
Sejak Jessica memutuskan hubungannya dengan Arga, Arga terus berusaha mendekati gadis itu. Arga menghubungi Jessica hampir setiap saat. Semua dilakukan Arga karena tak ingin kehilangan gadis sebaik Jessica yang mampu membantunya melewati sakitnya perpisahan dengan cinta pertamanya, Catherine.
Arga bahkan sering terlihat di kampus Jessica, namun Jessica selalu menghindari Arga. Hati Jessica masih sulit menerima kenyataan jika Arga belum mencintainya. Jessica merasa perasaan yang dimiliki Arga pada dirinya tak cukup meyakinkan dirinya untuk mau menerima lelaki tampan itu.
Lima hari sejak terakhir mereka bertemu, Arga dan Jessica belum juga berbaikan. Arga juga dibuat semakin pusing dengan masalah-masalah yang dihadapi Devara. Apalagi sekarang Devara sudah putus dengan Ayra. Kecemburuan tak berdasar yang menguasai Devara membuat dirinya berpisah dengan gadis yang dicintainya itu.
Semua orang yang percaya pada Ayra satu per satu berusaha meyakinkan Devara. Tetapi Devara yang memang sedang dibutakan api cemburu sama sekali tak mau mendengarkan pembelaan dari siapapun juga. Semua itu dipicu tersebarnya foto dan video kedekatan Ayra dan Daniel yang disebarkan oleh orang yang tidak dikenal di website sekolah.
Merasa masalah Devara ada hubungannya dengan Gina, membuat Arga terpaksa turun tangan. Arga segera memerintahkan anak buahnya menyelidiki orang yang bertanggungjawab menyebarluaskan berita hoax dan fitnah tentang Ayra dan Daniel. Namun karena “penjahat”itu sangat licik dan licin, membuat Arga dan anak buahnya sedikit kesulitan menelusuri otak kejahatan itu.
Hari ini adalah hari pernikahan Victoria, adik bungsu Brandon Alexander. Victoria menikah dengan bosnya sendiri di kantor.
Victoria adalah wanita mandiri yang selalu percaya pada kemampuannya sendiri. Dia tak pernah mau menunjukkan nama besar Alexander yang melekat di belakang namanya. Victoria percaya cinta sejati tidak akan melihat kekayaan dan materi. Cinta sejati hanya akan kita temukan jika kita jujur pada diri sendiri dan pada cinta itu sendiri.
Setelah berjuang selama dua tahun, akhirnya Victoria mampu memenangkan hati bosnya yang terkenal dingin. Dengan kelembutan hati dan dedikasinya yang tinggi akhirnya bosnya menyatakan perasaan cinta pada Victoria. Barulah di hari pernikahan ini, Victoria berani menyatakan pada keluarga sang suami jati dirinya yang sesungguhnya. Sebagai salah satu anggota keluarga Alexander.
“Selamat adikku sayang, semoga kau bahagia selalu bersama suamimu”ucap Veronica yang kini sedang hamil tiga bulan.
“Terimakasih kak”sahut Victoria
Satu per satu anggota keluarga mengucapkan selamat pada Victoria. Karena Ayra pernah berkenalan dengan Victoria, hari ini dia pun datang bersama dengan Daniel.
Ayra merasa canggung berada dalam acara yang sama dengan Devara. Apalagi mereka baru saja putus.
“Aku pulang saja Dan”ucap Ayra yang tak siap berada dalam satu acara dengan Devara.
“Jangan pulang dulu! Kau belum memberi selamat pada aunty Vicky, bukankah dia yang sudah mengundangmu kemari? Tunggulah sebentar lagi!”ajak Daniel
Ayra yang ingin pulang, begitu membalik tubuhnya, dia kaget karena melihat Devara ada di belakangnya. Dilihatnya Devara dengan wajah dinginnya sedang berjalan bersama Gina. Bahkan gadis itu melingkarkan tangannya di lengan Devara. Membuat Ayra semakin tak ingin berlama-lama di dalam ruangan itu.
“Kau juga datang Ay?”tanya Gina berpura-pura ramah
__ADS_1
“Iya. Aunty Vicky yang sudah mengundangku”jawab Ayra ketus
“Acaranya sebentar lagi dimulai. Sebaiknya kita duduk Ay”ajak Daniel
“Baiklah”sahut Ayra
Daniel mengajak Ayra duduk dan menjauh dari Devara dan Gina. Devara yang melihat Ayra pergi bersama Daniel semakin kebakaran jenggot. Matanya terus tertuju pada gadis yang dicintainya itu.
