Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
101


__ADS_3

Hari ini diana sangat jenuh berada didalam rumah tanpa melakukan apa apa, karena semua pekerjaan rumah sudah dikerjakan oleh pelayan rumah tuan tian.....


Padahal diana ingin sekali melakukan pekerjaan rumah, entah kenapa akhir akhir ini diana ingin sekali melakukan pekerjaan rumah.....


Padahal dulunya ia sangat tidak menyukai pekerjaan rumah, karena diana tidak mau membuat kukunya rusak dan tangannya menjadi kasar.....


Diana baru ingat jika ia sedang hamil dan diana berfikir jika itu karena efek dari dia hamil .....


Pukul 12 siang diana sedang menikmati makan siangnya di ruang makan dan diana hanya makan siang sendirian saja.....


Saat diana sedang makan siang, tiba tiba ponselnya berdering dan diana mengambil ponselnya yang ada di atas meja makan lalu segera menekan tombol hijau saat ia tau siapa yang menelfonnya......


📞diana


hallo?


📞tuan tian


kamu sedang apa?


sudah makan?


📞diana


ini aku sedang makan


kamu sudah makan siang belum?


📞tuan tian


sudah !


baru saja selesai makan


📞diana


aku bosan berada didalam rumah begini


boleh gak aku keluar sebentar?


📞tuan tian


tunggu aku pulang kerja dan aku akan menemanimu keluar


📞diana


nunggu lagi dong?


📞tuan tian


bersabarlah....


ya sudah kamu lanjut makan dulu ya?


nanti ada sesuatu yang aku bawa buat kamu


📞diana


apa itu?


📞tuan tian


nanti saja kau akan tau


aku tutup ya?


📞diana


iyaa


tut tut


*


Diana menghela nafas sambil meletakkan kembali ponselnya di atas meja makan dan kemudian diana melanjutkan makannya.....


Sambil mengunyah makanan, diana berfikir jika hubungannya bersama tuan tian masih kaku seperti ini pasti tidak akan bertahan lama.....


Sebenarnya diana mulai menyukai tuan tian saat tuan tian berani mengatakan mau menikahinya dan bertanggung jawab dengan janin yang di kandung oleh diana.....


Tetapi diana tau jika tuan tian masih ada perasaan kepada ara dan diana harus bisa bersabar dengan perasaannya.....


Selesai makan siang, diana memutuskan untuk menuju ke kamarnya karena ia bingung harus ngapain lagi didalam rumah.....

__ADS_1


Ingin pergi keluar tetapi dia tidak mempunyai teman di negara ini dan dari dulu juga diana tidak mempunyai teman karena sejak ia SMA sudah di didik salah oleh mamanya.....


**


Selesai makan siang, dion mengajak ara untuk berbelanja ke mall karena ia belum pernah melihat ara berbelanja ....


Sebenarnya ara menolak ajakan dion, tetapi dion terus memaksanya hingga ara menyetujuinya.....


Dion berjalan menyusuri dalam mall sambil tersenyum melirik wajah ara dari samping, karena saat ini ara sedang menggerutu sejak dion memaksanya untuk pergi berbelanja.....


"kenapa senyum senyum! "... ucap ara sambil menatap dion


" aku senyum karna kamu"... ucap dion sambil membalas tatapan ara


"memangnya aku badut apa! "


"kamu tuh tambah menggemaskan kalo lagi kesal"... dion mengusap lembut pucuk kepala ara


Ara hanya memutar bola matanya malas dan terus berjalan hingga dion merangkul pundaknya lalu membawanya masuk kedalam salah satu toko pakaian.....


" ngapain masuk sini? "... tanya ara sambil menatap dion


" kamu harus memilih pakaian sayang".... jawab dion


"tapi pakaianku masih banyak dan masih baru semua "


"sudah kamu pilih aja dulu yang kamu inginkan"


"aku tungguin disini"... ucap dion lagi sambil duduk di kursi yang tersedia didalam toko tersebut


Ara terpaksa memilih beberapa pakaian supaya dion senang, tetapi setelah dari toko pakaian dion mengajak ara ke toko sepatu dan juga toko tas ternama.....


Hingga ara mendapatkan telefon dari salah satu pegawainya diruko yang mengabarkan jika rukonya saat ini sedang terbakar dan hal tersebut membuat tubuh ara limbung, untung saja dion segera menangkap tubuh ara.....


"ada apa sayang? "... tanya dion


" rukoku! hiks... hiks"... ara menangis


"ada apa dengan ruko? "


"rukoku terbakar kak"... jawab ara lirih sambil menatap dion


Dion segera memeluk ara untuk menenangkannya dan setelah ara tenang, dion mengajaknya untuk menuju ke ruko.....


30 menit kemudian mereka sampai di ruko dan sesampainya disana sudah ada pemadam kebakaran , tetapi ruko ara hangus terbakar semuanya tanpa ada yang tersisa.....


Ara pingsan saat turun dari mobil dan mengetahui rukonya kini hangus terbakar, dion segera menggendong tubuh ara dan membawanya ke masuk kedalam mobil.....


Setelah itu dion menghampiri pegawai ara yang sedang mengobrol dengan pemadam kebakaran.....


