Terpaksa Menikahi Suami Sahabatku

Terpaksa Menikahi Suami Sahabatku
Part 67 TUJUH BULANAN


__ADS_3

Rumah Kanaya terlihat ramai oleh beberapa orang yang merupakan tetangganya. Mereka semua berkumpul menghadiri acara tujuh bulanan kehamilan Kanaya.


Selain mereka, ada beberapa anak-anak panti asuhan yang sengaja diundang ikut meramaikan acara syukuran itu.


Sandra dan Sean juga tak ketinggalan. Sepasang suami istri itu sangat senang karena tidak terasa, usia kehamilan Kanaya sudah menginjak usia tujuh bulan.


Sandra tersenyum menatap Kanaya. Perempuan itu mengusap perut Kanaya.


"Nggak terasa ya, Nay, sudah tujuh bulan saja." Sandra tersenyum menatap Kanaya.


"Iya, San. Rasanya baru kemarin, tapi udah buncit." Kanaya tertawa membuat Sandra ikut tertawa.


Kedua wanita itu tertawa bersama. Seolah tidak ada beban di antara mereka. Semua perasaan kesal, marah, dan cemburu seolah menghilang dari hati mereka.


Entahlah, Sandra sendiri tidak mengerti, kenapa perasaan sayangnya terhadap Kanaya begitu dalam. Jujur, sebagai perempuan, dia merasa sangat sakit hati melihat kedekatan suami dan sahabatnya.


Namun, saat mengingat kalau dirinya sendirilah yang menjadi dalang dan penyebab utama pernikahan Kanaya dan Sean, rasa bersalah menghantuinya.


Dulu, yang ada di pikiran Sandra adalah segera mendapatkan ibu pengganti. Mendapatkan perempuan baik yang mau menyewakan rahim padanya. Agar Sean tetap mendapatkan keturunan meskipun bukan lahir dari rahim Sandra.


Kini, Sandra dihantui rasa bersalah dan ketakutan. Rasa bersalah pada Kanaya dan keluarganya juga rasa ketakutan kalau tiba-tiba kedua orang tua Sean mengetahui kebohongannya.


Hampir sama dengan Sandra, Kanaya pun sekarang lebih lapang dada menerima takdir yang sudah digariskan Tuhan untuknya.


Kanaya sudah lebih tentang menjalani pernikahan sementara itu dengan ikhlas. Perempuan itu sangat bersyukur karena di saat kehamilannya, semua berjalan dengan lancar.


Selalu berusaha melupakan perasaan cintanya pada Sean adalah usaha yang setiap hari Kanaya lakukan. Akan tetapi, sekuat apa pun perempuan itu berusaha melupakan, cinta yang sudah lama bersemayam di hatinya tidak akan semudah itu ia buang.


Meskipun setiap hari rasa sakit meremas jantungnya, Kanaya tetap menahan semua rasa sakitnya. Bagi Kanaya, bisa melihat Sean dan Sandra bahagia saja sudah cukup.

__ADS_1


Menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Sandra dan Sean meskipun tanpa sengaja sudah membuat Kanaya merasa tersiksa. Biar bagaimanapun, Sandra sangat mencintai Sean. Kanaya sangat yakin, kalau Sandra pun merasakan luka seperti yang ia rasakan.


Bedanya, kesakitan Sandra adalah akibat ulahnya sendiri yang membawa wanita lain ke dalam rumah tangganya. Sedangkan Kanaya, rasa sakit yang perempuan itu rasakan jelas semuanya berawal dari keegoisan Sandra.


Namun, demi balas Budi dan persahabatan, Kanaya tidak ingin menyimpan amarah, apalagi dendam. Bisa tetap dekat dengan Sandra dan Sean secara bersamaan adalah kebahagiaan yang kini ia rasakan.


Bodoh? Mungkin benar Kanaya sangat bodoh, karena mau memaafkan Sandra dan menganggap kalau semuanya baik-baik saja.


Akan tetapi, bukankah kebahagiaan itu ia sendiri yang merasakannya bukan orang lain?


"Sayang ... acaranya akan segera dimulai." Suara Sean menginterupsi, membuat kedua perempuan yang sama-sama berparas cantik itu langsung menoleh dan mengangguk secara bersamaan.


