TERJERAT CINTA SECURITY CANTIK

TERJERAT CINTA SECURITY CANTIK
Cinta buta...bonus visual


__ADS_3

Tampaknya Aura sangat penasaran dengan sosok Ray putra Vano tersebut, sehingga ia mencari berita tentang sosok putra mahkota yang memiliki ketampanan yang membuat setiap hati wanita meleleh.


Aura menghadap Laptop nya, dia mencari di berbagai sumber media tentang siapa seorang Ray.


"Melviano Ar Rayyan, ini dia...ketemu" Aura membuka informasi tentang putra Vano yang terkenal tampan dan rupawan itu, namun tanpa sengaja dirinya menemukan foto Siska saat masih muda dulu, terlihat Siska sedang berfoto bersama dua orang pria, yang tak lain adalah teman kuliah nya.


Awalnya Aura yang penasaran dengan sosok Ray, kini nyatanya dirinya lebih penasaran dengan dua pria yang bersebelahan dengan Mommy nya.


"Mommy! Mommy bersama siapa itu?" pikir Aura bertanya-tanya, kemudian Aura mencari file-file tentang dua pria tersebut.


"Erick Daniello dan Vano Adiputra Perkasa" gumam Aura dengan mengerutkan keningnya.


"Vano Adiputra Perkasa? Bukankah itu Dirut PT Elang Perkasa Company yang juga ayah dari Ray? Ada hubungan apa Mommy dengan mereka?" Aura semakin penasaran.


Kemudian Aura lanjut mencari informasi tentang hal yang baru saja ia temukan.


Setelah Aura memperoleh sumber informasi yang ia cari, kemudian Aura mencari tahu kenapa Mommy nya bisa mengenal Vano. Aura tampak serius membaca artikel yang sudah ia dapatkan.


"Apa? Jadi... Mommy dan Pak Vano adalah teman kuliah? Oh God...ini benar-benar diluar dugaanku" seru Aura terkejut.


Malam itu juga, Aura terus mencari bukti rasa keingintahuan nya tentang hubungan Mommy nya dan Vano. Hingga akhirnya Aura mengetahui jika Mommy nya pernah menjadi guru di sekolah milik keluarga Perkasa.


"Mommy pernah menjadi guru di sekolah Harapan Bangsa?"


Aurora tampak serius membaca info tentang Sekolah Harapan Bangsa hingga kejadian yang membuat Aura menganga. Dirinya benar-benar sangat terkejut, bagaimana tidak rahasia yang selama ini Siska pendam darinya dan dari Daddy nya, sekarang dia sudah mengetahui semuanya. Tentang percobaan menjatuhkan nama istri Vano yang tak lain adalah murid Siska sendiri.


"Astaga... Aku nggak nyangka Mommy sejahat itu" sesal Aurora sembari mengusap wajahnya.


"Mommy udah tega mempermalukan istri pak Vano, bahkan Mommy juga tega mencoba melenyapkan Ray yang masih di dalam kandungan, ya Tuhan...Mommy, aku nggak nyangka." Aura sangat kecewa sekaligus sedih, bagaimana bisa Mommy nya yang selama ini sangat ia sayangi ternyata pernah melakukan kejahatan kepada keluarga Vano.


Dan saat ini sang ayah, Jack Mattilda sedang bekerja sama dengan perusahaan milik Vano.


"Ya Tuhan, apa jadinya jika keluarga Vano mengetahui jika Daddy adalah suami nya Mommy?" ucap Aura khawatir, jika saja mereka memutuskan hubungan kerja, sementara Jack rela meninggalkan LA untuk kerjasama yang sangat Jack nantikan ini.


"Aku harus bicara sama Mommy!" Ucap Aura sembari pergi menemui Siska. Tampak malam itu Aura mencoba menanyakan kebenaran itu kepada Siska, namun dirinya ragu untuk mengetuk pintu karena saat ini jam menunjukkan pukul 12 malam.


"Ah...Besok saja aku bicara, Mommy dan Daddy pasti sudah tidur!" pikir Aura, kemudian Aura berbalik dan betapa terkejutnya saat ia melihat Siska yang tiba-tiba ada di belakangnya.


"Astaga Mommy! Mommy bikin kaget ajah" ucap Aura sembari mengelus dadanya.


"Kenapa belum tidur? Ini sudah malam!" seru Siska.

__ADS_1


"Aura nggak bisa tidur Mom, Aura ingin menanyakan sesuatu hal kepada Mommy" jawab Aura sembari memberanikan diri untuk bertanya kepada Siska tentang apa yang baru saja ia ketahui.


Siska memperhatikan putrinya yang tampak memikirkan sesuatu. Kemudian Siska mengajak putrinya untuk duduk bersama.


"Katakan pada Mommy, apa yang ingin kamu tanyakan?" seru Siska menatap dalam-dalam wajah putrinya.


