Terjerat Cinta Nona Muda

Terjerat Cinta Nona Muda
Makan Malam Romantis


__ADS_3

Setelah kejadian antara Jessica dan Tommy waktu itu, kini hubungan Arga dan Jessica semakin membaik. Apalagi sejak Devara pacaran dengan Ayra, Devara tak lagi membutuhkan Arga untuk mengantar jemputnya ke sekolah. Karena Devara sendiri yang mengantar jemput Ayra. Sehingga Arga memiliki lebih banyak waktu. Dia memilih menghabiskan waktunya untuk bekerja di perusahaan Alexis Global Corp.


“Bagaimana hubunganmu dengan Jessica?”tanya Madam O pada Arga


Arga yang sedang menikmati sarapannya, menoleh sebentar pada sang ibu.


“Baik”sahut Arga singkat


Madam O yang melihat perkembangan kedekatan Arga dan Jessica merasa bahagia.


“Gadis itu sangat baik. Kau harus baik-baik pada Jessica”pinta Madam O


“Iya ibu. Aku tahu”jawab Arga


“Bagus”


“Semoga Jessica bisa membuatmu melupakan kegagalanmu bersama nona Catherine. Dan kau bisa menemukan cinta yang baru pada diri Jessica”gumam Madam O dalam hati.


Madam O merasa Jessica bisa menjadi pendamping yang baik bagi Arga.


Tanpa diduga ternyata Jessica diterima bekerja magang di perusahaan Alexis Global Corp. Sehingga intensitas pertemuan Arga dan Jessica menjadi lebih sering. Namun selama di lingkungan perusahaan, Arga seakan menjaga jarak dengan Jessica karena tak ingin muncul rumor dan berita tidak sedap tentang kedekatannya dengan salah satu pegawai magang itu.


Selama bekerja di perusahaan, Arga banyak membantu Jessica secara tidak langsung. Lambat laun Arga mulai membuka hatinya untuk gadis periang itu. Gadis yang entah kenapa justru selalu mengingatkan Arga pada Catherine.


Setelah waktu magang Jessica selesai, Arga mengajak Jessica makan malam.


“Apa kakak besok ada acara?”tanya Jessica


“Sepertinya tidak. Ada apa?”tanya Arga balik


“Ehmm..kalo kakak tidak keberatan. Maukah kakak makan malam denganku? Besok adalah hari ulangtahunku”ajak Jessica malu-malu.


Arga diam sejenak.


“Boleh”jawab Arga singkat


Jessica yang awalnya menundukkan kepalanya karena malu, begitu mendengar jawaban Arga, langsung mendongakkan kepalanya menatap lelaki tampan di depannya. Ekspresi wajah Jessica juga tampak lucu. Antara percaya dan tidak dengan jawaban Arga barusan. Jessica bahkan mengedipkan matanya beberapa kali.


“Aku tak salah dengar kan kak?”tanya Jessica memastikan


Arga menahan tawanya melihat ekspresi wajah Jessica yang terlihat lucu.


“Aku jemput jam 19.00”ucap Arga


Jessica semakin melongo mendengar Arga akan menjemputnya. Ekspresi kaget Jessica justru memunculkan kelebatan wajah cantik Catherine di hadapan Arga.


“Cathy? Tidak mungkin”tepis Arga


“Ada apa denganku?”gumam Arga dalam hati


Setiap melihat tingkah Jessica yang menggemaskan justru membuat Arga membayangkan Catherine.


Sepanjang makan malam itu, Jessica terus saja mengoceh menceritakan aktivitasnya selama sehari. Kadang celotehan Jessica mampu membuat Arga tersenyum.


*


*


*

__ADS_1


*


Keesokan harinya, Arga yang sudah bersiap berangkat, bertemu dengan Devara yang kebetulan sedang berada di rumah. Devara menatap penuh keheranan pada Arga yang berpakaian sangat rapi.


