
Dokter keluar dari ruang ICU untuk melihat perkembangan ara dan dokter mengajak dion untuk menuju ke ruangannya......
Karena ada beberapa hal yang harus dokter jelaskan kepada dion dan dion mengikuti dokter yang berjalan lebih dulu......
Sesampainya didalam ruangan dokter mempersilahkan dion untuk duduk dikursi yang berada didepan meja dokter.....
"ini adalah hasil dari pemeriksaan nona muda serta janinya tuan".... ucap dokter sambil memberikan sebuah kertas kepada dion
Dion menerima kertas tersebut dan ia membacanya sampai selesai, lalu menatap ke wajah dokter yang saat ini menatapnya......
" hasil dari pemeriksaan itu menyatakan jika kondisi nona muda dengan janinnya sampai saat ini baik baik saja tuan muda".... jelas dokter
"setelah jam makan siang kami akan memindahkan nona muda ke ruang rawat vvip yang sudah di siapkan"
"tapi kenapa istri saya masih belum siuman? "
.. tanya dion
"itu karena nona muda syok saat berada di sungai dan hal tersebut membuatnya pingsan sekaligus jantung janinnya menjadi lemah".... jawab dokter
" tetapi tadi setelah saya periksa kondisi jantung janinnya sudah normal kembali tuan muda"..... lanjut dokter
"lalu kapan istri saya bisa siuman? "
"saya tidak bisa memastikannya tuan muda, itu semua tergantung dari dirinya nona muda sendiri "
"baiklah! "
Kemudian dion bergegas pergi dari ruangan dokter dan berjalan kembali menuju keruang ICU dimana ara di rawat saat ini.....
Meskipun ara belum sadarkan diri, tetapi dion sudha merasa lega karena kondisi istri serta anaknya baik baik saja ......
Dion tinggal menunggu ara dipindahkan ke ruang rawat dan menunggu istrinya sadarkan diri, karena dion sudah sangat merindukan suara ara.....
...****************...
Seharian ini dina bersama Rey menghabiskan waktu didalam apartemen Rey dan banyak hal yang mereka lakukan disana......
Saat ini mereka berdua duduk dengan posisi kepala dina di letakkan di pundak Rey dan tangan Rey memeluk pinggang dina.....
"aku seneng sekali deh hari ini"... ucap dina sambil tersenyum
" seneng kenapa yank? ".... tanya Rey sambil mengecup pucuk kepala dina
" ya akhirnya kita punya waktu bersama seharian"... jawab dina sambil memeluk pinggang Rey
Rey hanya tersenyum dan mengecup pucuk kepala dina beberapa kali.....
Rey juga merasa sangat senang karena hari ini ia bisa beristirahat sambil menemani dina di dalam apartemennya, meskipun di hati kecilnya kasihan kepada ara yang belum sadarkan diri sampai saat ini......
Tak berapa lama ponsel Rey yang sejak tadi tidak berbunyi, sekarang berbunyi menandakan ada pesan masuk kedalam ponselnya.....
Kemudian Rey mengambil ponselnya yang berada di atas meja dan Rey membuka pesan dari salah satu bodyguard yang mengatakan jika ara baru saja di pindahkan ke ruang rawat karena kondisinya sudah stabil.....
"siapa yank? ".... tanya dina sambil menatap Rey yang sedang menatap layar ponselnya
" aku dapat kabar kalau nona muda sudah dipindahkan ke ruang rawat".... jawab Rey
"oh ya? yuk kita ke sana? ".... ucap dina
" iya! sebaiknya kita ganti pakaian dulu".... ucap Rey
"baiklah! tunggu aku ya".... ucap dina dan Rey menganggukkan kepalanya
Kemudian dina bergegas pergi pulang ke apartemennya untuk berganti pakaian dan begitu juga dengan Rey yang segera masuk kedalam kamarnya untuk berganti pakaian.....
20 menit kemudian dina bersama Rey saat ini sedang berada didalam mobil dan Rey mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, karena suasana jalanan sore ini tidak macet ......
