Terjerat Cinta Nona Muda

Terjerat Cinta Nona Muda
Mengerjai Arga


__ADS_3

Perasaan Catherine semakin tak menentu setelah bertemu dengan Sandra. Karena kenyataannya kini dirinya sudah berkeluarga. Meskipun Willy sudah mengkhianatinya namun tetap saja statusnya kini adalah masih istri William Wijaya Anderson. Tak mungkin Catherine memperjuangkan cintanya pada Arga. Meskipun sampai detik inipun Arga masih menempati ruang spesial di hatinya.


Catherine menenggak minuman beralkohol di depannya. Pikirannya dipenuhi begitu banyak pertanyaan. Seakan masalah yang menghimpitnya sangatlah berat. Wanita yang sedang merasakan dilema itu, hanya bisa melarikan diri dengan menenggelamkan dirinya pada minuman beralkohol yang sejenak membuatnya melupakan masalah-masalahnya.


“Cathy..Cathy..kenapa hidupmu begitu mengenaskan? Suamimu ternyata berselingkuh dan memiliki seorang anak dengan Ella. Sementara lelaki yang kau cintai justru kau tendang dari hidupmu. Kau sungguh menyedihkan..hahahha”ucap Ella dalam keadaan mabuk sedang menertawakan dirinya sendiri


Catherine meminum gelas keduanya. Sebenarnya dia bukan tipe wanita yang kuat minum-minum. Sejak dikhianati Arga, Catherine mulai merubah gaya hidupnya. Dari seorang gadis manja yang lugu menjadi seorang wanita dewasa yang mulai menjajal kehidupan malam.


Catherine yang mulai mabuk, mengoceh tak karuan. Dengan langkah sempoyongan, Catherine berjalan menuju kamarnya. Saat ini, Catherine berada di rumah peristirahatannya yang berada di Paris. Rumah yang memiliki berjuta kenangan indah bersama Arga.


Catherine memasuki kamarnya dan mulai berganti pakaian. Dia ingin berenang malam itu. Memang alkohol mampu membuat orang jadi kurang waras. Dan malam itu, karena merasa kegerahan, Catherine mengganti pakaiannya dengan bikini two pieces miliknya.


Swimsuit warna hitam yang sangat sexy itu memperlihatkan dengan jelas lekuk tubuh Catherine yang sangat indah. Dengan terhuyung-huyung karena masih mabuk Catherine berjalan menuju private poolnya. Catherine menutupi swimsuitnya dengan jubah mandi warna putihnya.


Catherine yang mabuk tak menghiraukan lirikan mata bodyguardnya yang menatap tubuh indahnya yang berbalut jubah mandi. Catherine bahkan melemparkan senyumnya melihat beberapa bodyguardnya.


Begitu sampai di private pool nya yang dijaga beberapa bodyguard di sekeliling rumah peristirahatan itu, Catherine membuka jubah mandinya dan mulai menceburkan dirinya ke dalam kolam renang.


Catherine berenang kesana kemari dengan santainya. Ketika Catherine muncul dari permukaan air, rambutnya yang basah dan swimsuit yang melekat erat dalam tubuhnya membuat Catherine terlihat sangat menggoda. Sambil mengusap matanya yang terkena air kolam, Catherine seperti melihat seseorang yang berdiri di depannya.


“Kak Arga?”gumam Catherine dengan tersenyum.


Catherine pun mendekatkan tubuhnya ke pinggir kolam untuk melihat dengan lebih dekat sosok yang dilihatnya tadi.


Benar saja, itu Arga. Lelaki yang sangat dicintainya.


Begitu mendekati pinggir kolam, Catherine meletakkan kedua tangannya di pinggir kolam sambil menatap manja pada Arga. Arga yang berdiri tak jauh dari Catherine menatap lekat wanita yang sangat dicintainya itu dari balik kacamata hitam yang dikenakannya.


“Kapan kakak datang?”tanya Catherine sambil tersenyum


“Baru saja”


“Kakak datang tepat waktu. Apa kakak mau menemani aku berenang?”goda Catherine yang memang sedang mabuk.


“Sudah malam, sebaiknya nona segera keluar dari kolam”pinta Arga dengan ekspresi dinginnya


“Kenapa? Aku kegerahan, makanya aku berenang. Apa tidak boleh?”tanya Catherine dengan memasang wajah memelas.


Catherine  melihat sekelilingnya. Dia merasa aneh karena semua bodyguard yang tadi berjaga tak nampak seorang pun. Catherine tersenyum kemudian menatap ke arah Arga.

__ADS_1


“Kakak yang sudah mengusir semua bodyguard ya?”tanya Catherine


Arga diam saja dan melihat sekeliling.


“Mana mungkin aku biarkan mereka melihat tubuhmu itu?”gumam Arga dalam hati.


“Kenapa kak?”goda Catherine pura-pura tak mengerti.


Selama ini, setiap kali Catherine berenang, entah itu di kolam renang atau saat di pantai, bisa dipastikan semua bodyguard pasti akan diperintahkan untuk menjauh sejauh 200-300 meter dari area tempat Catherine berada.


Catherine yang memang baru dikuasai alkohol, kemudian keluar dari kolam renang. Tubuh Catherine benar-benar sangat indah. Apalagi dengan posenya yang sedang mengusap rambutnya yang basah dengan kedua tangannya, membuat jantung Arga berdegup sangat kencang. Arga menelan salivanya dengan susah payah. Arga benar-benar dibuat salah tingkah dengan kelakuan Catherine yang menggodanya.