“Kakak ada acara? Rapi banget”puji Devara


“Iya tuan muda. Apa tuan muda membutuhkan sesuatu?”tanya Arga


“Tidak kak. Pergilah bersenang-senang! Kapan-kapan kenalkan aku pada gadis yang sedang kakak kencani, okey?”ucap Devara


Arga kaget Devara mengetahui dirinya sedang berkencan.


“Saya hanya menghadiri pesta ulangtahun seorang teman”kelit Arga


Devara menepuk bahu Arga sambil tersenyum.


“Pergilah sekarang! Jangan sampai teman kakak menunggu”sindir Devara


“Saya permisi dulu tuan muda”ucap Arga sambil menundukkan kepalanya memberi hormat pada Devara.


Arga pun berangkat menghadiri acara makan malam dalam rangka merayakan ulangtahun Jessica. Devara menatap punggung Arga yang mulai beranjak meninggalkan kediamannya. Devara tampak tersenyum penuh arti.


“Dasar balok es! Tak pernah mau mengaku”gumam Devara dalam hati.


Arga mengendarai kendaraannya meninggalkan kediaman keluarga Alexander. Arga mengendarai dengan kecepatan sedang. Dalam perjalanan Arga menghubungi Jessica untuk bersiap-siap karena dirinya sebentar lagi akan tiba di rumah Jessica.


Sesampainya di rumah Jessica, Arga sampai tepat waktu pukul 19.00. Jessica bahkan takjub melihat betapa on timenya lelaki itu. Setelah berpamitan dengan kedua orangtuanya, Jessica dan Arga pun berangkat menuju restoran yang sudah mereka pesan sehari sebelumnya.


Gadis periang itu terlihat sangat cantik di perayaan hari lahirnya. Membuat Arga selama beberapa detik terpikat pada pesona Jessica.


“Kamu cantik sekali malam ini”puji Arga


Pujian Arga tentu saja membuat gadis secantik Jessica merasa sangat bahagia.


Gadis itu terlihat cantik dengan dress putih panjang sleveeless yang memperlihatkan bahu dan lengannya yang mulus. Rambutnya juga dibiarkan tergerai sehingga semakin memperlihatkan sisi anggun dan feminin Jessica. Arga juga terlihat tampan dengan setelan jas hitam yang dikenakannya. Kedua anak manusia berlainan jenis itu tampak serasi satu sama lain.


Sesampainya di restoran tempat perayaan ulangtahun Jessica, Arga yang lebih dahulu turun dan membukakan pintu mobil untuk Jessica. Tak lupa Arga mengarahkan lengannya. Jessica pun melingkarkan tangannya di lengan Arga. Mereka memasuki restoran bersama-sama.


Acara makan malam itu berjalan dengan lancar. Jessica terlihat sangat senang bisa merayakan ulang tahunnya bersama Arga. Lelaki yang sudah lama menjerat hatinya sejak pertama kali bertemu.


Setelah menyelesaikan makan malamnya, keduanya berbincang-bincang ringan.


“Terimakasih kak sudah mau merayakan ulangtahunku”ucap Jessica tulus.


“Sama-sama”jawab Arga


“Aku punya sesuatu untukmu”ucap Arga


“Apa itu?”tanya Jessica penasaran


Arga pun merogoh saku jasnya dan mengeluarkan sebuah kotak kecil dari dalam saku tersebut. Arga menyodorkan kotak kecil yang dihias dengan pita kecil itu di depan Jessica. Jessica terlihat kaget dengan hadiah pemberian Arga.


“Itu kado ulangtahun dariku”ucap Arga


“Apa ini kak?”tanya Jessica


“Bukalah!”pinta Arga


Jessica pun mulai membuka kotak kecil itu. Dilepaskannya pita kecil yang menghiasi kotak kecil itu. Perlahan-lahan Jessica membuka kado pemberian Arga. Jantungnya berdegup dengan kencang saat membukanya. Begitu kotak itu terbuka, Jessica tersenyum bahagia melihat hadiah pemberian Arga. Sebuah kalung dengan hiasan bunga kecil koleksi dari perusahaan perhiasan Tiffany&Co.