Hanya butuh waktu 30 menit mereka sampai di rumah sakit dan setelah memarkirkan mobilnya, mereka berdua segera berjalan menuju keruang rawat vvip tempat dimana ara di rawat saat ini....
"dimana tuan muda? ".... tanya Rey kepada salah satu bodyguard yang berdiri di depan pintu
" tuan muda ada didalam ".... jawabnya
__ADS_1
" apa nona muda sudah sadarkan diri? "... tanya dina kepada salah satu bodyguard
" belum nona"... jawabnya
Kemudian Rey mengajak dina untuk duduk di bangku ruang tunggu yang tersedia di depan ruangan tersebut.....
Tak berapa lama datanglah tuan besar dan Rey bersama dina berdiri dari tempatnya duduk untuk menyambut tuan besar.....
"kalian juga baru datang? "... tanya tuan besar kepada Rey dan juga dina
" iya tuan besar"... jawab Rey dan di angguki oleh dina
"aku masuk kedalam dulu"... ucap tuan besar
" silahkan tuan besar"... Rey mempersilahkan tuan besar masuk kedalam ruangan dimana ara dirawat
ceklek
Tuan besar membuka pintu ruang vvip dan tuan besar berjalan dengan perlahan menghampiri dion yang sedang duduk di kursi samping ranjang.....
Tuan besar menepuk dengan lembut pundak dion dan dion menoleh ke belakang untuk melihat siapa yang menepuk pundaknya....
"pah? "... ucap dion lirih
" kamu yang sabar dion! cepat atau lambat ara akan sadarkan diri".... ucap tuan besar
"iya pah"... ucap dion sambil menganggukkan kepalanya
" papah tunggu di luar ya? "... ucap tuan besar dan dion menganggukkan kepalanya
Sebelum pergi tuan besar mengusap lembut kening ara dan tak lupa tuan besar juga mengusap lembut pundak putranya ......
Kemudian tuan besar berjalan menuju ke pintu untuk menunggu ara di luar ruangan bersama dengan Rey dan juga dina.....
Sedangkan dion menunggu ara didalam ruangan rawat vvip dan genggaman tangannya tak pernah lepas dari tangan ara......
Dion memejamkan kedua matanya sambil meletakkan kepalanya pada sisi ranjang dimana ara berbaring disana......
Sekitar 1 jam kemudian dengan perlahan ara membuka kedua matanya yang masih sangat buram untuk melihat di sekelilingnya.....
'***syukurlah aku masih bisa melihat kak dion'.... ucap ara dalam hati***
Dion yang menyadari ada pergerakan dari tangan ara , segera membuka kedua matanya dan mendongakkan kepalanya untuk melihat istrinya.....
"sayang? "... ucap dion saat menatap wajah istrinya
" kamu sudah sadar? "... ucap dion lagi sambil membelai wajah ara
" aku panggilkan dokter dulu sayang"
Dion beranjak dari tempat duduknya untuk memanggil dokter dan saat membuka pintu ruangan, tuan besar reflek berdiri dari tempat duduknya.....
"cepat panggilkan dokter kemari! "... perintah dion pada rey
" baik tuan muda"... ucap rey yang dengan segera memanggilkan dokter
"ada apa dengan ara dion? "... tanya tuan besar dengan cemas
" ara sudah bangun pah"... ucap dion lalu memeluk tuan besar
Tuan besar tersenyum dan menepuk pundak dion yang masih berada didalam pelukannya.....
"apa ada yang dia katakan padamu? "... tanya tuan besar setelah dion melepaskan pelukannya
" belum pah! mulutnya masih tertutup dengan bantuan pernafasan".... jawab dion
Tak berapa lama dokter bersama seorang perawat menghampiri ruangan vvip dan dokter bersama perawat masuk kedalam ruangan ara di rawat.....
Dion bersama yang lainnya menunggu didepan ruangan untuk menunggu dokter yang masih berada didalam ruangan......
ceklek
Dokter bersama seorang perawat keluar dari ruangan vvip dan dion segera memberikan pertanyaan kepada dokter.....