Catherine berjalan dengan santai ke arah Arga kemudian mengalungkan kedua tangannya di leher Arga. Arga yang kaget, segera berusaha melepaskan tangan Catherine di lehernya.


“Apa yang nona lakukan?”tanya Arga sambil memegang tangan Catherine yang dikalungkan di lehernya


“Aku hanya ingin melihatmu lebih dekat. Apa kau tak merindukanku?”tanya Catherine sambil mendekatkan wajahnya di wajah tampan Arga sambil memiringkan kepalanya.


Arga hanya diam.


“Tentu saja aku merindukanmu”gumam Arga dalam hati.


Catherine yang menatap bibir sexy Arga, ingin sekali mencium bibir itu. Catherine tersenyum sambil menatap wajah tampan Arga. Sementara itu, Arga yang mencium bau alkohol yang menyengat dari mulut Catherine segera berusaha melepaskan tangan Catherine di lehernya. Catherine yang melihat penolakan Arga, merasa marah. Catherine menatap tajam ke arah Arga.


Arga ingin memegang tangan Catherine untuk mengantarnya masuk ke dalam rumah. Tapi Catherine yang sedang marah, mengibaskan tangannya.


“Lepaskan aku”seru Catherine marah


Saking marahnya, Catherine menceburkan dirinya lagi ke kolam. Dia mulai berenang ke sana kemari karena kesal dengan penolakan Arga. Arga mengikuti Catherine dari pinggir kolam.


“Nona, keluarlah! sekarang sudah malam”pinta Arga


Cuaca malam itu terasa dingin. Arga kuatir Catherine bisa sakit jika berenang malam-malam. Tapi Catherine tak menggubrisnya. Dia terus berenang malam itu.


“Aku mau keluar kalo kau menggendongku”tantang Catherine.


Akhirnya Catherine berdiri di tengah kolam. Sambil memeluk tubuhnya sendiri yang mulai kedinginan.


“Ayo nona..menepilah!”ucap Arga sambil mengulurkan tangannya.

__ADS_1


Catherine bersikeras tidak mau keluar dari kolam. Catherine menggelengkan kepalanya mendengar permintaan Arga. Tiba-tiba muncul ide di kepala Catherine untuk mengerjai Arga. Catherine yang menggigil kedinginan akhirnya mendekat ke arah Arga membuat Arga tersenyum melihat Catherine menuruti permintaannya. Catherine menerima uluran tangan Arga. Arga hampir menarik tangan Catherine tapi kemudian,


“Byurrrrr”


Catherine menarik kuat tangan Arga, hingga membuat lelaki bertubuh kekar itu tercebur ke dalam kolam.


“Hahahaha”Catherine tertawa terbahak-bahak melihat Arga yang sekarang basah kuyup karena ulahnya.


Arga mengusap wajahnya yang terkena air. Arga menatap tajam ke arah Catherine. Karena tidak terima sudah dibuat basah kuyup, Arga pun mengejar Catherine.


“Nonaaaa”


Arga pun langsung mengejar Catherine


“Aaaaa”


Catherine yang melihat Arga mendekat padanya dengan tatapan marah karena kacamatanya sudah tercebur juga di kolam, berusaha melarikan diri dari kejaran Arga sambil tertawa riang.


“Jangan mendekat..jangan mendekat..aaaaaaa”Catherine terus menghindari Arga.


“Aku harus memberi Anda hukuman”seru Arga sambil terus berusaha mengejar Catherine.


Keduanya berkejar-kejaran di dalam kolam, bahkan saling mencipratkan air satu sama lain.


Catherine dan Arga benar-benar menikmati waktu kebersamaan mereka di dalam kolam. Keduanya tertawa dan bahagia saat bersama. Beberapa kali Arga hampir berhasil menangkap Catherine tapi wanita itu berhasil menghindar.


“Anda mau kemana?”


“Oke..oke..Aku minta maaf kak..aku..aaaaaaaa..hahahahaha”Catherine terus menghindari kejaran Arga sambil tertawa.


Mereka berkejaran selama beberapa saat. Dan saat Arga berhasil menangkap Catherine, Arga tanpa sadar sudah memeluk Catherine dari belakang.


“Akhirnya…ketangkap juga..”


“Lepaskan kak..Aku..minta maaf, oke..aku minta maaf”


Keduanya tertawa bersama dengan nafas keduanya yang terengah-engah.


Begitu nafas keduanya mulai tenang, Arga pun mulai sadar jika dia baru saja memeluk Catherine. Arga segera melepaskan tangannya yang memeluk Catherine. Wanita yang sedang setengah sadar karena dipengaruhi alkohol itu segera berbalik dan menarik tangan Arga hingga lelaki itu menatap ke arahnya. Dan dalam hitungan detik Catherine mencium bibir Arga.

__ADS_1


“Mmmphhh..mmmppphh”


Catherine menciumnya dengan penuh cinta sambil mengalungkan tangannya di leher kekar Arga. Menciumnya dengan penuh gairah. Membuat keduanya sama-sama memejamkan mata dan larut dalam rangkaian ciuman bibir yang menggairahkan.


__ADS_2