
Dua orang lelaki dari dua keluarga kaya di Indonesia, terlihat saling berbincang di sebuah ruangan privat di sebuah hotel berbintang lima milik salah satu dari kedua keluarga tersebut. Pagi ini, Brandon Alexander bertemu dengan Ronald Anderson, sahabatnya.
Kedua sahabat lama itu berbincang dengan sangat akrab.
“Bagaimana kabar putramu?”tanya Brandon
“Dia baik. Sekarang dia sudah menjadi dokter”jawab Ronald
“That’s great”puji Brandon
“Aku dengar putrimu baru saja lulus”ucap Ronald
“Iya..Cathy baru saja lulus. Aku berencana menempatkan dia di salah satu perusahaanku di Inggris”
“Wah kebetulan sekali..putraku juga sekarang menetap di Inggris. Seingatku putraku dan putrimu dulu satu sekolah waktu masih SD”ucap Ronald
“Mungkin itu yang namanya jodoh, hahahaha”
Brandon dan Ronald tertawa bersama. Suara berat mereka mengisi seluruh ruangan privat tersebut.
“Kalo begitu kita percepat saja perjodohan mereka, bagaimana menurutmu?”usul Brandon
“Boleh..boleh”sahut Ronald
Kedua lelaki yang tak lagi muda itu, sekali lagi membahas perjodohan antara putra dan putri masing-masing. Perjodohan yang sudah sejak lama dirancang keduanya untuk semakin mempererat hubungan kedua keluarga.
Sementara itu, hubungan Catherine dan Willy semakin hari semakin mesra. Walaupun Catherine belum memberikan jawaban atas permintaan Willy untuk menjadi kekasihnya, namun Catherine tidak keberatan untuk menghabiskan waktu bersama Willy.
Seperti hari ini, keduanya tampak sedang jalan-jalan di mall berdua sambil bergandengan tangan. Keduanya tampak seperti sepasang kekasih. Willy memperlakukan Catherine dengan penuh kasih sayang. Membuat Catherine merasa nyaman dan tidak keberatan dengan semua perlakuan Willy padanya.
Saat keduanya berada di food court mall,
“Wajahmu kenapa Will?”tanya Catherine melihat wajah Willy yang berubah.
“Ah..bukan apa-apa”kelit Willy
“Katakan padaku ada apa?”tanya Catherine karena dia seakan bisa membaca ada sesuatu yang mengganjal di hati Willy.
“Lusa aku harus kembali ke Inggris”
“Secepat itukah?”tanya Catherine
Willy mengangguk pelan.
“That’s not a big deal. Aku akan ikut denganmu ke Inggris”ucap Catherine sambil tersenyum.
“Tapi..”
“Tapi apa? Kau tak mau aku ikut ke Inggris?”tanya Catherine
“Bukan begitu Cathy..tentu saja aku senang jika kau mau ikut denganku ke Inggris. Hanya saja kepergianku kali ini karena papaku akan menjodohkan aku dengan putri sahabatnya”ucap Willy dengan sendu sambil menggenggam tangan Catherine.
“Oh..begitu rupanya”
__ADS_1
Suasana mendadak berubah. Baik Catherine maupun Willy sama-sama terdiam. Hanya tangan keduanya masih saling bertautan. Keduanya tenggelam dalam pikiran masing-masing. Willy yang sangat menyayangi orangtuanya, tak ingin mengecewakan keduanya. Namun hatinya saat ini sudah terikat dengan Catherine. Gadis yang selama beberapa hari ini menjadi “kekasihnya”.
Selama beberapa hari ini, Willy merasa sangat bahagia bisa bersama Catherine dan bisa menghabiskan waktu bersama.
Sementara itu, Catherine yang masih belum sepenuhnya sembuh dari patah hatinya terhadap Arga, merasa belum yakin dengan perasaannya sendiri kepada Willy. Lelaki yang selama beberapa hari ini selalu menemani dan memperlakukannya dengan sangat baik. Catherine merasa Willy adalah lelaki yang baik. Selama beberapa hari ini, Catherine hanya ingin menikmati kebersamaannya dengan Willy meskipun tanpa status yang jelas antara keduanya. Karena Catherine memang belum menjawab permintaan Willy untuk menjadi kekasihnya.
Tapi setelah mendengar Willy akan dijodohkan dengan putri sahabat papanya, entah mengapa ada sisi di dalam hati Catherine yang tidak rela. Dia tak rela jika harus kehilangan Willy di saat dirinya sudah mulai menerima kehadiran Willy.
“Bagaimana jika kamu batalkan perjodohan itu?”tanya Catherine
“Aku tak bisa..aku tak ingin mengecewakan kedua orangtuaku”
Catherine menatap Willy.
“Jika aku mau jadi pacarmu, apa kau mau membatalkan perjodohan itu?”tantang Catherine membuat Willy membelalakkan matanya mendengar ucapan Catherine
Namun Willy yang menganggap ucapan Catherine hanya gurauan semata, malah tertawa dibuatnya.
“Hahahaha”Willy tertawa
Catherine yang merasa ucapannya serius malah ditertawakan Willy terlihat mengernyitkan dahinya.
“Apanya yang lucu?”tanya Catherine dengan tatapan tajamnya pada Willy
“Kau cuma bercanda kan?”tanya Willy memastikan
“Aku serius”ucap Catherine dengan tegas.
