Terjerat Cinta Nona Muda

Terjerat Cinta Nona Muda
Terbawa Suasana


__ADS_3

Arga menatap kepergian Catherine sambil menghela nafasnya perlahan. Ingin rasanya Arga memeluk kembali wanitanya, karena dia sangat merindukan wanita itu. Namun semua rasa rindunya harus dia pendam sendiri, mengingat status wanita itu yang sudah menjadi istri lelaki lain.


Arga langsung berjalan menuju ruang kerjanya. Arga ingin mengecek beberapa pekerjaannya yang terpaksa ditunda karena dirinya harus menjaga Agatha di rumah sakit.


Arga menatap layar laptop miliknya. Arga segera memeriksa berkas-berkas penting perusahaan yang menjadi tanggungjawabnya. Arga bekerja sampai larut malam. Arga memijat tengkuknya sendiri yang terasa berat.


Saat ingin mengakhiri pekerjaannya, Arga teringat berkas laporan yang dikirimkan anak buahnya beberapa waktu lalu. Arga membuka berkas berisi laporan dan foto-foto itu dengan wajah yang diliputi dengan kemarahan.


Arga yang awalnya hanya ingin memantau keseharian Catherine di Inggris, dibuat terkejut ketika salah satu anak buahnya yang juga pengawal Catherine di Inggris melaporkan tentang kejadian ketika Catherine hampir tertabrak beberapa waktu lalu.


FLASHBACK ON


Di sebuah kantor perusahaan Alexis Global Corp.,


“APA? Benarkah informasi yang kau sampaikan ini? Kirimkan padaku bukti-buktinya sekarang”perintah Arga pada seseorang yang menghubunginya.


Beberapa menit kemudian, semua informasi yang dibutuhkan Arga sudah masuk dalam emailnya.


Dibukanya kiriman email dari bawahannya yang menjaga Catherine.


Arga semakin terkejut ketika melihat kiriman foto yang memperlihatkan kedekatan Ella, Darren dan Willy tepat setelah Catherine pulang dari butik Ella. Karena penasaran, Arga memerintahkan anak buahnya memata-matai Ella juga. Dan akhirnya Arga bisa mendapatkan informasi tentang Ella, hubungan antara Ella dan Willy.


“Kurang ajar! Beraninya dia berselingkuh di belakang nona Catherine”gerutu Arga setelah membuka kiriman foto-foto bukti perselingkuhan Willy dengan Ella.


Begitu mendengar berita tentang Ella dan Willy, Arga yang dikuasai amarah membara, hampir saja terbang langsung ke Inggris untuk membuat perhitungan dengan Willy. Namun semua itu ditahannya, semuanya demi kebahagiaan Catherine. Bagi Arga, selama Catherine bahagia, maka Arga akan menyimpan rapat hubungan terlarang Willy dan Ella.


“Jika sampai dia menyakiti Cathy-ku, aku pasti akan membuat dia menyesal seumur hidupnya”tekad Arga waktu itu.


FLASHBACK OFF


Arga menyandarkan kepalanya yang terasa berat di sandaran kursi. Tatapan matanya kosong. Pikirannya melayang tak tentu arah.


Karena merasa haus, Arga keluar dari ruang kerjanya. Sesekali Arga bertemu dengan beberapa pelayan dan pengawal yang berjaga malam itu. Di tengah perjalanan, Arga kaget ketika melihat penampakan Catherine yang juga berjalan ke arah taman belakang. Arga mengikuti langkah Catherine yang saat itu tidak bisa tidur dan ingin mencari udara segar di taman belakang.


Catherine berjalan tanpa memperhatikan sekitarnya. Namun karena merasa ada yang mengikutinya, Catherine pun menoleh ke belakang. Catherine kaget begitu melihat penampakan Arga.


“Kakak”



Arga berjalan mendekati Catherine. Keduanya kini berdiri saling berhadapan.


