
"Jadi, Abian adalah orang yang dijodohkan dengan Luna? Ya Tuhan, kenapa Abian tidak pernah menceritakan hal ini kepadaku?" gumam Olive.
"Tunggu-tunggu, Abian dan Luna dijodohkan karena wasiat dari Almarhum ibunya Luna, sementara ibunya Luna adalah sahabat ibunya Abian, dimana dua orang itu adalah sahabat Mama dan Tante Shesa juga, tapi kenapa mereka berempat berpisah? Aku harus cari tahu" gumam Olive sembari berlalu meninggalkan tempat.
Olive pergi ke kamarnya, kemudian Olive menghubungi Jasmine. Olive mengambil ponselnya dan dengan segera ia memencet nomor Jasmine.
Jasmine mendapati ponselnya berdering, lantas ia mengambil ponsel itu di atas nakas. Dilihatnya nomor Olive tengah menghubunginya.
"Olive? Kenapa malam-malam dia meneleponku" gumam Jasmine.
"Iya Liv, ada apa? Tumben malam-malam gini kamu telpon?"
"Jasmine, ada sesuatu yang harus kamu ketahui" ucap Olive.
"Sesuatu? Apa?" tanya Jasmine penasaran.
"Kamu tahu tidak, Luna pernah bilang bahwa dia kabur dari rumah karena dia akan dinikahkan dengan laki-laki pilihan ibunya, dan kamu tahu, ternyata laki-laki itu adalah Abian" ucap Olive gugup.
"Hah? Yang bener? Kamu nggak bohong kan?" tanya Jasmine kaget.
"Ya nggaklah buat apa aku bohong, aku dengar sendiri dari Papa, Papa baru saja bertemu dengan ayah Luna."
Tampak Olive menceritakan semua yang telah Ia dengar dari sang ayah, Mario. Jasmine begitu seksama mendengarkan Olive menceritakan tentang siapa Luna sebenarnya.
Sejenak Jasmine terdiam.
"Itu artinya ibunya Luna dan Mama adalah sahabat SMA? Jadi sebenarnya selama ini Luna menyembunyikan kebenarannya bahwa dia adalah putri dari sahabat Mama? Tapi apa Mama sudah tahu kalau ibunya Luna adalah sahabat SMA nya dulu? Tapi kenapa Luna tidak berterus terang kepada Mama, kalau dia adalah putri dari sahabat Mama? Ini benar-benar aneh, aku harus mencari tahu penyebabnya" gumam Jasmine.
"Jasmine! Halo...Jasmine? Kamu masih ada disitu?"
"Iya...Liv, kita harus cari tahu, kenapa Luna sengaja menyembunyikan kebenarannya, kenapa dia tidak berterus terang saja jika dia adalah putri dari sahabat Mama kita?"
"Kamu benar!" balas Olive setuju untuk mencari kebenarannya.
******
Sementara itu mobil Ray sudah sampai di depan rumah kontrakan Luna, Ray membukakan pintu mobil untuk kekasihnya itu, sementara Luna menyambut tangan Ray dan turun dari mobil mewah tersebut dengan senyum mengembang dibibir cantik Luna.
"Aku antar kedalam" seru Ray sembari mengantarkan Luna hingga di depan rumah sederhana itu. Namun tiba-tiba Ray dan Luna dibuat terkejut dengan kehadiran seseorang yang tiba-tiba saja membuka pintu.
"Ceklek"
Wajah yang tak asing bagi Luna, wajah yang sangat Luna rindukan tiba-tiba hadir di depan Luna.
__ADS_1
Bayu melihat Luna datang besama seorang laki-laki yang tampaknya berasal dari keluarga kaya, terlihat dari penampilannya yang mewah.
"Ayah..."
"Luna anakku!"
Luna berlari menghampiri sang ayah yang berdiri di depan pintu, Luna memeluk sang ayah yang sangat ia rindukan.
"Ayah, Luna kangen banget sama Ayah!" ucap Luna sendu di balik pelukan kasih sang Ayah tercinta.
"Ayah juga rindu padamu Luna, kamu baik-baik saja kan Nak?" tanya Bayu sembari menangkup wajah sang putri.
"Luna baik-baik saja Ayah" jawab Luna sendu.
"Oh iya Ayah, kenalkan dia Ray, teman Luna" seru Luna memperkenalkan Ray kepada Bayu.
"Deg"
"Ray? Apa dia putra dari desainer terkenal itu?" pikir Bayu menebak.
"Selamat malam Pak, saya Ray" seru Ray sembari mengulurkan tangannya.
"Saya Bayusena, ayah Luna" jawab Bayu tersenyum.
"Oh iya Yah, Ray ini adalah anak dari CEO PT Elang Perkasa Company, dia juga anak dari desainer terkenal itu Yah" seru Luna sembari menatap wajah sang ayah.
"Nak Ray, bapak ingin bicara suatu hal kepadamu, bisa kan?" seru Bayu serius.
"Tentu saja Pak, dengan senang hati" jawab Ray
Kemudian Bayu mengajak putra Shesa itu untuk masuk kedalam rumah.
