
"Hah?" Respon Mitha, yang merasa bingung karena Rendi tiba-tiba mengajaknya pergi, padahal dia masih makan. Makanan dipiring Rendi juga belum habis, tapi kenapa Rendi tiba-tiba mengajaknya pergi. Begitulah kira-kira yang sedang dipikirkan oleh Mitha saat ini. Rendi sudah mengambil tasnya saat Mitha menahannya.
"Tapi makanannya belum habis, kita habisin dulu makanannya yah. Kasian makanannya kalau nggak diabisin, nanti mubadzir." Pinta Mitha.
"Ck, yaudah buruan."
"Iya."
***
"Tha... Liat sini!" Panggil Rendi, Mitha pun menoleh kearah Rendi yang duduk di sampingnya, dan... 'Cekrek'. Lagi-lagi Rendi mengambil foto mereka berdua secara tiba-tiba.
"Lo bisa nggak sih kalau difoto itu senyum, jangan kaku gitu mukanya." Protes Rendi.
"Yamana aku tau kalau kamu mau foto, kamu kan nggak bilang."
"Yaudah ulang, senyum!"
"Hm."
Cekrek.
"Tidak seburuk itu." Gumam Rendi saat melihat hasil jepretannya tadi. Dan setelah itu dia kembali sibuk dengan ponselnya, dan mengabaikan Mitha yang duduk disampingnya. Mitha sendiri sudah merasa sangat penasaran dengan maksud dan tujuan Rendi yang tiba-tiba mengajaknya makan diluar, dan sekarang Rendi membawanya untuk nonton bioskop.
Walaupun Mitha merasa bingung dengan sikap Rendi hari ini, tapi dalam hati Mitha merasa senang. Kan jarang-jarang Rendi mengajaknya makan diluar dan nonton seperti ini, eh ralat. Bukan jarang-jarang sih, tapi emang nggak pernah. Dan ini pertama kalinya. Boleh nggak sih, kalau Mitha menyebut ini sebagai ngedate pertama mereka.
Mitha pun kembali tersenyum, walaupun sikap Rendi masih agak cuek, tapi Mitha senang bisa jalan berdua seperti ini dengan Rendi.
"Tha..." Panggil Rendi tiba-tiba, sehingga membuat Mitha sedikit terkejut karena sedang melamun tadi.
"Hah? Iya?"
__ADS_1
"Kenapa ngelamun?"
"Nggak." Bohong Mitha.
"Bo'ong lagi, gue liat tadi lo ngelamun."
"Hah? Masa sih?" Ucap Mitha pura-pura tidak tau.
"Hm, jangan banyak ngelamun nanti kesambet."
"Iya." Ucap Mitha. "Duhh... Cuman denger Rendi ngomong kayak gitu aja, kok rasanya pengen senyum-senyum terus. Tapi nanti aku dikira kesambet beneran lagi sama Rendi." Batin Mitha, sambil tersenyum kecil.
"Tha..." Panggil Rendi lagi.
"Iya?" Bukannya menjawab, Rendi malah menatapnya dengan lekat, membuat Mitha jadi ingin salto, eh salting maksudnya.
"Ada apa? Kenapa memanggilku?" Tanya Mitha lagi, karena Rendi hanya diam saja. Tiba-tiba Rendi mendekatkan badannya dan mengikis jarak diantara mereka. Mitha meremas kedua tangannya ketika jarak Rendi semakin dekat dengannya.
"Jangan gerak!" Ucap Rendi pelan.
"Hah?"
"Jangan gerak!" Ulang Rendi lagi, dan kali ini Mitha benar-benar sudah tidak bergerak lagi. Mendadak pikirannya melayang pada drakor yang pernah ditontonnya, dimana pemeran utama pria dan wanita melakukan adegan kis*ing saat menonton di bioskop.
"Apa Rendi juga akan melakukan itu padaku? Apa dia akan menci*mku disini? Harus kutolak atau bagaimana ini? Lagipula lampu bioskopnya kan belum dimatiin, kalau ada yang liat gimana, kan maluuu..." Batin Mitha. Namun saat wajah Rendi tinggal beberapa centi dari wajahnya, Mitha refleks memejamkan matanya. Apalagi saat tangan Rendi menyentuh wajahnya, darah Mitha langsung berdesir hebat.
Jantungnya jangan ditanya lagi, sudah seperti ada pasukan genderang di dalam sana. Mitha bisa merasakan kalau sekarang Rendi menyentuh kepalanya. Karena penasaran Mitha membuka matanya, dan hal pertama yang dilihatnya adalah wajah Rendi yang sedang menatapnya.
"Kenapa merem, heum?" Tanya Rendi dengan tampang menyebalkannya.
"Hah? I... Itu refleks aja tadi."
__ADS_1
"Oohh... Tadi ada semut dipipi sama kerudung lo, tapi udah gue buang." Ucap Rendi.
"Ohh... Makasih." Ucap Mitha pelan.
"Hmm."
"Dasar bodoh kamu Mitha, bisa-bisanya kamu berfikir kalau dia akan menciummu. Memalukan sekali." Mitha pun menundukkan kepalanya karena merasa malu, namun sepertinya Rendi salah mengartikannya. Dia pikir Mitha seperti itu karena kecewa.
"Kenapa nunduk? Kecewa yah?"
"Hah? Maksudnya?"
"Tadi lo merem, berharap gue ci*m yah?"
"Nggak kok." Jawab Mitha cepat.
"Masa? Kok gue nggak percaya."
"Ya terserah."
Rendi baru saja akan menjawab ucapan Mitha ketika ponselnya tiba-tiba bergetar, tanda ada chat masuk. Rendi pun segera melihatnya, dan setelah itu dia pun celingak-celinguk seperti mencari seseorang. Mitha yang melihatnya pun tak tahan untuk tak bertanya.
"Cari siapa?" Tanya Mitha.
"Cewek gue."
DEG.
...***************...
Assalamualaikum para readers kiuuu 😊😅
__ADS_1
Author datang lagi, jangan lupa tinggalkan jejaknya yahhh 😁😅🥰🥰🥰