“Kenapa nona disini?”tanya Arga

__ADS_1


“Aku hanya ingin mencari udara segar”jawab Catherine


“Kalo begitu, saya temani nona”ucap Arga


Keduanya kemudian melangkah bersama menuju taman belakang yang pemandangannya sangat indah. Ditemani cahaya lampu taman yang berpendar indah dengan cahayanya yang remang-remang. Serta pemandangan kolam yang luas dan indah. Membuat siapapun yang duduk di sana akan diliputi dengan perasaan tenang dan damai.


Keduanya duduk bersama di kursi taman. Kali ini keduanya berbincang dalam suasana yang lebih santai.


“Kakak sudah lama mengenal gadis itu?”tanya Catherine tiba-tiba


“Gadis?”tanya Arga


“Iya..Jessica”jawab Catherine


“Belum lama”jawab Arga singkat


“Ehmm..begitu rupanya. Aku lihat kalian cocok. Jessica gadis yang cantik, ramah dan menyenangkan”puji Catherine sambil tersenyum


Arga hanya mendengar ucapan Catherine tanpa berniat membalas perkataan itu.


“Apa Madam O yang mengenalkan kalian?”tanya Catherine


“Iya”jawab Arga singkat


“Sebaiknya kakak jangan seperti ini. Kasihan Jessica, aku lihat dia sangat menyukai kakak. Sebaiknya kakak lebih berinisiatif. Jangan biarkan gadis sebaik dia pergi hanya karena sikap kakak yang kurang peka itu”tutur Catherine panjang lebar.


“Tetapi itu masalah pribadiku”gumam Arga dalam hati dengan ekspresi dinginnya.


“Apa saya boleh bertanya pada nona?”tanya Arga tiba-tiba sambil menoleh pada Catherine


Catherine yang kaget karena tidak biasanya Arga bertanya seperti itu pada dirinya, menjadi sedikit kelabakan.


“A-apa yang ingin kakak tanyakan?”tanya Catherine penasaran


“Apa nona bahagia?”tanya Arga sambil menelisik kejujuran di mata Catherine


Catherine yang tak kuat bertatapan dengan Arga, mengalihkan pandangannya ke arah taman belakang sambil mengatur nafasnya.


“Apa maksud pertanyaan kakak?”tanya Catherine


“Apa nona bahagia menikah dengan tuan Willy?”selidik Arga


Catherine yang tak menyangka akan mendapat pertanyaan seputar pernikahannya dengan Willy terlihat salah tingkah.

__ADS_1


“Kenapa kak Arga menanyakan itu? Tentu saja aku bahagia”ucap Catherine bohong


Karena pada kenyataannya, kehidupan pernikahannya bersama Willy sangatlah jauh dari bayangannya. Willy yang meskipun mencintai Catherine namun tak memperlakukan selayaknya seorang suami yang memuja istrinya. Pernikahan mereka terasa sangat hambar. Apalagi mereka hanya bertemu selama beberapa jam setiap hari. Mereka juga tak pernah menyempatkan untuk berlibur bersama.


“Syukurlah”ucap Arga


Catherine menoleh sepintas pada Arga. Lelaki dingin sedingin balok es yang dulu dicintainya. Ada sisi dalam hati Catherine yang ingin kembali pada lelaki itu. Dia juga ingin bisa mencintai Arga seperti dulu lagi. Apalagi malam ini, Catherine seakan bisa merasakan kehangatan seorang Arga Wisnutama. Kehangatan yang meluluhkan hatinya. Kala lelaki itu menatapnya dengan lembut. Apalagi saat di restoran tadi, saat Arga menyelamatkan dirinya dan memeluk tubuhnya. Sesaat Catherine ingin kembali merasakan dekapan lelaki itu. Catherine ingin menyandarkan dirinya di bahu lebar Arga. Seperti dulu yang selalu dilakukannya saat mempunyai banyak masalah.


Keduanya kemudian sama-sama terdiam. Menikmati suasana malam yang hening. Catherine menatap langit yang dipenuhi bintang.


“Sudah lama aku tidak menikmati suasana setenang ini”gumam Catherine sambil tersenyum menatap pemandangan langit malam yang begitu indah.