__ADS_1


“Bagus sekali kak. Terimakasih”ucap Jessica sambil tersenyum pada Arga


Arga berdiri dari kursinya dan berjalan menghampiri Jessica.


“Sini aku bantu memakaikannya”ucap Arga


Arga mengambil kalung itu dan mulai memakaikannya di leher Jessica. Jessica meletakkan tangannya di kalung pemberian Arga. Senyum bahagia tak lepas dari wajah cantik gadis periang itu.


Jessica langsung menoleh menghadap ke arah Arga dan tiba-tiba,


“Cupp”


Sebuah kecupan kecil diberikan Jessica di pipi Arga. Membuat lelaki itu mematung selama beberapa saat karena tak siap dengan serangan mendadak Jessica.


“Terimakasih”ucap Jessica dengan lirih sambil tersenyum pada Arga


Keduanya kembali ke kursi masing-masing. Menikmati santap makan malam romantis yang disiapkan Arga. Setelah selesai makan malam, Arga kembali mengantar Jessica pulang. Sepanjang perjalanan Jessica terlihat sangat bahagia dan berkali-kali memegang kalung pemberian Arga dengan senyum yang terus terpancar di wajah cantiknya.


Arga yang melihat ekspresi kebahagiaan di wajah Jessica menarik salah satu sudut bibirnya.


“Dia lucu juga”gumam Arga dalam hati


Sesampainya di depan rumah Jessica, Arga yang hendak keluar dari mobil justru ditahan tangannya oleh Jessica. Membuat Arga kaget dan menoleh ke arah Jessica. Arga pun mengurungkan niatnya untuk keluar dari mobil.


“Ada apa?”tanya Arga


“Aku sangat berterimakasih pada kakak. Hari ini adalah hari ulang tahunku yang terindah. Terimakasih”ucap Jessica tulus


“Sudah berapa kali kau berterimakasih?”tanya Arga


“Rasanya tak cukup hanya dengan ucapan saja”ucap Jessica


“Baiklah aku terima ucapan terima kasihmu. Sekarang keluarlah! Sudah malam!”ucap Arga


Jessica tetap saja tak bergeming dari duduknya. Dia tampak berpikir sejenak.


“Karena hari ini adalah hari ulang tahunku. Aku punya satu permintaan lagi pada kakak. Kakak mau mengabulkannya kan?”tanya Jessica


“Apa permintaanmu?”tanya Arga


Jessica menghela nafasnya yang tiba-tiba terasa berat. Jantungnya juga berdetak sangat kencang.


“Katakan! Apa permintaanmu?”tanya Arga lagi melihat Jessica yang tak kunjung bicara.


“Ehmm..maukah kakak menjadi pacarku?”Jessica dengan berani menembak Arga menjadi pacarnya


Arga yang tiba-tiba ditembak, hanya membeku dan mematung. Arga diam untuk beberapa saat. Dia bingung akan menjawab apa atas permintaan Jessica.


“Karena kakak diam saja, aku anggap kakak setuju”ucap Jessica dengan cepat karena Arga tak juga menjawab permintaannya.


“Bukan begitu, aku..”Arga belum sempat menjawab pertanyaan Jessica tetapi Jessica sudah lebih dulu keluar dari mobil Arga.


Arga mau tidak mau menyusul Jessica yang keluar dari mobilnya.


“Jess, dengarkan aku dulu..”


Dengan cepat Jessica menyela ucapan Arga.


“Kakak cepat pulang! Sampai ketemu besok! Bye!” ucap Jessica sambil melambaikan tangannya pada Arga dengan wajah cantik yang berhiaskan senyuman indah dibibirnya.

__ADS_1


“Aku pulang dulu! Masuklah ke dalam!”pamit Arga


Arga akhirnya pulang setelah melihat Jessica masuk ke dalam rumah.


__ADS_2