Terpaksa Menikah SMA

Terpaksa Menikah SMA
Tidur Sekamar


__ADS_3

"Astaga... Apa yang dia lakukan? Dia pikir aku ini bantal guling apa, dipeluk-peluk kayak gini. Tapi sejak kapan dia memelukku seperti ini, kok aku nggak nyadar yah?" Batin Mitha. Jujur saja ini adalah pertama kalinya Mitha berada sedekat ini dengan seorang pria, jantungnya sampai berdebar tidak karuan.


"Untung dia lagi tidur, jadi tidak mendengar suara jantungku yang berdebar kencang ini. Pasti akan sangat memalukan jika dia mendengarnya. Ayo dong jantung... Tenang. Kalau kau terus berdebar kencang seperti ini, aku jadi semakin gugup, hhuuffftt..." Batin Mitha lagi, dia pun mulai menjauhkan kepalanya dari kepala Rendi dengan pelan. Saat ingin melepaskan pelukan Rendi, Mitha sedikit ragu takut kalau Rendi akan terbangun dan semuanya pasti akan terasa canggung nantinya.


Disaat Mitha sedang sibuk dengan pikirannya, tiba-tiba Rendi melenguh dan mulai membuka matanya. Mitha yang melihatnya segera memejamkan mata, dan berpura-pura tidur. Tidak lama kemudian, Rendi pun terbangun dan terkejut melihat posisinya dengan Mitha yang sangat dekat. Bahkan kakinya dengan tidak sopannya sudah nangkring di paha Mitha.


"****, bego banget sih gue. Bisa-bisanya gue ketiduran di sini dengan posisi seperti tadi. Kalau Mitha tau dia bisa kege'eran, mikir kalau gue suka sama dia, padahal kan aslinya nggak sengaja." Gerutu Rendi setelah melepaskan dirinya dari Mitha. Dia pun segera berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri, karena sekarang sudah jam 5.


Mitha yang mendengar suara pintu tertutup segera membuka matanya, dan menghembuskan nafas lega karena mengira kalau Rendi sudah keluar dari kamarnya. Padahal Rendi sedang ada dikamar mandi.


"Hhuuffftt... Akhirnya dia balik juga ke kamarnya." Ucap lega Mitha, namun itu hanya bertahan sebentar karena tidak lama kemudian pintu kamar mandi terbuka dan memperlihatkan sosok yang sedang Mitha hindari. Mitha meneguk ludahnya dengan susah payah saat melihat Rendi, dan saat pandangan mereka bertemu, Mitha segera menundukkan kepalanya, karena saat ini dia sedang duduk bersandar ditempat tidur.

__ADS_1


"Ck, kirain udah balik ke kamarnya. Ternyata ke toilet." Batin Mitha dengan masih menundukkan kepalanya, sampai dia merasakan sebuah pergerakan didepannya.


"Bagaimana keadaanmu? Apa kau sudah merasa lebih baik?" Tanya Rendi, Mitha pun mendongakkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan Rendi. Namun dia kembali menundukkan kepalanya saat pandangan matanya kembali bertemu dengan pandangan mata Rendi. Karena tidak mendapat jawaban, Rendi kembali bertanya.


"Bagaimana dengan kepala mu? Apa kepala mu terasa pusing atau sakit?" Tanya Rendi, Mitha pun menggelengkan kepalanya, dengan posisi masih dengan menundukkan kepala, membuat Rendi bingung melihatnya.


"Lo kenapa sih daritadi nunduk mulu? Pala lo masih sakit atau gimana?"


"Lo ngusir gue?"


"Bukan gitu maksud aku, cuman kan nggak enak kalau orang rumah tau kalau kita tidur sekamar semalam." Ucap Mitha asal, karena bingung harus mengatakan apa agar Rendi keluar dari kamarnya. Bukannya apa-apa, Mitha hanya merasa sedikit gugup saat Rendi berada di dekatnya, apalagi saat mengingat saat bangun tidur tadi, Rendi sedang memeluknya membuatnya malu saja.

__ADS_1


"Memangnya kenapa? Udah sah juga, lagian lo kenapa bisa pingsan segala sih? Tau nggak, gara-gara lo pingsan, gue jadi nggak bisa dateng ke party teman gue karena harus ngejagain lo."


"Maaf..." Cicit Mitha pelan, dengan masih menundukkan kepalanya.


"Kalau ngomong sama orang tuh jangan nunduk-nunduk terus, nggak sopan." Ucap Rendi sambil memegang dagu Mitha agar tidak menunduk lagi, dan alhasil pandangan mata mereka pun kembali bertemu. Tidak lama, karena Mitha segera memutusnya dan memandang kearah lain.


...****************...


Assalamualaikum semuanya 😁😅


Jangan lupa tinggalkan jejaknya yahhh 😁😅🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2