
“Dari informasi yang saya peroleh, mereka pernah memiliki hubungan spesial. Namun berhenti sejak nona Elaine kembali ke Indonesia”jelas Bryan
“Di Amerika, nama panggilannya Elaine”sahut Bryan
“Kita lihat sejauh apa hubungan Willy dan Gina!”gumam Arga
“Tuan perlu melihat ini”pinta Bryan
Bryan kemudian menunjukkan rekaman CCTV di apartemen Willy. Rekaman itu diambil saat Catherine masih hamil. Dalam rekaman itu, terlihat Willy bermesraan dengan Gina di apartemennya.
Arga semakin geram melihat kelakuan Willy yang tidak berubah. Dulu dia mengkhianati Catherine dengan Ella. Dan di saat Catherine hamil, Willy kembali mengkhianatinya dengan Gina.
“Apa mereka masih berhubungan sampai sekarang?”tanya Arga pada Bryan.
“Dari yang saya tahu, mereka sudah tak lagi berhubungan, tuan. Terakhir kali saya mendapat informasi ini adalah setelah nona Catherine melahirkan. Sejak saat itu, tuan Willy berubah baik pada nona. Itu sebabnya saya sampaikan tuan, nona sudah bahagia”jawab Bryan
“Tapi..”
“Tapi apa?”tanya Arga.
“Saya seperti pernah melihat tuan Willy bersama wanita ini ketika kita berada di Melbourne”ucap Bryan tak yakin.
“Melihat informasi ini dan informasi yang aku minta dari Kian, semakin jelaslah jika Willy memang memiliki hubungan dengan Gina. Pantas saja aku merasa ada yang aneh ketika mereka bertemu di pernikahan aunty Vicky waktu itu”ucap Arga
Arga yang memang sempat melihat gerak gerik mencurigakan antara Gina dan Willy, waktu itu langsung meminta anak buahnya untuk menyelidikinya. Namun informasi itu tidak lengkap. Barulah setelah membaca informasi dari Bryan, semakin jelaslah kecurigaan Arga waktu itu.
“Aku harus memberitahu tuan muda tentang kelakuan nona Gina”gumam Arga dalam hati.
Pertemuan yang diminta Ayra tak berjalan dengan lancar, karena begitu Devara sampai di sana, Ayra malah tak ada dimana-mana. Devara yang merasa sudah dibodohi Ayra, sangat murka dan emosi.
__ADS_1
“Beraninya mereka mempermainkan aku!”gertak Devara dengan penuh emosi
Arga yang mengikuti Devara, hanya bisa menghela nafasnya karena tak bisa berbuat apa-apa. Tiba-tiba, Bryan membisikkan sesuatu pada Arga.
“Tuan, tolong ikut saya sekarang!”bisik Bryan
Arga pun akhirnya meninggalkan Devara yang sedang marah-marah di ruang tamu. Bryan mengajak Arga menjauh dari ruang tamu.
“Ada apa? Apa kau menemukan sesuatu?”tanya Arga
“Nona Gina ada dibalik semua ini. Saya sudah menangkap salah satu pegawai café tempat pertemuan tuan Devara. Tuan bisa menginterogasi sendiri pegawai itu”ajak Bryan
Bryan membawa Arga ke salah satu gudang di kota XX. Dibantu klan naga api pimpinan uncle Jack, Arga berhasil menemukan salah satu anak buah Gina yang bekerja di café tempat Devara dan Ayra bertemu. Terlihat pegawai itu sudah babak belur dihajar anak buah Arga.
“Cepat katakan! Siapa yang menyuruhmu menghapus rekaman CCTV di café”gertak Bryan sambil mencengkeram wajah pegawai yang sudah tak berbentuk itu.
Darah segar mengucur dari pelipis dan beberapa bagian wajah pegawai itu.
Arga hanya melihat anak buahnya bekerja menginterogasi pegawai itu.
“Berapa yang mereka berikan padamu untuk tutup mulut? Aku lipatgandakan sepuluh kali lipat”tawar Arga
Pegawai yang sudah tak berdaya itu akhirnya luluh juga setelah mendengar tawaran menggiurkan dari Arga. Pegawai itu pun mengakui nama Gina dan Felix yang ada di balik menghilangnya Ayra.
