Terjerat Cinta Nona Muda

Terjerat Cinta Nona Muda
Menikmati Kebersamaan


__ADS_3

Catherine merasakan sesuatu menyentuh tubuhnya. Catherine segera melepaskan ciuman panas mereka dan memukul dada bidang Arga.


“Aww..”Arga mengaduh sambil mengusap dadanya yang dipukul oleh Catherine


“Kau yang sudah memulainya..kau juga yang harus bertanggungjawab”ucap Arga


“Memangnya apa yang kulakukan?”goda Catherine


“Inilah yang aku rasakan jika aku terlalu lama bersamamu, apa kau tahu sekarang? Betapa tersiksanya aku jika kau terus menggodaku”keluh Arga mengungkapkan perasaannya yang selama ini dipendamnya.


“Memang siapa yang sudah menggodamu?”rajuk Catherine sambil mengerucutkan bibirnya.


Membuat Arga tergelak melihat betapa menggemaskannya wanita yang selama ini dicintainya. Catherine memilih bangun dari duduknya lalu menepuk bahu Arga.


“Sudah sana..kakak mandi dulu..aku siapkan sarapan”


“Kau akan keluar seperti itu?”tanya Arga melihat Catherine yang hanya berbalut jubah mandi.


Arga bisa menebak bahwa dibalik jubah mandi itu, Catherine masih polos seperti dirinya.


“Kita sarapan bersama. Aku yang akan membuatkan sarapan”


“Lalu aku harus menunggu kakak selesai mandi?”tanya Catherine dengan polosnya


Arga berdiri dari duduknya, hingga Catherine terbelalak begitu melihat Arga berjalan mendekatinya. Arga tersenyum melihat Catherine yang begitu menggemaskan saat digodanya.


“Apa kau mau membantu menggosok punggungku?”bisik Arga di telinga Catherine.


Catherine terbelalak karena Arga sekarang semakin pintar menggodanya. Catherine memukul dada bidang Arga.


“Sudah sana..mandi sana”ucap Catherine sambil mendorong tubuh kekar Arga.


Arga berjalan santai ke arah kamar mandi. Sementara Catherine mengibaskan tangannya di depan wajahnya yang sudah bersemu merah karena malu.


Arga segera mandi karena tubuhnya yang memang sudah merasa pegal-pegal. Guyuran air hangat memperlancar aliran darah Arga membuatnya merasa sangat rileks.


Sejenak pikiran Arga dipenuhi begitu banyak pertanyaan. Karena sekarang dirinya sudah melangkah terlalu jauh. Tinggal menunggu waktu sampai tuan Brandon mengetahui perbuatannya pada Catherine.


Sementara itu di luar kamar, Catherine juga sedang merenungi nasibnya. Kini dia dan Willy telah impas. Karena mereka sama-sama sudah berselingkuh. Willy berselingkuh dengan Ella dan Catherine berselingkuh dengan Arga.


Arga yang sudah selesai mandi, segara melingkarkan handuk mandi untuk menutupi tubuh bagian bawahnya. Tubuh Arga yang sangat atletis dan sempurna hanya berbalut handuk mandi dari pinggang ke bawah. Arga berjalan keluar kamar mandi.


Dilihatnya kini Catherine yang berdiri mematung di depan dinding kaca yang menghadap ke pantai. Didekatinya Catherine dengan perlahan.

__ADS_1


Catherine yang sedang melamun, tersadar begitu sebuah tangan melingkar di pinggangnya dan tangan yang lain menyibak jubah mandinya perlahan dan mencium bahunya. Catherine tahu jika kini Arga yang mencium bahunya, memilih memiringkan kepalanya hingga Arga dengan bebas menciumi bahu dan tengkuknya.


Arga kemudian membalikkan tubuh Catherine hingga wanita cantik itu pun menghadap ke arah Arga yang bertelanjang dada dengan hanya sehelai handuk mandi yang melilit tubuh bagian bawahnya. Keduanya saling melempar senyum.


“Aku hanya ingin bersamamu saat ini”gumam Catherine dalam hati


“Aku akan menanggung semua konsekuensinya karena telah berani mencintaimu, Cathyku”gumam Arga dalam hati.


Keduanya benar-benar dimabuk asmara. Ciuman panas kembali terjadi. Semua yang mereka lalui semalam kembali terulang pagi itu. Seakan tak ada lelahnya mereka berdua melakukannya. Karena bagi Arga, Catherine sudah seperti candu baginya. Membuatnya ingin menikmatinya lagi dan lagi. Sementara Catherine yang meskipun masih merasakan sakit dan nyeri di pangkal pahanya, namun juga membiarkan Arga melakukannya. Karena bagi Catherine setiap sentuhan dan ciuman Arga mampu membuatnya merasa menjadi wanita yang berharga. Karena Catherine tahu Arga melakukannya karena mencintai dirinya. Begitu pun sebaliknya.


Penyatuan keduanya adalah bukti cinta antara keduanya. Arga dan Catherine terhanyut dalam permainan panas mereka. Sesekali Catherine memejamkan matanya kala merasakan sensasi berbeda dari permainan yang sudah mereka lakukan. Membuat tubuh keduanya bergetar karena telah melakukan pelepasan dan merengkuh surga dunia bersama-sama.


Kini keduanya terbaring saling berpelukan satu sama lain. Catherine berbaring di dada bidang Arga sementara Arga mengusap rambut Catherine dengan lembut.


