
"Boleh aku tanya sesuatu?" Ucap Mitha memecah keheningan yang sempat terjadi beberapa saat yang lalu.
"Hemm..." Balas Rendi dengan deheman, sepertinya dia tengah membalas Mitha dengan cara yang sama.
"Katanya mau nanya, kok diem?" Ujar Rendi setelah melihat Mitha hanya diam saja, sebenarnya dia masih kesal pada Mitha. Tapi dia juga penasaran apa yang ingin ditanyakan oleh Mitha.
"Apa pacar kamu udah tau, kalo kita udah nikah?" Rendi yang mendengarnya, mengangkat kedua bahunya.
"Nggak tau, soalnya dia lagi liburan ke Jogja sama keluarganya. Tapi seharusnya sih dia udah tau, karena seharusnya dia udah ke sekolah hari ini." Jawab Rendi agak ketus, karena dia masih kesal pada Mitha.
"Oohhh..." Bersamaan dengan itu, mobil Rendi pun sampai diparkiran sekolah. Saat selesai memarkirkan mobilnya, Rendi memiringkan sedikit tubuhnya kearah Mitha.
"Oh yah, inget. Di sekolah ini, kita cuman orang asing. Dan status pernikahan kita nggak berlaku di sekolah ini, jadi nggak usah banyak tingkah, dan bersikap sebagai seorang istri. Jangan bikin gue risih dan nggak nyaman sekolah disini. Dan awas aja lo, kalau sampai gangguin gue pacaran. Inget, lo itu cuman istri terpaksa gue. Jadi nggak usah berharap lebih. Dan satu lagi, bersikap aja seperti dulu. Seperti waktu kita belum saling kenal, dan lo bebas ngelakuin apapun dengan siapapun yang lo mau. Mau sama teman cowok lo atau pacar lo sekalipun, gue nggak peduli. Anggap aja kita nggak saling kenal."
"Sudah ngomongnya?" Tanya Mitha dengan wajah datarnya, saat melihat Rendi berhenti berbicara.
__ADS_1
"Sudah." Balas Rendi masih dengan nada ketus, Mitha pun mengulurkan tangan kanannya kearah Rendi. Rendi yang melihatnya langsung tersenyum sinis.
"Tadi nolak, sekarang diminta lagi. Nggak punya malu banget si lo jadi cewek. Makanya jangan banyak gaya, nyesel kan lo, udah nolak kartu-kartu yang tadi gue kasih." Omel Rendi, dengan senyum yang meremehkan. Karena mengira Mitha mengulurkan tangannya untuk meminta kembali kartu-kartu yang sudah ditolaknya tadi, padahal...
Mitha yang mendengarnya langsung berdecak samar, dan menarik tangan kanan Rendi untuk dic*umnya. Lebih tepatnya menempelkan hidungnya di punggung tangan Rendi.
"Aku cuman mau salim. Assalamualaikum." Setelah mengatakan itu, Mitha langsung keluar dari mobil Rendi, sebelum Rendi mengeluarkan kata-kata pedasnya kembali.
"Dasar cowok cerewet." Batin Mitha, saat keluar dari mobil Rendi.
"Sayaaaaannnggg.... Hiks... Hiks..." Sudah pada tau dong, itu suara siapa? Yaps, itu adalah suara Sasya, pacarnya Rendi. Sepertinya dia baru saja tau kalau Rendi (Sang pacar) sudah menikah dengan wanita lain. Itu sebabnya dia mendatangi Rendi dengan dramatis sambil nangis-nangis bombay, Rendi sendiri bukannya melepaskan pelukan Sasya yang semakin erat, justru ikut memeluk Sasya, sambil mengelus-elus punggungnya dan menenangkannya. Dan itu semua terjadi di depan mata Mitha, dan sepertinya Rendi memang sengaja memamerkan kemesraannya dengan sang kekasih di depan Mitha. Apalagi tujuannya kalau bukan untuk membuat Mitha cemburu dan sakit hati. Tapi Rendi langsung bermuka masam, saat melihat Mitha akan melenggang pergi dari sana begitu saja.
Ekspresi wajahnya bahkan biasa-biasa saja, seperti tidak terjadi sesuatu yang berarti. "Kok dia nggak cemburu sih? Minimal pasang muka bete gitu, nha ini mukanya datar-datar aja." Batin Rendi, saat melihat Mitha mulai beranjak dari tempatnya.
"Pagi neng Mitha..." Sapa teman-teman Rendi minus Rangga, yang hanya tersenyum kecil kearah Mitha.
__ADS_1
"Assalamualaikum semuanya..." Balas Mitha, sekaligus menyindir mereka, yang lupa mengucap salam.
"Hehehe... Waalaikum salam. Sorry lupa." Cengengesan mereka menjawab salam dari Mitha.
"Oh yah, Rendinya mana? Kok nggak bareng." Tanya Rangga, karena hanya melihat Mitha sendirian.
"Tuh." Tunjuk Mitha dengan dagunya kearah Rendi yang masih berpelukkan dengan Sasya. Rangga yang melihatnya, langsung menghampiri mereka berdua. Dan langsung melerai pelukan Rendi dan Sasya.
"Lo udah gila yah? Bisa-bisanya lo peluk-pelukkan sama cewek lain didepan istri lo sendiri. Otak lo dimana hah?" Sentak Rangga, yang sangat kesal dengan yang dilakukan Rendi.
"Santai aja kali Ngga, lagian yang gue peluk juga cewek gue sendiri, pacar gue sendiri kok." Balas Rendi santai, sehingga membuat Rangga semakin kesal saja.
...****************...
Assalamualaikum para readers kiuuu...😊😁
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejaknya yahhh 😁😅🥰