"tuan muda? "... ucap salah satu pegawai ara


" bagaimana bisa terjadi? "... tanya dion


" kami tidak tau tuan, karena semuanya terjadi begitu cepat"


"tetapi sebelum kebakaran terjadi, adik tiri nona muda kemari untuk mencari nona muda"... jawab salah satu pegawai


" setelah itu? "


"kami memberitahu jika nona muda tidak ada diruko dan karena ruko keadaan rame jadi kita fokus melayani para pembeli hingga kebakaran terjadi tuan muda"


"apa kalian sudah menghubungi polisi? ".... tanya dion


" sudah tuan muda"


"tuan muda! "... panggil rey yang baru saja datang ke ruko ara


" dimana ara? "... tanya dina menghampiri dion


" dia pingsan"... jawab dion sambil menunjuk kedalam mobil


Kemudian dina berlari menghampiri ara yang pingsan ada didalam mobil dan sedangkan dion bersama rey berbincang dengan pihak polisi yang baru saja datang......


**


Dina membuka pintu mobil bagian belakang dan melihat ara yang sudah terbangun dari pingsannya, tetapi saat ini ara sedang menatap kosong keluar jendela sambil meneteskan air matanya.....


"ara? "... panggil dina lirih sambil mengusap pundak ara


Ara menoleh tanpa mengucapkan apapun kepada dina dan kemudian dina memeluk ara....


Awalnya ara tidak membalas pelukan dina, tetapi beberapa saat kemudian ara membalas pelukan dina sambil menangis tersedu sedu.....

__ADS_1


" aku tahu yang kamu rasain sekarang, menangislah jika itu membuatmu jauh lebih tenang".... ucap dina sambil menepuk punggung ara


Tak berapa lama ara melepaskan pelukannya dan dina menghapus air mata yang membasahi kedua pipi ara....


"kamu masih ingin menangis lagi? "... tanya dina sambil menatap ara


" rukoku... hiks... hiks"... jawab ara


"dari aku SMP kerja keras buat ngumpulin uang untuk punya ruko , tapi kenapa sekarang hangus"... lanjut ara


" sabar ra, kamu bisa kok punya ruko lagi "... ucap dina


" bahkan punya toko yang lebih besar dari yang sekarang".... lanjut dina


"tapi beda din... kamu tahu sendiri aku berjuang sendirian untuk memiliki ruko ini"


"hiks... hiks"


"sssttt! aku tahu ra "


Dina menemani ara yang sedang menangis didalam mobil dan setelah ara puas menangis, ara hanya berdiam diri sambil tatapannya kosong memandang keluar jendela .....


Setelah itu dion masuk kedalam mobil dan duduk dibagian kemudia, dion menatap wajah ara sejenak lalu menghembuskan nafas.....


Tanpa berkata apapun dion mengemudikan mobilnya untuk menuju kerumah karena hari juga hampir malam.....


Dina hanya diam sendiri karena ia tidak berani mengeluarkan suaranya dan dina mengira jika dion akan mengantarkannya pulang ke apartemen tantenya.....


30 menit kemudian dina menyadari jika saat ini mereka sedang tidak melewati jalan menuju ke apartemen tantenya dan dina menoleh ke samping ternyata ara sedang tertidur.....


"kita mau kemana tuan muda? ".... tanya dina


" kita akan ke villa dan aku minta tolong kamu untuk sementara waktu menjaga ara sampai masalah ini selesai".... jawab dion sambil fokus mengemudi


"maksudnya? "... dina menatap punggung dion


" kebakaran ruko ternyata sudah direncanakan "


"siapa? "


"rey masih menyelidikinya"


Kemudian dina hanya manggut manggut sambil mengusap lembut tangan ara yang melingkar di perutnya.....


Tak berapa lama mereka sampai di sebuah villa yang bangunannya klasik tetapi tetap terlihat mewah.....


Dion memberhentikan mobilnya tepat di depan villa dan kemudian dion turun lebih dulu dari untuk membuka pintu mobil bagian belakang.....


"ini kunci villanya dan tolong kamu bukain "... ucap dion


Dina menerima kunci villa segera berjalan menuju ke pintu dan sedangkan dion menggendong tubuh ara yang sedang tertidur.....


Setelah pintu terbuka dion membawa tubuh ara masuk kedalam villa lalu membawanya masuk kedalam kamar.....


Sesampainya didalam kamar dion meletakkan dengan perlahan tubuh ara dan tak lupa dion menyelimuti tubuh ara.....


Sebelum pergi dion mencium seluruh wajah ara dan setelah itu dion keluar dari kamar untuk menemui dina....


"tolong jagain ara dan semua kebutuhan kalian berdua termasuk pakaian besok pagi akan di antar oleh rey"... ucap dion


" tuan muda tidak bermalam disini? "... tanya dina


" aku harus membantu rey untuk mencari siapa dalang dari kebakaran ruko"


"baiklah "... ucap dina


Setelah dion pergi dari villa, dina segera masuk kedalam kamar dan ikut berbaring disamping ara yang sudah tertidur dengan pulas.....


Sebelum memejamkan mata, dina memiringkan badannya ke arah ara dan mengusap lembut lengan ara.....


" kasihan sekali kamu ra... kamu harus sabar"... ucapnya


Setelah itu dina mematikan lampu kamar dan dina memejamkan matanya, karena sebenarnya daritadi dina juga sudah sangat mengantuk......


**********


***Hai Hai readers👋👋


Maaf ya karena baru up hari ini 🙏🙏


Karena author sangat sibuk sekali akhir akhir ini....


Author juga sedang proses membuat novel baru lagi nih....

__ADS_1


Dan novel yang ini bakalan author buat tamat 🙏🙏🙏***


__ADS_2