Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Es
112


__ADS_3

Pukul 1 malam ara terbangun dari tidurnya , karena tiba tiba perutnya merasa lapar.....


Ara mengambil ponselnya yang berada di atas meja samping ranjang, dan kemudian ara segera menghubungi suaminya.....


Beberapa kali ara menghubungi dion tetapi tidak dijawab oleh dion dan ara yang merasa kesal memutuskan untuk keluar dari kamar hotel.....


Ara membuka pintu kamar hotel dan kepalanya menoleh ke kanan dan ke kiri untuk melihat situasi disana ....


krucuk krucuk


"aduh! kamu lapar ya sayang? kita cari makan sendiri ya? ".... ucap ara pada janinnya dan mengusap dengan lembut perutnya yang masih rata


Ara berjalan menyusuri lorong hotel hingga sampai di ruang depan dan beruntungnya restauran yang berada didalam hotel tersebut buka 24 jam.....


Ara tersenyum lebar sambil berjalan menuju ke restauran tersebut dan sesampainya disana ara mencari tempat duduk yang menurutnya strategis.....


Tak lama ara duduk, pelayan restauran menghampirinya untuk memberikan buku menu kepada ara .....


Dengan cepat ara menunjuk makanan dan minuman yang ingin ia nikmati malam ini.....


"saya permisi dulu nona"... ucap pelayan dengan sopan


" baik! "... ucap singkat ara


Sambil menunggu pesanannya di antar, ara melihat disekeliling restauran yang masih ramai pengunjungnya meskipun hari sudah larut malam.....


**


Sedangkan dion malam ini masih bekerja dengan layar laptopnya tak menyadari adanya panggilan masuk dari ponselnya.....


Karena dion mengaktifkan mode silent pada ponselnya, supaya ia bisa fokus bekerja di depan layar laptopnya.....


Dirasa pekerjaannya sudah selesai dion menutup laptopnya dan meletakkannya di atas meja samping ranjang.....


Dion mengambil ponselnya yang tergeletak tepat disampingnya dan saat dion melihat pukul berapa di ponselnya, dion membulatkan matanya saat ada notifikasi panggilan masuk beberapa kali dari istrinya.....


"apa ada sesuatu yang terjadi padanya? "... ucap dion sambil menghubungi ara


Beberapa kali dion menghubungi istrinya tetapi tidak dijawab dan pada panggilan terakhir dijawab juga panggilannya.....


📞dion


sayang ...


ada apa kamu menghubungiku?


apa terjadi sesuatu padamu?


kamu kenapa sayang?


📞ara


tuan muda ...


ini saya dina


📞dion


kok kamu yang menjawab?


dimana ara?


📞ara


mungkin dia ada di kamar mandi tuan muda


📞dion


coba kau lihat dulu apa dia benar ada di kamar mandi?

__ADS_1


📞ara


sebentar saya cek dulu tuan muda


tak berapa lama kemudian....


📞ara


didalam kamar mandi kosong tidak ada ara tuan muda


📞dion


lalu dimana dia?


tut tut


*


Dion segera mematikan panggilan telfonnya dan dengan segera dion berjalan dengan cepat keluar dari kamar untuk mencari ara......


Dion berjalan dengan cepat menuju ke resepsionis untuk menanyakan apakah mereka melihat istrinya keluar dari hotel.....


"apa kalian melihat nona muda? ".... tanya dion


" kami tidak melihatnya tuan muda"... jawab salah satu resepsionis


"coba cek CCTV! "... perintah dion


" maaf, tuan muda sedang mencari nona muda ya? "... tanya salah satu pegawai hotel yang baru saja datang


" apa kau melihatnya? "... dion balik bertanya


" tadi saya melihat nona muda masuk kedalam restauran sana tuan muda"... jawabnya dengan sopan


Dion bergegas berjalan dengan cepat menuju ke restauran yang berada didalam hotel tersebut....


"sayang? "... ucap dion setelah duduk di depan ara


" hemmm? "... ara hanya berdehem karena mulutnya masih penuh dengan makanan


" maaf ya tadi ponselku aku silent karena aku lagi kerja sayang"... ucap dion dengan lembut dan ara hanya menganggukkan kepalanya


Lagi lagi dion menggelengkan kepalanya melihat istrinya yang begitu lahap menikmati makanan dan dion baru menyadari jika rasa mual istrinya saat berada didekatnya sudah hilang.....