“Kalian bereskan dia!”pinta Arga
Arga yang sudah menggenggam sebuah nama dan bukti keterlibatan Gina dan Felix segera pulang kembali ke rumah kediaman Alexander.
Sesampainya di kediaman Alexander, Arga melihat Devara yang sedang berbicara dengan Nadine. Nadine datang untuk membujuk Devara supaya berbaikan dengan Ayra. Namun usaha Nadine sia-sia saja karena Devara yang sudah marah dan merasa dibodohi Ayra tak mau mendengarkan apapun juga. Devara pergi meninggalkan Nadine.
__ADS_1
Begitu Nadine mendapat kiriman foto Ayra dan Daniel berduaan di kamar hotel, Arga segera berusaha menenangkan Nadine. Arga meminta Nadine segera menuju hotel yang dimaksud.
“Semua masalah ini harus dihentikan sekarang juga sebelum banyak orang yang menjadi korban”tekad Arga
Arga segera mengerahkan anak buahnya dan meminta bantuan uncle Jack menemukan bukti kejahatan Gina dan Felix. Karena untuk meyakinkan Devara, dia harus melihat sendiri bukti-bukti itu, baru dia akan percaya. Selama bukti yang dimiliki Arga tidak kuat, maka percuma saja memberitahu Devara semua kebusukan Gina dan Felix.
*
*
*
*
Seminggu setelah kejadian penemuan Ayra dan Daniel di kamar hotel, akhirnya bukti-bukti yang dibutuhkan Arga lengkaplah sudah. Arga memberanikan diri memberitahu semua kebenaran yang diketahuinya berbekal semua informasi dari anak buahnya dan uncle Jack.
Devara terlihat sangat murka karena merasa sudah terjebak dalam permainan yang dibuat Gina. Dengan bodohnya dia menyangsikan ketulusan cinta Ayra pada dirinya.
“Terimakasih kak. Tanpa semua bukti ini aku pasti takkan bisa menampakkan wajahku lagi di depan Ayra. Aku sudah sangat menyakiti hati Ayra. Apa dia mau memaafkan aku, kak? Aku sudah sangat kejam menyebutnya pelacur dan wanita murahan”sesal Devara
“Saya yakin nona Ayra pasti akan memaafkan tuan muda. Yang terpenting sekarang, bagaimana tuan muda meminta maaf dengan tulus pada nona Ayra”jawab Arga
Devara menganggukkan kepalanya. Dia bertekad meminta maaf pada Ayra. Dan mengungkap semua kejahatan Gina.
Akhirnya dengan bantuan Nadine, Devara Ayra dan Daniel bisa mengetahui semua kejahatan Gina dari mulut Gina sendiri. Dan di saat sudah terdesak dan hendak mencelakai Nadine, Gina tak bisa lagi berkutik, karena Devara telah memerintahkan semua anak buahnya untuk menangkap Felix dan Angel.
Sebagai hukuman atas perbuatannya selama ini pada Ayra, Devara mengusir Gina dan Angel ke Amerika. Dan tidak diperbolehkan lagi kembali ke Indonesia. Devara juga memasukkan orangtua Gina ke penjara, karena kasus dugaan korupsi dan penggelapan dana perusahaannya dan perusahaan keluarga Gina.
Sebenarnya Devara akan menjebloskan Gina dkk ke penjara atas perbuatannya yang sudah menculik Ayra dan Daniel di café waktu itu. Tetapi Ayra meminta Devara memaafkan Gina dkk karena keluarga mereka sudah tertimpa musibah, sudah dijebloskan ke penjara. Ayra masih bermurah hati memberi kesempatan pada Gina dan Angel untuk menjadi orang yang lebih baik. Ayra berharap kejadian yang terjadi pada kedua orangtua Gina, bisa membuat Gina jera, lalu mau berkuliah untuk menyiapkan masa depan yang lebih baik untuk dirinya dan keluarganya kelak.
__ADS_1
Kebaikan hati Ayra ini semakin membuat Devara mencintai gadis cantik itu. Yang meskipun sudah disakiti olehnya namun tetap mau memaafkan orang-orang yang menyakitinya.
FLASHBACK OFF