TERJERAT CINTA SECURITY CANTIK

TERJERAT CINTA SECURITY CANTIK
Launching novel baru


__ADS_3

Hai hai reader...hayuk cek it out novel terbaru othor yang berjudul OFFICE BOY KU CEO KU udah launching ya...cuss 👇


“Kalian berdua memang brengsek, aku tidak akan memaafkan kalian berdua!”


Mobil Eve melaju cukup kencang di jalan raya, Sesekali dirinya menangis saat mengingat kejadian itu, setelah itu tertawa kecil merutuki nasibnya yang buruk ini. Eve masih dalam pengaruh minuman beralkohol, kesadarannya masih belum sepenuhnya terkumpul.


Tanpa sengaja mobilnya berhenti di depan kantor PT. Megantara tempat dirinya bekerja, Eve tidak pulang ke apartemennya, ia memutuskan untuk kembali ke kantornya, jika dia pulang maka dirinya akan semakin sedih jika teringat persiapan untuk hari pernikahannya nanti.


Mobil Eve terparkir di tempat biasa, kemudian ia segera masuk ke dalam kantor dan menuju ke ruangan nya, seorang satpam menghampiri Eve dan menanyakan kepadanya.


“Mbak Eve! Ada apa malam-malam begini?”


“ Saya mau mengambil berkas yang ketinggalan di kantor pak!” jawabnya mencoba menahan pusing di kepalanya.


“Mbak Eve kenapa?” satpam memperhatikan Eve yang terlihat kacau.


“Tidak apa-apa! Saya mau ke atas “ Eve segera menuju ke ruangannya di lantai atas kantor.


Eve mulai masuk ke dalam lift dengan menyandarkan tubuhnya yang sudah tidak kuat menahan efek minuman keras itu.

__ADS_1


Setelah beberapa saat akhirnya lift berhenti pada lantai 3 kantor milik William Anthony tersebut, CEO perusahaan dimana Eve bekerja.


Lift berhenti pada lantai 3 dan perlahan pintu lift itu terbuka, terlihat seorang wanita yang tampak sedang kacau keluar dari pintu lift tersebut. Dan tiba-tiba saja tubuhnya terjatuh.


Namun seseorang menolong Eve dengan menopang tubuhnya.


“Mbak e nggak apa-apa toh!” mendengar logat khas itu membuat Eve membuka suara.


“Jaka!”


Eve menatap wajah Jaka, sang Office Boy yang bekerja di kantor tersebut, Office Boy yang sehari-hari melayani Eve dan staf lainnya.


Setelah Jaka berhasil membawa Eve ke sofa, lantas dirinya segera pergi untuk mengambilkan air minum untuk Eve. Namun tiba-tiba saja Eve menarik tangan Jaka dan menahannya pergi.


Jaka melihat Eve yang tampak semakin tidak terkontrol. Eve sudah terpengaruh minuman sehingga membuat akal sehatnya menghilang, dalam keadaan seperti itu Eve melihat wajah Jaka seolah adalah wajah Rafael, sang calon suami.


“Rafael! Kenapa kamu lakukan itu padaku?” Eve tiba-tiba saja bergelayut pada tangan Jaka.


“Eh...eh...mbak Eve, mbak e kenapa toh ini” Jaka mencoba mengimbangi bobot tubuh Eve yang menumpu pada tubuhnya dengan menahan Eve agar tidak terjatuh, namun sungguh sial bagi Jaka, mereka berdua justru terjatuh pada sofa di ruangan kerja itu, Eve berada di atas tubuh Jaka.

__ADS_1


Sejenak Jaka melihat tatapan mata seorang gadis yang terlihat sangat kacau hari itu.


“Rafael! Jika kamu memang menginginkan aku, kenapa kamu harus tidur dengan dia, aku bisa memberikan milikku padamu, sebentar lagi kita menikah, kenapa kamu sudah tidak sabar”


Eve semakin meracau, aroma alkohol tercium kuat dari mulut gadis cantik itu.


“Mbak Eve, apa yang mbak e lakukan?” Rafael dibuat terkejut saat Eve bangkit dan membuka seluruh pakaiannya.


“Milikilah aku! Jika itu membuatmu tidak pergi dariku”


Eve tiba-tiba saja mencium bibir Jaka yang dikiranya adalah Rafael, tentu saja Jaka adalah seorang laki-laki normal, melihat rejeki nomplok di hadapannya, tak mampu mungkin ia bisa menghindarinya, apalagi tubuh Eve begitu dekat dengannya.


“Mbak Eve, maafkan saya!” ucapnya lirih, Jaka tidak bisa menahannya saat Eve terus berusaha membangkitkan rasa itu.


Jaka yang malam itu memang sengaja belum pulang dari kantor, justru Ia mendapatkan pengalaman baru yang tak akan pernah ia lupakan, bercinta dengan staf perusahaan yang biasa ia layani.


Keduanya tampak begitu menikmati kebersamaan mereka dalam situasi yang panas itu.


__ADS_1


__ADS_2