“Aku akan bicara pada tuan Brandon”ucap Arga tiba-tiba


“Apa?”Catherine yang kaget terbangun dari tidurnya lalu menatap Arga


“Apa kakak sudah gila? Papa akan marah jika tahu semua ini”ucap Catherine kuatir


“Aku akan bertanggungjawab untuk semuanya”


“Tapi bagaimana kalo papa mengusir kakak? Tidak bisa. Aku tak kan membiarkan kakak melakukannya”


“Cathy percayalah padaku..aku yakin semuanya akan baik-baik saja”


“Lalu kau mau aku bagaimana? Kau mau aku melihatmu kembali pada lelaki yang sudah berselingkuh darimu itu”


“Aku akan mengurus semuanya. Aku akan minta cerai dari Willy. Dan sampai perceraian itu terjadi, kakak tunggulah aku..kakak mau kan?”


“Tapi..”


“Percayalah..aku akan minta semua pengacara terbaik kita untuk segera memenangkan perceraian ini”


Arga tampak berpikir sejenak. Sepertinya rencana Catherine memang langkah terbaik yang bisa mereka ambil sekarang. Apalagi dengan keadaan Willy yang sudah berselingkuh, pasti akan membuat perceraian itu cepat terjadi.


“Baiklah..jika itu maumu”


Catherine tersenyum lalu mencium bibir Arga.


****


Selama dua hari, kedua manusia yang saling mencintai itu menghabiskan waktu berdua. Kali ini keduanya hanya ingin menikmati saat ini berdua saja sebagai ganti masa-masa yang hilang di antara mereka.

__ADS_1


Kadang Arga memasak untuk keduanya sementara Catherine berdiri di belakang Arga dan memeluk lelaki bertubuh kekar itu. Menemani lelaki itu memasak lalu keduanya akan makan bersama sambil saling menyuapi satu sama lain.


Kadang mereka membaca buku berdua, dengan Catherine yang duduk bersandar di dada bidang Arga. Keduanya tampak bahagia menikmati kebersamaan mereka yang diselingi dengan tawa canda mereka.


Kadang mereka jalan-jalan ke pantai yang terletak sangat dekat dengan villa tersebut. Sambil bergandengan tangan dan bercanda di pinggir pantai. Ada kalanya Catherine yang usil menarik tangan Arga hingga lelaki itu terkena ombak pantai yang datang.


Arga yang kesal kemudian mengejar Catherine yang mlarikan diri. Jadilah keduanya berlarian di sekitar bibir pantai. Dan begitu Arga dapat meraih tubuh Catherine, Arga langsung membopong tubuh Catherine dan menceburkan tubuh keduanya ke pantai hingga tubuh mereka basah kuyup berdua.


Mereka sangat menikmati kebersamaan mereka kali ini. Kedua manusia yang sedang dimabuk asmara itu benar-benar saling mencintai. Melimpahi pasangannya dengan cinta dan kasih sayang mereka.


Akhirnya Arga bisa mengungkapkan perasaan cintanya yang begitu dalam pada Catherine. Begitu juga Catherine yang merasa lega, akhirnya bisa mendekap lelaki yang memang menjadi pemilik hatinya dan menjadi pemilik dirinya sepenuhnya.


Meskipun ada rasa bersalah di hati masing-masing, namun saat ini mereka hanya ingin menikmati perasaan saling mencintai yang mereka rasakan berdua.


“Kak”


“Hemmm”


Suara berdehem Arga yang dulu sering didengar Catherine akhirnya didengarnya lagi. Suara berdehem yang terdengar merdu di telinga Catherine.


“Ada apa?”


“Bagaimana jika papa tidak merestui hubungan kita dan memaksa kakak meninggalkanku, apa kakak akan menuruti papa?”tanya Catherine


Saat ini keduanya sedang berbaring di ranjang sambil berpelukan. Catherine kuatir jika papanya kembali menyuruh Arga menjauhi dirinya. Arga yang dapat menangkap kegelisahan dari nada bicara Catherine, mengecup kening Catherine. Membuat Catherine mendongakkan kepalanya untuk menatap lelaki yang sangat dicintainya itu.


“Apa ini yang terus mengganggu pikiranmu?”tanya Arga


Catherine menganggukkan kepalanya pelan.


“Dulu kakak pernah melakukannya. Aku hanya takut kakak akan melakukannya lagi. Karena papa sudah menyuruh kakak menjauhiku”ucap Catherine dengan sendu


Arga semakin mempererat pelukannya di tubuh Catherine.


“Percayalah padaku. Kali ini aku akan memperjuangkan dirimu. Meskipun tuan Brandon menyuruhku meninggalkanmu, aku akan tetap memilihmu. Karena aku sangat mencintaimu”


“Benarkah?”tanya Catherine tak percaya


“Kau tak percaya padaku?”tanya Arga


Arga mendekap Catherine dengan gemasnya. Membuat keduanya sama-sama tertawa bahagia. Catherine menatap Arga dengan penuh cinta.


“I love you”ucap Catherine sambil tersenyum

__ADS_1


“I love you more”jawab Arga


Keduanya kemudian saling berciuman dengan mesra. Keduanya benar-benar dimabuk asmara. Merasa kebahagiaan sedang menaungi keduanya. Mereka hanya ingin menikmati kebahagiaan itu bersama.


__ADS_2