
Malam ini acara makan malam dan perjodohan antara Catherine dan putra sahabat Brandon Alexander. Catherine tampak anggun mengenakan gaun malam berbahan satin warna merah yang membalut tubuhnya. Catherine sengaja membiarkan rambut indahnya tergerai. Catherine menjelma menjadi tuan putri yang sangat cantik. Arga yang berdiri di lantai bawah bersama anggota keluarga Alexander yang lain tak mampu menutupi kekagumannya melihat pesona nona mudanya yang sangat cantik malam itu.
Catherine menuruni tangga dengan sangat anggun. Matanya menatap Arga dan keluarganya. Dengan senyum tipis tersungging di wajah cantiknya.
“Kau sudah siap sayang?”tanya Brandon pada sang putri.
“Iya ayah..aku sudah siap”jawab Catherine
Caroline berjalan menghampiri Catherine dan tersenyum padanya.
“You look so gorgeous Cathy”puji Caroline
“Thank you Mom”balas Catherine
“Bukankah putriku sangat cantik, Arga?”tanya Caroline pada Arga
Arga yang kaget ditanya oleh Caroline, menganggukkan kepalanya.
“Iya nyonya”jawab Arga sambil menatap lembut ke arah Catherine
Keduanya saling bertatapan. Brandon yang melihat keduanya bertatapan segera memecah kesunyian dan mengajak semua anggota keluarganya berangkat.
“Kita berangkat sekarang”ajak Brandon
“Aku akan menemani nenek”ajak Devara pada sang nenek
“Arga?”
“Iya tuan”
“Kau temani putriku”perintah Brandon
“Baik tuan”jawab Arga
Seluruh anggota keluarga Alexander terlihat sudah siap. Caroline dan Brandon kompak mengenakan gaun dan jas berwarna senada. Devara juga tampak gagah mengenakan setelan jas warna hitam. Agatha juga tak kalah memukau. Mengenakan dress panjang, nenek Devara itu tampak cantik di usianya yang tak lagi muda. Devara berjalan sambil menuntun Agatha. Brandon dan Caroline naik mobil utama, diikuti mobil yang mengantar Devara dan Agatha. Sementara Catherine sengaja dibiarkan naik mobil bersama Arga.
Arga membukakan pintu untuk pemilik hatinya.
“Terimakasih kak”ucap Catherine tulus
__ADS_1
“Sama-sama nona”balas Arga
Arga kemudian duduk di samping sopir yang menyetir menuju hotel tempat acara makan malam dan perjodohan Catherine.
Sepanjang perjalanan, Arga beberapa kali melirik ke arah Catherine yang duduk di kursi tengah. Dan ketika tatapan mereka bertemu, Arga segera mengalihkan pandangannya.
Catherine yang kini lebih banyak diam saat bersama dengan Arga, membuat hati lelaki itu merasa sangat sedih. Sedih karena dia sudah benar-benar kehilangan cinta di hati wanita itu. Dan kini dirinya akan mengantar sang pujaan hati mengikuti perjodohan yang sengaja diatur oleh Brandon Alexander untuk putri sulungnya.
Sesampainya di hotel tempat perjamuan makan malam dilaksanakan, Arga turun terlebih dahulu lalu membukakan pintu mobil untuk Catherine. Tak lupa Arga mengulurkan tangannya pada Catherine membantu nona mudanya turun dari mobil. Catherine menerima uluran tangan Arga dengan wajahnya yang tampak tak bersahabat.
Catherine terus menahan dirinya karena pergolakan jiwa dalam dirinya saat bersama dengan Arga. Melihat lelaki yang dulu sangat dicintainya sangat menyiksa hati Catherine. Sehingga dia memilih bersikap seformal mungkin di hadapan lelaki tampan yang tampak menawan dalam balutan jas hitamnya itu.
Arga dan Catherine berjalan beriringan menuju lift yang akan mengantarkan keduanya di privat room tempat makan malam dilangsungkan. Sesekali Arga melirik gadis cantik di sampingnya yang terlihat sangat seksi dalam balutan dress merah itu. Kulit mulus Catherine dan lekuk tubuhnya sangat menggoda. Lelaki manapun pasti akan tergila-gila melihat betapa seksinya nona muda keluarga Alexander malam ini.
“Apa nona benar-benar akan menerima perjodohan ini?”tanya Arga tiba-tiba memecah kesunyian.
Catherine langsung menoleh ke arah Arga dengan senyum sinis di wajahnya.
“Kenapa? Apa menurut kakak aku tak pantas menerima lelaki yang dipilihkan papa untukku?”sindir Catherine
“Bukan itu maksud saya”jawab Arga serba salah
Entah kenapa, hati Catherine mendadak sakit mendengar Arga ingin dirinya bahagia.