"kok kak dion tau aku ada disini? "... tanya ara yang baru saja selesai makan


" tadi aku menelfonmu dan dina yang mengangkatnya, lalu dina bilang kalo kamu tidak ada didalam kamar"... jawab dion


"ya aku keluar mencarimu dan tadi ada pegawai hotel yang memberitahuku kalo kamu disini"... lanjutnya


" kok mereka mengenali siapa aku? "... tunjuk ara pada dirinya


" kamu lupa hotel ini milik siapa sayang? ".... dion menatap ara


" ya ya ya! "... ara memutar bola matanya


" sekarang gimana sayang? sudah kenyang? "... tanya dion


" sudah! sekarang aku ingin tidur"... ucap ara


"tidur denganku ya? "


"terus teman temanku gimana? "


"mereka pasti ngerti kok sayang"


Dion berdiri dan mengajak istrinya untuk kembali ke kamarnya......


Saat berjalan dion mengusap dengan lembut perut ara yang masih rata dan dalam hati dion berdoa supaya kelak anaknya menjadi kebanggaan keluarganya......

__ADS_1


**


Keesokan paginya di perusahaan dihebohkan dengan pesta ulang tahun dina....


Sebenarnya bukan ulang tahunnya yang membuat semua pegawai heboh, melainkan yang mereka hebohkan adalah asisten rey yang mengungkapkan isi hatinya dan sekaligus melamar dina.....


Hal tersebut terdengar di telinga dina, tetapi dina mengabaikannya karena dina lebih memilih fokus untuk magang di perusahaan dion untuk mencari nilai......


Sejak pagi tadi hingga saat ini dina merasa kesal dengan rey, bagaimana tidak kesal! saat tadi pagi di hotel rey terlihat sangat santai dan sepertinya dia lupa dengn kejadian semalam......


Diperusahaan dina belum bertemu dengan rey dan bahkan rey tidak mengabarinya melalui telfon ataupun pesan.....


'kayaknya tuh orang bener bener lupa! '.... ucap dina dalam hati


'seharusnya kalo sudah diterima lamarannya kan dia ngasih ngabar gitu'


'nah ini malah belum nongol! '


Dina menggelengkan kepalanya lalu melanjutkan kembali pekerjaannya dan pagi ini dina sedikit kuwalahan dengan pekerjaannya.....


Biasanya ia bekerjasama dengan ara, tetapi sekarang dina harus mandiri karena pegawai yang lainnya sudah disibukkan dengan tugas mereka masing masing......


Jam makan siang telah tiba dan dina masih mengetikkan sesuatu pada laptopnya.....


"dina? "... panggil salah satu pegawai yang ada didalam ruangan desain


" iya kak? "... dina menoleh ke sumber suara


" ini sudah waktunya makan siang lho! ayuk makan siang dulu? "... ucapnya


" oh iya kak "


"iya din! gabung sama kita aja yuk? "... ucap yang lainnya


" makasih kak... tapi aku harus nyelesain ini dulu deh".... jawab dina yang merasa tidak enak hati


"nantikan bisa dilanjut lagi"


"nanggung kak tinggal dikit soalnya ".... ucap dina


" kalau gitu kita duluan ya din? "


"iya kak"


Setelah itu pegawai tersebut keluar dari ruangan desain dan sekarang hanya tinggal dina saja yang berada di ruang desain.....


Dina melanjutkan mengetiknya yang tinggal sedikit dan sesekali dina melirik jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya......


"akhirnya selesai juga! ".... ucap dina sambil meregangkan otot kedua tangannya ke atas


Dina menyimpan pekerjaannya sebelum menutup laptop dan setelah itu dina mengambil tasnya lalu bergegas keluar dari ruang desain untuk makan siang.....


Saat berjalan menyusuri lorong perusahaan, dina membuka ponselnya dan ia kesal karena tidak ada notifikasi dari rey.....


Kemudian dina memasukkan kembali ponselnya kedalam tasnya dan dina berjalan dengan cepat menuju ke kantin perusahaan.....


Sedangkan rey bersama dion masih berada di perusahaan clien yang tempatnya jauh dari perusahaan dion....


Jarak dari perusahaan dion menuju perusahaan cliennya kisaran waktu 1 sampai 2 jam.....


Karena perusahaan milik clien dion terjadi masalah yang sangat besar dan cliennya itu meminta bantuan kepada dion untuk membantu menyelesaikannya.....


Jadi dion memutuskan untuk datang kesana bersama rey dan berkat bantuan dari dion akhirnya masalah tersebut terselesaikan.....


Untuk rasa terimakasih nya, clien dion mentraktir makan siang di salah satu restauran mewah disana.....


Dion tidak bisa menolaknya karena cliennya tersebut adalah orang yang sangat ulet dalam pekerjaannya......


********

__ADS_1


__ADS_2