Terjerat Cinta Nona Muda

Terjerat Cinta Nona Muda
Kebohongan Willy


__ADS_3

Keesokan paginya,


Catherine yang sudah bangun dari tidurnya merasakan ada sesuatu yang berat yang melingkar di pinggangnya. Catherine membuka matanya dengan perlahan. Catherine ingin segera bangun namun kepalanya terasa sangat pusing. Dengan perlahan, Catherine membalik tubuhnya.


“Willy?”gumam Catherine dalam hati begitu melihat wajah Willy yang berada tepat di depan wajahnya.


Catherine yang masih setengah sadar, berusaha mengumpulkan satu per satu nyawanya supaya kembali sadar 100%. Beberapa kali Catherine memijat pelipisnya untuk meredakan rasa pusing yang mendera. Merasakan ada pergerakan dari Catherine, Willy pun menggeliat dan terbangun dari tidurnya.


Degh..


Catherine yang merasakan ada yang aneh pada dirinya segera menatap selimut yang menutup tubuhnya. Jantungnya pun berdegup dengan sangat kencang.


“Ini tidak mungkin!”gumam Catherine dalam hati


Catherine menaikkan dengan perlahan selimut yang membungkus tubuhnya. Jantungnya berdegup semakin kencang seiring tangannya yang menaikkan selimut itu.


“Hah? Ini..ini..tidak mungkin!”


Catherine menutup mulutnya dengan satu tangannya sementara tangan yang lain memegang erat selimut yang membungkus tubuhnya yang entah bagaimana ceritanya bisa seperti sekarang. Bahkan airmata sudah mengalir dari mata indah Catherine.


Catherine terkejut setengah mati begitu mendapati dirinya yang sudah polos terbungkus selimut.


“Bagaimana ini bisa terjadi?”isak Catherine dengan pilu.


Suara tangis Catherine membuat Willy akhirnya terbangun.


“Cathy..kau kenapa?”tanya Willy kuatir melihat Catherine yang menangis.


Catherine menatap Willy dengan tatapan yang sangat sedih.


“Apa yang kau lakukan padaku? Kenapa kita bisa tidur bersama? Apa yang sudah kau perbuat Will?”tanya Catherine dengan terisak.


“Apa maksudmu Cathy? Bukankah semalam kau juga menginginkannya? Makanya kita lakukan. Apa kau tak ingat?”tanya Willy


Catherine semakin terisak dengan pilu. Karena dia tak mengerti bagaimana bisa dirinya berakhir tidur seranjang dengan Willy.


“Cathy..tenangkan dirimu”pinta Willy melihat Catherine yang terus menangis.


“Aku bahkan tidak mengingat apa-apa. Kenapa ini bisa terjadi?”tanya Catherine dengan suara tangis yang memilukan hati.


“Maafkan aku sayang”gumam Willy dalam hati melihat Catherine yang terus menangis


Willy mendekatkan tubuhnya hendak memeluk Catherine.


“Jangan mendekat!”seru Catherine


“Aku hanya ingin menenangkanmu”ucap Willy.


“Apa yang sudah kita lakukan Will? Kenapa kau melanggar janjimu sendiri? Bukankah kau sudah berjanji padaku tidak akan menyentuhku tanpa ijin dariku? Tapi kenapa kau melanggarnya”seru Catherine sambil menangis tersedu-sedu


“Sudah aku bilang kan. Kau juga menginginkannya semalam. Apa kau lupa?”tanya Willy


“Itu tidak mungkin. Kau bohong padaku. Aku bahkan tidak mengingat apapun”


“Sayang…”


“Jangan menyentuhku!”bentak Catherine begitu Willy ingin menyentuh dirinya


“Cathy..mana mungkin aku bohong padamu. Semalam kita melakukannya atas dasar suka sama suka. Kau menginginkannya makanya aku juga mau melakukannya”ujar Willy

__ADS_1


“Hentikan!”Catherine menutup kedua telinganya dengan kedua tangannya.