"Mommy maafkan Aurora, jika terlalu dalam menanyakan hal ini kepada Mommy!" ucap Aura yang sedikit gugup. Karena apa yang dirasakan Aura dari seorang Siska adalah ibu yang baik, Siska selalu mengajarkan kepada putrinya untuk selalu bersyukur dengan apa yang di miliki, tak perlu merebut yang sudah menjadi milik orang lain, karena sejatinya Tuhan akan memberikan kita sesuatu yang indah pada waktunya.


Tapi setelah membaca kisah Mommy nya dulu, membuat Aura benar-benar sangat terkejut, bagaimana bisa Mommy nya yang selama ini terkenal sangat rohaniawan sekali, sangat dekat sekali dengan Tuhannya, bahkan kadang terlihat Siska berdoa dengan uraian air mata, menyatakan betapa sangat bersungguh-sungguhnya seorang Siska untuk memperbaiki diri, ternyata pernah melakukan hal sekeji itu.


"Mommy, aku sudah tahu semua kebenarannya" ucap Aura singkat.


"Maksudmu apa Aura? Mommy sama sekali tidak mengerti" tanya Siska yang


"Mommy! Apa Mommy pernah mencintai Pak Vano? Katakan Mom?" desak Aura yang membuat Siska tidak percaya, bagaimana bisa Aura bertanya hal itu padanya.


"Apa maksudmu sayang? Mommy benar-benar tidak mengerti?" tanya Siska sekali lagi.


Kemudian Aura menceritakan semua apa yang sudah baru saja ia ketahui, sebuah rahasia besar yang Siska sembunyikan selama ini, ternyata sang putri sudah mengetahuinya, Siska tidak bisa berbuat banyak saat Aura mengatakan semua bukti kebenaran berita tersebut.


Siska hanya bisa menghela nafasnya, sebaiknya dirinya jujur saja kepada Aura.


Aurora terlihat serius mendengarkan Siska menjelaskan semuanya.


"Iya...Kamu benar, Mommy dulu pernah mencintai Vano, Mommy terobsesi untuk memilikinya, bagaimana pun juga Mommy harus memilikinya, dengan segala cara Mommy lakukan untuk mendapatkan simpati Vano, tapi...ada satu yang belum Mommy fahami, bahwa cinta itu tak bisa dipaksakan, Vano mencintai gadis lain, apa yang Mommy lakukan pada Vano adalah sebuah bentuk keegoisan, bodohnya Mommy sudah terjerumus dalam cinta buta yang membuat hidup Mommy sia-sia" jelas Siska dengan wajah yang penuh penyesalan.


"Aurora sayang, apa yang pernah Mommy lakukan, jangan kau lakukan kepada orang lain, Mommy tidak mau penyesalan menghampirimu, karena Mommy sangat sayang sekali kepadamu" ucap Siska dengan tatapan yang berkaca-kaca.


Aurora melihat kesungguhan Dimata Mommy nya.


"Mommy... maafkan Aura, Aura bangga punya ibu seperti Mommy" ucap Aura sembari memeluk sang Ibu penuh cinta.


"Mommy juga minta maaf padamu sayang, maafkan Mommy belum bisa menjadi ibu yang baik, tapi Mommy akan selalu mendoakan kebaikan untukmu, semoga suatu saat nanti, kamu mendapatkan laki-laki yang baik seperti Daddy mu, yang bisa menerima kamu apa adanya" seru Siska berharap yang terbaik untuk putri satu-satunya.


"Satu pesan Mommy, seberapa besar pun cintamu pada seseorang, jika orang itu sudah menjadi milik orang lain, jangan pernah merebutnya, Mommy tidak mau kamu merasakan penyesalan yang mendalam seperti yang pernah Mommy rasakan, rasanya benar-benar sakit" seru Siska menasehati putrinya.


"Iya Mommy, Aura akan selalu mengingat pesan Mommy" jawab Aura


*


*

__ADS_1


*


*


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥


Biar kalian nggak penasaran visual Jasmine, Abi dkk...OTHOR kasih nih buat kalian sambil nunggu update berikutnya...


Ingat ini hanya imajinasi othor saja ya, kalau kalian tidak suka tidak apa-apa, kalian bisa berimajinasi dengan visual idola kalian, terserah 😊



Jasmine Frederica Perkasa, 22 tahun anak kedua dari pasangan Vano dan Shesa



Abian Alexar, 24 tahun putra Nabila sahabat Shesa yang mencintai Jasmine putri Vano dan Shesa



Olive Alexandria, 22 tahun putri pasangan Mario dan Monic.



Bara Charles Andreas, 24 tahun putra kedua pasangan Excel dan Vera



Raka Richard Andreas, 23 tahun putra Romi dan Laura, yang pernah bekerja sama dengan Ray saat proyek yang akan menggusur tempat tinggal orang tua Luna.



Bertrand Daniello, 24 tahun putra pasangan Dr Erick dan Helena yang menuruni jejak sang Ayah menjadi dokter muda.



Aurora Mattilda, 22 tahun putri pasangan Siska dan Jack Mattilda.


Nah semoga bisa mengobati para reader, biar nggak penasaran visual mereka 😊😊

__ADS_1


__ADS_2