dan di dekat mas" jawab frans marah


"maaf ya mas, tapi sejujurnya viona sama kak Ronal itu sungguh tidak ada apa apa mas, cuma sebatas kaka kelas tak lebih " jelas Viona


"bukanya dia pernah naksir kamu ?"


"mana aku tahu mas, dan aku juga tidak ingin tahu siapa siapa saja yang naksir aku, itu ngak penting mas "


"jadi selain dia siapa lagi yang naksir kamu?"


"aku ngak tahu mas, dan ngak harus juga tahu kan, sudah lah sayang please yang penting kita sekarang bahagia dengan kehidupan kita, aku sayang mas, mencintai mas " ucap viona membelai wajah Frans lembut

__ADS_1


"benarkah? " viona menjawab dengan anggukan


"jika nanti bertemu dengan nya , jangan pernah hiraukan dia " ucap Frans sambil memeluk istrinya


"siap laksanakan bos" jawab viona tertawa


"ayok makan sayang , mas sudah sangat lapar " ajak frans


"katanya belum lapar " viona menggoda suami nya


"tadi nya, sekarang sudah " ucap nya tertawa


.


.


.


"sekarang di luar sana aku adalah wanita perusak rumah tangga orang mas " ucap Wulan sedih


"sayang, mas mintak maaf untuk semua ini , mas ngak tahu kejadian nya akan seperti ini, tapi mas janji akan mengatasi ini sayang " jawab Roy kepada Wulan


"Bagaimana caranya mas? ada berita tentang kita di semua surat kabar mas, akan sulit di atasi , dan aku takut kesehatan ibu akan terganggu karena ini semua " jawab Wulan kwatir semua itu akan mengganggu kesehatan ibu nya


"percayakan semua pada mas sayang , mas akan menghubungi Frans sebentar " ucap Roy sambil mengambil handphone nya


.


.


.


kediaman Prayoga


Seperti biasa, setelah makan malam keluarga Prayoga akan selalu berkumpul di ruangan keluarga.


ponsel Frans berbunyi


"Roy " ucap Frans


"hallo ,ada apa pak Roy "


"...."


"OOO tidak Maslaah, kami juga lagi bersantai "


"....."


"benarkah ? " jawab Roy sambil mengambil remote tv untuk memastikan apa yang di ucapkan Roy


"....."


"tidak usah kwatir , saya akan bantu untuk hal itu "


"...."


" tidak masalah pak Roy, bukan kah istri mu itu Kaka dari istri saya ?" ucap Frans mengagetkan anggota keluarga lainnya tapi tidak dengan Anggita

__ADS_1


"...."


"sama sama " ucap Frans mematikan panggilan telfon nya.


__ADS_2