
Hari ini adalah hari yang paling melelahkan bagi dina ....
Bagaimana tidak lelah!!! sejak pagi hingga menjelang makan siang, dina menemani asisten rey untuk merekap ulang hasil rapat kemaren karena dion yang menyuruhnya .....
Dina sebenarnya ingin sekali menolaknya, tetapi dina tidak berani karena yang menyuruhnya langsung adalah dion suami dari temannya.....
Apalagi dina membantu asisten rey didalam ruangannya dan mereka hanya berdua saja tanpa kehadiran orang lain.....
Tetapi disisi lain dina heran kenapa ia yang di suruh oleh dion untuk membantu merekap ulang, padahal asisten rey mempunyai sekertaris.....
Sedangkan dina hanya anak magang di perusahaan ini dan sebulan lagi magangnya akan selesai.....
Tetapi mau bagaimanapun dina tetap melakukannya dengan senang hati, meskipun dadanya berdebar debar berada didekat asisten rey......
Seperti saat ini dina sedang merekap ulang hasil rapat di laptop milik asisten rey dan asisten rey sedang mengamatinya dari sampingnya dengan posisi berdiri.....
'***duh... kenapa diriku tak bisa tenang gini sih! '.... ucap dina dalam hati
'kalau begini terus bisa meledak nih jantung***! '
Sedangkan asisten rey menatap dengan insten layar laptop dan tanpa sepengetahuan dari dina, asisten rey tersenyum kecil .....
Asisten rey melirik jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya yang sudah menunjukkan pukul 12 siang.....
"sudah waktunya makan siang! "... ucap asisten rey sambil menutup layar laptop dan hal tersebut membuat dina kaget
" hah! "... reflek dina menoleh ke arah asisten rey
Beberapa detik tatapan keduanya bertemu dan keduanya langsung tersadar ,sehingga membuat mereka jadi salah tingkah.....
" sebaiknya kita makan siang dulu"... ucap asisten rey sambil berjalan
"tapi saya "
"ikutlah makan siang denganku dina! ".... asisten rey memotong ucapan dina
" i.. ya"... ucap dina
Kemudian dina beranjak dari tempat duduknya untuk menyusul asisten rey yang berjalan terlebih dahulu darinya.....
"saya mau ambil tas dulu asisten rey".... ucap dina yang kemudian berlari kecil mendahului asisten rey
" ck! lucu sekali tingkahnya".... ucap asisten rey lirih sambil menatap punggung dina
Dina berlari kecil menuju keruang desain sambil memegang dadanya yang berdebar karena berdekatan dengan asisten rey sejak tadi pagi.....
"duh! seharian aku bakalan sama dia terus dong! ".... gerutu dina
" jadi salah tingkahkan aku"
Sesampainya didalam ruang desain dina segera mengambil tasnya dan dengan segera dina putar balik untuk menemui asisten rey yang dina pikir sudah berada di lobi perusahaan.....
Tetapi dina salah, karena saat dina berjalan menuju ke lift dina melihat rey sedang berdiri didepan lift sambil memasukkan kedua tangannya ke saku celananya......
"ngapain dia disana? "... gerutu dina
" duhh! kenapa kalau begitu dia terlihat sangat cool"
Dina mempercepat langkahnya lagi, karena para pegawai yang berlalu lalang disana sedang menatapnya sambil berbisik bisik dan dina sudah bisa menebak apa yang sedang mereka bisikkan.....
"kenapa asisten rey disini? "... tanya dina setelah sampai didepan lift
__ADS_1
" menunggu kamu"... jawab asisten rey lalu masuk kedalam lift
Semua pegawai yang berada disana secara bersamaan menoleh ke arah dina dan dina yang merasa malu dengan segera masuk kedalam lift....
Lagi lagi dina dibuat salting oleh asisten rey, karena asisten rey menyuruh dina untuk berdiri didepannya.....
'sebenarnya ada apa sih dengannya hari ini? '.... ucap dina dalam hati
'apa dia salah makan tadi pagi? '
Ting
Pintu lift terbuka dan semua pegawai yang berada didalam lift keluar bersamaan, begitu juga dengan dina dan asisten rey.....
**
Siang ini dion sedang menikmati makan siang bersama sang istri tercintanya yaitu ara.....
Tadi pagi setelah menyuruh dina untuk membantu asisten rey, dion langsung pulang kerumah dan menghabiskan waktunya bersama ara.....
Karena ara ingin sekali berkunjung ke toko onlinenya yang sekarang berada didalam mall milik dion.....