“Dev..dev..”panggil Gina sambil melambaikan tangannya di depan wajah Devara yang hanya fokus pada Ayra.
“Ah..Iya”
“Ayo kita juga duduk”ajak Gina
Acara pernikahan pun berlangsung dengan meriah. Pasangan pengantin yang sedang berbahagia itu bak raja dan ratu sehari. Semua orang tampak menikmati acara.
Ketika acara makan berlangsung, Arga berniat mengambil segelas minuman karena haus. Sampai di meja yang menyediakan berbagai minuman, Arga berniat mengambil segelas juz buah. Di saat yang sama, sebuah tangan juga meraih gelas yang sama. Membuat dua orang itu memegang gelas yang sama.
“Maaf”ucap seorang wanita begitu menyadari dia juga memegang gelas yang sama dengan Arga.
Arga dan wanita itu sama-sama kaget. Mereka tampak membelalakkan matanya. Tak percaya dengan yang dilihatnya.
“Jessi?”panggil Arga
“Kak Arga?”panggil Jessica pada Arga
Beberapa hari gagal bertemu, mereka berdua justru dipertemukan di acara yang sama.
“Kenapa dia bisa ada di acara ini juga?”gerutu Jessica begitu menyadari keberadaan Arga di acara pernikahan om nya.
“Kenapa kau bisa ada di acara ini?”tanya Arga
“Ini pernikahan om ku”jawab Jessica sekenanya
__ADS_1
Dia sedang tak berminat meladeni Arga yang selama beberapa hari ini terus dihindarinya.
“Aku pergi dulu”pamit Jessica
“Tunggu dulu”sahut Arga
Arga menahan tangan Jessica, membuat Jessica kaget. Karena Arga melakukannya di depan banyak orang. Beberapa orang tampak menatap ke arahnya dan Arga. Membuat Jessica malah salah tingkah.
“Kak, apa yang sedang kau lakukan? Lepaskan aku! Lihatlah banyak orang yang melihat kita”bisik Jessica dengan tatapan tajam pada Arga.
“Aku akan lepaskan kalo kau mau bicara denganku. Sebentar saja”pinta Arga
Jessica mau tak mau menuruti keinginan Arga untuk bicara.
“Baiklah! Kita bicara di luar”ajak Jessica
Keduanya berjalan beriringan menjauh dari keramaian. Arga mengajak Jessica bicara empat mata. Wajah Jessica masih tampak tak bersahabat pada Arga. Arga mengamati gadis cantik yang beberapa hari ini sangat sulit ditemuinya.
“Bagaimana kabarmu?”tanya Arga
“Hah? Setelah drama yang dia buat di depan semua orang tadi, dia hanya ingin menanyakan kabarku?”gerutu Jessica dalam hati menahan kesal.
“Aku baik kak”jawab Jessica ketus
“Apa yang ingin kakak bicarakan?”tanya Jessica
“Sampai kapan kau akan marah?”tanya Arga
“Sudah aku katakan, aku tidak marah pada kakak”jawab Jessica
“Lalu kenapa kau selalu menghindariku?”tanya Arga menuntut penjelasan
“Aku..aku memang tidak mau bertemu kakak. Bukankah terakhir kali kita bertemu, aku sudah katakan, aku tak mau bertemu kakak lagi. Kenapa sekarang kakak selalu menggangguku?”gerutu Jessica
__ADS_1
Di tengah pembicaraan serius mereka, terdengar tangis seorang bayi tak jauh dari mereka. Seorang baby sitter tampak berusaha menenangkan Thania yang sedang rewel. Arga yang melihat Thania, berniat mendekati bayi kecil itu. Tapi Arga mengurungkan niatnya, begitu melihat Willy yang mendekati Thania dan dibelakangnya disusul Catherine. Mereka tampak berbincang sambil Willy menggendong Thania.
Catherine yang melihat Arga tak jauh dari dirinya dan keluarga kecilnya, menatap gadis cantik yang berada di dekat Arga. Jessica yang juga melihat Catherine segera menoleh pada Arga.