Acara syukuran tujuh bulanan itu berlangsung lancar. Serangkaian prosesi tujuh bulanan (mitoni) dalam adat Jawa, satu persatu Kanaya lakukan.


Dari mulai prosesi sungkeman untuk memohon doa restu pada kedua orang tua agar kehamilan lancar dan bayi yang dikandungnya sehat. Kemudian, dilanjutkan dengan prosesi siraman, memandikan calon ibu dengan air yang terdiri dari tujuh sumber air.


Setelah itu, dilanjutkan lagi dengan prosesi pecah telur, memutus janur, brojolan, pecah kelapa dan ganti busana. Setelah itu, dilanjutkan dengan jualan cendol atau rujak.


Semua orang mendoakan kehamilan Kanaya. Mendoakan, semoga semuanya dilancarkan sampai proses persalinan.


Kanaya tersenyum bahagia. Begitupun Sean. Sandra pun tersenyum di balik masker yang ia gunakan. Perempuan itu menutup wajahnya karena tidak ingin semua orang tahu kalau ia adalah model terkenal yang baru saja menyatakan vakum di dunia modelling karena kehamilannya.


Bagaimana jadinya kalau di antara mereka ada yang mengenali Sandra kemudian melaporkan kebohongannya?


Sudah dapat dipastikan, kalau karir yang perempuan itu banggakan selama ini akan langsung hancur berantakan.


Bagaimana tidak hancur, netizen jaman sekarang sangatlah pintar.


Dengan modal foto atau video dan share di media sosial, mereka akan sangat mudah menghancurkan seseorang.

__ADS_1


Kedua orang tua Kanaya yang saat sedari tadi ikut berpartisipasi dalam acara prosesi tujuh bulanan itu tersenyum bahagia.


Kedua mata tua Danu bahkan berkaca-kaca, begitupun dengan istrinya. Riyanti bahkan terisak kecil karena bahagia sekaligus sedih.


Semua mata tertuju pada putrinya juga Sean. Mereka berdecak kagum. Acara tujuh bulanan ini berjalan dengan sangat lancar. Semua orang tertawa bahagia.


Namun, tawa bahagia itu laksana menusuk-nusuk hati Riyanti yang dengan sangat jelas mengetahui pernikahan rahasia antara putrinya dengan Sean.


Kebahagiaan ini sangat menyakitkan ibu, Nay. Ibu sungguh tidak bisa membayangkan seandainya saat itu tiba. Ibu tidak akan sanggup melihatmu hancur.


Maafkan ibu, Nak ....


BERSAMBUNG ....


Rekomendasi novel keren milik temen author nih! Jangan lupa mampir ya ❤❤❤



Keira Ophelia menyukai Ryujin Sakurai seorang programmer yang senang membuat game. Suatu hari Ryu mengajak Kei untuk mencoba permainan baru yang dibuatnya. Dalam game itu, Ryu membuat setting tempat dan tokoh karakter yang mirip dengan dunia nyata kecuali dua tokoh tambahan yaitu Iria dan Zen.


Iria diciptakan Ryu sesuai dengan kriteria wanita idamannya sedangkan Zen dibuat berdasarkan kriteria pria idaman Kei. Keira setuju untuk datang mencoba permainan Ryu yang baru.


Sesampainya di tempat Ryu, Kei mulai memainkan game tersebut, namun tiba-tiba listrik di tempat Ryu padam dsn tidak mau menyala. Kei yang putus asa akhirnya tertidur di depan komputer Ryu.


Keesokan harinya, Kei terbangun dan bingung karena ia sudah berada di dalam kamarnya bukan di tempat Ryu. Sebelum berangkat bekerja, Kei datang untuk menemui Ryu dan menjelaskan apa yang terjadi. Namun, betapa terkejutnya Kei saat dia menemukan Iria di dalam apartemen Ryu.


Iria tidak seharusnya ada di dunia nyata, dia ada di dalam game yang Ryu ciptakan.


"Aku yang menarikmu ke dalam dunia permainan ini. Jika kamu ingin keluar dari permainan ini, buatlah supaya Ryu jatuh cinta kepadamu." Kata Iria.

__ADS_1


Apakah Kei bisa membuat Ryu jatuh cinta kepadanya sedangkan di dunia game itu Ryu tergila-gila kepada Iria?


__ADS_2