Terjerat Cinta Nona Muda

Terjerat Cinta Nona Muda
Pindah?


__ADS_3

Setelah menghabiskan sandwichnya, Catherine mengelap bibirnya. Dengan menahan kekesalannya akibat perbuatan Arga sore tadi, Catherine memilih mengalah dan menurunkan egonya untuk mengucapkan terimakasih pada Arga yang sudah membuatkan dirinya sandwich.


“Terimakasih kak”ucap Catherine tulus


“Iya nona..sama-sama”jawab Arga


Catherine yang masih kesal dengan kelakuan Arga, segera menghabiskan segelas susu hangat yang sudah dibuatkan Arga untuk dirinya. Catherine meminumnya perlahan, sambil sesekali melirik ke arah Arga yang duduk di depannya. Dan saat pandangan mata mereka bertemu, secepat kilat Catherine segera mengalihkan pandangannya.


Arga yang sejak tadi sore sudah sangat penasaran dengan sosok lelaki yang bersama dengan Catherine, akhirnya memberanikan diri menanyakan pada gadis cantik yang duduk di depannya itu.


“Cowok tadi..teman nona?”tanya Arga sambil menatap mata Catherine


Catherine tampak berpikir sejenak.


“Bukan. Kami baru saja kenal”jawab Catherine dengan polosnya


“Tapi saya lihat Anda sudah sangat akrab dengan lelaki tadi. Saya pikir dia adalah teman Anda”ujar Arga menahan emosinya karena cemburu.


Catherine menoleh ke arah Arga dan menataphya dengan sangat tajam. Karena Arga baru saja mengungkit kejadian sore tadi yang membuat hatinya sangat marah dan cemburu.


“Lalu siapa tadi yang kakak temui di toko tadi? Cepat katakan!”seru Catherine dengan tatapan tajamnya.


Arga mengerutkan dahinya dan tampak berpikir sejenak mendengar pertanyaan Catherine.


“Siapa maksud nona?”tanya Arga yang tak juga peka kemarahan yang kini bergemuruh kuat dalam hati Catherine


“Siapa wanita tadi yang kakak temui di toko? Kakak bahkan tersenyum dan tertawa dengan wanita itu”sungut Catherine emosi


Arga menahan tawanya saat menyadari gadis ABG di depannya yang saat ini sedang melampiaskan kemarahan dan kecemburuannya. Arga kembali mengingat pertemuannya dengan Wendy, temannya di kampus.


“Maksud nona Wendy?”selidik Arga


“Jadi namanya Wendy? Huh..masih lebih bagus namaku”ucap Catherine membanggakan dirinya.


Arga terus menahan tawanya karena Catherine yang uring-uringan sangatlah menggemaskan.


“Kenapa wajah kakak seperti itu?”gerutu Catherine begitu melihat wajah Arga yang sedang menahan tawanya.


Arga yang ketahuan segera memasang wajah datar dan dinginnya seolah tak ada yang terjadi. Arga beranjak dari tempat duduknya dan berjalan ke kamarnya.

__ADS_1


“Sudah malam! Sebaiknya nona segera tidur. Besok nona harus pulang ke Indonesia kan?”ucap Arga tanpa menoleh ke arah Catherine


Catherine menatap punggung lebar Arga. Entah kenapa hatinya terasa sakit mengingat dirinya yang harus kembali ke Indonesia. Karena memang liburan sekolahnya hanya selama satu minggu. Dan besok Catherine harus kembali ke Indonesia.


“Apa kakak akan mengantarku ke bandara?”tanya Catherine dengan sendu


Dari suaranya dapat ditebak jika gadis ABG itu sedang sedih. Sedih karena harus berpisah dengan lelaki yang sangat dicintainya. Lelaki yang adalah cinta pertamanya dan diakuinya sebagai pacarnya.


Arga menatap lurus ke depan.


“Maaf nona saya tidak bisa. Besok saya…”


Arga belum menyelesaikan kata-katanya, ketika merasakan sepasang tangan mendekap tubuhnya erat. Tiba-tiba Catherine memeluk tubuhnya dari belakang dengan beruraian airmata. Catherine memeluk tubuh Arga dengan sangat erat. Tangan Arga terangkat dan mencoba melepaskan dekapan Catherine.


“Ijinkan aku begini sebentar saja. Aku mohon kak”pinta Catherine dengan tulus.


Dia tak ingin berpisah dari Arga. Saat mendengar Arga tak bisa mengantarnya ke bandara, rasa sedih itu pun semakin tak terbendung. Hingga Catherine memilih berlari ke arah Arga dan memeluknya dari belakang, untuk menenangkan hatinya. Catherine terus terisak. Suara tangisannya terasa menyayat hati Arga.


Akhirnya mereka berdua terpaku dalam keadaan seperti itu selama beberapa saat. Catherine memeluk Arga dari belakang sambil menangis. Sementara Arga terdiam membiarkan Catherine memeluknya seperti itu. Kesedihan itu menghujam dalam hati Catherine, kala mengingat dirinya yang harus kembali ke Indonesia.