Dion menuruti keinginan sang istri tercinta, ya meskipun ara harus memakai masker saat berada didekatnya......
Saat makan siang dion harus menjaga jarak dengan istrinya, karena tidak mungkinkan ara makan memakai masker hehehe......
"makan yang banyak ya sayang? ".... ucap dion
" secukupnya saja"... jawab ara sambil tersenyum ke arah dion
"ya sesuka hati kamu sayang"
" ini mau makan"... ucap dion lalu menyantap makanan yang ada dihadapannya
Selesai makan ara ingin kembali lagi ke tokonya dan dion menurutinya dengan syarat ara harus duduk diam saat berada di dalam toko.....
Karena dari tadi pagi ara wira wiri melayani pembeli yang datang ke tokonya.....
Dion kasihan dengan ara yang sedang mengandung anaknya dan dion tidak ingin ara kelelahan.....
"kamu duduk disini saja sayang"... dion menyuruh ara untuk duduk di kursi yang tersedia didalam toko
" terus aku ngapain duduk disini kak? "
"ya lihat pegawai kamu yang sedang melayani pembeli sayang".... dion mengusap lembut pucuk kepala ara
" aku tuh disini maunya bantuin pegawai aku kak".... rengek ara
"nanti kamu kecapekan sayang"
"tapi kak? "... ara menatap dion
" menurut lah! "
"kalau gitu aku disana aja ya? ".... tunjuk ara pada meja kasir
" ngapain disana? "
"ya bantuin dikasir"
"huft! baiklah"... akhirnya dion menyerah
__ADS_1
Ara tersenyum senang dan kemudian ara berjalan menuju ke meja kasir lalu sesampainya disana dion membawakan kursi yang tinggi untuk ara duduki.....
" kamu boleh bantuin asal sambil duduk"... ucap dion
"iya kak"... ucap ara sambil duduk di kursi yang sudah disiapkan oleh dion
Setelah itu dion memilih untuk duduk di kursi lain yang letaknya tak jauh dari meja kasir dan ara membantu pegawainya yang berada dikasir.....
Ara senang melihat toko barunya di dalam mall yang terlihat rame dan sepertinya banyak juga orang yang tertarik dengan dagangannya yang menurut ara bahannya yang tidak bermerk.....
Sedangkan dion diam diam mengambil foto dan juga video istrinya yang sedang bekerja dimeja kasir.....
Sesekali dion tersenyum saat melihat ara yang menurutnya menggemaskan saat ngobrol dengan pembeli.....
Dion paham jika ara berbicara seperti itu supaya pembelinya senang dengan pelayanan di tokonya dan supaya pembeli tersebut kembali lagi ke tokonya.....
**
Setelah makan siang berdua, kini dina bersama asisten rey sedang merekap kembali pekerjaan yang tertunda tadi.....
Saat ini mereka mengerjakannya di sofa yang tersedia di dalam ruangan asisten rey.....
"tadi kamu membawa mobil sendiri ke kantor? "... tanya rey
" iya "... jawab singkat dina tanpa menoleh ke arah asisten rey
" nanti bisa tidak kamu ikut denganku? ".... tanya rey
" kemana? "... dina menoleh ke arah rey yang saat ini juga menatapnya
" pergi ke acara teman".... jawab rey
"acara apa? ".... dina mengeryitkan keningnya
" pesta ulang tahun"
"hah? ".... dina melongo
" acaranya masih nanti malam, tapi tempatnya agak jauh jadi kita selesaikan ini dan setelah itu kita segera pergi kesana".... ucap rey
"tapikan aku belum menjawab iya"... ucap dina bingung
" itu kamu sudah menjawabnya! "... ucap rey
" tap.... tapi? "
"sudah kamu selesaikan dulu"... potong rey
Dengan perasaan yang masih bingung dina melanjutkan pekerjaannya dan sesekali dina melirik asisten rey yang sedang sibuk dengan ponselnya.....
'***sejak kapan dia suka menghadiri acara ulang tahun? '... ucap dina dalam hati
'bukannya dia pernah cerita kalau dia paling tidak suka dengan acara seperti itu? '
'apa sekarang dia sudah pindah haluan***? '
Dina yang tersadar dengan lamunannya segera melanjutkan mengetik di layar laptop milik asisten rey.....
Saat ini dada dina sudah bisa terkontrol, jadi dina bisa dengan santai mengerjakan tugasnya untuk merekap ulang hasil rapat yang diperintahkan oleh dion tadi pagi kepadanya .....
**********
__ADS_1