Hatinya begitu sedih setelah mendapati dirinya dan Willy sudah bercinta semalam. Padahal dirinya sama sekali tak mengingat apapun juga kejadian semalam. Catherine hanya ingat meminum susu hangat yang diberikan Willy. Dan setelah susu itu habis, Catherine mulai tidak sadarkan diri. Catherine hanya ingat, kepalanya mendadak pusing. Dan tubuhnya menjadi lemas. Pandangan matanya juga kabur dan berganda. Setelah itu, Catherine tak mengingat apapun juga.


“Susu”gumam Catherine begitu menyadari ada yang tidak beres dengan susu yang diberikan Willy


“Kau masukkan apa ke dalam susu itu?”tanya Catherine dengan tatapan memelas


“Aku tidak memasukkan apapun ke dalam susu itu. Kau menuduhku meracunimu? Begitukah maksudmu?”gerutu Willy


“Kenapa jadi begini?”tanya Catherine dengan sedih


Hatinya menjadi sangat sedih karena di saat dirinya ingin kembali kepada Arga dan memulai lagi dari awal bersama Arga, dirinya justru mengalami kejadian yang menurut Catherine adalah sebuah kesalahan fatal.


“Bagaimana aku menjelaskan semua ini pada kak Arga? Bagaimana mungkin aku berani berdiri di hadapannya sementara tubuhku sudah bukan milik kak Arga lagi?”gumam Catherine dalam hati


Catherine merasa telah dinodai oleh Willy yang notabene adalah suami sahnya. Meskipun mereka sebentar lagi bercerai namun Catherine merasa hilang kepercayaan dirinya untuk kembali pada Arga.


Catherine dan Willy pun berdebat selama beberapa saat. Catherine tidak terima, Willy mengambil kesempatan di saat dirinya tidak sadar. Sementara Willy bersikeras melakukannya karena Catherine juga memintanya.


Hingga akhirnya Willy memilih keluar dari kamar setelah mengenakan pakaiannya. Sementara itu, Catherine memilih menumpahkan kesedihannya dengan menangis di kamar mandi. Catherine merasa tubuhnya sudah tidak suci lagi. Beberapa kali dirinya menggosok tubuhnya dengan sangat keras sambil menangis tersedu-sedu. Catherine merasa jijik dengan tubuhnya sendiri yang sudah dijamah oleh lelaki lain. Padahal selama ini, hanya Arga lelaki yang boleh menyentuh tubuhnya. Dan hanya pada Arga-lah Catherine rela menyerahkan dirinya seutuhnya.


Namun kini, setelah kejadian semalam, Catherine tak lagi memiliki keberanian untuk kembali pada Arga. Catherine merasa tak pantas bersanding dengan Arga, karena merasa sudah mengkhianati cinta mereka.


*****


Di Indonesia,


Arga masih bertahan di ruang kerjanya dengan mengepalkan tangannya. Hatinya dipenuhi dengan kemarahan setelah menelpon Catherine pagi tadi.


FLASHBACK ON


“Kenapa perasaanku tidak enak seperti ini? Apa terjadi sesuatu pada Cathy?”gumam Arga dalam hati.


Arga terus menatap jam di tangannya dengan perasaan tidak tenang.


“Seharusnya mereka sudah sampai sekarang”gumam Arga dalam hati


Arga yang tidak sabaran akhirnya menghubungi salah satu anak buahnya yang ditugaskan untuk mengawasi Catherine.


“Dimana nona sekarang?”tanya Arga pada pengawalnya


“Kami baru perjalanan menuju mansion, tuan”jawab pengawal Arga


“Oke..kabari aku kalo kalian sudah sampai mansion nona Catherine”perintah Arga.


“Baik tuan”balas pengawal


Sesaat kemudian, sambungan telepon mereka terputus. Arga mondar-mandir di dalam ruang kerjanya dengan perasaan yang kalut. Entah kenapa perasaannya diliputi kegelisahan. Arga pun memilih duduk dan meminum gelas kopi yang sejak tadi menemaninya.