Catherine terus menangis di punggung lebar Arga. Hingga kaos Arga basah terkena airmata Catherine. Setelah merasa sedikit tenang, Catherine melepaskan dekapannya perlahan. Catherine mengusap sisa airmata di pipinya. Arga membalik tubuhnya menghadap ke arah Catherine.


“Nona jangan sedih..Nona masih bisa ke sini jika musim liburan tiba”ucap Arga mencoba menenangkan Catherine.


“Tapi aku mau tetap disini. Aku tak mau pulang. Aku mau disini bersama kakak”pinta Catherine dengan suara parau.


“Apa aku pindah kesini saja?”tanya Catherine begitu ide itu muncul di kepalanya.


Arga langsung melepaskan dekapannya.


“Apa? Kau mau pindah kemari?”gumam Arga dalam hati.


“Kenapa aku tak pernah berpikir kesitu? Aku akan minta ijin papa supaya boleh pindah kemari”ucap Catherine dengan entengnya.


Gadis itu tanpa pikir panjang langsung masuk ke dalam kamarnya untuk mengambil hp nya dan menghubungi kedua orangtuanya.


“Bisa gawat jika gadis itu diijinkan pindah kemari”gumam Arga dalam hati


Arga dapat membayangkan betapa merepotkannya hidupnya jika gadis itu sampai diperbolehkan pindah ke Amerika. Pindah di dekatnya. Meskipun Arga sangat mencintai Catherine namun berada jauh dari gadis itu dan menjalani LDR (Long Distance Relationship) membuat rasa cintanya pada gadis itu semakin dalam. Rasa rindunya pun terus terpatri di dalam hatinya. Namun berada dekat dengan gadis itu membuat Arga sedikit ketakutan. Karena khawatir akan ketenangan hidupnya. Apalagi dia sedang disibukkan dengan tugas kuliah. Jika Catherine nekat pindah ke Amerika, bisa dipastikan Arga akan kesulitan menyelesaikan kuliahnya. Karena gadis itu pasti akan terus-terusan menempel di dekatnya. Dia takkan membiarkan Arga kuliah dengan tenang. Bisa-bisa Arga di DO karena tak bisa menyelesaikan kuliahnya tepat waktu.

__ADS_1


Arga melangkahkan kakinya memasuki kamar Catherine. Dilihatnya gadis itu yang sedang menghubungi kedua orangtuanya, majikan Arga.


“Aku pindah kemari ya pa”rengek Catherine


“Pindah?”


“Iya pa..pindah ke Amerika”


“Tidak bisa! Bagaimana dengan sekolahmu?”tanya Brandon dengan nada tinggi


“Aku akan melanjutkan sekolah disini. Kalo perlu kuliah juga di sini”


“Kenapa tiba-tiba kamu mau pindah?”selidik Brandon


“Engg..tidak ada apa-apa..aku Cuma merasa betah di sini pa”kelit Catherine


“Aku ingin bersama kak Arga pa”batin Catherine dalam hati sambil menatap Arga yang berdiri di samping pintu kamarnya.


“Ga usah aneh-aneh Cathy. Selesaikan dulu sekolahmu di Indonesia. Jika kamu ingin kuliah di Amerika, kita bicarakan lagi masalah ini. Papa masih banyak pekerjaan. Cepatlah pulang! Papa tunggu di rumah”


Catherine mengerucutkan bibirnya saat keinginannya pindah ke Amerika, di samping Arga tidak disetujui papanya. Hatinya merasa kecewa karena tak bisa bersama Arga lebih lama.


“Bagaimana nona?”tanya Arga penasaran


“Semoga saja tuan Brandon menolaknya”pinta Arga dalam hati


“Papa ga bolehin aku pindah”jawab Catherine dengan sendu.


Arga berjalan ke arah Catherine yang saat ini sedang duduk di tepi ranjang. Arga ikut duduk di sampingnya. Mereka berdua saling bertatapan.


“Mungkin ini yang terbaik nona”ucap Arga


Gadis itu langsung menghamburkan tubuhnya memeluk Arga sekali lagi. Membuat Arga membeku dengan kelakuan spontan nona mudanya itu. Arga mengelus punggung Catherine dengan perlahan. Keduanya hanya membisu sambil berpelukan.


Keesokan harinya, Catherine pulang kembali ke Indonesia. Walaupun sedih namun Arga dan Catherine hanya bisa pasrah menerima jalan hidup mereka. Keduanya kembali menjalani LDR. Setiap hari Catherine terus “menghantui” Arga. Seakan tak ada lelahnya, gadis itu terus membanjiri hp Arga dengan chat, sticker, emoji dan menelpon lelaki itu kapanpun dia mau. Dan setiap libur sekolah, Catherine selalu menyempatkan diri mengunjungi Arga di Amerika.


Semua perlakuan dan perhatian Catherine membuat Arga tanpa sadar semakin terjerat dalam cinta nona mudanya. Arga mulai terbiasa dengan semua kelakuan gila Catherine yang membombardir hp nya setiap saat. Dan begitulah kisah cinta antara Catherine dan Arga, nona muda dan bodyguardnya, itu dimulai.


FLASHBACK OFF

__ADS_1


__ADS_2