__ADS_1
"bagaimana dok? "..... tanya dion
" kondisi nona muda sudah benar benar stabil dan saat ini bantuan pernafasan sudah kami lepas tuan muda".... jawab dokter
"syukurlah! ".... ucap tuan besar
" besok atau lusa nona muda sudah bisa dibawa pulang, karena kondisinya sudah benar benar stabil tuan".... ucap dokter
"baik dok! terimakasih".... ucap tuan besar
Setelah dokter pamit pergi, dion bersama dengan yang lainnya masuk kedalam ruangan untuk melihat ara yang sudah sadarkan diri.....
" sayang? "... panggil dion sambil berjalan menghampiri ara yang sedang menatapnya
Dion segera memeluk istrinya yang saat ini posisinya sudah di ubah oleh perawat menjadi duduk diranjangnya.....
" syukurlah kamu sudah sadar sayang "... ucap dion dalam pelukan ara
" maafkan aku yang lalai menjagamu sayang"... ucap dion sambil menangkup wajah ara dengan kedua tangannya
"bukan salah kak dion"... ucap ara
" sekarang aku dan bayi kita sudah baik baik saja"... ucap ara sambil tersenyum
"ehemp! "... tuan besar berdehem
Kedua pasangan suami istri menoleh ke sumber suara dan ara merasa malu dengan kehadiran tuan besar......
" papah? "... ucap ara sambil melepaskan kedua tangan dion dari wajahnya
" gimana kondisi kamu saat ini nak? "... tanya tuan besar sambil berjalan menuju ke arah ara
Dion menarikkan sebuah kursi untuk tuan besar dan tuan besar segera duduk di kursi tersebut....
" ara sudah sangat baik pah"... jawab ara
"syukurlah! hampir saja ada orang yang hampir gila karena menunggumu sadarkan diri".... ucap tuan besar sambil melirik ke arah dion dari samping
Ara mengikuti ara mata tuan besar dan kemudian ara tersenyum.....
" apaan sih papah! "... ucap dion
" tapi benarkan? "... ledek tuan besar
" sekarang kamu pengen apa sayang? katakan saja padaku"... ucap dion
"aku gak pengen apa apa kak"... jawab ara
" kamu yakin? ".... tanya dion lagi dan di angguki oleh ara
" sebaiknya papah pulang dulu ya? jadi nyamuk disini"... ucap tuan besar sambil melihat seisi dalam ruangan
"itu lebih bagus pah! "... ucap dion dan ara mencubit lengan dion
" awww! sakit sayang".... ucap dion sambil mengusap lengannya
"papah pulang dulunya nak? sampai bertemu di rumah besok".... pamit tuan besar
" iya pah"... jawab ara sambil tersenyum
"jaga dengan baik anak perempuan papah dan juga calon cucu papah! "... ucap tuan besar kepada dion
" siap papah opa! "... ucap dion dan ara hanya tersenyum
Kemudian tuan besar pulang kerumah dan sedangkan rey bersama dina sudah pulang lebih dulu setelah rey memanggilkan dokter untuk ara saat ara siuman.....
Saat ini dion menemani ara di dalam ruangan vvip dan dion banyak sekali merancang sebuah acara untuk menyambut ara pulang kerumah.....
Awalnya ara menolak karena menurutnya ini terlalu berlebihan , tetapi dion merayunya kembali dengan alasan calon bayi mereka sangat kuat sekali saat ara hampir tenggelam di sungai pada waktu itu......
Pada akhirnya ara menyetujuinya dan ara juga mendapat kabar jika dua bulan lagi rey bersama dina akan melakukan pernikahan tepat dina selesai wisuda.....
Dion menceritakan jika awalnya dina tidak ingin menikah dengan cepat, tetapi setelah rey meyakinkannya jika nanti setelah menikah dina bisa bekerja dimana saja yang ia inginkan.....
__ADS_1
Ara ikut bahagia mendengar kabar baik tersebut dan ara berharap jika kelak pernikahan dina bersama rey akan menjadi keluarga yang bahagia sama dengan pernikahannya dengan dion......
...****************...