Catherine tak sadar jika kini Arga sedang menikmati pemandangan indah di depannya. Pemandangan seorang wanita cantik yang sedang tersenyum dengan sangat indah. Keduanya sama-sama tersenyum namun sambil menatap pemandangan yang berbeda. Catherine mengedarkan pandangannya menatap langit yang begitu indah berhiaskan kelap kelip bintang. Senyumnya terus terukir di bibirnya membuat Arga tanpa sadar menarik sudut bibirnya juga.


Catherine yang puas memandang langit penuh bintang, menundukkan kepalanya dan menoleh sepintas pada Arga dengan senyum yang terus merekah dibibirnya.


Deg..deg..deg


Keduanya bertatapan. Jantung keduanya berdetak semakin tak karuan. Ketika tatapan mata keduanya bertemu, ada perasaan hangat yang menyelimuti hati keduanya.


Karena terbawa suasana romantis malam itu, entah kenapa Arga mulai memberanikan dirinya mendekati Catherine. Tanpa memutus tatapan hangat diantara keduanya. Sesekali Arga menatap bibir merah merona Catherine. Arga mulai mendekatkan tubuhnya perlahan ke arah Catherine.


Catherine juga terus mematung. Sejenak Catherine kehilangan akal sehatnya begitu melihat lelaki sedingin es yang dulu dicintainya mulai mendekati tubuhnya.


Jantung keduanya berdegup sangat kencang. Merasa Catherine tidak menolaknya dan terus mematung, membuat Arga semakin memberanikan diri untuk mencium Catherine. Keduanya saling memejamkan mata ketika bibir keduanya hampir saja bertemu. Catherine dapat merasakan hembusan nafas Arga yang menyapu wajahnya.


Tiba-tiba, dalam kondisi mata yang terpejam, bayangan Arga yang dulu mencumbu seorang wanita di apartemennya, membuat Catherine tersadar akan mimpinya. Catherine langsung membuka mata dan mendorong tubuh Arga.


Arga yang kaget karena merasakan tubuhnya didorong Catherine, langsung membuka matanya.


“A-aku sudah mengantuk. Aku tidur dulu kak”ucap Catherine dengan terbata-bata.


Catherine langsung bangkit dari tempat duduknya dan berjalan ke kamarnya dengan terburu-buru. Meninggalkan Arga seorang diri di taman belakang. Arga mengusap wajahnya dengan kasar.


“Apa yang baru saja aku lakukan?”gerutu Arga dengan mendengus kesal merutuki perbuatan lancang yang baru saja dilakukannya.


Catherine yang sudah sampai di kamarnya, langsung membaringkan tubuh lelahnya di ranjang sambil memegang dadanya yang sejak tadi detaknya tak karuan.


Hampir saja dirinya dan Arga berciuman. Catherine langsung menyentuh bibirnya sendiri. Catherine yang tak tahu dengan jalan pikirannya sendiri yang membiarkan lelaki itu hampir mencium dirinya, hanya bisa merutuki perbuatannya sendiri.


“Apa yang kau lakukan Catherine? Kenapa kau biarkan lelaki tadi menciummu? Kau itu sungguh bodoh!”umpat Catherine pada dirinya sendiri.


Catherine langsung menutupi tubuhnya dengan selimut, berharap segera tidur dan bisa melupakan kejadian tak terduga tadi. Setelah berhasil menenangkan dirinya, Catherine akhirnya tertidur juga.

__ADS_1


Di ruang kerja, Arga menatap laptop miliknya yang menampilkan wajah cantik Catherine. Hampir saja dirinya khilaf. Arga terlalu terbawa suasana. Berdua bersama wanita yang sangat dicintainya, yang selalu dirindukannya membuat Arga tanpa sadar hampir mencium Catherine.


“Bagaimana bisa aku melakukan itu? Apa yang tadi aku pikirkan? Cathy pasti marah padaku. Aagggghhh.. Kenapa kau bisa mendadak bodoh Arga?”gerutu Arga merutuki perbuatannya sendiri.


__ADS_2