Willy yang mendengar ucapan Catherine yang terdengar serius dan tatapan matanya yang sangat meyakinkan membuat Willy sejenak percaya dengan ucapan Catherine.
Catherine menganggukkan kepalanya pelan membuat Willy tersenyum dengan lebar. Harapannya untuk bersama Catherine akhirnya terwujud setelah gadis cantik itu menerimanya menjadi kekasihnya. Willy kemudian mencium punggung tangan Catherine.
“Berarti sekarang kita pacaran?”tanya Willy
“Tentu saja”jawab Catherine sambil tersenyum.
Keduanya saling tersenyum.
“Kau tak tahu betapa aku sangat bahagia mendengar ucapanmu ini. Aku pasti akan membahagiakanmu. Aku janji”ucap Willy
“Kita lihat saja nanti apa kau benar-benar mencintaiku atau kau juga sama dengan kak Arga”gumam Catherine dalam hati
Akhirnya keduanya memilih pulang. Willy menggenggam tangan Catherine dengan sangat erat seakan tak ingin melepaskan tangan gadis pujaan hatinya. Cinta pertamanya.
Sementara Catherine hanya pasrah saja dengan semua perlakuan Willy padanya. Keduanya kemudian makan malam bersama dan berjalan-jalan di taman sambil bergandengan tangan. Keduanya pulang setelah menghabiskan waktu seharian berdua. Keduanya sampai di kediaman Alexander pukul 24.00.
Di dalam mobil, Willy yang sudah mengantar Catherine melepas sabuk pengamannya.
“Terima kasih untuk hari ini”ucap Catherine lembut
“Aku yang harusnya berterimakasih karena kau sudah mau jadi pacarku”ucap Willy lalu memeluk tubuh mungil Catherine.
“Lalu bagaimana dengan perjodohanmu?”tanya Catherine
__ADS_1
Willy melepaskan pelukannya, kemudian menggengam tangan Catherine.
“Aku akan bicara dengan kedua orangtuaku, semoga saja mereka mau mengerti”
“Kalo perlu kita bisa bicara dengan kedua orangtuamu”ucap Catherine
“Kita?”
“Aku akan ikut denganmu jadi orangtuamu bisa menerima pembatalan perjodohan itu”
“Apa kau mau ikut denganku ke Inggris untuk bicara dengan orangtuaku?”tanya Willy
“Tentu saja”jawab Catherine mantap
“Terimakasih Cathy”ucap Willy sambil memeluk tubuh Catherine sekali lagi setelah mendengar gadis itu mau ikut dengannya untuk pergi ke Inggris dengannya.
Akhirnya Catherine turun dari sdalam mobil lalu melambaikan tangannya pada Willy.
Willy yang masih berada di dalam mobil, kemudian memilih keluar mobil.
“Cathy?”panggil Willy
Membuat Catherine membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Willy.
“Ada apa?”tanya Catherine begitu melihat Willy berjalan ke arahnya.
Willy hanya diam sambil melangkahkan kakinya menghampiri Catherine. Setelah di hadapan Catherine, Willy mencium kening Catherine dengan lembut.
“Good night”ucap Willy
“Good night”balas Catherine
Akhirnya Willy pulang. Catherine yang sudah sampai di kamarnya, memlih merebahkan tubuhnya di ranjang. Pandangannya nanar menatap langit-langit kamarnya.
“Apakah yang kulakukan ini sudah benar?”gumam Catherine dalam hati
Di Amerika,
Arga yang selalu memantau pergerakan dan perkembangan Catherine dibuat semakin gusar setelah menerima kiriman foto dari orang suruhannya yang memperlihatkan foto Willy yang semakin dekat dengan Catherine.
Dan saat Arga membaca kiriman email rekaman suara keduanya di mall dimana Catherine menerima Willy menjadi kekasihnya membuat Arga kebakaran jenggot. Api kecemburuan yang selama beberapa hari ini ditahannya akhirnya meluap-luap.
Arga yang sudah tak tahan dengan kedekatan Catherine dan Willy akhirnya memilih untuk kembali ke Indonesia.
“Aku harus kembali ke Indonesia sekarang juga. Apapun yang terjadi”gumam Arga dalam hati
Arga segera memberitahukan rencana kepulangannya pada Jack Dragon, sekretaris pribadi Brandon.
“Kenapa kau buru-buru pulang ke Indonesia?”tanya Jack dalam sambungan telepon dengan Arga
“Maaf paman, ada urusan pribadi yang harus aku selesaikan sekarang juga. Aku akan tetap memantau perkembangan perusahaan. Tapi aku harus kembali ke Indonesia sekarang juga. Tolong sampaikan itu pada tuan Brandon”ucap Arga kemudian menutup sambungan telepon.
“Tak kan kubiarkan kau pergi dari sisiku. Kau adalah milikku, Cathy”gumam Arga dalam hati.
__ADS_1
Akhirnya Arga memutuskan untuk pulang ke Indonesia demi bisa menyelesaikan masalahnya dengan Catherine. Arga ingin kesalahpahaman antara keduanya diselesaikan. Karena Arga tak ingin melepaskan Catherine. Karena Arga percaya Catherine masih mencintainya dan Arga ingin memperjuangkan cintanya pada Catherine.