"Duduklah Nak Ray!"
"Terima kasih Pak!" jawab Ray dengan senang hati, Ray kali ini menghadapi calon mertuanya dengan keberanian, karena Ray sangat yakin akan menikahi Luna secepatnya.
"Nak Ray, saya ingin bertanya sesuatu kepada nak Ray" ucap Bayu
"Apa yang ingin bapak katakan kepada saya?" tanya Ray balik.
"Saya sudah tahu semuanya dari Pak Mario tentang hubungan kalian berdua!"
Sontak apa yang dikatakan Bayu, membuat Ray dan Luna saling menatap.
__ADS_1
"Nak Ray tahu, Luna adalah anak saya satu-satunya, bapak sangat berharap untuk kebahagian Luna, setidaknya bapak ingin Luna mendapatkan suami yang baik, yang akan membahagiakan hidupnya" ucap Bayu dengan nada bergetar.
Bayu sadar jika Ray pasti akan membuat Luna terluka jika ia tahu bahwa Luna adalah anak dari Mita, sahabat Shesa yang membuat Ray sangat membencinya.
"Saya tahu kekhawatiran bapak, Anda tidak perlu khawatir, saya akan membahagiakan Luna, apapun yang terjadi saya akan selalu ada disampingnya" ucap Ray penuh keyakinan.
"Pak Bayu ijinkan saya untuk menikah dengan Luna, bapak akan melihat putri bapak bahagia bersama saya, karena kami saling mencintai" sambung Ray sembari menatap wajah Luna yang duduk di sebelah sang ayah.
Luna tersenyum malu saat Ray melamar dia di depan sang ayah, Bayu melihat kesungguhan dibalik tatapan Ray, Bayu tak berani untuk mengatakan hal yang akan membuat Ray membenci Luna, karena Bayu melihat cinta yang begitu besar kepada putrinya.
Kemudian Luna memohon kepada sang ayah, untuk merestui hubungan mereka berdua.
"Ayah...aku mohon pada Ayah untuk merestui hubungan kami, Luna sangat mencintainya Yah, Luna belum pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya, Luna yakin Ibu pasti ikut senang melihat Luna telah menemukan pangerannya, Luna sangat mohon kepada Ayah, ijinkan kami menikah, Luna yakin Ray adalah jodoh Luna, Luna pasti bahagia bersamanya, Ayah mau kan merestui kami berdua?"
Bayu tidak bisa berbuat apa-apa, Bayu melihat kebahagian pada mata sang putri, Bayu sangat menyayangi Luna, namun apa jadinya jika Ray mengetahui hal yang sebenarnya. Pasti Ray akan melampiaskan dendamnya kepada Luna.
"Baiklah, Ayah akan memutuskannya" ucap Bayu sembari menghela nafas panjangnya.
Ray dan Luna harap-harap cemas menunggu keputusan Bayu untuk hubungan mereka berdua.
"Luna, Ayah sangat menyayangimu, Ayah tahu Nak Ray sangat mencintaimu, tapi...Ayah masih takut untuk melepasmu hidup bersama dia, Ayah akan membawamu pulang, Luna kamu tahu, kita dan mereka sangat jauh, kita hanya orang biasa, sedangkan keluarga nak Ray pasti keluarga terpandang, Ayah tidak mau kamu terjebak dalam situasi yang sulit nantinya, maafkan ayah, Ayah tidak bisa merestui hubungan kalian" ucap Bayu sembari pergi dari ruangan itu.
"Deg"
Ray sangat kecewa dengan sikap Bayu, namun Ray tetap bersikap tenang, ia mencari cara bagaimana caranya untuk meluluhkan hati Ayah Luna.
"Ayah...apa maksud ayah?" Luna mengejar sang Ayah hingga kedalam rumah.
Bayu berhenti dan menatap wajah Luna yang mulai menangis.
"Luna, Ayah sangat menyayangimu, Ayah ingin melihatmu bahagia, tapi bukan dengan laki-laki itu...maafkan Ayah" seru Bayu terpaksa melakukan hal ini, agar sang putri terhindar dari dendam Ray yang masih membara.
Tanpa banyak bicara, Luna segera masuk ke kamar dan menguncinya.
"Braakk" suara keras pintu yang tertutup
"Maafkan Ayah Luna, ini semua demi kebaikanmu Nak" gumam Bayu
Sementara itu karena Ray merasa tidak ada respon positif dari Bayu, akhirnya ia memutuskan untuk meninggalkan rumah Luna dengan langkah yang kecewa, baru saja Ia menyatakan cintanya kepada Luna, saat itu juga ia mendapati penolakan dari Ayah Luna.
BERSAMBUNG
❤❤❤❤❤
__ADS_1
...Kira-kira mereka jadi nggak ya melangsungkan pernikahan?😊...
...Yuk dukung terus Ray dan Luna, dengan like komentar hadiah dan vote kalian, semakin banyak vote karya ini akan semakin naik, so guys hayuk ah berikan dukungan kalian 🙏❤...