Menunggu hampir sepuh menit lamanya, sebuah panggilan telepon masuk. Arga dengan segera menerima panggilan telepon itu.


“Kami baru saja sampai, tuan”ucap pengawal Arga melapor


“Bagaimana nona?”tanya Arga kuatir


“Nona baik-baik saja, sekarang beliau menuju ke kamarnya”jawab pengawal


“Bagaimana tuan Willy?”

__ADS_1


“Tuan Willy ke ruang kerjanya”


“Baiklah. Terus kabarkan perkembangan nona padaku”


“Baik tuan”


Arga dapat sedikit bernafas lega setelah mendengar wanitanya telah sampai di mansionnya dengan selamat.


“Aku akan menunggu beberapa saat lagi. Dia pasti akan menghubungiku”gumam Arga dalam hati


Arga mulai menyibukkan diri dengan beberapa pekerjaan yang tertunda. Arga meneliti beberapa berkas yang ada di hadapannya. Arga beberapa kali menoleh pada hp nya. Karena sampai sekarang Catherine belum juga menghubunginya.


“Kenapa perasaanku masih tidak tenang? Sebenarnya ada apa ini?”gumam Arga dalam hati sambil menyandarkan kepalanya di kursi kebesarannya.


Tiga puluh menit berlalu namun Catherine belum juga menghubungi dirinya. Akhirnya Arga memilih menghubungi wanitanya lebih dulu.


“Tut..tut..”


Arga menunggu sambungan video callnya diangkat. Begitu tersambung, Arga yang awalnya tersenyum, mendadak wajahnya mengeras tanpa senyum di bibirnya.


“Kau?”tanya Arga


“Halo kak”jawab Willy sambil menyeringai


“Kenapa kau yang mengangkat telepon nona Catherine?”tanya Arga dengan nada tegas.


“Oh..istriku sedang tidur makanya aku yang menerima panggilanmu”jawab Willy dengan tersenyum sinis


“Berikan telepon ini pada nona”perintah Arga


Willy yang memang ingin memanas-manasi Arga, mengarahkan hp Catherine hingga Arga dapat melihat Catherine yang saat ini sedang tidur dengan keadaan tubuh ditutupi selimut dari bagian dada ke bawah.


Degh..


“Cathy”gumam Arga dalam hati


Arga kaget setengah mati melihat wanitanya hanya terbungkus selimut. Arga menyadari jika semalam pasti sudah terjadi sesuatu antara Willy dan Catherine. Terlebih Willy saat ini juga sedang topless. Hati Arga rasanya langsung terbakar melihat wanitanya seperti itu.


“Apa yang kau lakukan pada nona?”tanya Arga dengan menahan emosinya


Willy tertawa mendengar pertanyaan Arga.


“Hahaha..lucu sekali kau ini. Apa kau tak bisa lihat kami baru saja bercinta? Bukankah itu wajar bagi pasangan suami istri?”sindir Willy


“Itu tidak mungkin”ucap Arga tak percaya.


“Apanya yang tidak mungkin? Sampai sekarang kami masih resmi menjadi suami istri, aku rasa hal seperti ini adalah hal yang wajar”sindir Willy sekali lagi


Wajah Willy yang awalnya tersenyum kemudian berubah mengerikan dengan seringai jahat di wajahnya.


“Sebaiknya kau jangan mencampuri urusan istriku lagi. Aku ingatkan sekali lagi, kalo kau itu hanya seorang pelayan. Jangan bermimpi untuk mendapatkan Cathy-ku. Karena mulai sekarang, kami akan memulai lagi semuanya dari awal”ancam Willy


Sesaat kemudian, Willy menutup panggilan video call Arga.


“Brakkkk”


Arga yang murka menggebrak meja kerjanya dengan sangat keras.


FLASHBACK OFF

__ADS_1


__ADS_2