
"Jadi... Nama kamu siapa?"
"Hemm, kalau aku kasih tau langsung, kayaknya kurang seru. Setidaknya dia harus berjuang sendiri buat tau namaku siapa." Batin Mitha. Tiba-tiba muncul ide jail dikepala Mitha. "Harus gitu, aku kasih tau."
"Ya haruslah! Gimana aku mau ijab kabul, kalau aku nggak tau nama kamu. Kamu mau aku diketawain sama semuanya, kalau mereka tau kalo aku nggak tau nama calon istri ku sendiri."
"Yaa... Itu urusan kamu, bukan urusan aku."
"Apa? Haa astaga, apa susahnya sih bilang nama kamu siapa. Gimana aku mau nikahin kamu, kalau aku nggak tau nama kamu siapa dan nama orang tua mu juga."
"Kalau mau tau, ya usaha dong. Masa nama calon istri sendiri nggak tau. Jangan malu-maluin." Rendi yang mendengarnya langsung berkacak pinggang, dengan wajah kesalnya dia kembali berbicara.
"Baiklah, kalau kau tidak mau memberitahukan namamu, tidak masalah. Aku bisa mencari tahunya sendiri, dasar GACAK." Kesal Rendi.
"Apa? Gacak?" Bingung Mitha.
"Iya, gacak. Karena kau tidak mau memberitahukan namamu, jadi aku akan memanggilmu gacak saja. Gadis cicak."
"Apa? Gadis Cicak?"
"Iya, gadis cicak. Kenapa? Mau protes, terserah, aku tidak peduli. Bye." Dengan senyum liciknya, Rendi pun membalikkan badannya meninggalkan Mitha sendirian.
__ADS_1
**************
"Keterlaluan, dia pikir dia siapa. Ketimbang ngasih tau nama aja nggak mau, dia pikir aku tidak bisa mencari tahunya sendiri. Eh, tunggu." Rendi langsung menghentikan langkahnya saat menyadari sesuatu. "Anjir, bego banget sih gue. Kenapa gue bisa nggak nyadar sih, kalau dari tadi gue pake aku kamu ke tuh cewek." Ucapnya sambil memukul jidatnya sendiri. "Ahh, tapi sudahlah, nggak penting juga. Yang paling penting sekarang adalah mencari tahu nama tuh cewek plus nama orang tuanya. Atau gue tanya bokap aja yah, ah, tapi gengsi ah. Nanti apa kata bokap, masa udah mau nikah, ijab kabul udah ada di depan mata, tapi nama calon istri aja nggak tau. Haiiisshh... Benar-benar yah tuh cewek, nyusahin aja." Omel Rendi, sambil terus berjalan menuju tempat akad. Dimana keluarga dan teman-temannya sedang berkumpul disana. Dengan langkah lunglai Rendi mendekati teman-temannya, semua temannya yang melihatnya jadi ikutan prihatin. Mereka tidak pernah menyangka kalau teman mereka akan menikah diusia muda, dan dengan cara yang tidak pernah mereka duga.
"Kenapa tuh muka, udah kayak buku anak SD. Banyak lipatannya." Canda Vino, mencoba mencairkan suasana.
"Hhuuffftt...." Rendi menghembuskan nafasnya kasar, mengabaikan candaan temannya. Membuat teman-temannya saling berpandangan, bingung harus bagaimana agar suasana hati teman mereka itu kembali bagus.
"Ngga..." Panggil Rendi, memecah keheningan. Rangga yang dari tadi hanya diam saja, berbalik badan kearah Rendi.
"Hemm, ada apa?"
"Mmm... Nggak deh, nggak jadi."
"Ngga..." Panggil Rendi lagi, dengan sesekali melirik jam tangannya. Tidak lama lagi waktu akad akan dimulai. Sehingga membuat Rendi semakin gelisah, karena belum ada persiapan sama sekali.
"Apa sih Ren? Kalau mau ngomong tuh sampai tuntas, jangan setengah-setengah." Kesal Rangga akhirnya, namun hanya dibalas cengiran oleh Rendi.
"Ngga, lo tau nggak, siapa cewek yang bakal nikah ma gue nanti?"
"Yaa, cewek yang kejebak sama lo diruang olahraga lah. Mang yang mana lagi."
__ADS_1
"Iya, gue tau. Maksud gue tuh bukan itu, tapi maksud gue, lo kenal nggak sama tuh cewek? Kelasnya dimana? Rumahnya dimana? Dan lain-lainnya lah tentang tuh cewek."
Kening Rangga berkerut, mendengar pertanyaan Rendi. "Ya mana gue tau, kan seharusnya lo yang lebih tau tentang tuh cewek. Kan lo yang mau nikah ma dia."
"Iya sih, tapi..."
"Jangan bilang kakak belum tau nama dia siapa." Suara cempreng Nia tiba-tiba terdengar ditelinga Rendi.
"Hah, serius Ren, lo belum tau nama tuh cewek?" Kaget Vino dan yang lainnya.
"Hmm... Iyya." Lirih Rendi, hampir tak terdengar. Namun masih bisa didengar oleh Nia.
"Astaga kak, ciyuuss miyy apaa... Kakak belum tau nama calon istri kakak sendiri?" Heboh Nia sambil memukul jidatnya sendiri.
"Tau tuh Ren, ijab kabul udah didepan mata, tapi nama calon istri sendiri belum tau. Ckckck." Ucap Vino menimpali.
"Ckk, nggak usah lebay lo. Kayak lo tau aja."
...****************...
Assalamualaikum para readers kiuuu...
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejaknya yahhh...