“Tenang saja. Aku akan bahagia dengan apapun keputusanku”balas Catherine tanpa menoleh ke arah Arga
Arga menatap gadis pujaan hatinya dengan perasaan yang campur aduk tak karuan. Andai dia memiliki keberanian untuk memperjuangkan cintanya, saat ini juga Arga akan mengungkapkan segalanya dan meraih cinta Catherine yang pernah dia lepaskan. Namun akal sehat Arga mencegah dirinya melakukan hal gila itu. Hal gila yang pasti akan membuat keluarganya sedih dan membuat keluarga Alexander kecewa pada dirinya.
Arga hanya mampu menatap sedih ke arah Catherine dan mendoakan yang terbaik untuk wanita yang sangat dicintainya itu.
“Semoga kau bahagia, Cathyku”doa Arga dalam hati
Sesampainya di lantai tempat perjamuan makan malam, pintu lift pun terbuka. Arga mengantar Catherine menuju ruang private room yang kini sudah dijaga oleh beberapa bodyguard berpakaian serba hitam. Karena perjamuan makan malam ini mempertemukan dua keluarga besar yang memiliki pengaruh dalam dunia bisnis.
Seorang bodyguard membukakan pintu untuk keduanya. Di dalam sana, sudah berkumpul dua keluarga besar yang akan berbesan. Semua orang yang berada di dalam langsung menoleh bersamaan melihat tuan putri yang penampilannya paling memukau.
Seorang lelaki muda yang juga berada di sana, tampak terkejut melihat nona muda keluarga Alexander. Catherine juga tampak kebingungan melihat seseorang yang sangat dikenalnya berada di sana.
“Cathy?”
__ADS_1
“Willy?”
Keduanya menatap penuh kebingungan sambil menunjuk ke arah masing-masing karena tak menyangka akan bertemu di perjamuan makan malam itu.
Brandon dan Ronald yang melihat putra putrinya saling mengenal, saling bertatapan.
“Kalian saling kenal?”tanya Brandon
Willy langsung tersenyum dan berjalan ke arah Catherine. Sebelumnya Willy sempat beradu pandang dengan Arga yang berdiri di samping Catherine. Willy kemudian meraih tangan Catherine dan menggenggamnya. Willy kemudian berdiri menghadap kedua orangtuanya.
“Papa..mama..kenalkan dia Catherine pacarku”ucap Willy pada mama papanya.
Ronald menatap keduanya dengan bahagia. Rupanya Catherine adalah pacar Willy yang akan dikenalkannya pada mereka. Wanita yang menyebabkan Willy ingin mengakhiri perjodohan ini. Siapa sangka rupanya gadis yang menjadi pacar Willy dan gadis yang akan dijodohkan dengannya adalah gadis yang sama.
“Benarkah? Wah..kebetulan sekali. Gadis yang akan kami jodohkan denganmu adalah pacarmu sendiri”jawab Ronald dengan bahagia
Kebahagiaan juga terpancar di wajah Brandon setelah mengetahui lelaki yang akan dijodohkan dengan putrinya adalah pacar putrinya.
“Kita benar-benar akan berbesan. Aku sangat bahagia mendengar berita ini”ucap Brandon
Kedua keluarga akhirnya makan malam dalam suasana yang lebih hangat dan kekeluargaan. Kedua kepala keluarga malah semakin antusias untuk segera membicarakan rencana pernikahan di antara putra putri mereka. Hanya Caroline yang tampak sedih melihat Catherine putrinya akan menikah dengan Willy. Caroline tau betul bahwa putri sulungnya itu masih sangat mencintai Arga. Meskipun selama ini Catherine mencoba menutupinya dengan merubah penampilannya dan merubah sikapnya pada Arga. Namun Caroline tau betul, lelaki yang sangat dicintai Catherine adalah Arga.
Catherine sendiri juga tak menyangka jika lelaki yang akan dijodohkan dengan dirinya adalah Willy.
“Mungkin ini yang dinamakan jodoh”ucap Willy dengan senyum bahagia terpancar di wajah tampannya.
“Iya”jawab Catherine dengan senyum yang dipaksakannya
Sesekali Catherine melirik ke arah Arga yang berdiri tak jauh dari dirinya.
“Aku mau ke toilet dulu”pamit Catherine
Willy yang mendengar Catherine ingin pergi ke toilet segera berdiri dari kursinya. Willy ingin mengantar wanitanya itu. Namun seseorang memanggilnya.
“Willy, kemarilah nak”pinta Lidya sang mama
“Iya ma”sahut Willy
“Aku temui mama dulu”
__ADS_1
Catherine menganggukkan kepalanya pelan. Dia pun berjalan ke arah toilet diantar oleh Arga.